Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STRATEGI PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM RANGKA MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI E-COMPLAINT (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang) Asmawati; Holipah
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fungsinya e-Government dalam pelayanan publik melalui Unit Layanan Pengaduan dan Informasi Masyarakat (ULPIM) sebagai sub-sistem dari Komisi Penanganan Pengaduan Masyarakat Kota Palembang yang secara khusus diberikan kewenangan untuk mengelola pengaduan berupa masukan, kritik, saran dan informasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan analisis kinerja Pemerintah Kota Palembang menuju pemerintahan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini yaitu: Mengetahui dan mendeskripsikan strategi penerapan e-government dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, yaitu metode yang menggunakan sudut pandang peneliti sebagai alat analisis utama. Hasil analisis dapat diketahui bahwa strategi penerapan e-government dalam meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang yaitu dengan menetapkan suprastruktur (kebijakan), pengembangan Sumber Daya Aparatur (SDA) Pemerintah Kota Palembang, menyediakan Infrastruktur Sistem Aplikasi melalu pembuatan situs di seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Palembang, menyediakan Pendanaan dalam keterhubungan dengan penanganan pengaduan dan informasi dan proses evaluasi juga dilakukan oleh dinas dalam rangka untuk memberikan jaminan bahwa e-Goverment dapat meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint. Faktor pendukung dalam pelaksanaan e-government yaitu: Adanya kesadaran dari SDM mengenai perlunya Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan Terdapat SDM yang peduli dengan pengembangan e-government di lingkungan Pemkot. Faktor penghambat: Kebijakan dan Prosedur yaitu komitmen pimpinan masih rendah; TIK. Faktor penghambat jika ditinjau dari faktor perangkat lunak/aplikasi yaitu pengembangan aplikasi masih parsial.
Implementation of Lean Management to Improve Hospital Pharmacy Performance in Indonesia Mufida, Ifa; Amalia Rizki, Nurul; Holipah
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2025.011.01.6

Abstract

Hospital pharmaceutical supplies account for 40% to 50% of total hospital revenue.High quality pharmaceutical services in hospitals can be used as quality and cost controls in hospital performance assessment.  The lean concept is one of the hospital management approaches to provide high-quality services. How is lean implemented in pharmacy installation? Based on this literature study, it was found that the most common waste in outpatient pharmacies was waiting, followed by overprocessing, defects, and motion. In inpatient pharmacy, the dominant wastes are defects and waiting. Lean tool interventions that can be used in this case include value stream mapping (VSM), 5S, spaghetti diagrams, and kanban. Some studies also recommend taking into account the number of human resources in pharmacy services and optimizing the use of SIM-RS. Kaizen in the hospital service process can be done by creating a PDSA cycle. This study concluded that lean management can improve the performance of outpatient pharmacy installations in hospitals in Indonesia. However, the exact effect of lean management on inpatient pharmacy installations is unknown due to limited literature sources.                                                                          
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS XI DI SMAN 1 BLEGA Holipah; Ernawati; Bagus Imam Faisal; Diah Retna Yuniarti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48982

Abstract

This study aims to determine whether the implementation of the role playing method can increase students' concentration in civics learning at SMAN 1 Blega. The study employs a descriptive qualitative approach with 32 students from class XI as research subjects. Data collection techniques include observation through teaching module implementation sheets and student learning concentration questionnaires. The results indicate that the implementation of the PKn teaching module using the role-playing method is in the "good" category with an 80% percentage. The highest indicator is the teacher's ability to respond to student questions, reaching 100%, while the lowest indicators relate to initial motivation, aperception, and linking material to social life, each achieving 70%. Meanwhile, students' learning concentration reaches 88%, which is in the "very good" category. The five highest concentration aspects achieve 91%, including attention to teacher explanations, resilience against distractions, focus during discussions, attention during role-playing, and seriousness in participation. The relatively lower aspects are the ability to focus attention when the teacher asks questions (83%) and the ability to avoid other thoughts during learning (80%), both of which remain in the "good" category. This research concludes that the role-playing method is effective in improving the quality of lesson implementation while enhancing student concentration, particularly on PKn material about the formulation of Pancasila in the BPUPKI session. Students demonstrated the ability to maintain focus throughout the learning process, follow activities well, and actively participate in role-playing. Thus, the application of the role-playing method in PKn learning provides tangible support for students to be more focused, active, and enthusiastic in engaging in the teaching and learning process, making learning more meaningful, contextual, and enjoyable.