Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BUTON UTARA Sumriati Sumriati; La Ode Muhammad Sety; I Putu Sudayasa
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 4 (2022): EDISI SPESIAL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i4.860

Abstract

Inefficient drug management causes the level of drug availability to decrease, drug vacancies occur, the number of drugs accumulates as a result of inappropriate drug planning. The purpose of this study was to determine the management of drug management. This research is a type of descriptive research and the data obtained are qualitative data. The informants in this study were 4 informants. The data is processed using triangulation technique and analyzed by Content Analysis. The results of this study show that drug planning at the Health Office of North Buton Regency is based on the Usage Report and Drug Request Sheet (LPLPO) reports that are in accordance with disease patterns and the number of local residents, and must be based on DOEN and Fornas which are carried out every month. Drug procurement at the Health Office of North Buton Regency is carried out using the procurement method through e-purchasing or manually (offline) every 1 year. Procurement is carried out in accordance with the contract agreement with the Distribuor appointed by the Health Office of North Buton Regency. The drug storage used is using the FIFO and FEFO principles, the dosage forms are arranged alphabetically and damaged and expired drugs are separated from suitable drugs. The distribution is carried out in accordance with the plan for drug needs at the Puskesmas. which is divided into 2 types, namely routine distribution and special distribution. However, the problem is related to the distribution of drugs that are still not according to the request of the Puskesmas and there are drugs that are approaching their expiration date. Drug elimination is carried out every 1 year by collecting damaged and expired drugs from the Puskesmas through the Puskesmas report. In carrying out the elimination of drugs, an official report is needed which is signed by the head of the North Buton District Health Office as evidence of the abolition activities by presenting witnesses.
GAMBARAN SPASIAL KEJADIAN DIARE BERDASARKAN ENVIRONMENTAL HEALTH FACTORS DAN STATUS RAWAN BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT KOTA KENDARI TAHUN 2018-2020 Haisa Haisa; La Ode Muhammad Sety; Harleli Harleli
Endemis Journal Vol 3, No 3 (2022): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i3.33864

Abstract

Secara global diare memiliki derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara terutama di negara berkembang, dan juga sebagai salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. Kejadian penyakit diare dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor lingkungan (sumber air bersih atau akses air minum, jamban sehat) dan faktor topografi (suhu udara, kelembaban, curah hujan, dan hari hujan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran spasial kejadian diare berdasarkan environmental health factors dan status daerah rawan bencana di Kota Kendari periode tahun 2018-2020. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi ekologi. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita penyakit diare dari seluruh wilayah administratif berdasarkan kecamatan di Kota Kendari. Sampel pada penelitian adalah seluruh dari populasi masyarakat Kota Kendari tahun 2018 sampai tahun 2020. Hasil penelitian ini menunjukan selama tahun 2018 sampai tahun 2020 insidensi diare tinggi lokasinya cenderung berdekatan, insidensi diare tinggi tidak semua berada di daerah yang memiliki akses air minum yang rendah. insidensi diare yang tinggi tidak berada di daerah yang memiliki akses jamban yang rendah, daerah yang rawan terhadap banjir sebagian besar memiliki angka kejadian diare yang tinggi dan sedang.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN TOMIA TIMUR KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 2021 Nur Wahida; La Ode Muhammad Sety; Laode Liumin Azim
Endemis Journal Vol 3, No 3 (2022): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i3.33868

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 atau biasa disebut kencing manis ialah suatu penyakit terjadinya gangguan metabolisme kronis dengan multietiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Terdapat 463 juta orang di dunia menderita diabetes atau setara dengan angka prevalensi sebesar 9,3%. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor risiko seperti, usia, jenis kelamin, pola makan, aktifitas fisik, obesitas, adanya riwayat keluarga, hipertensi, kebiasaan merokok dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada usia produktif di wilayah pesisir Puskesmas Usuku Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh pasien yang berkunjung dan melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Usuku Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi pada tahun 2021. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 orang yang terdiri dari 26 kasus dan 52 kontrol dengan menggunakan tehnik simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan diperoleh nilai OR= 16,333 (CI; 4,042-65,996) dan riwayat keluarga dengan nilai OR= 12,600 (CI; 3,951-40,186). Berdasarkan hasil penelitian dari 78 sampel dapat disimpulkan bahwa variabel pola makan dan riwayat keluarga merupakan faktor risiko terhadap kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada usia produktif di wilayah pesisir Puskesmas Usuku Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi Tahun 2021.
PENGARUH LOW IMPACT AEROBIC TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPARINGA KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2021 Elvionita Elvionita; La Ode Muhammad Sety; Lade Albar Kalza
Endemis Journal Vol 3, No 3 (2022): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i3.33875

