Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EFEKTIVITAS PESAN KAMPANYE #HIJABBISA DI INSTAGRAM TERHADAP CITRA MEREK HIJUP Agustina, Sari; Sari, Yumelda
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7467

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efektivitas pesan kampanye #Hijabbisa di Instagram terhadap citra merek hijup. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode survei dengan sampel 100 responden dari 1.1 juta populasi followers akun Instagram @hijup. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification untuk menjelaskan bagaimana kelompok sasaran menggunakan dan berinteraksi dengan Instagram serta motivasi di balik kampanye #hijabbisa dan keterlibatannya. Pengambilan sampel ini menggunakan rumus Lameshow dengan teknik penarikan sampel Non-probability sampling dengan menggunakan purposive sampling. Teknik anilisis data digunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian diketahui: 1) Pesan Kampanye #hijabbisa di instagram memiliki hasil sangat efektif (2) Citra merek Hijup di Instagram terhadap pengguna #hijabisa dinilai positif oleh pengguna Instagram yang mengikuti kampanye #Hijabisa. (3) Terdapat Pengaruh Efektivitas Pesan Kampanye #Hijjabbisa Di Instagram Tergadap Citra Merek Hijup yang signifikan. Dari perhitungan telah diperoleh Nilai R square (koefesien determinasi) R2 menunjuk angka 0,552 atau 55,2%. Hasil uji T menunjukkan bahwa variabel X memiliki pengaruh signifikan terhadap Y, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 temuan ini menjelaskan bahwa Efektivitas pesan kampanye #hijabbisa di Instagram terhadap citra merek Hijup terdapat perngaruh yang positif. 
Strategi Produksi Berita KOMPAS.com Travel & Food dalam Era Digital dengan Orientasi Audiens Gen Z, Milenial, hingga Boomers Ferdian Sandiago; Arifin S. Harahap; Yumelda Sari; Erman Anom
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6317

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengubah proses produksi dan distribusi berita. Penelitian ini mengkaji strategi produksi berita KOMPAS.com Travel & Food dan orientasinya terhadap audiens Gen Z, Milenial, hingga Boomers melalui teori Agenda Setting. Penelitian menerapkan paradigma konstruktivisme dan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal holistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, tiga sesi wawancara mendalam dengan durasi rata-rata 60–90 menit per sesi, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang dipilih secara purposive, yaitu Editor sebagai key informan, Asisten Editor sebagai informan utama, serta peneliti yang berperan sebagai Reporter Magang sebagai informan pendukung. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, waktu, dan teori serta member check, sedangkan analisis mengacu pada model Miles & Huberman. Strategi produksi berita mencakup empat tahap yang saling terhubung, yaitu News Sourcing & News Gathering, News Writing, News Editing, serta News Production Evaluation. Keempat tahap berlangsung secara sirkular melalui feedback loop sehingga hasil evaluasi menjadi dasar bagi produksi berikutnya. Pada sourcing & gathering, redaksi menggabungkan riset lintas platform, data keyword Tim Riset War Room, dan nilai berita untuk menentukan isu dalam agenda media. Pada writing, redaksi menerapkan SEO, 5W+1H untuk hard news, dan modifikasi piramida terbalik untuk soft news. Pada editing, editor menekankan verifikasi, kelengkapan, serta penyaringan diksi subjektif yang tidak didukung data dengan mengutamakan akurasi dibanding kecepatan. Pada evaluation, redaksi menilai kinerja reporter serta mengembangkan artikel follow-up dan wrap-up sebagai umpan balik siklus berikutnya. Secara keseluruhan, keempat tahap memperlihatkan praktik Agenda Setting pada tingkat pembentukan agenda media dan orientasinya terhadap kebutuhan informasi publik, bukan bukti perubahan agenda publik karena persepsi audiens tidak diukur secara langsung.
Pola Komunikasi Remaja Wanita Terhadap Fenomena Beauty Privilege (Studi Kasus Kalangan Remaja Wanita Di Kecamatan Bekasi Utara) Tifani Prishila; Ikbal Rachmat; Euis Heryati; Yumelda Sari
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3271

