p-Index From 2021 - 2026
9.205
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen ITEj (Information Technology Engineering Journals) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Journal of Industrial Engineering Management Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Journal of Research and Technology EKONOMIS : Journal of Economics and Business JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Logistik International Journal of Industrial Optimization (IJIO) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Nusantara Science and Technology Proceedings Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Journal La Multiapp Indonesian Journal of Innovation Studies Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Jurnal Sains Student Research IIJSE Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Sains Serambi Engineering Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering Global Leadership Organizational Research in Management Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Lingkungan Kerja Fisik dan Penentuan Waktu Istirahat Kerja di PT. XYZ Azhar Muhammad Nurdin; Rusindiyanto Rusindiyanto; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.949 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.179

Abstract

Lingkungan kerja fisik dan kelelahan kerja merupakan aspek yang mempengaruhi performa tubuh dalam produktivitas kerja. Kedua aspek tersebut harus memiliki kondisi yang ergonomis dan sesuai dengan standar atau nilai ambang batas. Lingkungan kerja fisik meliputi pencahayaan, kelembaban, kebisingan, dan temperatur. Presentase cardiovascular load (CVL) diukur untuk mengetahui tingkat kelelahan pada pekerja. Kelelahan pada pekerja akan diperbaiki dengan penentuan waktu istirahat kerja. Kondisi lingkungan kerja fisik yang ergonomis pada area By Product Packing akan didapatkan apabila pencahayaan di area tersebut disesuaikan dengan standar minimal yang telah ditetapkan dan penambahan alat bantu seperti kipas angin dan exhaust udara diperbanyak agar sirkulasi udara di lokasi pekerja dapat berjalan dengan baik. Lalu, waktu istirahat kerja sebaiknya diterapkan pada pekerja By Product Packing sesuai dengan konsumsi energi rata-rata pekerja. Sehingga, perhitungan waktu istirahat kerja (Rest Period) dengan waktu kerja 8 jam/hari istirahat kerja dilakukan setiap 1 (satu) jam selesai melaksanakan pekerjaan dengan waktu istirahat kerja selama 20,7 menit setiap istirahat.
Penentuan Jumlah Teller Berbasis Beban Kerja dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) di PT.Bank Jatim. Rama Adi; Rusindiyanto Rusindiyanto
JUMINTEN Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.784 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.187

Abstract

Bank Jatim sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia sangat memperhatikan kepuasan nasabahnya. Hal ini diwujudkan salah satunya melalui inovasi yang tiada henti, baik dalam hal produk maupun layanan. Banyaknya jumlah transaksi di Bank Jatim membuat teller mengalami beban kerja yang berlebih, sehingga teller terlalu sibuk dan mudah mengalami kelelahan. Hal itu akan berdampak juga pada kinerja dari teller itu sendiri. Sehingga dalam upaya meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen, beban kerja dari teller harus dapat dioptimalkan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis beban kerja yang bertujuan untuk mengetahui jumlah jam kerja produktif dan tidak produktif yang dilakukan selama teller beraktivitas. Metode yang tepat untuk menyelasaikan masalah tersebut adalah menggunakan metode Full Time Equivalent.. Dari hasil penelitian Beban kerja Teller Loket di PT. Bank Jatim Surabaya, untuk Teller 1 memiliki beban kerja sebesar 1,46 dinyatakan Overload, Teller 2 memiliki beban kerja sebesar 1,47 dinyatakan Overload, Teller 3 memiliki beban kerja sebesar 1,48 dinyatakan Overload, Teller 4 memiliki beban kerja sebesar 1,48 dinyatakan Overload, Teller 5 memiliki beban kerja sebesar 1,41 dinyatakan Overload, Teller 6 memiliki beban kerja sebesar 1,29 dinyatakan Overload, Teller 7 memiliki beban kerja sebesar 1,27 dinyatakan Normal, Teller 8 memiliki beban kerja sebesar 1,24 dinyatakan Normal, Teller 9 memiliki beban kerja sebesar 1,24 dinyatakan Normal, Teller 10 memiliki beban kerja sebesar 1,23 dinyatakan Normal, dengan total beban kerja seluruh Teller tersebut sebesar 13,57 dan nilai rata-rata seluruh Teller tersebut sebesar 1,357. Jumlah Teller shift pagi di PT. Bank Jatim Surabaya ada 10 Teller , agar menjadi optimal maka dilakukan penambahan 3 Teller menjadi 13 Teller, sehingga nilai rata-rata beban kerja sebesar 1,04 atau normal karena berada antara 1-1,28
Perancangan dan Pengembangan Meja Rias yang Ergonomis dan Multifungsi dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) di Surabaya Nike Illiyine Pangestuti; Rusindiyanto Rusindiyanto; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.147 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.202

