Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Gizi Seimbang Pada Ibu Hamil untuk Meningkatkan Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19 Lestari, Dwi; Sulistiawati, Febrina; Naelasari, Dian Neni
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meluasnya peryebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Indonesia semakin meningkat. Tingkat mobilitas penduduk yang tinggi antar daerah merupakan salah satu mata rantai penularan yang sulit diputus. Sehingga fokus utama upaya pencegahan yaitu dengan memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Beberapa cara efektif yang dapat dilakukan yakni social distancing, isolasi mandiri, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rawan gizi dan memiliki sistem imunitas yang rendah. Kebutuhan gizi yang kurang terpenuhi dan rendahnya imunitas selama kehamilan dapat mempengaruhi kondisi gizi ibu dan tumbuh kembang janin, termasuk mudah mengidapp penyakit infeksi. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu untuk memberikan pengalaman belajar, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku sehingga masyarakat (ibu hamil) sadar, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dan gizi seimbang. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sigerongan. Kegiatan pengabdian berupa Komunikasi Informasi dan Edukasi KIE), meliputi kegiatan pre-test, penyampaian materi, demonstrasi dan kegiatan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan phbs dan gizi ibu hamil berdasarkan hasil pre-test dan post test. Tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kategori baik saat pre-test sebanyak 4 orang, sedangkan pada saat post-test meningkat menjadi 15 orang. Kegiatan berjalan dengan lancer dan ibu hamil dapat memahami konsep tentang phbs dan gizi ibu hamil.
Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Alat Pemasaran Produk Hasil Perikanan di Desa Sigerongan Naelasari, Dian Neni; Syamsussabri, Muhammad; Zulhakim, Zulhakim
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Alat Pemasaran Produk Hasil Perikanan Di Desa Sigerongan Lombok Barat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kreaktifitas masyarakat dalam pemasaran hasil perikanan melalui media sosial sebagai sarana pengembangan usaha berbasis teknologi dan mempertahankan ketahanan pangan Indonesia. Sasaran kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial adalah 20 orang peternak ikan di Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Pengabdian kepada Masyarakat ini akan dilaksanakan di halaman kantor Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, NTB dengan metode: ceramah, simulasi, dan diskusi.
Edukasi PHBS di Rumah Tangga Dalam Mencegah Stunting Pada Ibu Balita di Perumahan Lingkar Permai Kota Mataram Naelasari, Dian Neni; Nurmaningsih, Nurmaningsih
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.220

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan adanya malnutrisi asupan zat gizi kronis dan atau penyakit infeksi kronis berulang. Stunting dapat dicegah dengan beberapa hal seperti memberikan ASI Esklusif, mengkonsumsi makanan beraneka ragam dengan menu sehat dan seimbang, membiasakan PHBS, melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, memberikan suplemen pada balita dan memantau tumbuh kembang anak secara teratur atau rutin membawa ke posyandu. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerapan dalam PHBS pada tingkat rumah tangga khususnya ibu hamil dan ibu dengan anak balita dalam menerapkan PHBS di rumah tangga dan untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi yang sehat dan seimbang dengan menerapkan PHBS dalam praktik pengolahan bahan makanan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dan ibu dengan anak balita yang berada Perumahan Lingkar Permai Kota Mataram berjumlah 15 peserta. Kegiatan pengabdian berupa edukasi PHBS dan demonstrasi mencuci tangan dengan baik dan benar disertai dengan kegiatan pre-test dan post-test. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dan penerapan mengenai PHBS Di Rumah Tangga Dalam Mencegah Stunting pada Ibu Balita Di Perumahan Lingkar Permai Kota Mataram.
Inovasi Bahan Pangan Lokal Menjadi PMT Untuk Meningkatkan Keterampilan Pada Ibu Balita di Perumahan Lingkar Permai Mataram Nurmaningsih, Nurmaningsih; Naelasari, Dian Neni; Arista, Novia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.247

