Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Terhadap Peningkatan Keterampilan Bermain Bola Voli Vicki Ahmad Karisman
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 2 No 1 (2020): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.073 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2020.2.1.3096

Abstract

Keterampilan bermain penting dimiliki oleh setiap pemain bola voli. Penguasaan Teknik yang baik tidak cukup untuk menampilkan performa pada saat bermain bola voli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implemntasi teching games for understanding terhadap keterampilan bermain siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pretest and posttest group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama kelas VIII. Teknik sampeling yang digunakan dalam penelitian ini adalah clusterrandom sampling, dengan partisipan sebanyak 48 orang. Instrument yang digunakan untuk mengambil data adalah Games Performance assessment Instrument (GPAI). Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu dengan pertemuan sebanyak 12 kali dengan 90 menit setiap pertemuan. Analisis data menggunakan paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Teaching Games for Understanding (TGFU) terhadap keterampilan bermain permainan bola voli. Model TGFU pada praktek dilapangan mengedepankan pendekatan bermain mampu mendorong siswa untuk melakukan berbagai keterampilan bermain bola voli dengan lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu model TGFU sangat efektif untuk diterapkan dalam pemebelajaran permainan bola voli di SMP. Pada peneltiian selanjutnya, model TGFU dapat diterapkan
Analisis Teknik Gulat: Kategori Greco Roman Dan Freestyle Dedi Supriadi; Nancy Trisari Schiff; Vicki Ahmad Karisman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 5 No 01 (2022): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v5i01.4750

Abstract

Tujuan dari peneltian ini adalah untuk menganalisis teknik yang sering di gunakan dalam pertandingan gulat Grecco Roman dan Freestyle dalam even pertandingan internasional Word Championship 2019 yang di selenggarakan di Kazakhstan. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental. Pengumpulan data menggunakan analisis video performa empat orang atlet pada saat even pertandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Atlet bernama Tamas Lorincz kategori gaya greco roman kelas 77 kg melakukan teknik gulungan pinggang, dorongan, kayang dan susupan sebesar 16,7%; 2) Atlet bernama Fumita Kenichiro kategori gaya greco roman kelas 60 kg melakukan teknik bantingan pinggang, angkatan, susupan da suey sebesar 33,3%; 3) Atlet bernama Uguev Zabur kategori gaya bebas kelas 57 kg melakukan tehnik dorongan, take up, nelson sebesar 17,6%; 4) Atlet bernama Hasan Yazdanichara kategori gaya bebas kelas 86 kg melakukan teknik gulungan kaki, susupan dan nelson sebesar 37,5%. Dari hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap atlet menunjukkan teknik tertentu yang terkait dengan kinerja, hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi pelatih dalam memberikan latihan teknik untuk persiapan kompetisi yang besar.
Media Soft Material: Peningkatan Gerak Dasar dalam Pembelajaran penjas Vicki Ahmad Karisman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v4i01.3895

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan gerak dasar manipulative melalui media pembelajaran soft material media. Partisipasi dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas 4 dengan jumlah 67 orang dengan 31 anak perempuan dan 36 anak laki-laki. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Gross Motor Development (TGMD2) pada tes manipulative. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media soft material memberikan pengaruh yang signifikan pada keterampilan gerak dasar manipulative siswa. Pembelajaran penjas dengan menggunakan media soft material mempermudah dan membuat nyaman siswa dalam melakukan aktifitas fisik di sekolah.
Pembangunan Olahraga dari Pedesaan Agus Santosa; Diky Hadyansah; Vicki Ahmad Karisman; Ali Budiman
aksararaga Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksaraga.v3i1.4

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat desa mengenai pentingnya peran desa pada pembangunan olahraga nasional. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di desa Cipangeran kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Partisipan dalam penelitian ini adalah masyarakat, aparat desa, dan karang taruna yang berjumlah 47 orang. Pada akhir kegiatan, partisipan diberikan questioner terkait kepuasan dan pemahaman partisipan pada materi. Dari respon partisipan, diperoleh hasil bahwa terdapat respon yang positif dari partisipan terkait materi yang diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memperluas wawasan mereka tentang olahraga di lingkungannya yang akan berdampak terhadap pembangunan olahraga nasional.
Sosialisasi Olahraga Petanque Pada Remaja Karang Taruna Desa Giri Asih Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Sony hasmarita; Elzas Nurajab; Ruslan Rusmana; Gugun Gunawan; Sutiswo; Dedi Kurnia; Rama Adha Septiana; Heru Sulistiadinata; Yudi Hidayat; Vicki Ahmad Karisman; Agus Santosa; Ricky Ferrari; Diky Hadyansah
aksararaga Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v3i2.16

