Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan ChatGPT sebagai Media Pendukung Pembelajaran Mahasiswa Kevin Herlambang Dwi N; Usman Arfan; Alvonsius Bambang Hidayat; Istha; Marsel
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8589

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan ChatGPT sebagai media pendukung pembelajaran di kalangan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan secara daring kepada 20 mahasiswa aktif pada periode 23–31 Maret 2025. Kuesioner terdiri dari 22 pernyataan skala Likert (5 poin) yang mencakup empat dimensi: (A) pengetahuan dan penggunaan ChatGPT (5 item), (B) manfaat dalam pembelajaran (7 item), (C) kekhawatiran dan etika akademik (5 item), serta (D) dampak terhadap motivasi belajar (5 item), ditambah 3 pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,72 (kategori Tinggi). Bagian A memperoleh rata-rata 3,88, Bagian B 3,91, Bagian C 3,30, dan Bagian D 3,72. Mahasiswa memanfaatkan ChatGPT terutama untuk mengerjakan tugas, mencari referensi, dan meringkas materi. Kendala utama yang dilaporkan adalah ketidakakuratan jawaban dan keterbatasan akses internet.
Analisis Etika Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Penyusunan Tugas Kuliah Mahasiswa Aisyah Septianingsih; Usman Arfan; Sandy Mirongsenggo; Aderio J F Koten; Chalvin Manase Otniel Misiro
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8591

Abstract

Kemajuan teknologi Generative Artificial Intelligence atau yang biasa di sebut AI seperti ChatGPT, Gemini dan Claude telah mendorong transformasi signifikan dalam pendidikan tinggi, khususnya dalam penyusunan tugas akademik mahasiswa. Perkembangan ini tidak hanya meningkatkan efisien pembelajaran, tetapi juga menimbulkan persoalan etika dan tantangan terhadap integritas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan AI dalam penyusunan tugas akademik serta mengkaji implikasi etisnya dalam konteks pendidikan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literatur Review (SLR) dengan mengkaji literatur dari basis data Scopus, Web of Science, Google Scholar, arXiv, dan garuda pada priode 2021-2026. Kriteria inklusi meliputi artikel ilmiah yang relavan dengan etika penggunaan AI, integritas akademik, Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), serta dampak Generative AI terhadap pembelajaran mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Large Language Model (LLM) telah mengubah pola penyelesaian tugas akademik secra fundamental melalui kemampuan mennghasilkan teks secara otomatis. Penggunaan AI dipengaruhi oleh presepsi kemudahan dan manfaat teknologi sesuai dengan Technology Acceptance Model, serta norma sosial dan kontrol perilaku berdasarkan Theory Of Planned Behavor. Di satu sisi, AI memberikan manfaat berupa personalisasi pembelajaran dan percepat akses informasi; namun di sisi lain, penggunaan yang berlebihan menyebabkan ketergantungan, serta memunculkan bentuk plagiarisme baru yang sulit dideteksi oleh sistem tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan tinggi merupakan fenomena yang bersifat dualistik, sehingga diperlukan penguatan regulasi akademik, literasi etika digital, serta kesadaran pengguna untuk memastikan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab tanpa mengorbankan integritas akademik.
Belajar Hubungan Intensitas Penggunaan ChatGPT dengan Hasil Mahasiswa Jendi Payung; Usman Arfan; Yuansar P Lembang
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8592

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan mendasar dalam pola belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran intensitas penggunaan ChatGPT di kalangan mahasiswa, (2) mendeskripsikan gambaran hasil belajar mahasiswa, dan (3) menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan ChatGPT dengan hasil belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Universitas Negeri Jakarta semester genap 2024/2025, dengan sampel 120 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner intensitas penggunaan ChatGPT (25 butir, skala Likert 1–5, α = 0,891) yang mencakup empat dimensi: frekuensi, durasi, kedalaman interaksi, dan tujuan penggunaan; serta data hasil belajar berupa Indeks Prestasi Semester (IPS). Uji prasyarat meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji linearitas. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan: (1) rata-rata skor intensitas penggunaan ChatGPT sebesar 82,45 (kategori sedang-tinggi), (2) rata-rata IPS mahasiswa sebesar 3,28 (kategori baik), dan (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas penggunaan ChatGPT dengan hasil belajar mahasiswa (r = 0,612; r tabel = 0,179; p = 0,000 < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 37,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan ChatGPT secara terstruktur, terarah, dan kritis berkontribusi positif terhadap pencapaian akademik mahasiswa.
Dampak Penggunaan AI Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa di Era Digital Rafael M Nayoan; Usman Arfan; Marsya Laihan; Rian F Mnumandu; Marselus M Korme
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8594

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya Generative Artificial Intelligence, telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran di pendidikan tinggi dan memengaruhi cara mahasiswa memperoleh, mengelola, serta mengembangkan pengetahuan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan AI terhadap kemandirian belajar mahasiswa di era digital melalui pendekatan Mixed Method Systematic Literature Review (MMSLR). Proses telaah literatur mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan menganalisis 25 artikel final yang dipilih dari 150 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal pencarian. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengidentifikasi tren publikasi, karakteristik penelitian, dan fokus kajian, sedangkan analisis kualitatif dilakukan menggunakan Thematic Analysis untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berkontribusi positif terhadap peningkatan kemandirian belajar mahasiswa melalui penguatan Self-Directed Learning, Self-Regulated Learning, Learner Autonomy, Student Agency, AI Literacy, dan Personalized Learning. Pemanfaatan AI memungkinkan mahasiswa memperoleh akses informasi yang lebih luas, dukungan belajar yang lebih fleksibel, serta pengalaman pembelajaran yang lebih adaptif sesuai kebutuhan individu. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa risiko ketergantungan terhadap AI, penurunan kemampuan berpikir kritis, dan isu integritas akademik apabila teknologi digunakan secara berlebihan. Temuan penelitian menegaskan pentingnya literasi AI, penggunaan teknologi yang bertanggung jawab, serta tata kelola yang tepat untuk mengoptimalkan peran AI dalam mendukung kemandirian belajar mahasiswa di era digital.