Abstract

Bahan pangan lokal merupakan bahan pangan yang sudah sangat lumrah di masyarakat. Pangan lokal adalah pangan yang diolah dan dikonsumsi berdasarkan tempat tinggal. Namun, di era globalisasi ini tidak ada perkembagan mengenai pengolahan bahan pangan lokal untuk balita. oleh sebab itu, diperlukan inovasi dari ibu-ibu balita agar pemanfaatan bahan pangan lokal bisa terkelola dengan baik dan bukan hanya untuk orang dewasa namun juga untuk balita. Balita adalah calon generasi penerus yang harus memiiki kemampuan yang lebih. Sehingga, diperlukan PMT (pemberian makanan tambahan) pada balita yang berasal dari bahan pangan lokal. Selain itu, dengan adanya inovasi baru mengenai pengolahan bahan pangan local maka akan berdampak kepada peningkatan keterampilan pada ibu balita dan kemudian dengan sendirinya ini akan mendorong ibu balita untuk membuat usaha sehat yaitu pengolahan pangan lokal sebagai PMT bagi balita dengan kualitas gizi yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang teknologi tepat guna pengolahan pangan lokal sebagai pmt dan bernilai gizi tinggi pada balita. program pengabdian masyarakat program studi ilmu gizi universitas nahdlatul ulama ntb berupa penyuluhan dan praktek inovasi bahan pangan lokal menjadi PMT untuk meningkatkan keterampilan pada ibu balita di Perumahan Lingkar Permai Mataram. Hasil penelitian ini adalah Ibu-ibu menjadi tahu manfaat PMT bagi Kesehatan dan terampil membuat PMT dari bahan pangan lokal.
Supportif-Edukatif Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi SDN 48 Ampenan Kota Mataram Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara; Naelasari, Dian Neni
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.509

Abstract

Menstruasi pertama merupakan hal yang sangat wajar dialami oleh remaja perempuan normal dan tidak perlu di khawatirkan. Pada kenyataannya menarche membuat perasaan bingung, gelisah, malu, tidak nyaman selalu menyelimuti perasaan perempuan yang mengalami menstruasi pertama. Kejadian menarche yang semakin dini harus diimbangi dengan kesiapan anak. Ketidaksiapan menghadapi menarche menyebabkan siswi memiliki respon negatif seperti malu, takut, dan khawatir. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan siswi SD melalui penyuluhan, simulasi dan penumbuhan kepercayaan diri siswi dalam menghadapi menarche. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberi penyuluhan, simulasi dan penumbuhan kepercayaan diri siswi dalam menghadapi menarche. Lokasi pengabdian dilakukan di SDN 48 Ampenan dengan jumlah siswi perempuan kelas 5 dan kelas 6 sebanyak 25 orang. Kegiatan supportif-edukatif dilakukan dengan memberikan materi dan pemutaran video. Materi pendidikan kesehatan reproduksi berupa pubertas, organ reproduksi wanita, pemeliharaan organ reproduksi, proses menstruasi, cara mengatasi masalah menstruasi, keputihan, dan kesiapan menghadapi menarche. Simulasi dilakukan untuk memberikan gambaran langsung tentang kondisi organ reproduksi wanita, proses pubertas, dan proses menstruasi. Tahap simulasi juga diperagakan cara menggunakan pembalut yang benar dan perlakuan pembalut setelah digunakan. Setelah kegiatan penyuluhan selesai siswi putri akan diberikan leaflet dengan tujuan agar informasi yang diperoleh saat penyuluhan dapat disebarluaskan kepada teman sebayanya. Pemberian pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada siswi SD perlu dilakukan baik sebagai mata pelajaran tambahan oleh guru pembimbing Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) maupun berupa penyuluhan diluar kegiatan belajar mengajar.
Manajemen Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMP Negeri 18 Mataram Amnan, Amnan; Naelasari, Dian Neni
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.526

