Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Higiene Sanitasi Makanan dan Uji Total Bakteri Pada Makanan Olahan di Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Ampenan Solatyah Lazwardi; Dian Neni Naelasari; Nurmaningsih Nurmaningsih
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i2.720

Abstract

Makanan dan minuman harus aman dari kontaminasi mikroorganisme patogen sehingga kebersihan sanitasi dalam mengolah dan menyajikannya menjadi hal yang utama. Pengolahan dan penyajian makanan dalam jumlah besar seperti di Panti Asuhan Al-Ikhlas Ampenan memerlukan perhatian lebih untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan seperti diare, hepatitis dan keracunan makanan dan minuman. Berdasarkan uji laboratorium, diketahui bahwa total kandungan bakteri yang terdapat pada makanan beras memiliki total bakteri sebesar 2x101 cfu/g, dan sayur labu siam dan timun jepang memiliki total bakteri sebesar 8x101 cfu/g. Pada sampel makanan, kangkung dan tauge yang ditumis memiliki total bakteri 22x103 cfu/g, dan ikan kering memiliki total bakteri 1x101 cfu/g. Terakhir, sampel pangan nabati kelor memiliki total bakteri sebesar 1x102 cfu/g, dan daging cabai goreng memiliki total bakteri sebesar 2x102 cfu/g. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Ampenan Kota Mataram pada bulan September 2022. Sedangkan uji total bakteri pada penelitian ini dilakukan di laboratorium pengujian dan kalibrasi kesehatan NTB.
Sosialisasi Peran Apotek Hidup dalam Mewujudkan Desa Pakuan Sehat dan Mandiri Jihan Sumayyah; Muhammad Ghaffar Mabrory; Putri Imania; Kusmayadi; Rahmawati Mahmud; Sandi Ardianto; Juraidah Usman; Sulman; Lalu Hendriawan; Sofyani Prihartini; Sajaan Sofyan; Syahrul Falah; Dian Neni Naelasari
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1438

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan mayoritas penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani melalui kegiatan bercocok tanam. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki beragam sumber daya alam, baik di daratan maupun di perairan. Kondisi ini membuat berbagai jenis tanaman dapat tumbuh subur di wilayah Indonesia.Tanaman tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan atau hiasan, tetapi juga memiliki manfaat besar dalam bidang kesehatan. Sejak lama, masyarakat memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai sarana penyembuhan tradisional. Pengetahuan mengenai khasiat tanaman ini telah diwariskan secara turun-temurun, jauh sebelum ditemukannya berbagai obat modern berbahan kimia oleh para ilmuwan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pakuan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga mengenai pemanfaatan lahan pekarangan melalui program apotek hidup. Apotek hidup merupakan konsep penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat dimanfaatkan sebagai upaya preventif maupun kuratif terhadap penyakit ringan, serta mendukung kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, serta praktik langsung penanaman dan perawatan tanaman obat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat tanaman obat, antusiasme dalam menanam TOGA, serta terbentuknya kebun apotek hidup sebagai sarana edukasi dan sumber bahan obat tradisional di tingkat rumah tangga. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus pelestarian tanaman obat di lingkungan Desa Pakuan.