Abstract

Di era kemajuan teknologi, perkembangan produk semakin berkembang dan inovatif. Hal ini juga diterapkan pada perancangan produk furniture yang ditawarkan di pasaran dengan harga yang murah dan desain yang berkualitas. Saat ini para produsen furniture hanya fokus kepada desain perkembangan zaman yang saat ini sedang tren di masyarakat tanpa melihat aspek ergonomi pada produk furniture tersebut. Dengan ruangan yang tidak luas maka produk ini memiliki fungsi yang serbaguna dan kelebihan dalam hal kapasitas sangat tepat digunakan untuk ruangan yang sempit dan terbatas. Quality Function Deployment (QFD) merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui keinginan konsumen dengan mengumpulkan customer voices dan customer needs. Dari rancangan meja rias usulan yang ergonomis dan multifungsi ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding meja rias awal, selain lebih sesuai ukurannya yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, meja rias ini memiliki beberapa fungsi yang tidak dimiliki oleh meja rias awal yaitu sebuah meja rias yang dapat dilipat dan kursi yang dapat dijadikan satu, jadi meja rias ini tidak membutuhkan ukuran yang luas saat tidak digunakan. Meja rias ini juga dilengkapi tempat penyimpanan yang cukup sehingga dapat digunakan lebih maksimal. Nilai mean Importance To Customer meja rias awal 3,46 dan nilai mean Customer Satisfaction Performance 4,5, maka meja rias usulan lebih ergonomis dibandingkan dengan meja rias awal.
Usulan Perancangan Ulang Tata Letak Gudang Produk Jadi dan Bahan Baku dengan Metode Shared Storage di PT. Temprina Media Grafika Surabaya Noval Dwi Aryadipura; Rusindiyanto Rusindiyanto; Erlina Purnamawaty
JUMINTEN Vol 2 No 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.165 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.220

Abstract

PT. Temprina Media Grafika adalah bagian dari Jawa Pos Group yang bergerak di bidang jasa percetakan dan kardus. Permasalahan yang dialami oleh PT. Temprina Media Grafika adalah penempatan produk jadi yang berada di area gudang tidak berada pada satu area yang sama,sehingga didalam hal ini harus mencari dan menata ulang dalam pengambilan produk. Untuk meningkatkan efisiensi dari penggunaan material handling maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan kebutuhan luas area yang dibutuhkan untuk gudang barang jadi dan merancang tata letak gudang usulan gudang barang jadi di PT. Temprina Media Grafika, sehingga dapat mempermudah proses penyimpanan dan pengeluaran barang dari gudang barang jadi, namun tetap mempertahankan luas gudang yang sudah ada dengan menggunakan metode Shared Storage. Metode Shared Storage adalah suatu penyusunan area-area penyimpanan berdasarkan kondisi luas lantai gudang, kemudian diurutkan dari area yang paling dekat sampai area yang terjauh dan pintu keluar masuk sehingga penempatan barang yang akan segera dikirim diletakkan pada area yang paling dekat dan begitu seterusnya. Shared storage dianggap sebagai sistem pemindahan barang yang tepat terhadap suatu produk. Pengujian yang dilakukan terhadap desain tata letak awal menghasilkan 641 m dan pada kondisi usulan penerapan metode shared storage didapat 254 m, maka diketahui terjadi penurunan jarak total material handling dengan selisih sebanyak 387 m atau terdapat penurunan sebesar 60.37 %.
Pemilihan Supplier Bata Ringan Sebagai Bahan Baku Bangunan dengan Metode AHP dan Topsis di PT. CPS Radifan Dimasyqi; Dira Ernawati; Rusindiyanto Rusindiyanto
JUMINTEN Vol 2 No 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.688 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.223

