Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS RESPON TANTANGAN YANG DIHADAPI PENGAJAR TERHADAP E-LEARNING DI POLITEKNIK PELAYARAN SORONG LILIK YULIANINGSIH; ARIZAL HENDRIAWAN; ARIANDY SYAMSUL BHAHRI; MUHAMMAD RISYAL
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 1 No. 1 (2021): JPB: MEI 2021
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.931 KB) | DOI: 10.54017/jpb.v1i1.18

Abstract

This Research Focused On The Findings Of The Questions On The Problem Research, Namely "What Are The Challenges Faced By The Teacher Toward E-Learning?". This Research Used The Social Constructivism Pattern Model (The Social Constructivism Paradigm) As A Qualitative Research Framework To Interpret The Issues Related To This Research (Crotty, 1998). Then, The Researcher Used The Question-List Model (Questionnaire) As A Tool For Data Collection, As Suggested By Sugiyono (2010). Therefore, Data Analysis That Used In This Study Is By Reducing Data (Data Reduction), Displaying Data (Data Display), And Concluding, As Suggested By Miles & Huberman (1994). Therefore, Researchers Provided Several Solutions To Overcome The Difficulties Faced By Teachers As Challenges To E-Learning In The Discussion And Conclusions Of This Research.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS Technological, Pedagogical, and Content Knowlodge (TPACK) marlinda indah eka budiarti; Irfan Faozun; Carles Y.A. Nalle; Lilik Yulianingsih
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 1 No. 2 (2021): JPB: NOVEMBER 2021
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.891 KB) | DOI: 10.54017/jpb.v1i2.23

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah “Mengembangkan e-modul berbasis Technological, Pedagogical, and Content Knowlodge (TPACK) yang valid dan praktis. Metode penelitian Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan adalah yaitu model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek uji coba dalam pengembangan modul ini adalah mahasiswa semester 1 prodi Teknik Permesinan Kapal pada Polteknik Pelayaran Sorong. Instrument penelitian yang digunakan di dalam pengembangan ini yaitu : a) Lembar validasi modul; b) Lembar Kepraktisan Modul. Lembar validasi terdiri dari: a) Lembar Validasi Ahli Materi, dan b) Lembar Validasi Ahli Media. Sedangkan Lembar Kepraktisan Modul terdiri dari : a) Angket respon dosen; b) Angket respon mahasiswa, dan c) Lembar keefektifan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan non-tes. Teknik tes yang dimaksud adalah tes hasil belajar terdiri dari lembar pretest dan lembar posttest. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah, sebagai berikut: Penilaian kevalidan modul berada pada nilai rata-rata 3,09 dan berada pada kriteria “valid” sehingga modul layak digunakan. Kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh presentase respon dosen yaitu 83% dan rata-rata presentase respon mahasiswa adalah 89% sehingga modul dinyatakan memenuhi kriteria kepraktisan. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pengembangan E-Modul berbasis Technological, Pedagogical, and Content Knowlodge (TPACK) memenuhi kriteria kevalid dan kepraktisan
Critical Discourse in Teaching English of Speaking Skills Saputro, Isnaini Eddy; Yulianingsih, Lilik
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 3 No. 2 (2024): March
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v3i2.1501

Abstract

The application of critical discourse analysis extends beyond its usage in analyzing and observing social and political materials that are inappropriate for use in English language teaching (ELT). With the aid of the CDA, students will analyze, code, and understand textual content to enhance their speaking skills as they build arguments. This literature study examined pertinent critical discourse analysis studies released in respected journals or as conference proceedings between 2009 and 2021. After that, the papers were sorted and divided into three groups according to the following themes: (1) CDA's contributions to speaking instruction, (2) EFL learners' issues with CDA in their speaking abilities, and (3) studies on the pedagogical effects of CDA on instruction.
Students' Competence in Using Participle Verbs at English Education Department of Universitas Muhammadiyah Sorong Saputra, Dian; Rullu, St. Marhana; Yulianingsih, Lilik; Wael, Ahmad; Ohorella, Hayat M.
BABASAL English Education Journal Vol. 5 No. 1 (2024): -
Publisher : English Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/beej.v5i1.3215

Abstract

This research pointed to investigate the competence of third-semester English Language Education students at Universitas Muhammadiyah Sorong (Academic Year 2022-2023) in using participle verbs. Employing a descriptive quantitative method, the research focused on a purposive sample of 20 students. The analysis revealed that the students’ competence in using participle verbs fell within the “fair” category, with an average score of 72.55. This suggests that while their ability is not exceptional, it also is not particularly weak. However, it is important to note that achieving a fair level of competence indicates a basic understanding of participle usage, but there is room for improvement. This finding underscores the need for targeted interventions and additional practice to enhance students’ proficiency in using participle verbs effectively. Based on the findings of this study, it is recommended that educational institutions implement targeted interventions to improve students' proficiency in using participle verbs effectively. These interventions could include specialized grammar workshops, additional practice sessions.
Learn independently using the Padlet application to improve writing skills Pakaja, Marina; Ninsiana, Widhiya; Fachruzzaki, Fachruzzaki; Yulianingsih, Lilik; Syafei, Muh
Journal International of Lingua and Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jiltech.v3i2.642

