Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG IKAN DALAM PAKAN COMPLATE FEEDTERHADAP KONSUMSI PAKAN DOMBA EKOR GEMUK (DEG) Arya Adhi Prasetyo; Dyanovita Al Kurnia; Arif Arya Hertanto
REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan Vol 3, No 1 (2021): REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rekasatwa.v3i1.11141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung ikan dalam pakan complete feed terhadap konsumsi pakan Domba Ekor Gemuk (DEG). Materi pada penelitian ini adalah 8 Domba Ekor Gemukdengan pengelompokan menjadi 2 kelompok berdasarkan jenis kelamin yaitu 4 ekor Jantan dan 4 ekor Betina, pakan yang digunakan pada penelitian ini adalah complete feed yaitu P0 sebagai kontrol dengan 0% tepung ikan, P1 dengan 5% tepung ikan, P2 dengan 10% tepung ikan dan P3 dengan 15% tepung ikan. Hasil peenelitian ini menunjukan bahwa pemberian tepung ikan dalam pakan complete feed tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap Konsumsi Pakan P0 (1014,21±173,95g/kg BB0.75), P1 (751,97±46,62g/kg BB0.75), P2 (780,49±49,42 g/kg BB0.75), P3 (718,23±70,03g/kg BB0.75), Konsumsi Protein P0 (12,94±0,60g/kg BB0.75),P1 (11,76±0,52g/kg BB0.75), P2 (12,63±0,64g/kg BB0.75),P3 (12,27±0,32g/kg BB0.75) dan Konsumsi Energi P0 (2307,12±108,31 kcal), P1 (2008,63±87,62kcal), P2 (2141,98±107,91kcal), P3 (2088,60±53,78kcal) dan terdapat pengaruh nyata (P<0,05) terhadap Konsumsi Bahan Kering P0 (77,76±3,65g/kg BB0.75), P1 (59,84±2,61g/kg BB0.75), P2 (66,35±3,34g/kg BB0.75), P3 (64,27±1,65g/kg BB0.75) Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung ikan dalam pakan complete feedtidak berpengaruh nyata terhadap Konsumsi Pakan, Konsumsi Protein dan Konsumsi Energi (P>0.05) dan berpengaruh nyata terhadap Konsumsi Bahan Kering (P<0,05).
Pengaruh Pemberian Gula Merah Aren dalam Air Minum Terhadap Konsumsi Pakan dan Pertambahan Bobot Badan Itik Peking Bayu Rahmat Wijaya; Mufid Dahlan; Dyanovita Al - Kurnia
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 01 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i01.7

Abstract

Itik peking berasal dari China, popularitas itik ini sangat terkenal dengan pertambahan bobotnya yang sangat baik dan dikenal sebagai penghasil daging di seluruh Asia. Itik peking ialah salah satu tipe itik yang dikembangbiakkan untuk diambil dagingnya, karena pertambahan bobot badannya lebih cepat dibanding jenis itik lainnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat adakah pengaruh penambahan gula aren yang diberikan air minum terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan itik peking umur 15-35 tahun. Penelitian ini dilakukan di UPT Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan pada tanggal 6 April - 26 April 2019. Bahan yang digunakan adalah 60 ekor itik peking yang dipelihara sepanjang 20 hari. Riset ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan serta 3 ulangan (setiap ulangan terdiri atas 5 ekor itik). Perlakuan gula aren dalam air minum terdiri dari P0 (ransum basal + Air minum dengan gula aren 0%), P1 (ransum basal + air minum dengan pemberian gula aren 10%), P2 (ransum basal + air minum dengan gula merah). Aren 15%), P3 (Ransum basal + Air minum dengan gula aren 20. Variabel yang menjadi pengamatan ialah konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan itik peking. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian gula merah pada air minum tidak berpengaruh signifikan (P> 0.05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan itik peking. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian gula merah dalam air minum tidak dapat meningkatkan konsumsi dan pertambahan bobot badan itik peking.
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya) dalam Pakan Terhadap Konsumsi dan Hen Day Production Ayam Petelur Agung Wijaya; Dyanovita Al Kurnia; Muridi Qomaruddin; Nuril Badriyah
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 01 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i01.9

