Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengukuran Kualitas Aplikasi Pos Aja Dengan Metode McCall Pada Kantor Pos Kedungwuni Abid Fadzurrohman; Nur Hadian; M. Andes Daulatabadi; Aashif Arifullah; Muhammad Hasan Ali Faqih; Gilang Arya Duta
Journal of Computer and Information Systems Ampera Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Computer and Information Systems Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalcisa.v7i2.634

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kualitas aplikasi Pos Aja, platform transportasi dan logistik digital di Indonesia, dengan menggunakan metode McCall. Di era digitalisasi, keandalan dan kinerja aplikasi sangat penting untuk kelangsungan bisnis. Dalam penelitian ini, metode McCall berguna dalam mengidentifikasi atribut kualitas perangkat lunak, khususnya faktor review produk yang mencakup rawatan, fleksibilitas, pengujian dan kualitas dokumentasi. Pada saat itu Persaingan dalam industri layanan pesan semakin ketat, dan aplikasi email harus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pengguna. Data yang ada dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada salah satu karyawan dan beberapa pengguna aplikasi. Hasil penelitian yang dilakukan untuk faktor review produk menunjukkan Maintainability sebesar 53,6%, Flexibility sebesar 88%, Testability sebesar 42% dan Documentation Quality. sebesar 67,6%. Hasilnya Penelitian harus memberikan rekomendasi khusus untuk meningkatkan kualitas aplikasi, terutama dalam hal Maintainability, Flexibility, Testability, dan Documentation Quality.
Peningkatan Pengelolaan Wisata Melalui Teknologi Augmented Reality Dan Sistem Wisata Untuk Pokdarwis Muhamad Rizaludin Rizal; Nur Hadian; Husni Hidayat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i2.6443

Abstract

Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan interaksi wisata yang menarik dan relevan bagi wisatawan modern. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama dalam mengelola destinasi wisata di wilayah kabupaten Pekalongan masih terbatas dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga promosi dan pengelolaan informasi wisata kurang maksimal. Hal ini mempengaruhi daya tarik wisatawan serta keterlibatan komunitas dalam mendukung pertumbuhan pariwisata lokal. Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi Augmented Reality (AR) dan rekomendasi wisata untuk menciptakan sistem wisata yang interaktif dan personal. Teknologi ini akan membantu Pokdarwis dalam menampilkan informasi destinasi secara menarik serta memberikan rekomendasi yang relevan bagi wisatawan, sesuai dengan preferensi. Diharapkan melalui kegiatan ini, Pokdarwis dapat mengatasi keterbatasan yang ada, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata, serta memajukan pariwisata kabupaten Pekalongan dengan teknologi modern. Adapun dalam proses pengujian User Acceptance Testing (UAT) dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian kepada Pokdarwis mendapatkan total persentase yaitu 93.2% dengan kriteria sangat baik.
Memaksimalkan Tren Produk Untuk Pelaku UMKM Menggunakan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Muhamad Rizaludin Rizal; Husni Hidayat; Mujibul Hakim; M. Rudi Fanani; Nur Hadian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan utama terutama dalam sektor yang menyerap lebih banyak tenaga kerja untuk berkembang, termasuk dalam usaha untuk bertahan dalam krisis ekonomi. Dalam perkembangan perekonomian nasional, masyarakat semakin menyadari peran penting keberadaan UMKM di Indonesia. Selama ini pelaku UMKM desa Bugangan belum melakukan sebuah inovasi baru baik dalam hal produk dan penjualan yang lebih luas, hal ini disebabkan karena pemilik usaha belum melihat secara detail tentang bagaimana minat pelanggan dan apa yang sedang tren dipasaran menyangkut produknya. Untuk pengabdian ini menerapkan algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) yang bertujuan digunakan untuk melihat tren produk selama ini yang terabaikan untuk meningkatkan penjualan, perluasan pangsa pasar dan menambah inovasi-inovasi dalam memperoleh keuntungan baru pada usaha UMKM desa Bugangan. Persentase yang diperoleh dapat diketahui bahwa tanggapan dari pelaku UMKM desa Bugangan terhadap pelaksanaan PKM ini yaitu dengan persentase 93,2% dengan kriteria interpretasi skor sangat baik.
Optimalisasi Pengelolaan Smart Village Melalui Pelatihan Dan Implementasi Aplikasi Self-Assessment Desa Pecakaran Nur Hadian; Muhamad Rizaludin; M.Rudi Fanani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v7i1.7675

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital aparatur desa dalam mengelola dan mengevaluasi implementasi Smart Village melalui pendampingan pengembangan serta memanfaatkan aplikasi self-assessment. Selama ini, proses evaluasi layanan digital desa masih dilakukan secara manual, tidak terstruktur, dan belum memiliki standar pengukuran yang jelas sehingga menyulitkan pemerintah desa dalam mengidentifikasi tingkat efektivitas layanan serta menentukan strategi pengembangan yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep evaluasi Smart Village berbasis indikator, pelatihan penggunaan aplikasi self-assessment, serta pendampingan implementasi aplikasi dalam proses evaluasi layanan digital desa. Indikator evaluasi yang digunakan mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, kepuasan pengguna, dan dampak manfaat bersih. Aplikasi yang dikembangkan berbasis web dengan desain sederhana tanpa proses login kompleks serta dilengkapi fitur pengisian indikator, visualisasi hasil evaluasi, riwayat penilaian, dan rekomendasi perbaikan berbasis skor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa mampu menggunakan aplikasi secara mandiri dalam melakukan evaluasi layanan digital. Nilai evaluasi implementasi Smart Village yang diperoleh sebesar 81.06 menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif memberikan gambaran objectif tingkat keberhasilan layanan digital desa serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan secara keberlanjutan.
PENGEMBANGAN APLIKASI REKOMENDASI WISATA BERBASIS AUGMENTED REALITY DI KABUPATEN PEKALONGAN Nur Hadian
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 6, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v6i1.6092

Abstract

Pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata yang beragam, namun promosi dan penyebaran informasi destinasi masih belum optimal. Salah satu kendala utama adalah informasi wisata yang disajikan secara statis, kurang interaktif, dan tidak terstruktur dengan baik. Seiring perkembangan teknologi, Augmented Reality (AR) telah terbukti mampu meningkatkan pengalaman wisatawan dengan menyajikan informasi yang lebih interaktif dan imersif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi rekomendasi wisata berbasis AR yang membantu wisatawan menemukan destinasi sesuai preferensi mereka. Aplikasi ini mengintegrasikan AR dengan platform berbasis web untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik, informatif, dan interaktif. Fitur utama meliputi peta interaktif, simulasi 3D, dan deskripsi wisata berbasis AR, memungkinkan pengguna memperoleh gambaran nyata tentang destinasi sebelum berkunjung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan minat, kepuasan, dan keterlibatan wisatawan dalam mengeksplorasi destinasi wisata di Kabupaten Pekalongan. Selain itu, aplikasi ini berkontribusi dalam mendukung strategi promosi pariwisata yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan aplikasi ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan daya tarik pariwisata serta memperkuat identitas budaya lokal.