Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Model Project- Based Learning Terintegrasi STEAM terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Rezkillah, Inang Irma; Julaifah , Nurul; Ramadhani, Saidah; Kasturi, Kasturi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.702

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project- Based Learning terintegrasi STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Mataram. Rancanggan penelitian ini menggunakan non-equivalent kontrol   group design dengan jenis ekperimen semu. Sampel dalam penelitian berjumalah dua kelas dengan jumlah mahasiswa 79 mahasiswa. Sampel diberikan instrument tes pretest dan posttest dalam bentuk soal uraian. Hasil tes yang terkumpul dilakukan uji hipotesis menggunakan independent t test berbantuan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan nilai thitung > ttabel (6,331>2,000). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh postif dan signifkan model pembelajaran Project- Based Learning terintegrasi STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa.
Melestarikan Warisan Budaya Melalui Baju Adat di Sekolah Dasar Cantika Kutari, Marsya; Haifaturrahmah; Inang Irma Rezkillah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35187

Abstract

Masuknya gaya hidup modern dan dominasi budaya asing berpotensi menggeser nilai-nilai budaya tradisional, sehingga diperlukan upaya pelestarian sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis baju adat sebagai media untuk melestarikan warisan budaya di tingkat sekolah dasar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pakaian tradisional melalui kurikulum berbasis budaya, kegiatan rutin di sekolah, dan kolaborasi dengan komunitas lokal dapat secara efektif menumbuhkan pemahaman dan kebanggaan siswa terhadap warisan budayanya. Pembelajaran nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam pakaian adat, seperti batik, terbukti mampu memperkuat identitas budaya dan karakter siswa. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa minimnya pengetahuan guru dan keterbatasan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang inovatif dan sistematis untuk menjadikan baju adat sebagai bagian yang bermakna dalam pendidikan dasar.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI TANGGUNG JAWAB DI SEKOLAH DASAR Herly Yuniarti; Haifaturrahmah; Inang Irma Rezkillah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35911

Abstract

Character education is an important foundation in shaping a generation with noble and responsible character. Teachers have a central role in instilling the value of responsibility through role models, habituation, and meaningful learning in elementary schools. This study aims to analyze the role of teachers in instilling the value of responsibility and the factors that influence its success. The method used is a library research with a qualitative descriptive approach to ten journal articles on character education and the role of teachers in elementary schools. The results show that teachers act as role models, guides, motivators, and evaluators in shaping students' responsible character. Supporting factors include a conducive school environment, parental support, and positive habits, while obstacles that arise include low student awareness and external environmental influences. In conclusion, the role of teachers is not only focused on the transfer of knowledge, but also the formation of personality through role models and the continuous habituation of the value of responsibility.
EFEKTIVITAS SENAM PAGI SEBAGAI UPAYAH MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK USIA DINI DI SEKOLAH DASAR Nindia wulandari; Haifaturrahmah; Inang Irma Rezkillah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36305

Abstract

The decline in physical activity levels among school-age children is a global issue that impacts their physical and psychosocial health. The lack of physical activity in schools can exacerbate sedentary lifestyles, contributing to an increased risk of chronic diseases in the future. This study aims to analyze the effectiveness of morning exercise as a school-based intervention to improve physical fitness, fundamental motor skills, cognitive function, and psychosocial well-being in elementary school children. The method used is a Systematic Literature Review (SLR), gathering data from articles published between 2021 and 2025 through searches in databases such as Scopus, PubMed, and Google Scholar. Selected articles were narratively analyzed using qualitative data analysis techniques to identify emerging patterns in research related to the impact of morning exercise on children. The results indicate that morning exercise significantly improves cardiorespiratory endurance, muscle strength, and body composition, as well as enhances fundamental motor skills and increases concentration and on-task behavior. Additionally, morning exercise contributes to reducing anxiety and stress, while improving social interaction and psychosocial well-being. Based on these findings, morning exercise proves to be an effective and easily applicable intervention to support both physical and psychosocial health in elementary school children.