Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny ā€œJā€ di Polindes Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang: Penelitian Murfi Hidamansyah; Holipah; Nur Jayanti; Imroatus Sholihah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.478

Abstract

Pembangunan kesehatan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional secara menyeluruh dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan angka kematian ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi persoalan serius dan prioritas pemerintah.Indikator AKI untuk menilai keberhasilan program kesehatan ibu dengan melihat rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas per-100.000 kelahiran hidup dan indikator AKB per-1.000 Kelahiran Hidup. Metode asuhan kebidanan ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan 7 langkah varney mulai dari pengkajian, interpretasi data, diagnosa dan masalah potensial, identifikasi kebutuhan tindakan segera, intervensi, implementasi dan evaluasi. Dilakukan pada Ny.J. dari usia kehamilan 35-39 minggu sampai masa nifas 50 hari. Kunjungan antenatal sebanyak 8 kali selama kehamilan di trimester I sebanyak 2 kali, trimester II sebanyak 1 kali dan trimester III sebanyak 5 kali. Asuhan masa kehamilan, bersalin dan bayi baru lahir, nifas hingga KB, dapat berjalan dengan lancar, serta ibu dan bayi dalam kondisi normal, juga pada ibu dan bayi sudah diberikan KIE selama proses asuhan dan pada masa nifas ibu sudah memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny.J diharapkan Ny.J. dapat menerapkan KIE yang telah diberikan oleh bidan.
STRATEGI PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM RANGKA MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI E-COMPLAINT (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang) Asmawati; Holipah
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fungsinya e-Government dalam pelayanan publik melalui Unit Layanan Pengaduan dan Informasi Masyarakat (ULPIM) sebagai sub-sistem dari Komisi Penanganan Pengaduan Masyarakat Kota Palembang yang secara khusus diberikan kewenangan untuk mengelola pengaduan berupa masukan, kritik, saran dan informasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan analisis kinerja Pemerintah Kota Palembang menuju pemerintahan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini yaitu: Mengetahui dan mendeskripsikan strategi penerapan e-government dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, yaitu metode yang menggunakan sudut pandang peneliti sebagai alat analisis utama. Hasil analisis dapat diketahui bahwa strategi penerapan e-government dalam meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang yaitu dengan menetapkan suprastruktur (kebijakan), pengembangan Sumber Daya Aparatur (SDA) Pemerintah Kota Palembang, menyediakan Infrastruktur Sistem Aplikasi melalu pembuatan situs di seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Palembang, menyediakan Pendanaan dalam keterhubungan dengan penanganan pengaduan dan informasi dan proses evaluasi juga dilakukan oleh dinas dalam rangka untuk memberikan jaminan bahwa e-Goverment dapat meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint. Faktor pendukung dalam pelaksanaan e-government yaitu: Adanya kesadaran dari SDM mengenai perlunya Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan Terdapat SDM yang peduli dengan pengembangan e-government di lingkungan Pemkot. Faktor penghambat: Kebijakan dan Prosedur yaitu komitmen pimpinan masih rendah; TIK. Faktor penghambat jika ditinjau dari faktor perangkat lunak/aplikasi yaitu pengembangan aplikasi masih parsial.