Abstract

Kegiatan strategi salah satunya adalah memilih supplier, terlebih apabila supplier tersebut akan menjadi supplier jangka waktu yang lama. PT. Cahaya Padu adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Jasa Konstruksi yang di dalamnya melakukan aktivitas proses pengadaan, termasuk di dalamnya proses penentuan supplier. Dalam melakukan proses produksi bangunan, PT. Cahaya Padu membutuhkan bahan baku utama yaitu bata ringan (Autoclaved Aerated Concrete). PT. Cahaya Padu belum memiliki supplier utama bata ringan AAC, dan Pemilihan supplier dilakukan secara subjektif dan berdasarkan harga termurah tanpa melakukan perhitungan tertentu. Hal tersebut mengakibatkan beberapa masalah seperti keterlambatan pengiriman yang mengakibatkan perusahaan harus order pada supplier lain. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung bobot kriteria supplier bata ringan dan memilih supplier bata ringan yang terbaik berdasarkan bobot kriteria yang ditentukan oleh PT. Cahaya Padu. Langkah penentuan kriteria evaluasi supplier ini dilakukan dengan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan melakukan perangkingan supplier dengan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Dari hasil penelitian diperoleh pembobotan 5 kriteria yaitu kriteria Harga, Kualitas, Pengiriman, Reputasi dan Posisi dalam Industri, dan Sistem Komunikasi dengan hasil tertinggi yaitu kriteria harga yang berbobot dengan nilai 0,56165. Hasil perangkingan supplier didapatkan supplier bata ringan terbaik yaitu PT. Sinar Indogreen Kencana dengan Nilai Preferensi sebesar 0,76858.
Analisis Human Error pada Proses Produksi Gula dengan Menggunakan Metode Sherpa dan Heart Untuk Meminimalkan Kecelakaan Kerja di PG Rejo Agung Baru Madiun Vensa Aldian Alfano; Rusindiyanto Rusindiyanto
JUMINTEN Vol 2 No 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.828 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.277

Abstract

Kesalahan manusia (human error) memiliki keterkaitan dengan tujuan dari analisis keandalan manusia (Human Reliability Analysis). Kecelakaan kerja pada PG Rejo Agung Baru Madiun sebagian besar disebabkan oleh banyak faktor salah satunya ialah kelalaian manusia (human error). SHERPA merupakan salah satu metode untuk menganalisa terjadinya human error dengan menggunakan input hirarki task level dasar. Metode HEART adalah teknik yang digunakan dalam bidang penilaian keandalan manusia, untuk tujuan mengevaluasi kemungkinan kesalahan manusia terjadi diseluruh penyelesaian tugas tertentu. Fungsi utama proses perhitungan dengan metode HEART adalah untuk mengelompokkan task kedalam kategori generalnya dan nilai level nominalnya untuk human unreliability sesuai dengan tabel HEART Generic Task. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rekapitulasi nilai HEP untuk semua task yang menyebabkan error yaitu sebesar 0,2718 hasil ini menunjukkan bahwa probabilitas error yang dilakukan operator sebesar 27,18% dan terdapat 2 nilai HEP yang terbesar yaitu pada task 2.2 memanaskan nira hingga suhu tertentu dengan nilai HEP sebesar 0,952557 dan pada task 6.3 pengukuran gas menggunakan parameter PH dengan nilai HEP sebesar 0,849728.
Pemilihan Supplier Bahan Baku Rajungan Menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Dan ARAS (Additive Ratio Assessment) di PT. XYZ Fais Pramudya Mulya; Rusindiyanto Rusindiyanto
JUMINTEN Vol 2 No 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.48 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.287

Abstract

Pemilihan supplier yang tidak tepat dapat menghambat kegiatan produksi sebuah perusahaan mulai terlambatnya supply bahan baku hingga tidak sesuainya kualitas dengan yang diharapkan.. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sumber daya alam yang baik terutama di sektor maritim. Salah satu industri yang memanfaatkan hal tersebut adalah PT. XYZ yang bergerak dibidang industri pengalengan Rajungan dengan sistem produksi berupa make to order. Permasalahan utama bagi PT. XYZ adalah dalam pemilihan supplier bahan baku Rajungan. Dimana supplier tidak tepat waktu dalam memasok bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan sehingga berakibat pada mundurnya proses produksi dan tidak terpenuhinya permintaan konsumen. Untuk mengatasi permsalahan berikut peneliti menggunakan metode AHP (Anlitycal Hierarchy Process) dan ARAS (Additive Ratio Assessment). Metode AHP (Anlitycal Hierarchy Process) memiliki kelebihan dimana dapat dikerjakan secara hierarki sehingga mudah dimengerti oleh beberapa orang yang ingin mengambil keputusan. Metode ARAS (Additive Ratio Assessment) merupakan utilitas nilai fungsi yang menentukan efisiensi relatif kompleks dari beberapa alternatif yang layak, sehingga diharapkan perusahaan dapat mencapai tujuan yaitu mendapatkan supplier rajungan terbaik yang diinginkan oleh perusahaan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan urutan supplier dengan nilai terbesar yaitu, peringkat 1 supplier UD. Energi Hasil Laut (A4) dengan nilai K sebesar 0.164023, peringkat 2 supplier UD. Nurali (A5) dengan nilai K sebesar 0.151996, peringkat 3 supplier UD. Merdeka (A3) dengan nilai K sebesar 0.14022.
ANALISIS TEORI PERMAINAN DAN SWOT UNTUK PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN HANDPHONE (STUDY KASUS DI SIDOARJO) Renny Agustini S; Rusindiyanto Rusindiyanto
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 13 No 2 (2018): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.302 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v13i2.36

