Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Konstitusionalitas Perppu Cipta Kerja dalam Perspektif Negara Hukum dan Konstitusionalisme di Indonesia Subiyantoro, Agus; Suyani; Prihatin, Lilik
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 04 (2025): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i04.1740

Abstract

Penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menimbulkan perdebatan serius dalam diskursus ketatanegaraan Indonesia. Perppu ini lahir sebagai respon pemerintah terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020 yang menyatakan Undang-Undang Hak Cipta Kerja inkonstitusionalitas bersyarat. Penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan mengenai konstitusionalitas Perppu Cipta Kerja ditinjau dari prinsip negara hukum dan asas konstitusionalisme. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini mengkaji peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta praktik perbandingan di negara lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerbitan Perppu ini menghadapi problem konstitusional karena alasan “kegentingan memaksa” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 UUD 1945 tidak sepenuhnya terpenuhi. Selain itu, praktik penerbitan Perppu Cipta Kerja berpotensi menggeser prinsip checks and balances serta memperlemah legitimasi legislasi. Studi perbandingan dengan Jerman, India, dan Perancis memperlihatkan bahwa instrumen hukum darurat memerlukan batasan ketat agar tidak melanggar supremasi konstitusi.
Implementasi Perlindungan Hukum Pekerja Migran Indonesia dalam Perspektif Hukum Internasional Yateni; Suyani; Prihatin, Lilik
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 04 (2025): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i04.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perlindungan hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam perspektif hukum internasional serta mengkaji sinkronisasi antara ketentuan internasional dan peraturan nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum nasional Indonesia telah menyesuaikan sebagian besar prinsip dari International Labour Organization (ILO) dan International Convention on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their Families (ICRMW) 1990, masih terdapat hambatan implementatif di lapangan seperti lemahnya koordinasi antar lembaga, perlindungan sosial yang belum merata, serta keterbatasan akses bantuan hukum bagi PMI di negara tujuan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan diplomasi ketenagakerjaan, pembentukan mekanisme pemantauan bersama antara pemerintah dan organisasi internasional, serta peningkatan kapasitas lembaga pelindung PMI.
PERAN DAKWAH DIGITAL DALAM MENDORONG PERUBAHAN SOSIAL DI KALANGAN GENERASI Z: Analisis Peran Dakwah Digital dalam Mendorong Perubahan Sosial pada Generasi Z Fikriyah Zahirah Akram, Shafa'; Kemala Rizki, Puti; Khoriyah, Salamahtul; Indah Maulani, Maria; Al-Ghifari, Hasanudin; Priyono, Dheni; Suyani; Widodo, Dody
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37939

Abstract

In the era of globalization, the internet and social media have become essential spaces for the development of Islamic preaching (dakwah). Digital media now serves as a primary channel for disseminating religious messages due to its rapid, visual, and easily accessible nature. Generation Z, who grew up alongside technology, prefers Islamic content that is brief, creative, and attractively packaged. Consequently, concise, visual, and message-focused digital dakwah proves more effective in reaching this generation. Digital dakwah has been shown to enhance religious understanding, encourage positive behavioral changes, and build religious communities capable of adapting to digital culture. However, several challenges remain, including the spread of content that contradicts Islamic teachings, biased information, and the negative impacts of social media on youth mindsets. Overall, digital dakwah plays a significant role in shaping the religious awareness of Generation Z, especially when supported by strong digital literacy. This study aims to examine how digital dakwah influences the religious understanding and awareness of Generation Z adolescents. Using a qualitative method based on library research, complemented by findings from previous studies on youth religious behavior in digital spaces, the analysis reveals that platforms such as YouTube, Instagram, TikTok, and Spotify are the primary media through which adolescents access Islamic content.