Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KUALITAS MATA AIR SEMBIR UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH Riva Ismawati, M.Si.
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i1.875

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian yang telah dilakukan yaitu untuk mengetahui kualitas air bersih yang berasal dari mata air Sembir ditinjau dari parameter fisik, parameter biologi, dan parameter kimia berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017. Sampel merupakan air bersih yang bersumber dari mata air Sembir yang terletak di Dusun Kandren, Desa Banjarsari, Kecamatan Windusari, KAbupaten Magelang. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode pengambilan sampel sesaat yang menunjukkan karakteristik air pada saat itu (grab sampling). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel air bersih memenuhi standar baku mutu air berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017. Dengan demikian, air bersih yang bersumber dari mata air Sembir dapat dimanfaatkan untuk keperluan higiene sanitasi.
PENTINGNYA LITERASI SAINS PADA PEMBELAJARAN IPA SMP ABAD 21 Utami Dian Pertiwi; Rina Dwik Atanti; Riva Ismawati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v1i1.173

Abstract

Artikel ini ditulis dengan maksud membangun kesadaran literasi sains pada pembelajaran IPA SMP pada abad 21. Artikel ini disusun berdasarkan penilaian PISA dimana Indonesia berada diperingkat rendah dalam pencapaian siswa-siswi untuk sains, membaca, dan matematika. Sehingga hal ini melatarbelakangi pentingnnya literasi sains dalam mengembangkan Pendidikan IPA terutama pada abad 21. Metodologi penulisan yang digunakan adalah kajian pustaka yang berisikan tinjauan mengenai pentingnya literasi sains dari berbagai sumber pustaka. Artikel ini membahas mengenai pembelajaran IPA SMP yang diterapkan pada abad 21 dengan paradigma pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Keberhasilan pembelajaran literasi sains ditunjukkan apabila peserta didik memahami apa yang dipelajari serta dapat mengaplikasikannya dalam menyelesaikan berbagai kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pembelajaran literasi sains penting bagi peserta didik untuk memahami apa yang dipelajari. Literasi sains dinilai cocok dan penting untuk mengembangkan pembelajaran IPA SMP abad 21.
Analisis Kelayakan Modul Petunjuk Praktikum Anatomi dan Fisiologi Mahkluk Hidup Rina Rahayu; Riva Ismawati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 3, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v3i2.1185

Abstract

Pendidikan sebagai salah satu media dalam pengembangan berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran sebagai proses yang ada didalamnya haruslah mampu memberikan kegiatan yang bermakna. Artinya pembelajaran tersebut mampu mengasah berbagai kemampuan bahkan keterampilan dari mahasiswa. Banyak faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran diantaranya yaitu ketersediaan modul sebagai penunjang dalam kegiatan atau proses pembelajaran dikelas. Modul dalam penelitian ini yaitu modul petunjuk praktikum anatomi dan fisiologi makhluk hidup sebagai salah satu modul yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji kelayakan modul petunjuk praktikum anatomi dan fisiologi makhluk hidup. Jenis penelitian ini yaitu research and development yang dimodifikasi dalam tiga tahap yaitu tahapan penelitian dan pengumpulan informasi, tahap desain modul dan tahap pengembangan modul. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan studi literatur. Hasil yang diperoleh nantinya akan diolah dengan analisis diskriptif melalui uji kelayakan oleh ahli materi maupun ahli media dari dosen pendidika biologi Universitas Tidar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk modul petunjuk anatomi dan fisiologi makhluk hidup layak untuk digunakan sebagai panduan dalam kegiatan praktikum dengan nilai 81%. Ini dilihat dari aspek yang ada dalam instrumen validasi diantaranya yaitu segi desain sampul modul, isi modul, bahasa, penyajian, kontekstual.
Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi Pencemaran Lingkungan Sebagai Upaya Melatih Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa SMK Rina Rahayu; Riva Ismawati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 2, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v2i2.706