Abstract

Salah satu ruang lingkup dalam pelayanan kesehatan reproduksi adalah kesehatan reproduksi remaja. Permasalahan seksualitas merupakan satu dari beberapa perilaku berisiko yang menjadi sorotan pada remaja. Mengingat umur ketertarikan terhadap lawan jenis biasanya dimulai dari masa SMP maka remaja perlu menambah wawasan serta informasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bagaimana manajemen kesehatan reproduksi. Managemen kesehatan reproduksi pada remaja dapat menjadi salah satu solusi agar para remaja dapat membentuk fondasi dan berhati-hati dalam menanggapi perilaku seksual berisiko dan permasalahan lainnya serta lebih menerapkan perilaku sehat dalam kesehariannya. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat yaitu metode penyuluhan dan pemberian leaflet. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan (Tahap Persiapan, Pelaksanaan, dan Tahap Akhir). Hasil dari pengabdian yaitu Penyampaian materi dilakukan di Aula SMPN 18 Mataram menggunakan metode ceramah. Peserta aktif dalam diskusi dan dengan antusias yang tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama pelaksanaan kegiatan serta pemateri juga memberikan pertanyaan untuk peserta. Semua peserta dapat menjawab pertanyaan yang diberikan. Dari 5 peserta yang diberikan pertanyaan, 4 orang (90%) dapat menjawab dengan benar. Hal ini dikarenakan pengabdi menggunakan 2 media dalam penyamaian materi (Media Powerpoint (PPT) dan leaflet Kesehatan Reproduksi Remaja). Remaja dengan pengetahuan yang baik cenderung akan menghasilkan sikap dan tindakan yang baik pula.
Penyuluhan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Masa Nifas Dengan Memanfaatkan Bahan Makanan Yang Tersedia di Rumah di Desa Labuapi Kabupaten Lombok Barat Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara; Naelasari, Dian Neni; Megawati, Megawati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v1i1.633

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah masa pulih kembali, dari mulai persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil). Kebutuhan dasar ibu nifas pada masa nifas untuk mempercepat proses involusi dan memperlancar laktasi selain personal hygiene yang terpenting adalah pemenuhan asupan gizi pada masa nifas. Pada involusi kebutuhan gizi protein baik protein nabati atau hewani sangat penting karena berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan, dan pemulihan serta untuk memperlancar proses produksi ASI. Fenomena yang terjadi pada masyarakat dimana masih banyak ibu yang memiliki budaya pantang makan yang mengandung protein baik hewani atau nabati. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas tentang asupan nutrisi protein dengan produksi ASI. Peningkatan pengetahuan tentang kebutuhan nutrisi masa nifas dapat memberikan kesiapan kepada calon ibu dalam menghadapi masa nifas. Kegiatan penyuluhan kesehatan tentang kebutuhan nutrisi masa nifas di Labuapi Kab. Lombok Barat berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama calon ibu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sumber tenaga, sumber pembangun (protein), sumber pengatur dan pelindung (mineral, vitamin, dan air) dengan memanfaatkan bahan makanan yang tersedia di rumah.
Edukasi Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja di SMP Negeri 18 Mataram Naelasari, Dian Neni; Amnan, Amnan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.664

Abstract

Remaja pada saat ini cenderung membangun hubungan antar pribadi dengan lawan jenis. Mengingat umur ketertarikan terhadap lawan jenis biasanya dimulai dari masa SMP maka remaja perlu menambah wawasan serta informasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Edukasi pada remaja dapat menjadi salah satu solusi agar para remaja lebih bijak dan berhati-hati dalam menanggapi perilaku seksual berisiko sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit menular seksual. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyakit Infeksi Menular Seksual (PMS) serta menerapkan praktek baik dalam menjaga kesehatan reproduksi dalam kesehariannya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pembagian leafleat mengenai infeksi menular seksual (PMS). Sasarannya yaitu siswa-siswi SMPN 18 Mataram kelas VII dan kelas VIII yang berjumlah 25 orang. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap awal, tahap pelaksanaan, tahap akhir. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa responden remaja mengalami peningkatan pengetahuan dilihat dari hasil skor pre-test dan post-tesnya. Respon dan antusias semua peserta remaja yang tinggi, dilihat juga dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri dan remaja dapat menjawab pertanyaan dari pemateri mengenai bagaimana praktek yang baik dalam menjaga kesehatan reproduksinya.
Edukasi dan Pemanfaatan Blog Sebagai Media Promosi Wisata Bukit Batu Gendang Desa Giri Sasak Supiadi, Muhammad Rian; Naelasari, Dian Neni
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.665