Abstract

Peningkatan kasus Hipertensi di Kabupaten Konawe Utara terjadi dari tahun ke tahun. Menurut Data Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara menunjukkan adanya tren peningkatan penyakit hipertensi. Seperti pada tahun 2017 jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Konawe Utara sebanyak sebanyak 4865 kasus, tahun 2018 jumlah kasus meningkat sebanyak 5037 kasus dan tahun 2019 juga mengalami peningkatan yakni sebanyak 5139 kasus.Tujuan yang ingin dicapai dari Penelitian ini adalah untuk mengetahu Pengaruh Low Impact Aerobic Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jenis penelitian ini yaitu Quasy Experimental dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah pasien hipertensi pada periode januari-februari 2020 sebanyak 68 orang dengan jumlah sampel yaitu 58 responden. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik maupun diastolik sebelum dan sesudah dilakukan senam Aerobik Low Impact mengalami penurunan secara signifikan sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tekanan darah sistolik maupun diastolik tanpa melakukan senam Aerobik Low Impact tidak mengalami penurunan secara signifikan, titik penurunan tekanan darah sistolik yang terbaik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact yaitu pada minggu ke-2 dan ke-6 dan titik penurunan tekanan darah diastolik yang terbaik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact yaitu pada minggu ke-2 dan ke-6, dan perubahan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah di berikan senam aerobik low impact pada minggu I, II, dan VI terdapat perubahan penurunan tekanan darah yang signifikan sedangkan tekanan darah sistolik setelah dilakukan senam Aerobik Low Impact pada minggu ke III, IV dan V tidak mengalami penurunan. Kesimpulan yaitu ada penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi pada tekanan darah sistolik dan diastolik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact Selama 6 minggu, titik penurunan terbaik tekanan darah sistolik dan diastolik yaitu pada minggu ke II dan IV dan ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Saran Bagi instansi petugas kesehatan Puskesmas Lamparinga pelaksanaan low impact aerobic dapat menjadi terapi komplementer sebagai terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pasien dengan hipertensi.
Persepsi Lansia Terkait Pemberian Vaksin Covid-19 Di Kecamatan Abeli, Kota Kendari Tahun 2021 Nur Rohmah Sartika; La Ode Muhammad Sety; Asnia Zainuddin
Endemis Journal Vol 3, No 4 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i4.37304