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dadapan Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, pada tanggal 2 Mei hingga 30 Mei 2019. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat adakah pengaruh pemberian tepung daun pepaya dalam pakan terhadap konsumsi dan Hen Day Production ayam petelur. Hasil studi ini diharapkan dapat memberi kebermanfaatan serta informasi kepada usaha peternakan khususnya peternak ayam petelur, jika hasil penelitian menunjukkan terdapat hasil positif pada pengguna tepung daun pepaya maka hal itu akan meningkatkan nilai pada tepung daun pepaya. Materi penelitian ini menggunakan ayam petelur umur 34 - 38 minggu sejumlah 96 ekor dengan bobot rerata 1,7 - 1,8 kilogram, pakan yang digunakan adalah pakan 324KJ sebagai kontrol dan tepung daun pepaya sebagai pakan perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan serta 3 kali pengulangan. Perlakuan meliputi pemberian tepung daun pepaya sebesar 4%, 6%, 8%. Cara pengambilan data untuk semua perlakuan adalah mengamati tentang perameter yang diuji yang terdiri dari konsumsi dan hen day production. Data diujinmenggunakan uji analisis ragam (ANOVA). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa unit perlakuan tidak berbeda signifikan terhadap perlakuan kontrol untuk parameter yang diuji. Hasil analisis ragam pada konsumsi dan hen day production menunjukkan bahwa F hitung < F tabel yang berarti bahwa H0 diterima dan H1 ditolak (tidak berbeda nyata terhadap parameter yang diuji).
Pengaruh Pemberian Gula Merah Dalam Air Minum Terhadap Feed Convertion Ratio Itik Peking Pedaging Abdu Rozak Rafsanjani; Dyanovita Al Kurnia; Muridi Qomaruddin
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 01 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i01.10

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian gula merah dalam air minum terhadap Feed Convertion Ratio (FCR) pada itik pedaging. Metode yang digunakan adalah pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam arah yang sama dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pemberian gula merah untuk air minum bebek yang diberikan adalah P0 = 0%, P1 = 10%, P2 = 15%, P3 = 20% pada itik tua 15 hari. Parameter yang diuji adalah rasio konversi pakan (FCR) itik selama penelitian. Hasil analisis varians (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian gula merah dalam air minum tidak memiliki efek yang signifikan (P>0,05) pada nilai Feed Convertion Ratio (FCR). Sedangkan hasil analisis statistik menemukan bahwa perlakuan yang memberikan nilai kecenderungan yang lebih baik terhadap Feed Convertion Ratio (FCR) pada itik adalah P2, yaitu perlakuan dengan gula merah 15% dalam air minum bebek walaupun tidak berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Disarankan untuk melakukan penelitian dengan memberi gula merah lebih dari 20%. Juga direkomendasikan untuk melakukan penelitian tentang kualitas daging yang dihasilkan sehingga data penelitian tentang pengaruh gula merah dapat diperoleh dengan lebih lengkap.
Pengaruh Pemberian Tepung Jangkrik (Gryllus sp) dalam Ransum Terhadap Konsumsi Pakan dan Pertambahan Bobot Badan pada Ayam Jawa Super Feri Susanto; Nuril Badriyah; Dyanovita Al-Kurnia
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 02 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i02.14