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of using the Padlet application to improve writing skills through self-study. Self-directed learning methods are becoming increasingly important in today's educational landscape, with technology acting as a key driver. This study engages students in educational settings to apply independent learning using padlets in developing their writing skills. This research was conducted through a qualitative approach with a classroom action research design. Data collection was carried out through observation, interviews, and document analysis of the activities carried out by students in the learning environment. The results of the study show that the use of the Padlet application is effective in stimulating student learning independence and active participation in the development of writing skills. This app provides an interactive platform that facilitates collaboration, reflection, and feedback between students and other teachers. The results of this study have important implications for the design of learning strategies that encourage student independence and develop writing skills. In addition, this research also highlights the role of technology in creating innovative learning environments and supporting student academic growth. Thus, the application of the Padlet application in independent learning can be considered as the right solution to improve students' writing skills
PERAN PENTING KOMUNIKASI KAPAL DALAM KESELAMATAN PELAYARAN: IDENTIFIKASI KENDALA DAN REKOMENDASI PERBAIKAN Ramadhan, Rizky Bahtiar; Haryanto, Dwi; Yulianingsih, Lilik; Adiputra, I Komang Hedi Pramana
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 1 (2024): JPB: MEI 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i1.123

Abstract

Komunikasi antar kapal di laut sangat penting untuk koordinasi operasional, mencegah insiden, dan memastikan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang komunikasi yang baik dan benar di atas kapal serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi di lingkungan maritime. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggabungkan tinjauan literatur, wawancara, dan observasi di KM.Sabuk Nusantara 78 PT Pelni dari 19 Oktober 2021 hingga 19 Oktober 2022. Temuan utama penelitian ini menyoroti faktor kendala dalam komunikasi antar kapal, seperti masalah pengelolaan lalu lintas laut, kesalahan manusia dalam komunikasi, dan gangguan peralatan komunikasi pelayaran. Hasil penelitian menekankan pentingnya penerapan Standard Maritime Communication Phrases (SMCP) dalam komunikasi di laut untuk mengatasi hambatan bahasa dan mencegah kesalahpahaman yang berujung pada kecelakaan. Selain itu, standar internasional seperti SOLAS dan STCW memberikan kontribusi penting dalam peningkatan keselamatan kapal dan pelayaran di seluruh dunia. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan bahasa Inggris maritim dengan fokus pada SMCP bagi perwira kapal dan operator Vessel Traffic Service (VTS) untuk meningkatkan interaksi dan keselamatan di laut. Dengan demikian, peningkatan komunikasi kapal yang efektif menjadi kunci dalam menjaga keselamatan pelayaran global.
PELAYANAN PORT CLEARANCE DI KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN BULUKUMBA GUNA TERTIB ADMINISTRASI DAN KESELAMATAN PELAYARAN Azizah, Wafiq; Karubaba, Oktovianus Cristian; Yulianingsih, Lilik; Idris, Muhammad; Sumarta, Ryan Puby
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 1 (2024): JPB: MEI 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i1.127

