Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Subtitusi Konsentrat dengan Tepung Maggot terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Pakan Ayam Broiler Muhammad Luthfi Budianto; Dyanovita Al kurnia; Arif Arya Hertanto
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 03 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v4i03.66

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat pengaruh subtitusi konsentrat dengan tepung maggot terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam broiler. Materi menggunakan DOC umur 3 hari sebanyak 36 ekor, pakan yang dipakai ialah konsentart dengan merek MALINDO 8202-R, tepung maggot, jagung, dan bekatul dengan Perlakuan P0 Kosentrat 30%, bekatul 10%, jagung 60%, maggot 0%, P1 Kosentrat 20%, bekatul 10%, jagung 60%, maggot 10%, P2 Kosentrat 10%, bekatul 10%, jagung 60%, maggot 20%, P3 Kosentrat 0%, bekatul 10%, jagung 60%, maggot 30%. Metode penelitian ialah RAL (Rancangan Acak Lengkap) menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pada tiap perlakuan digunakan 9 ekor ayam dan di setiap perlakuan digunakan 3 ulangan dan disetiap ulangan isi dengan 3 ekor ayam. Dari hasil penelitian diperoleh rataan dan standar deviasi pertambahan bobot badan harian ayam broiler. Analisis ragam memperlihatkan bahwa penambahan tepung maggot tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap pertambahan bobot badan. Pada penelitian yang telah dilakukan menggunakan perlakuan P0 (0%), P1 (10%), P2 (20%), P3 (30%) diperoleh hasil rerata pertambahan bobot badan ayam broiler dengan perlakuan 27.02 ± 0,30 (P0), 27.30± 0,31 (P1), 27.54 ± 0,11 (P2), 27.35 ± 0,36 (P3). Sedangkan hasil konversi pakan memperlihatkan hasil mengunakan komersil dengan penambahan tepung maggot dengan taraf pemberian P0 (0%), P1 (10%), P2 (20%), P3 (30%), yang nilai konversinya terendah ialah P1 (0,79±0,00) sedangkan nilai konversi tertinggi adalah P0 sebesar (0,83±0,02). Secara numeric antar perlakuan terdapat perbedaan dalam variable konversi pakan, hal ini terlihat pada nilai konversi pakan P1 (0,79±0,00), P2 (0,79 ± 0,02), P3 (0,80 ± 0,03), P0 (0,83 ± 0,02).
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Usaha Kerakyatan melalui Pemanfaatan Nugget Gondangan (Keong Sawah) Aneka Rasa “ Nunano-Nano” (PKM Di ” Desa Siser Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan Jawa Timur”) Dyanovita Al Kurnia
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v1i01.18

Abstract

Kondisi topografi Kabupaten Lamongan ditinjau dari ketinggian wilayah di atas permukaan laut dan kelerengan lahan menimbulkan masalah yakni seringnya banjir pada saat musim penghujan. Disaat musim penghujan Desa Siser kecamatan Laren menghasilkan limbah diantaranya adalah keong sawah. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan SDM masyarakat yang tergabung dalam PKK melalui pemanfaatan keong sawah yang berlimpah di musim hujan menjadi nugget gondangan keong sawah aneka rasa “nunano-nano” untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan adalah : pemetaan potensi lokasi, penyuluhan berkerjasama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Lamongan, penyediaan sarana yang dibutuhkan, pelatihan dan pendampingan pengolahan keong sawah dengan teknologi “Nugget aneka rasa Nunano-nano”. Luaran Kegiatan ini adalah Jurnal Ilmiah tentang pemanfaatan keong sawah sebagai nugget gondangan aneka rasa “nunano-nano”. Teknologi tepat guna tentang pengolahan hama menjadi bahan pangan bernutrisi tinggi. Modul pelatihan tentang pengawetan pangan nugget dari keong sawah. Seperangkat alat pembuatan nugget gondangan aneka rasa “nunano-nano”. Produk hasil pengolahan hama dengan teknologi nugget gondangan aneka rasa. Hasil kegiatan ini masyarakat sangat meminati olahan makanan nugget gondangan dengan hasil uji hedonic responden menghasilkan tingkat kesukaan sebesar 80 %.
Edukasi Teknologi Silase Wrap sebagai Solusi Penyimpanan Pakan Ternak Berkelanjutan Daning, Dewi Ratih Ayu; Perwitasari, Fitri Dian; Agustine, Restyana; Al Kurnia, Dyanovita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13904

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam mengelola pakan ternak secara berkelanjutan melalui teknologi silase wrap. Peternak ruminansia di desa tersebut menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pakan hijauan terutama pada musim kemarau. Silase wrap, sebagai inovasi pengawetan pakan dengan metode fermentasi anaerobik menggunakan plastik stretch film, diperkenalkan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi survei awal, sosialisasi, demonstrasi langsung, serta evaluasi dan pendampingan. Evaluasi peningkatan pengetahuan peserta dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test dengan 15 responden. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari rata-rata nilai pre-test (24,13) ke post-test (40,40), dengan N-gain rata-rata sebesar 0,62 (kategori Medium). Sebanyak 8 responden masuk kategori Medium, 5 responden High, dan hanya 2 responden yang berada dalam kategori Low. Peningkatan tertinggi terjadi pada responden dengan skor awal rendah, sedangkan beberapa responden dengan skor awal tinggi tidak menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan silase wrap efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak secara umum. Teknologi silase wrap dinilai praktis, ekonomis, dan mudah diterapkan oleh peternak rakyat. Program ini juga membuka peluang untuk replikasi di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa
Implementation of Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Extract Nanoemulsion on Production Performance and Income Over Feed Cost in Broiler Chickens Al Kurnia, Dyanovita; Dewi Ratih Ayu Daning; luki amar; Utari
Jurnal Ternak Vol. 16 No. 1 (2025): Juni, 2025
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v16i1.260