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang proses pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan abad 21 khususnya dalam hal ini yaitu keterampilan pemecahan masalah. Proses pembelajaran sangat penting sebagai sarana interaksi dalam mengembangkan keterampilan. Keterampilan pemecahan masalah sangat diperlukan sebagai kecapakan peserta didik dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ditemukan oleh peserta didik. Sehingga mereka mampu bersaing dengan masyarakat luas dan mampu menghadapi tantangan global. Berbagai keterampilan abad 21 diantaranya yaitu kemampuan dalam pemecahan masalah. Keterampilan pemecahan masalah merupakan penemuan jawaban yang baru berupa solusi yang diwujudkan dalam suatu cara ataupun tindakan dalam mencapai sebuah tujuan yang diinginkan. Sehingga secara tidak langsung mereka akan mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mereka untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satu yang dapat mendukung pengembangan keterampilan pemecahan masalah yaitu dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hal ini ditunjukkan dengan model PBL pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan menyajikan berbagai permasalahan yang berkaitan pada objek dan peristiwa IPA sehingga akan membantu peserta didik dalam meningkatkan keterampilan dalam menyelesaikan masalah melalui metode ilmiah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA SKEMA DARING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP elma yuliantina romadhon; Riva Ismawati; Siswanto Siswanto
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v4i2.2110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek pada skema daring terhadap kemampuan literasi sains siswa SMP, (2) respon siswa terhadap proses pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek dalam skema daring, dan (3) keterlaksanaan proses pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek dalam skema daring. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi eksperimental design. Teknik analisis data menggunakan uji Independent samples test dengan bantuan IBM SPSS Statistics for Windows 25.0.0.0. Hasil analisis dengan taraf signifikasi 0,05 menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dalam skema daring terhadap kemampuan literasi sains siswa SMP dengan nilai signifikasi 0,029 (2) respon siswa terhadap model pembelajaran berbasis proyek dalam skema daring adalah Baik, dan (3) keterlaksanaan proses pembelajaran berbasis proyek dalam skema daring adalah Sangat Baik.
Socioscientific Issues-Based Learning as an Effort to Train High Order Thinking Skills in Junior High School Students Riva Ismawati; Utami Dian Pertiwi
Indonesian Journal of Biology Education Vol 2, No 2 (2019): Indonesian Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.653 KB) | DOI: 10.31002/ijobe.v2i2.1674

Abstract

The development of Science and Technology has a positive and negative impact. The negative impact caused by the development of science and technology shows that education is faced with the challenge of producing graduates who have the ability to solve problems. Meanwhile, on the other hand it is known that the scientific literacy skills of students in Indonesia are still low. The socioscientific issue is an important element that needs to be presented in science and technology learning activities. The purpose of the article is to describe the application of socioscientific issues-based learning as an effort to train high order thinking skills in junior high school students. This article is a literature study where related articles are reviewed and the information obtained is compiled into a writing.
Penerapan LKPD berbantuan simulasi PhET untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif IPA peserta didik SMP Hapsari Catur Mahardika; Riva Ismawati; Rina Rahayu
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/eds.v10i1.3170

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan penerapan LKPD berbantuan simulasi PhET dan LKPD dari buku paket pada pembelajaran IPA materi getaran dan gelombang terhadap motivasi belajar peserta didik, terhadap hasil belajar kognitif serta terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif peserta didik SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Desain penelitian ini yaitu Pretest-postest Nonequivalent Control Group. Jumlah subjek 64 peserta didik SMPN 1 Bawang. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi dan instrumen tes. Hasil penelitian menunjukan hasil uji independent sample t-test pada kelas VIII-A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-G sebagai kelas eksperimen menunjukan bahwa signifikansi 0,000 < 0,05 ; 0,001 < 0,05 sehingga dapat dikatakan H1 diterima. Hasil uji MANOVA menunjukan nilai signinikansi 0,000 < 0,005, maka dapat dinyatakan H1 diterima. Hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan  antara pembelajaran IPA materi getaran dan gelombang menggunakan LKPD berbantuan simulasi PhET dengan pembelajaran IPA materi getaran dan gelombang menggunakan LKPD dari buku paket terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik SMP. 
Poly Aluminum Chloride (PAC) as Coagulant in Liquid Waste Treatment of Tofu Riva Ismawati; Rina Rahayu; Rizqa Puspitarini; Ahmad Muhlisin; Alene Tawang
Walisongo Journal of Chemistry Vol 5, No 1 (2022): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v5i1.9417