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada maret hingga april 2019. Pengambilan data dilakukan di Agri Science Tecknopark Universitas Islam Lamongan. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat adakah pengaruh pemberian tepung jangkrik (grillus sp) dalam ransum terhadap pertambahan bobot badan ayam jawa super. Penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai bahan informasi dan pertimbangan tentang pembuatan pakan yang mengunakan tepung jangkrik. Materi menggunakan 60 ekor ayam jawa super yang tidak dibedakan jenis kelaminnya (unsex), dengan bobot awal rata-rata 37,5 gr/ekor. Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan digunakan dalam penelitian ini. 4 perlakuan tersebut terdiri dari P0: 100% pakan komersil, P1: Pakan komersil 99% + 1% tepung jangkrik, P2: Pakan komersil 98% + 2% tepung jangkrik, P3: Pakan komersil 97% + 3% tepung jangkrik, setiap ulangan berisikan 5 ekor DOC ayam jawa super. Variable yang di amati ialah konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan ayam jawa super. Data dianalisis dengan mengunakan metode statistik Rancangan Acak Lengkap. Penimbangan bobot badan dilakukan tiap satu minggu sekali. Hasil sidik ragam memperlihatkan bahwa pengunaan tepung jangkrik dalam ransum pada taraf pemberian 3% tidak berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan ayam jawa super. Diketahui rerata pertambahan bobot badan ayam jawa super tertinggi adalah 234,30 g/ekor/minggu pada (P3) dengan 3% penambahan tepung jangkrik, dan diikuti dengan pakan kontrol tanpa penambahan tepung jangkrik (P0) dengan jumlah bobot badan sebesar 227,30 g/ekor/minggu. Selanjutnya di ikuti penambahan level 1% (P1) dengan jumlah bobot badan sebesar 220,70 g/ekor/minggu, lalu penambahan level 2% (P2) dengan jumlah bobot badan yang paling rendah sebesar 212,70 g/ekor/minggu.
Pengaruh Pemberian Tepung Ulat Kandang (Alphitobius Diaperinus) Pada Pakan Terhadap Performa Produksi Puyuh Petelur (Coturnix Coturnix Japonica) Candra Wahyu Setyawan; Wahyuni Wahyuni; Dyanovita Al-Kurnia
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 02 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i02.15

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian tepung ulat kandang Alphitobius diaperinus) pada pakan terhadap performa produksi puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica). Riset memakai metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan, 3 ulangan serta setiap ulangan memakai 10 ekor puyuh dengan jenis kelamin betina. Perlakuan P0 = 0%, P1 = 1%, P2 = 2%, dan P3 = 3% tepung ulat kandang dalam ransum pakan puyuh petelur. Parameter yang diamati pada penelitian ini yakni performa produksi (konsumsi pakan, produksi telur harian (HDP), konversi pakan serta income over feed cost). Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan konsumsi pakan puyuh saat penelitian pada perlakuan P0 (21,07±0,33 g/ekor/hari), P1 (21,01±0,58 g/ekor/hari) P2 (21,60±0,47 g/ekor/hari), P3 (21,93±0,04 g/ekor/hari). Rataan produksi telur P0 (82,77±3,375), P1 (82,00±9,02%), P2 (81,00±2,19%), dan P3 (88,44±9,53%). Rataan konversi pakan P0 (2,57±0,11) P1 (2,56±0,18) P2 (2,56±0,13) P3 (2,42±0,31). Rataan Income over feed cost P0 (Rp. 23,001±2,626) P1 (Rp. 21.854 ± 3.678) P2 (Rp. 22.762 ± 4.015) P3 (Rp. 25.793 ±7.003) Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemberian tepung ulat kandang (Alphitobius diaperinus) dengan taraf 1-3% pada pakan terhadap performa produksi (konsumsi pakan, konversi pakan, produksi telur harian (HDP) dan income ofer feed cost (IOFC)) burung puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica) secara statistik tidak berpengaruh nyata (P>0.05) pada setiap perlakuanya akan tetapi secara numerik hasil penelitian cenderung naik seiring dengan penambahan taraf tepung ulat kandang 1-3%.
Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Buah Naga (Hylocereus undatus) Sebagai Feed Additive dalam Pakan Terhadap Berat Karkas Ayam Broiler Nur Kholis; Dyanovita Al Kurnia; Edy Susanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.18

Abstract

Penelitian dilakukan selama 1 bulan yakni pada bulan Mei hingga Juni di kandang ayam Broiler peternakan rakyat milik Bapak Jumajak yang berlokasi di Desa Sambangrejo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kulit buah naga sebagai feed Additive dalam pakan terhadap berat karkas ayam broiler. Kegunaan dari penelitian in diharapkan mampu mengembangkan pemanfaatan limbah kulit buah naga menjadi feed Additive produk peternakan yang ekonomis. Materi memakai ayam broiler umur sehari (Day Old Chick/DOC) sebanyak 60 ekor. Variabel pengamatan ialah berat karkas ayam broiler. Analisis data yang digunakan ialah analisis statistic Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pengaruh penambahan tepung kulit buah naga (Hylocereus Undatus) sebagai feed additive dalam pakan tidak memberikan pengaruh yang nyata (p>0,05) terhadap berat karkas ayam broiler. Akan tetapi penambahan berat karkas pada ayam broiler yang mengkonsumsi feed additive tepung kulit buah naga lebih tinggi daripada kontrol.
Analisis Pendapatan Ayam Broiler Pola Kemitraan Dengan Skala Usaha Yang Berbeda Di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Amar Yasir Wahyudi; Muridi Qomaruddin; Dyanovita AL - Kurnia
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 01 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v4i04.30