Abstract

Kemajuan teknologi semakin berkembang sejalan dengan kemajuan zaman. Berbagai macam teknologi baru ditemukan untuk membantu meringankan kerja manusia dalam berbagai hal, misalnya dalam bidang komunikasi (Merek Handphone). Merek Handphone di Indonesia saat ini cukup banyak. Dari banyaknya merek Handphone yang tersedia maka terjadi persingan yang sangat pesat dengan meningkatkan kualitas dan mutu yang dapat memicu peralihan dari satu produk ke produk yang lain yang bisa mengakibatkan penurunan pangsa pasar. Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti dalam penelitian adalah mengetahui pangsa pasar dari setiap merek Handphone dengan menggunakan metode teori permainan dan SWOT untuk menentukan strategi pemasaran produk Handphone. Teori Permainan dan analisa SWOT untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat. Dengan harapan produsen handphone dapat mempertahankan dan meningkatkan volume penjualan produknya sehingga mampu meraih pangsa pasar yang diinginkan. Hasil Pengolahan dan analisis baik dari teori permainan dan analisa SWOT bahwa pangsa pasar Blackberry bisa naik kembali, tetapi tidak hanya handphone Blackberry saja yang menghasilkan strategi, Nokia, dan Samsung pun menghasilkan strategi yang digunakan untuk mengimbangi strategi dari handphone Blackberry. Setelah dilakukan pengolahan dengan menggunakan teori permainan didapatkan handphone Blackberry menggunakan strategi iklan, Nokia menggunakan strategi harga dan iklan, dan Samsung menggunakan strategi iklan. Sedangkan hasil perencanaan strategi SWOT pada penerapan matriks Internal Ekternal posisi Blackberry berada koordinat (0,06 ; 1,13), Nokia berada koordinat (0,2 ; 0.09), Samsung berada koordinat (0,51 ; 0,9) artinya bahwa posisi ini berada pada kolom I, yaitu menunjukkan Blackberry, Nokia dan Samsung harus menerapkan strategi pertumbuhan. Dari analisa strategi posisi Blackberry, Nokia dan Samsung terletak pada kuadran I yang berarti Blackberry, Nokia dan Samsung mendukung kegiatan strategi agresif sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada
ANALISA PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE GABUNGAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN JUST IN TIME (JIT) DI UD. SUPER MEKAR GRESIK Rusindiyanto Rusindiyanto; Yustina Ngatilah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 13 No 1 (2018): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.468 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v13i1.63

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melakukan perencanaan pengendalian persediaan bahan baku yang optimal sehingga meminimasi total biaya persediaan bahan baku kerupuk bawang. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu Variabel terikat adalah total biaya persediaan bahan baku kerupuk bawang, Variabel bebas antara lain Data pembelian bahan baku, Data pemakaian bahan baku, Data frekuensi pemesanan bahan baku, Data harga biaya bahan baku, Data sisa persediaan bahan baku, Data biaya penyimpanan bahan baku dan Data biaya pemesanan bahan baku. Metode pengolahan data menggunakan metode usulan yaitu metode gabungan Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). adalah Membandingkan data dari dua kondisi dimana kondisi perusahaan dari segi kuantitas bahan baku dan total biaya persediaannya dengan metode usulan yaitu metode gabungan EOQ dan JIT. Hasil penelitian menggunakan metode gabungan EOQ dan JIT menghasilkan total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp 7.045.974.029 memberikan minimasi total biaya persediaan sebesar Rp 142.540.866. Penghematan efisiensi biaya yang dihasilkan sebesar 18%.
ANALISA PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE GABUNGAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN JUST IN TIME (JIT) DI UD. SUPER MEKAR GRESIK Rusindiyanto Rusindiyanto; Yustina Ngatilah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 13 No 1 (2018): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.468 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v13i1.63