Abstract

The tofu craftsmen have not processed the liquid waste produced and disposed of the liquid waste directly into the waters as a result, the water quality has decreased. Tofu liquid waste has BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), and TSS (Total Suspended Solid) exceeding the permitted quality standards. Treatment of tofu liquid waste needs to be done before being disposed of, one of which is by using coagulant. The purpose of this research is to know the value of BOD, COD, TSS, and pH of tofu liquid waste before and after the addition of PAC. The study was conducted by varying the concentration of PAC (10 mg/L, 30 mg/L, and 75 mg/L). The test results show that the tofu liquid waste has a BOD value of 3,890 mg/L, COD 9558.7 mg/L, TSS 2,905 mg/L, and a pH of 3.7. The use of PAC as a coagulant reduced the values of BOD, COD, TSS, and pH. PAC concentration of 75 mg/L can reduce BOD, COD, TSS, and pH values to 3,015 mg/L, 6,900 mg/L, 840 mg/L, and 3.59, respectively.
Pendidikan Bela Negara bagi Siswa untuk Mencegah Radikalisme (di Mi Al Iman dan Mi Muhammadiyah Terpadu Harapan Kota Magelang) Novitasari Novitasari; Riva Ismawati; Sukron Mazid
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.091 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v2i2.4488

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah penyelenggara pendidikan formal jenjang sekolah dasar yang berbasis pada agama Islam. Aksi terror dari kelompok radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam membuat penyelenggara pendidikan berbasis agama Islam termasuk MI dikhawatirkan menjadi wadah penyebaran paham intoleran. Oleh karena itu, sudah sepatutnya madin memerlukan pendidikan bela negara bagi siswanya untuk mencegah radikalisme. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan pendidikan bela negara di MI Al Iman dan MI Muhammadiyah Terpadu Harapan Kota Magelang. Pendidikan bela negara yang akan dilaksanakan diharapkan mampu mendorong siswa madin untuk memiliki pemikiran dan pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang rasional sehingga dapat diterapkan secara keberlanjutan agar menumbuhkan karakter cinta tanah air dan toleran terhadap keberagaman masyarakat Indonesia. Kegiatan pengabidan dilaksanakan melalui tiga tahap. Tahap pertama yaitu dengan ceramah, menonton video, tanya jawab, kuis, dan penarikan kesimpulan. Materi pada pengabdian tahap pertama yaitu aktualisasi nilai-nilai bela negara pada siswa di kedua mitra yang diselenggarakan pada hari yang berbeda. Tahap kedua yaitu penyampaian materi bela negara sebagai salah satu wujud pengamalan sila-sila Pancasila. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, kuis, dan penarikan kesimpulan. Tahap ketiga yaitu pendidikan bela negara dilaksanakan melalui evaluasi dan refleksi.
PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI DENGAN MEMANFAATKAN TUMBUHAN DAUN SIRIH DI RW 04 DESA SETIA MEKAR Adinda Permatasari Putri Efendi; Nur Sholikah; Riva Ismawati
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.298 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3197

Abstract

ABSTRAKKasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah hingga saat ini. Virus ini menyebar ke berbagai penjuru Indonesia, termasuk Desa Setia Mekar, Kabupaten Bekasi. Status Desa ini adalah zona merah. Daerah zona merah memiliki tingkat potensi risiko penularan yang sangat tinggi. Masyarakat tentunya harus lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai hand sanitizer. Hal ini menyebabkan tingginya permintaan hand sanitizer di masyarakat. Angka permintaan yang tidak sebanding dengan angka penawaran menyebabkan naiknya harga hand sanitizer. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif yang dapat menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran ditengah pandemi seperti sekarang ini. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ini untuk mengedukasi masyarakat Desa Setia Mekar, khsususnya RW 04 Desa Setia Mekar agar dapat membuat hand sanitizer sendiri di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan dalam program pengabdian ini meliputi tahap sosialisasi, tahap pelaksanaan pembuatan hand sanitizer, dan tahap evaluasi. Pelaksanaan progam pembuatan hand sanitizer alami ini didemonstrasikan secara langsung dengan melibatkan masyarakat RW 04 Desa Setia Mekar dan ibu-ibu PKK RW 04 dan ibu-ibu PKK RT 04 RW 04. Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi adalah 15 orang  di RW 04 dan 10 orang di RT 04 RW 04 karena menyesuaikan dengan anjuran dari kepala RW 04 Desa Setia Mekar yang menghendaki untuk tidak dilakukannya pengumpulan masyarakat lebih dari 15 orang dalam satu ruangan. Hasil program pengabdian ini adalah produk hand sanitizer alami berbahan dasar daun sirih, yang dapat dimanfaatkan masyarakat RW 04 Desa Setia Mekar guna meningkatkan ekonomi masyarakat disana.