Abstract

Setiap manusia selalu ingin hidup sehat, dengan berbagai cara orang melakukan kegiatan agar tetap dalam kondisi sehat, termasuk melakukan aktivitas berolahraga. Salah satu tujuan olahraga yang kita laksanakan adalah untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan menjaga kesehatan, atas dasar itu maka pengabdian kepada masyarakat ini ingin mensosialisasi olahraga petanque pada remaja karang taruna desa giri asih. peserta dalam sosialisasi olahraga petanque ini terdiri dari 35 orang remaja karang taruna desa giri asih terdiri dari 20 remaja laki laki dan 15 remaja perempuan. Tahapan dalam kegiatan ini adalah diskusi dengan karang taruna dan perangkat desa giri asih, pelatihan teknik dasar petanque, praktek dan pendampingan, turnamen petanque, evaluasi. Metode yang digunakan adalah collaborative learning, teaching game tournament, ceramah, demontrasi dan drill. Berdasarkan hasil pelatihan dan evalusi dapat disimpulkan bahwa pelatihan Sosialisasi Olahraga Petanque Pada Remaja Karang Taruna Desa Giri Asih Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berjalan dengan lancar. Dengan adanya peningkatan pengetahuan dan teknik teknik dasar olahraga petanque.
Sosialisasi Permainan Sepakbola Modern untuk Menambah Pemahaman Bermain Sepakbola Masyarakat Jampang Kulon Vicki Ahmad Karisman; Agus Santosa; Ali Budiman; Dedi Supriadi; Akhmad Olih Solihin; Gita Febria Friskawati; Rama Adha Septiana; Diky Hadyansah; Dedi Kurnia; Heru Sulistiadinata; Andy Supriady
aksararaga Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v3i2.51

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman bermain sepakbola era modern kepada masyarakat di Jampang Kulon. Metode kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan praktek. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 120 orang siswa SMA Negeri 1 Jampang Kulon. Dengan adanya kegiatan pengabdian berupa sosialisasi permainan sepakbola moder kepada siswa ini dihaapkan akan menambah wawasan dan mampu memunculkan atlet-atlet sepakbola potensial dari daerah Jampang Kulon yang dapat mengukir prestasi di kancah internasional dan memiliki keterampilan sepakbola yang sesuai dengan kebutuhan atau tuntutan era
Improving Playing Skills: Implementation of Play-Teach-Play in Football Training for the 6-9 Years Old Group Vicki Ahmad Karisman; Dedi Supriadi; Bangbang Syamsudar
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 2 (2024): JUNE
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i2.35211

Abstract

The aim of this research is to improve soccer playing skills in the 6-9 year old group through the implementation of Play-Teach-Play. Playing skills are very important for soccer players to be able to play well and effectively. Good and effective mastery during childhood will make it easier for soccer athletes to play well in the future. The research method used in this research is experimental with a pretest and posttest group design. The treatment was given in 7 meetings with a material focus in accordance with the Play-Teach-Play model. Participants in this research were 52 Football School students in the 6-9 year age group. The sample technique used was purposive sampling with the criteria, boys, aged between 6 and years. To obtain research data, all soccer athletes will be tested using the Game Performance Assessment Instrument (GPAI). The research results showed that there was a significant increase in the implementation of Play Teach-Play in soccer training for the 6-9 year old group. Play-teach-play effectively improves students' playing skills. The conclusion of this research is that playing skills can be improved through play-teach-play activities, students are required to practice according to real conditions in the field. Improving these skills will help students in handling real games.
Gender dan kebugaran jasmani siswa: analisis perbedaan hasil Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase D Rizal Ahmad Maulana; Gita Febria Friskawati; Vicki Ahmad Karisman
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v4i1.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Plus Al-Musthafa berdasarkan gender. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi pada penelitian ini berjumlah 54 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel berjumlah 54 orang terdiri dari 27 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase D. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil pada penelitian ini menyatakan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa laki-laki dikategorikan Kurang (14,81%), Sedang (55,56%), dan Baik (29,63%). Adapun tingkat kebugaran jasmani siswa perempuan dikategorikan Kurang Sekali (18,52%), Kurang (70,37%) dan Sedang (11,11%). Hasil menunjukan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. Diharapkan, proses pembelajaran pendidikan jasmani mampu untuk memfasilitasi ketercapaian kebugaran jasmani siswa yang diukur secara berkala melalui instrumen ini tanpa melihat perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan. diharpakan penelitian selanjutnya dapat mengungkap lebih jauh variabel moderator pada aspek psikologi seperti motivasi atau persepsi positif dari para siswa terhadap aktivitas fisik yang mereka lakukan pada proses pembelajaran penjas ataupun di kehidupan sehari-hari siswa di lingkungannya.