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of temulawak extract nanoemulsion (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) supplementation in drinking water on the production performance and Income Over Feed Cost (IOFC) of broiler chickens. The study utilized 100 broiler chickens of the Loghman MB 202 Platinum strain, which were randomly assigned into four treatments: P0 (control), P1 (4 mg/kg body weight), P2 (6 mg/kg body weight), and P3 (8 mg/kg body weight), with five replications per treatment. Data were analyzed using one-way ANOVA followed by Duncan’s multiple range test. The results showed that the P2 treatment (6 mg/kg) produced the best performance, with a final body weight of 1,677 g/bird, feed intake of 202.83 g/bird, and the lowest feed conversion ratio of 1.34. The highest IOFC was also observed in P2, amounting to Rp11,367/bird. In conclusion, supplementation of temulawak extract nanoemulsion at a dose of 6 mg/kg body weight effectively improved production performance and IOFC in broiler chickens and is recommended for implementation.
Proximat Composition of By-product of Indonesian Ongole Crossbreed Cattle Edy Susanto; A. Fadlilah; M.F Amin; Wahyuni; Dyanovita Alkurnia; Alfian Adi Atma; Wenny Ladhunka; Arif Arya; Lestariningsih
Jurnal Ternak Vol. 16 No. 1 (2025): Juni, 2025
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v16i1.266

Abstract

Ongole crossbreed cattle (OCC) is a type of local cattle in Indonesia. Exploration of the main products of local livestock, especially by product, of local Indonesian cattle has never been carried out. The important potential of the by-product is to combat protein malnutrition and food insecurity in many countries. The aim of the study was to explore the proximate composition. The research was carried out using the exploratory laboratory method by taking objects in the field and then analyzing them in the laboratory. Samples were taken from the Animal Slaughterhouse of Lamongan district which originated from 8 Farmers. The variables observed were proximate includes water content, protein, carbohydrate, fat and ash. The proximate composition was dominated by water and protein content with the highest average value obtained from the red offal species. Differences in proximate composition also occur between male OCC and female OCC.
Penyuluhan Penggemukan Ayam Broiler Berbasis Pakan Maggot di Desa Takeranklanting Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan Al Kurnia, Dyanovita; Aliyya, Wenny Ladhunka Nur; Susanto, Edy; Fadlilah, Anik; Atma, Alfian Adi; Hertanto, Arif Aria; Yusuf, Doni
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/51ye5g98

Abstract

Usaha ayam broiler merupakan salah satu sektor usaha untuk pemenuhan protein hewani yang potensial dikembangkan oleh pria atau wanita dan dapat dilakukan oleh ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) di Desa Takeranklanting, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Harapannya adalah agar dapat diperoleh pendapatan tambahan dari usaha yang bisa dilakukan dari rumah seperti budidaya ayam karena mudah digemukkan dan cepat dipanen dengan menggunakan bahan baku yang mudah didapat dilingkungan sekitar. Untuk itu diperlukan pemahaman terkait pemberian pakan yang tepat kuantitas dan kualitasnya melalui teknologi formulasi ransum menggunakan bahan baku pakan dari lingkungan sekitar peternak termasuk menggunakan maggot. Masalah yang dihadapi antara lain adalah kemampuan pengetahuan yang masih minim untuk memformulasi pakan. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama kurang lebih 90 menit dan di akhir sesi pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Adanya program pengabdian masyarakat yang berupa pelatihan penggemukan ayam broiler menggunakan bahan pakan maggot yang diikuti oleh ibu-ibu PKK di Desa Takeranklanting, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan cara melakukan formulasi ransum dengan menggunakan bahan-bahan pakan lokal dan maggot agar mempercepat masa panen dengan bobot ayam sesuai standar bobot potong
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SAGA (Abrus precatorius L.) PADA AIR MINUM TERHADAP JUMLAH CACING DALAM FESES AYAM PEDAGING: The Influence of Giving Ethanol Extract of Saga Leaves (Abrus precatorius L.) in Drinking Water on the Number of Worms in Broiler Chicken Feces Dyanovita Al Kurnia; Wenny Ladhunka Nur Alliya; Alfian Adiatma; Dwi Fatmawati
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.3202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun saga (Abrus precatorius L.) dalam air minum terhadap jumlah cacing dalam feses ayam broiler. Cacingan saluran pencernaan merupakan salah satu penyebab utama menurunnya performa pertumbuhan ayam. Tanaman saga diketahui mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, dan saponin yang berkhasiat sebagai anthelmintik. Penelitian ini menggunakan 100 ekor ayam broiler umur 0-30 hari yang dibagi secara acak ke dalam 4 kelompok perlakuan, yaitu P0 (kontrol, tanpa ekstrak), P1 ekstrak 0,5% (280 ± 15,8 butir/g), P2 ekstrak 1% (150 ± 7,9 butir/g), dan P3 ekstrak 1,5% (60 ± 7,9 butir/g). Ekstrak diberikan selama 30 hari berturut-turut melalui air minum. Sampel feses diambil pada hari ke-29 dan dianalisis menggunakan metode McMaster untuk menghitung jumlah telur cacing per gram feses (EPG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan P1, P2 dan P3 mengalami penurunan jumlah EPG yang signifikan (p<0,01) dibandingkan kontrol, dengan efektivitas tertinggi pada dosis 1,5% (60 ± 7,9 butir/g). Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun saga berpotensi sebagai agen anthelmintik alami pada ayam broiler.   Kata Kunci: Abrus precatorius L., ayam pedaging, antelmintik, cacing, feses, McMaster