Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU- AN QUIZIZZ DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR HARMONI DALAM EKOSISTEM SISWA KELAS V SD NEGERI 1 WANASARI Yuliartini, Ni Made; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.933

Abstract

Model Problem-Based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk belajar lebih efektif dan aktif dalam konteks yang relevan. Pembelajaran menjadi lebih bermakna ketika siswa terlibat secara langsung dalam proses belajar, bukan hanya menerima informasi dari guru. Berdasarkan hasil observasi, banyak siswa yang belum mencapai ketuntasan dalam Kompetensi Ket- ercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada materi Harmoni dalam Ekosistem dalam mata pelaja- ran IPAS. Hal ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks dalam proses pembelajaran, yang kurang melibatkan model inovatif seperti PBL. Model PBL sangat sesuai jika di- padukan dengan media digital interaktif seperti Quizizz dalam pembelajaran mengenai Harmoni dalam Ekosistem. Pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui metode yang lebih kreatif dan inovatif. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penera- pan model Problem-Based Learning yang dibantu media digital interaktif Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Harmoni dalam Ekosistem. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa kelas V di SD Negeri 1 Wanasari. Data dikumpulkan melalui lembar refleksi, modul pembelajaran, lembar aktivitas siswa, dan lembar evaluasi yang diisi setelah setiap siklus pembelajaran. Hasil belajar dia- nalisis melalui observasi serta dokumentasi skor siswa setelah setiap siklus. Siswa dengan nilai ? 70 dikategorikan berhasil, sedangkan yang memperoleh nilai <70 dianggap belum mencapai ketuntasan. Kriteria ketuntasan belajar ditetapkan minimal 80% siswa dalam satu kelas. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam menerapkan model pembelajaran berbasis teknologi untuk me- ningkatkan hasil belajar siswa.
EKSPLORASI PENGALAMAN SISWA KELAS V SD NEGERI 3 PEJATEN DALAM PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS GAMIFIKASI DENGAN APLIKASI CLASSPOINT Budiarsa, Bagus Bayu; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa kelas V dalam pembelajaran IPAS berbasis gamifikasi menggunakan aplikasi ClassPoint. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk memahami secara mendalam bagaimana siswa mengalami pembelajaran interaktif ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merasakan pembelajaran yang lebih menarik dan menantang, yang mendorong mereka untuk lebih aktif dan terlibat dalam proses belajar. Elemen gamifikasi dalam ClassPoint, seperti sistem poin, peringkat, dan umpan balik langsung, memberikan motivasi tambahan bagi siswa. Selain itu, gamifikasi membantu siswa memahami konsep sistem pernapasan manusia dengan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjawab pertanyaan serta berdiskusi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Studi ini juga merekomendasikan penelitian lebih lanjut dengan cakupan lebih luas untuk memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai efektivitas gamifikasi dalam pendidikan dasar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATDED INSTRUCTION (TAI) DI KELAS IV SD NEGERI 5 KEDIRI Polih, Ni Komang Sri; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan metode kooperatif tipe TAI yang dikenakan pada siswa kelas IV SD Negeri 5 Kediri tahun pelajaran 2024/2025 terhadap hasil belajar IPA dan tanggapan siswa terhadap penerapan metode kooperatif tipe TAI. Untuk mencapai tujuan tersebut, diterapkan metode kooperatif tipe TAI terhadap siswa kelas IV SD Negeri 5 Kediri semester 1 tahun pelajaran 2024/2025 yang terdiri atas 18 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Data dikumpulkan menggunakan 1) lembar observasi, 2) tes hasil belajar dan 3) angket. Selanjutnya data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari awal siklus nilai rata-rata siswa 64,84 dengan ketuntasan siswa61,11% atau 11 orang siswa, dan di siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 71,33 dan pada siklus II menjadi 79,44, daya serap meningkat dari siklus I sebesar 71,33% menjadi 79,44% pada siklus II dan persentase ketuntasan meningkat dari siklus I sebesar 72,22% ( 13 orang ) menjadi 88,89% ( 16 orang ) pada siklus II dan 3) tanggapan siswa terhadap metode pembelajaran kooperatif tipe TAI sebesar 38,94 tergolong positif.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI ( SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALY ) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI PANGKUNG TIBAH Ni Made Dwijayanti; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.936