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah untuk menganalisis berapa besar pendapatan yang didapatkan dari usaha ternak ayam (broiler). Pola kemitraan di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah observasi serta wawancara secara langsung kepada peternak ayam broiler pola kemitraan yang ada di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada peternak ayam broiler di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pendapatan yang diperoleh yaitu pada skala usaha 3000-7500 adalah Rp 8.811.656. Pada skala usaha 7501-14000 adalah Rp 13.944.176 dan pada skala usaha 14001-22000 adalah Rp 19.357.037. Usaha ini dikatakan layak pada ketiga skala kepemilikan dengan nilai R/C ratio >1 yaitu pada skala kepemilikan 3000-7500 adalah 1,051, pada skala kepemilikan 7501-14000 adalah 1,042, dan pada skala kepemilikan 14001-22000 adalah 1,028.
Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Buah Naga (Hylocereus Undatus) Sebagi Feed Additive dalam Pakan Terhadap Produktivitas Ayam Broiler Pramatika Bida Perawati; Dyanovita Al-Kurnia; Muridi Qomarudin Muridi Qomarudin
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 01 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v4i01.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit buah naga (Hylocereus undatus) berfungsi sebagai feed additive dalam pakan terhadap produktivitas ayam broiler yang diukur melalui dua variable, yakni: konsumsi pakan serta Pertambahan Bobot Badan (PBB). Materi yang digunakan pada penelitian ini ialah DOC Strain MB platinum dari PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Sebanyak 60 ekor tanpa dibedakan jenis kelaminya mempunyai Bobot Badan awal rata - rata 39,01 g/ekor yang dipelihara selama 32 hari. Pakan yang digunakan ialah pakan komersial dan tepung kulit buah naga. Pemberian pakan diberikan sebanyak 2 kali sehari yakni di pagi dan sore hari, sedangkan air minum di berikan secara ad-libitum. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan tepung kulit buah naga pada pakan dengan taraf pemberian P0 = pakan komersial, P1 = pakan komersial + tepung kulit buah naga 0,6%, P2 = pakan komersial + tepung kulit buah naga 0,8% dan P3 = pakan komersial+tepung kulit buah naga 1%. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan 4 perlakuan serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung kulit buah naga pada pakan memberi pengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap konsumsi pakan dan Pertambahan Bobot Badan. Dimana konsumsi pakan terbaik pada P3 yaitu: 3085 g/ekor dan PBB terbaik pada P3 yaitu: 2007,4 g/ekor. Kesimpulan dari hasil penelitian ialah penambahan tepung kulit buah naga dalam pakan dengan taraf pemberian 1% memberikan hasil yang paling baik terhadap produktivitas ayam broiler.
Pengaruh Substitusi Konsentrat dengan Maggot Terhadap Konsumsi Pakan Ayam Boiler Robbi Erik Susanto; Dyanovita Al kurnia; Muridi Qomaruddin
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 02 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v4i02.60

Abstract

Pengumpulan data penelitian ini dilakukan selama 30 hari pada tanggal 1 Februari hingga 1 Maret 2020 di Peternakan Robbi Erik Susanto di Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat penggunaan tepung maggot pada boiler. terutama konsumsi pakan pada ayam Boiler. Materi penelitian adalah ayam Boiler strain Malindo sebanyak 34 ekor dengan bobot rata-rata 40 gram / ekor. Pakan yang dipakai ialah pakan stater berumur 1-21 hari, jenis pakan Malindo 8202 (berbentuk pellet). Menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengaruh setiap perlakuan terhadap tingkat konsumsi pakan boiler umur 3-31 hari tidak dipengaruhi oleh konsentrasi subtitus belatung terhadap konsumsi pakan broiler (P <0,05). Pada tingkat perlakuan P0 (0%), P1 (10%), P2 (20%), P3 (30%).