Abstract

Pelayaran berperan penting bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia, yang terdiri dari banyak pulau dan berada di jalur perdagangan internasional strategis. Mengingat peran ini, keselamatan dan keamanan pelayaran menjadi prioritas utama yang diatur oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Penelitian ini mengkaji prosedur penerbitan Surat Persetujuan Berlayar melalui sistem Inaportnet di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Bulukumba, dengan fokus pada upaya meningkatkan keselamatan dan efisiensi layanan kapal. Sistem Inaportnet terbukti memberikan manfaat signifikan, seperti transparansi, keadilan, efisiensi, dan akurasi data, serta mendukung daya saing nasional dan investasi. Perbandingan dengan layanan manual menunjukkan keunggulan Inaportnet dalam meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pelayanan, meskipun masih menghadapi kendala teknis terkait kapasitas file dan sertifikat. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi sistem elektronik seperti Inaportnet untuk meningkatkan efektivitas, keamanan, dan transparansi layanan pelabuhan secara menyeluruh. Peningkatan kepatuhan terhadap persyaratan kelaiklautan kapal dan pemantauan kondisi cuaca yang cermat menjadi kunci untuk mengurangi penundaan dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar dan memastikan keselamatan pelayaran yang optimal. Dalam konteks ini, upaya koordinasi antarinstansi terkait sangat penting untuk memastikan proses pelayaran yang aman dan efisien sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.
PEMANFAATAN EVERNOTE SEBAGAI MEDIA NOTE-TAKING DALAM PEMBELAJARAN READING PADA TARUNA PROGRAM STUDI NAUTIKA DI POLITEKNIK PELAYARAN SORONG Yulianingsih, Lilik; Passandaran, Yosi Maeleona; Sudrimo, Sella Nofriska; Purusotama, I Komang Gita; Akib, Rizal
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 2 (2024): JPB: NOVEMBER 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i2.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan evernote sebagai media note-taking dalam pembelajaran reading mata kuliah Bahasa Inggris Maritim pada taruna Program Studi Nautika TA. 2023/2024 di Politeknik Pelayaran Sorong dan sekaligus mengetahui tanggapan mereka terhadap pemanfaatan evernote. Penelitian ini dilaksanakan dengan memberikan panduan pemanfaatan evernote yang kemudian akan digunakan oleh taruna. Angket evaluasi dan wawancara digunakan untuk mengetahui tanggapan taruna terhadap penggunaan evernote meliputi, tanggapan pada aspek pengetahuan umum, kenyamanan, efisiensi penggunaan, pencapaian tujuan, dan sikap kolaboratif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sequential explanatory design. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa 97% taruna mendapatkan pengetahuan pemanfaatan aplikasi evernote dari panduan yang diberikan, dan 92% taruna menganggap aplikasi ini efisien untuk digunakan dan memudahkan mahasiswa untuk memahami materi. Selain itu, ada 89% taruna merasa nyaman menggunakan aplikasi evernote, dan 89% taruna menilai aplikasi evernote sangat baik untuk mendukung pencapaian tujuan mereka dalam meningkatkan produktivitas kualitas belajar reading serta 100% taruna menganggap aplikasi evernote sangat membantu mereka berkolaborasi untuk berbagi catatan/tugas dan mengumpulkannya dengan efisien. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa aplikasi evernote terbukti dapat memberikan pengetahuan baru terhadap media pembelajaran berbasis digital, menciptakan kenyamanan, efisiensi penggunanya, mendukung ketercapaian tujuan, serta menumbuhkan sikap kolaboratif.
Critical Discourse in Teaching English of Speaking Skills Saputro, Isnaini Eddy; Yulianingsih, Lilik
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 3 No. 2 (2024): March
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v3i2.1501

Abstract

The application of critical discourse analysis extends beyond its usage in analyzing and observing social and political materials that are inappropriate for use in English language teaching (ELT). With the aid of the CDA, students will analyze, code, and understand textual content to enhance their speaking skills as they build arguments. This literature study examined pertinent critical discourse analysis studies released in respected journals or as conference proceedings between 2009 and 2021. After that, the papers were sorted and divided into three groups according to the following themes: (1) CDA's contributions to speaking instruction, (2) EFL learners' issues with CDA in their speaking abilities, and (3) studies on the pedagogical effects of CDA on instruction.
CONTEXT-BASED INDONESIAN LANGUAGE LEARNING FOR LITERACY ERADICATION AND LITERACY IMPROVEMENT IN KOKODA VILLAGE, PAPUA Hikmah, Nur Hikmah; Alam, Risma; Nur, Liesa Novia; Yulianingsih, Lilik; Belyanan, Martha Elinna
JURNAL KONFIKS Vol 12, No 1 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v12i1.18299

Abstract

The low proficiency in the Indonesian language among residents of Kokoda Village serves as the primary background for this study, which is influenced by limited access to formal education and the complex socio-cultural context of the community. This research aims to measure the improvement in participants’ Indonesian language skills after engaging in a learning program designed with a contextual and participatory approach, as well as to understand the level of participant engagement throughout the program implementation. A quantitative descriptive method was employed, involving 45 participants as research subjects. Data were collected through tests assessing writing, reading, and speaking abilities in Indonesian. Data analysis was conducted in three stages: data processing, data management, and result interpretation, to provide a comprehensive overview of participants’ skill development. The findings reveal significant improvements across all language skill areas: reading ability increased to an average of 72%, writing ability reached 80%, and speaking ability reached 69%. Additionally, participant engagement was high, with 84% consistently attending at least 75% of the learning sessions, indicating strong motivation fostered through an interactive learning approach that integrates local content. The study’s implications highlight the importance of implementing learning programs that are sensitive to socio-cultural contexts and empower local facilitators to enhance functional literacy in remote areas. This approach not only improves learning outcomes but also supports program sustainability by strengthening social and cultural bonds within the community. The research provides recommendations for the development of more responsive educational programs that address the specific needs and characteristics of indigenous communities in future initiatives