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri Pangkung Tibah Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan dengan subjek penelitian siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang terdiri dari 10 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar IPA dalam materi tumbuhan melalui penerapan pendekatan SAVI ( Somatic Auditory Visualization Intellectualy ). Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes dalam bentuk tes tulis. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Dari refleksi awal diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa IPA siswa adalah 58 dengan ketuntasan belajar 54,5 %( 12 siswa nilainya memenuhi KKTP). Pada siklus 1 nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 68 dengan ketuntasan belajar 68,2 (15 memenuhi KKTP). Pada siklus 2 terjadi kenaikan nilai menjadi 84 dengan ketuntasan belajar 90,9 %, dari 22 siswa yang mengikuti tes, sudah 21 siswa yang nilainya memenuhi KKTP. Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan penelitian ini adalah dengan penerapan pendekatan SAVI ( Somatic Auditory Visualization Intellectualy ) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas 4 di SD Negeri Pangkung Tibah.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 8 DAJAN PEKEN Ni Putu Ratnawati; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bagaimana Bernapas Membantuku Melakukan Aktivitas Sehari-hari melalui penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media video. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Dajan Peken yang terdiri dari 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Pada pra siklus, hanya 37,5% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah implementasi model pembelajaran Inquiry pada siklus I, angka tersebut meningkat menjadi 75%, meskipun belum mencapai target ketuntasan belajar klasikal sebesar 80%. Perbaikan dilakukan pada siklus II dengan memanfaatkan media video untuk meningkatkan fokus siswa. Hasilnya, persentase siswa yang mencapai KKTP meningkat menjadi 95,8%, melampaui target yang ditetapkan. Kesimpulannya, penerapan model Inquiry berbantuan media video efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bagaimana Bernapas Membantuku Melakukan Aktivitas Sehari-hari. Penelitian ini juga memberikan manfaat tambahan, seperti mendukung pengembangan profesional guru dan memperbaiki metode pengajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN CANVA DAN QUIZIZZ TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR Suryatini, Ni Luh Gede; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa SD Negeri 8 Banjar Anyar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (quasi eksperimen) dengan posttest-only control group design. Sampel yang digunakan yaitu kelas IVA SD Negeri 8 Banjar Anyar sebanyak 36 orang dan kelas IVB sebanyak 34 orang dengan jumlah sampel 70 orang pada semester ganjil Tahun Ajaran 2024/2025. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes obyektif pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar IPA siswa. Analisis data menggunakan MANOVA berbantuan IBM SPSS Statistic 26.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar dan hasil belajar IPAS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz. Motivasi belajar dan hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz lebih baik dari pada siswa yang tidak dibelajarkan dengan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAPAT MENINGKATKAN KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 BERABAN Ni Luh Gede Sri Susanthi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 1 Beraban dalam mata pelajaran IPA, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Metode ceramah yang digunakan sebelumnya, menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa. Kegiatan belajar terlihat monoton dan siswa kurang aktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang di kumpulkan melalui penilaian hasil belajar dan lembar observasi. Ada dua puluh sembilan siswa kelas VI SD Negeri 1 Beraban yang dijadikan subjek peneltian. Pada siklus I hanya 55% (16 orang siswa) yang mencapai KKTP(Kriteria Keterampilan Tujuan Pembelajaran), dan hal tersebut belum menunjukkan nilai ketuntasan belajar klasikal. Pada siklus II mencapai 93% (27 orang siswa) yang mencapai KKTP sehingga hal tersebut sudah menunjukkan nilai ketuntasan belajar klasikal yaitu sebanyak 27 orang siswa sudah mencapai nilai lebih dari atau sama dengan 60. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA di sekolah dasar.