Abstract

Fenomena beauty privilege atau keistimewaan yang diperoleh individu karena dianggap memiliki penampilan fisik menarik semakin menonjol dalam kehidupan sosial remaja, khususnya di wilayah urban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi remaja wanita terhadap fenomena beauty privilege di Kecamatan Bekasi Utara, memahami faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menganalisis dampaknya terhadap interaksi sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap key informan dan informan remaja wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beauty privilege memengaruhi pola komunikasi interpersonal baik secara verbal, nonverbal, maupun digital. Remaja wanita yang dianggap memenuhi standar kecantikan cenderung lebih percaya diri, memiliki daya persuasif lebih tinggi, serta lebih mudah diterima dalam kelompok sosial. Sebaliknya, remaja yang tidak sesuai dengan standar kecantikan menghadapi hambatan komunikasi berupa keterbatasan penerimaan dan relasi sosial. Faktor utama yang memengaruhi pola komunikasi meliputi konstruksi sosial budaya, pengaruh media digital, serta lingkungan pertemanan. Penelitian ini menegaskan bahwa beauty privilege bukan hanya fenomena estetika, tetapi juga berimplikasi pada dinamika komunikasi dan pembentukan identitas sosial remaja wanita. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada kajian komunikasi interpersonal dan konstruksi realitas sosial, sekaligus implikasi praktis bagi pemahaman dinamika sosial remaja di era modern.
Representasi Gangguan Mental Pseudobulbar Affect Karakter Arthur Fleck di Film Joker (2019) pada Unsur Sinematografi (Analisis Semiotika Roland Barthes) Dimas Nur Riffa’i; Yumelda Sari
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3303

Abstract

Film sebagai produk media komunikasi massa memiliki kekuatan besar untuk merepresentasikan isu sosial secara mendalam, termasuk memengaruhi pandangan publik terhadap fenomena gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis representasi gangguan mental karakter Arthur Fleck yang digambarkan secara eksklusif melalui operasionalisasi unsur sinematografi visual dalam film fiksi Joker (2019). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis Semiotika Roland Barthes melalui tiga tahapan signifikasi: denotasi, konotasi, dan mitos. Unit analisis difokuskan pada sekuens adegan yang secara eksplisit memperlihatkan momen serangan gangguan saraf Pseudobulbar Affect (PBA). Analisis data ditekankan pada pembedahan bahasa kamera, seperti ukuran gambar, sudut pandang, tata cahaya, dan komposisi warna, dalam merepresentasikan paradoks emosi tawa, tangis, sedih, dan bahagia. Hasil penelitian membuktikan bahwa instrumen sinematik beroperasi secara otonom sebagai sistem tanda untuk mengonstruksi evolusi mental karakter, dari isolasi dan penderitaan mendalam hingga lahirnya identitas anarki. Secara tingkat mitos, penelitian ini membongkar ideologi bahwa penolakan masyarakat dan kegagalan institusi sosial secara sistematis memproduksi kekerasan akibat ketiadaan ruang empati bagi penyandang disabilitas mental.
Strategi Komunikasi Digital Public Relations Bank BTN Pusat @btn dalam Mempromosikan Produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Halimah Tunisa; Ikbal Rachmat; Euis Heryati; Yumelda Sari
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3309

Abstract

Penelitian ini membahas strategi Digital Public Relations Bank BTN Pusat dalam mempromosikan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui akun Instagram resmi @btn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme dan metode studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Key Informan dari Institutional Relationship Management Bank BTN Pusat, didukung staf KPR dan nasabah, sedangkan data sekunder diperoleh melalui observasi 18 unggahan bertema KPR pada akun @btn selama November 2025 sampai Juni 2026. Data dianalisis menggunakan kerangka Cyber Public Relations Onggo yang mencakup Relations, Reputation, dan Relevance, serta ditinjau melalui Teori Komunikasi Massa Lasswell dan Teori Two-Way Symmetrical Communication Grunig dan Hunt. Hasil penelitian menunjukkan Bank BTN berhasil membangun reputasi kuat sebagai top of mind produk KPR melalui konsistensi identitas visual dan key message #HGCTHI, meskipun interaksi pada akun @btn masih didominasi komunikasi satu arah yang informatif. Penelitian juga menemukan perluasan segmentasi audiens serta kesenjangan penyampaian informasi teknis mengenai suku bunga floating. Secara keseluruhan, prinsip Cyber Public Relations telah diterapkan secara memadai, tetapi masih diperlukan penguatan interaksi dua arah dan penyesuaian pesan promosi.