Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Teknik Butterfly Hug terhadap Kecemasan Menjalani Skripsi pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang Arianie, Rintan Putri; Dekawati, Ayu; Suzanna, Suzanna; Romiko, Romiko
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45058

Abstract

Skripsi merupakan tugas akhir yang harus dilewati mahasiswa sebagai syarat kelulusan. Beban tugas yang berat sangat berdampak pada psikologis mahasiswa yaitu kecemasan. Intervensi non-farmakologi yang bisa diberikan untuk mengatasi kecemasan yaitu butterfly hug. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh teknik Butterfly Hug terhadap kecemasan menjalani skripsi pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan rancangan one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang menjalani skripsi 103 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang digunakan sebanyak 42 mahasiswa. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner HARS, uji statistik yang digunakan Paired Sample T-test. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai rata-rata kecemasan sebelum intervensi 17,93, skor kecemasan terendah 7 dan tertinggi 30. Nilai rata-rata kecemasan setelah intervensi 7.98, skor kecemasan terendah 0 dan tertinggi 15. Hasil satistik didapatkan (p value <0,05). Butterfly hug bisa digunakan sebagai terapi penurunan kecemasan mahasiswa, aman untuk digunakan, bisa diterapkan kapan pun dan dimanapun. Kata kunci: Butterfly Hug, Kecemasan, Mahasiswa, Skripsi.
Pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi nyeri lutut pada pasien osteoarthritis dengan terapi latihan Ulaa, Mar'atun; Marlin, Riska; Romiko, Romiko; Yuniza, Yuniza; Amanah, Aisyah Rizky; Shadrina, Athiya Nur; Ulandari, Desi; Wandari, Ega Dwi; Septiani, Enik Dwi; Florendia, Florendia; Nilanda, Hafita; Ramadhani, Muhammad Aryo; Susanti, Septiani; Sapitri, Winda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33556

Abstract

AbstrakNyeri lutut atau osteoarthritis knee merupakan suatu kondisi degeneratif kronis akibat adanya peradangan pada jaringan disekitar lutut. Usia adalah predictor terkuat Osteoarthritis (OA) lutut. Gejala klinis OA yaitu kekakuan sendi, nyeri sendi dan disfungsi sendi, namun masalah utama bagi sebagian besar pasien adalah rasa sakit atau nyeri pada sendi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan memberdayakan masyarakat untuk mengurangi nyeri lutut pada pasien osteoarthritis dengan terapi latihan  pada lansia yang berjumlah 98 orang dengan kondisi nyeri pada sendi lutut di Desa Palemraya Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi dengan media leaflet di lengkapi dengan keterangan gambar latihan untuk mengurangi keluhan nyeri lutut yang dilaksanakan pada tanggal 08 Februari 2025. Berdasarkan hasil kegiatan, nyeri lutut pada lansia berkurang dengan rata-rata nyeri sebelum terapi Latihan sebesar 6,09 dan rata-rata nyeri setelah terapi latihan sebesar 3,55, dengan perbedaan rerata nyeri sebelum dan setelah terapi Latihan sebesar  2.54 menggunakan Numerical Rating Scale. Terapi Latihan pada lansia dapat menurunkan nyeri lutut. Kata Kunci: nyeri lutut; osteoartritis; terapi latihan. AbstractKnee pain or knee osteoarthritis is a chronic degenerative condition due to inflammation of the tissues around the knee. Age is the strongest predictor of knee Osteoarthritis (OA). Clinical symptoms of OA are joint stiffness, joint pain and joint dysfunction, but the main problem for most patients is pain or tenderness in the joints. Community service activities are carried out with the aim of empowering the community to reduce knee pain in osteoarthritis patients with exercise therapy in 98 elderly people with knee joint pain conditions in Palemraya Village, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency. This counseling uses lectures, discussions and demonstrations with leaflets equipped with image descriptions of exercises to reduce complaints of knee pain which was carried out on February 8, 2025. Based on the results of activities, knee pain in the elderly was reduced with an average pain before exercise therapy of 6.09 and an average pain after exercise therapy of 3.55, with a difference in the average pain before and after exercise therapy of 2.54 using the Numerical Rating Scale.  Exercise therapy in the elderly can reduce knee pain. Keywords: knee pain; osteoarthritis; exercise therapy.
PENINGKATAN COMMUNITY AWARENESS TERHADAP INDIKATOR GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI DESA SUNGSANG KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN Romiko, Romiko; Wahyudi, Joko Tri; Yulia, Sri
Khidmah Vol 2 No 2 (2020): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v2i2.322

Abstract

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan salah satu program dari pemerintah untuk dapat mewujudkan status kesehatan masyarakat setinggitingginya. Desa Sungsang merupakan salah satu dari 17 desa yang ada di Kabupaten Banyuasin. Salah satu permasalahan yang terjadi di Desa Sungsang ini adalah masihrendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan indikator keluarga sehat. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar dapat meningkatkan kemampuan dan kemauan masyarakat dalam menjalankan kegiatan-kegiatan GERMAS dengan melibatkan seluruh aspek masyarakat, sehingga pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Sungsang. Metode yang digunakan dalam pengabmas ini adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang GERMAS dan indikator keluarga sehat dengan ceramah menggunakan media leaflet. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan, masyarakat yang pengetahuannya baik meningkat sebesar 48,7% dibandingkan sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sehingga dapat disimpulkan pendidikan kesehatan tentang GERMAS dan indikator hidup sehat dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tengang GERMAS. Health development is essentially an effort carried out by all components of the Indonesian Nation which aims to increase awareness, ability and ability to live a healthy life for everyone in order to realize the highest degree of public health. The Healthy Life Society Movement (GERMAS) is one of the programs of the government to be able to realize the highest public health status. Sungsang Village is one of 17 villages in Banyuasin Regency. One of the problems that occurred in Sungsang Village was the low level of knowledge and awareness of the community towards the activities of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) and indicators of a healthy family. The purpose of this community service is to increase the ability and willingness of the community to carry out GERMAS activities by involving all aspects of the community, so that in the end it is expected to improve the quality of life of people in Sungsang Village. The method used in this community service is to provide health education about GERMAS and indicators of healthy families with lectures using leaflet media. After health education was carried out, the community with good knowledge increased by 48.7% compared to before it was given health education, so it can be concluded that health education about GERMAS and indicators of healthy living can increase the knowledge of GERMAS.