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melakukan perencanaan pengendalian persediaan bahan baku yang optimal sehingga meminimasi total biaya persediaan bahan baku kerupuk bawang. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu Variabel terikat adalah total biaya persediaan bahan baku kerupuk bawang, Variabel bebas antara lain Data pembelian bahan baku, Data pemakaian bahan baku, Data frekuensi pemesanan bahan baku, Data harga biaya bahan baku, Data sisa persediaan bahan baku, Data biaya penyimpanan bahan baku dan Data biaya pemesanan bahan baku. Metode pengolahan data menggunakan metode usulan yaitu metode gabungan Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). adalah Membandingkan data dari dua kondisi dimana kondisi perusahaan dari segi kuantitas bahan baku dan total biaya persediaannya dengan metode usulan yaitu metode gabungan EOQ dan JIT. Hasil penelitian menggunakan metode gabungan EOQ dan JIT menghasilkan total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp 7.045.974.029 memberikan minimasi total biaya persediaan sebesar Rp 142.540.866. Penghematan efisiensi biaya yang dihasilkan sebesar 18%.
Co-Authors Adelencia, Vallent Arfi Aditya Fahmi Nurwicaksono Aditya Yusuf Indrastana Akhmad I. Fajar Alfin B. Maulana Alfin, Muhammad Alfitri Dilla Anggraeni Alfitri Dilla Anggraeni Aprizal, Irene Rizda Septiani Arief Sulistyo Wibowo Aryaduta, Galang Aryani, Enny Athalarvin Nabilfathin Arvin Azhar Muhammad Nurdin Azhar Muhammad Nurdin Azizy, Annisa Rahmi Baiq Azka Lazuardina Catur A. Pamungkas D, Muhammad Yafi Deni Deni Dhifa Farah Dicya, Bintara Putra Dira Ernawati Endang Pudji W Erlangga E. Taruna Erlina Purnamawati Erlina Purnamawaty Fadilla Umeida Putri Fahmi Ali Fahmi Ali Fais Pramudya Mulya Fais Pramudya Mulya Farah, Dhifa Friska Aryanti Gufron, Achmad Hafid Syaifullah Hatta Makarim Hayati, Kinanti Resmi Ifwarisan Defri Ignadia Zain Balqis Imam Ramadhani Intan Normania Iriani Irma Dani Br Sinulingga Isna Nugraha Isna Nugraha Jeremiah Batista Hutagaol Joumil Aidil Saifuddin Khomsus SF Lazuardina, Baiq Azka M Fayshal Ferdiansyah M. Frizky Feri Setiawan Maulana Malik Agungdiningrat Mega Cattleya Prameswari Annissaa Islami Mega Nanda A.W Moch. Annas Hidayatulloh Moh. Miladun Hakimin Alim Mohammad Shodiq Wahyu Riamto Muhammad Zaky Mubarok Musyaffa, Akmal Fikri Faaiz Najmuddin Syah, Mochammad Dhia Nike Illiyine Pangestuti Nike Illiyine Pangestuti Noval Dwi Aryadipura Noval Dwi Aryadipura Nugraha, Isna Nur Rahmawati NUR RAHMAWATI Pradanarka, Andyas Mukti Priyatna Septedi Inrianto purba, Willy Putri, Firda Amalia Qurratul Aini Raden Bramantia Rukmana Radifan Dimasyqi Radifan Dimasyqi Rafida, Halimas Nafi Rahmatillah, Hassan Rakhmanhuda, Iffad Rama Adi Rama Adi Ramadhani, Imam Ramadhany Novitasari, Syafira Rega Fahmi Rivaldy Rega Fahmi Rivaldy Renny Agustini S Revica Tauriza Alfiane Riyadi, Attila Daffa Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rochmatullah, Faris Yasin Romadoni, M Ilham Sabrina Salma Nabila Sarah Aliyah Sabhirah Shafira Sausan Ferinanda sholeha, fitriatus Sinulingga, Irma Dani Br Sitanggang, Antonius Nathanael Sugianto, Moch. Febri Sunardi Sunardi Tino Aprilyanto Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Trinisa, Lerinda Ubaidillah Ubaidillah Ubaidillah Vensa Aldian Alfano Vensa Aldian Alfano Willy Purba Winursito, Yekti Condro Yekti Condro Winursito Yekti Condro Winursito Yus Ardianto ZAHRA, SALSABILA AULIA Zamroni Makruf Zamroni Makruf