Abstract

Dalam era globalisasi yang berkembang pesat, teknologi dan komunikasi semakin mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi membuka pintu komunikasi tanpa batasan geografis, memungkinkan akses informasi dari seluruh dunia. Salah satu dampak perkembangan globalisasi adalah popularitas media blog, yang pertama kali diperkenalkan oleh Blogger.com dan kemudian diakuisisi oleh Google pada akhir tahun 2002. Blog, sebagai platform web yang dapat diakses oleh siapa saja, memberikan peluang untuk mempromosikan diri, desa, bisnis, dan pengalaman, serta berbagi dengan orang lain. Desa Giri Sasak memiliki potensi wisata yang melimpah dan layak untuk dipromosikan secara luas. Wisata Bukit Batu Gendang Desa Giri Sasak adalah salah satu aset wisata yang berhenti beroperasi sejak awal penyebaran pandemi Covid-19, menyebabkan penurunan pengunjung. Melalui observasi dan wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, termasuk Kepala Desa, Ketua Karang Taruna, dan Ketua Pokdarwis, terungkap bahwa penggunaan media sosial sebagai alat promosi wisata masih kurang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan Blog Wisata Bukit Batu Gendang sebagai media promosi yang efektif. Langkah-langkah meliputi observasi awal, pendekatan sosial, koordinasi dengan kepala desa, pembuatan blog, dan edukasi penggunaan blog. Kegiatan ini berhasil menciptakan sebuah blog yang dapat diakses melalui link dan mengedukasikan penggunaannya kepada masyarakat setempat. Hasil dari program ini termasuk peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya promosi melalui media sosial untuk wisata, peningkatan kedekatan dengan pemerintah setempat, peningkatan tanggung jawab dalam pengelolaan blog, dan peningkatan pemahaman tentang pengelolaan wisata yang berkelanjutan. Program ini bukan hanya mempromosikan wisata lokal tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian dan pengelolaan wisata yang berkelanjutan.
Pengaruh Pelatihan Kader Posyandu Terhadap Sikap Mengenai Kurang Energi Kronik (KEK) di Desa Kramajaya dan Tanak Beak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Sukma Septiani, Baiq Dewi; Naelasari, Dian Neni; Arista, Novia; Raodah, Siti
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 1 (2023): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v3i1.467

Abstract

Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018 pengukuran LiLA diketahui bahwa prevalensi KEK pada Wanita tidak hamil sebesar 14,8%, sedangkan prevalensi KEK pada Wanita hamil sebesar 17,3%. Desa Kramajaya dan Tanak Beak merupakan Wilayah Kerja Puskesmas Narmada dengan angka kejadian KEK sebesar 14% pada tahun 2020. Sikap kader posyandu terhadap remaja, ibu hamil dan ibu menyusui mengenai dampak yang akan ditimbulkan oleh KEK menyebabkan remaja, ibu hamil dan ibu menyusui rentan dalam status gizi yang ditandai KEK. Berdasarkan data tersebut, intervensi tentang pentingnya kecukupan zat gizi yang harus dikonsumsi untuk remaja, ibu hamil dan ibu menyusui sangat penting untuk mencegah KEK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap KEK. Jenis penelitian ini adalah Open-Label Non-Randomized Controlled Trial Design dengan rancangan penelitian Pre-Post with Control Design atau disebut juga dengan Non-Equivalent Group Design yaitu dengan membandingkan perubahan hasil pada kelompok perlakuan dan kelompok. Populasi dalam penelitian ini 35 orang kader posyandu di Desa Kramajaya dan 35 orang kader posyandu di Desa Tanak Beak dengan jumlah sample 10 orang kader posyandu di Desa Kramajaya dan 10 orang kader posyandu di Desa Tanak Beak yang diambil dari analisis multivariate. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap sikap mengenai KEK (p=0.000).