Abstract

AbstrakCovid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 atau SARS-CoV-2). Kematian akibat Covid-19 pada populasi berisiko tinggi substansial dan pilihan pengobatan terbatas. Tersebar luas vaksinasi Covid-19 dengan vaksin yang sangat efektif merupakan alat penting dalam upaya pengendalian pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi lansia terkait pemberian vaksin covid-19 di Kecamatan Abeli, Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan secara mendalam untuk mempelajari latar belakang dan keadaan lansia saat diberikan vaksin covid-19. Penelitian ini akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Penelitian ini melibatkan 4 orang lansia sebagai informan biasa dan 1 petugas vaksinator sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan lansia memiliki pengetahuan cukup baik, lansia mengetahui pentingnya vaksin covid-19 akan tetapi ragu karena adanya faktor tertentu yang menyatakan bahwa vaksin covid-19 berbahaya dan memiliki efek samping yang tinggi. Kepercayaan masyarakat terhadap vaksin covid dan kepatuhan terhadap protocol kesehatan yang dipengaruhi karena faktor pengalaman, respon lansia begitu beragam ada yang menerima dan ada pula yang tidak menerima.Kata Kunci : Covid-19, Lansia, Media Sosial, Pengetahuan, Kepercayaan, Pengalaman
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB KEMATIAN IBU DI KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN TAHUN 2022 Fera Musdayanti Kasim; I Made Christian Binekada; La Ode Muhammad Sety
Preventif Journal Vol 8, No 1 (2023): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Angka kematian ibu merupakan jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan dan pasca persalinan yang di jadikan indikator derajat kesehatan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyebab kematian ibu di Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2022. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Informan penelitian ini adalah Petugas Kesehatan Puskesmas Waworete dan Puskesmas Bobolio Kabupaten Konawe Kepulauan sebanyak 2 orang. Kepala Desa Waworete dan Bobolio sebanyak 2 orang. Keluarga korban sebanyak 2 orang. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat pendidikan ibu merupakan penyebab terjadinya kematian ibu di Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2022 dikarenakan adanya korban yang memiliki pendidikan yang tergolong tinggi yakni D3 keperawatan, Jumlah pendapatan keluarga menjadi faktor penyebab terjadinya kematian ibu dikarenakan biaya-biaya yang dibutuhkan merupakan biaya diluar tanggungan BPJS kesehatan, Keterlambatan rujukan menjadi faktor penyebab kematian ibu dikarenakan masih kurangnya fasilitas kesehatan dipusat kesehatan terdekat dan masih banyaknya akses jalanan yang masuk dalam kategori rusak, Wilayah tempat tinggal ibu menjadi penyebab kematian ibu dikarenakan wilayah tempat tinggal korban yang masuk dalam kategori pelosok dan masih minim jaringan telekomunikasi dan tempat persalinan ibu menjadi penyebab kematian ibu dikarenakan minimnya fasilitas kesehatan dan tidak adanya dokter spesialis pertolongan persalinan di pusat kesehatan terdekat. Kata kunci: Gambaran, Penyebab, Kematian Ibu Abstract The maternal mortality rate is the number of maternal deaths resulting from pregnancy, childbirth and postpartum which is used as an indicator of women's health status. This study aims to describe the causes of maternal death in Konawe Islands Regency in 2022. The research was conducted in a descriptive qualitative approach. The selection of informants was carried out by purposive sampling. The informants in this study were 2 health workers at the Waworete Health Center and Bobolio Health Center, Konawe Islands Regency. There are 2 village heads of Waworete and Bobolio. 2 victims' families. The results showed that the education level of the mother was the cause of maternal death in the Konawe Islands Regency in 2022 because there were victims who had a relatively high education, namely D3 in nursing. Total family income was a factor causing maternal death because the costs required were costs beyond BPJS responsibility. health, Delay in referrals is a factor causing maternal death due to the lack of health facilities at the nearest health center and there are still many access roads that fall into the damaged category. The area where the mother lives is the cause of maternal death because the area where the victim lives is in the remote category and still lacks network telecommunications and places for delivery of mothers are the causes of maternal death due to the lack of health facilities and the absence of specialist doctors for delivery assistance at the nearest health center. Keywords: Description, Causes, Maternal Death
PELATIHAN DAN PENYULUHAN HIV/AIDS PADA LELAKI BERISIKO TINGGI DI KOTA KENDARI Adius Kusnan; La Ode Alifariki; Amiruddin Eso; La Ode Muhammad Sety
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PARADIGMA VOLUME 3 NOMOR 2 OKTOBER 2021
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Truck/angkot drivers, port workers and nightlife lovers are groups that are very vulnerable to contracting HIV/ADS. This is because this group is the closest and often interacts with prostitution sites that may have been infected. HIV/AIDS is a disease for which there is no cure and there is no vaccine that can prevent the attack of the HIV virus, so this disease is a disease that is very dangerous for human life both now and in the future. The method used in this community service activity is in the form of training and counseling to the community about preventing the transmission and consequences of HIV/AIDS and a participatory approach, meaning that participants are required to be active in participating in the activity. The competencies that will be formed are marked by indicators of increasing participants' knowledge about the prevention of transmission and consequences of HIV/AIDS. The objective of the Halu Oleo University internal partnership program is to increase knowledge on the prevention of transmission and consequences of HIV/AIDS. Locations of training and counseling activities will be held at night entertainment centers, Kendari and Kemaraya ports, where truck drivers from outside the area gather. Supporting facilities and infrastructure that will be prepared for meeting rooms, audio visuals, and human resources from the Kendari City Service and Kendari Class II Port Health Office, as well as community service lecturers from Halu Oleo University. before training and counseling, the dominant knowledge of participants was in the poor category as many as 23 people (76.7%), while after training and counseling the participants' knowledge increased to the dominant category of good as many as 28 people (93.3%). A comprehensive HIV prevention program should not only focus on prevention of HIV transmission but also on the maintenance of physical and mental health of individuals with HIV which is closely related to the stigma that exists in society Keywords: HIV/AIDS, Training, Counseling, High-Risk Men
Faktor Risiko Kejadian Gastritis Pada Remaja Di Wilayah Pesisir Puskesmas Abeli Kota Kendari Tahun 2023 Nurlyana, Firda; Sety, La Ode Muhammad; Handayani, Listy
Endemis Journal Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i3.46520

Abstract

Gastritis merupakan proses inflamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung. Penyakit gastritis menempati urutan ke 1 jumlah penyakit terbanyak di Puskesmas Abeli tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor risiko asupan energi dan asupan protein terhadap kejadian penyakit gastritis pada remaja di wilayah pesisir Puskesmas Abeli tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien remaja di wilayah pesisir yang berobat di Puskesmas Abeli Kota Kendari pada bulan Januari - Oktober 2022 sebanyak 421 orang. Jumlah sampel sebanyak 104 (52 kasus dan 52 kontrol) dengan menggunakan teknik pengambilan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kecukupan asupan energi (OR = 4,033, Cl 95% 1,587;10,251, p-value = 0,005) dan asupan protein (OR 2,956, Cl 95% 1,249;6,997, p-value = 0,021) merupakan faktor risiko kejadian penyakit gastritis di Puskesmas Abeli Kota Kendari tahun 2023. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan agar masyarakat menjalankan program gerakan hidup sehat yang telah dibuat oleh pemerintah dan memperhatikan asupan gizi diri sendiri dan keluarga yang dikonsumsi setiap hari serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Kadia Kota Kendari Tahun 2022 Melva, Kezia; Sety, La Ode Muhammad; Asfian, Pitrah
Endemis Journal Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i3.46528

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Perumnas Kadia Kota Kendari tahun 2022. Penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan desain cross sectional dimana rancangan penelitian dalam pengukuran dan pengamatannya dilakukan secara simultan pada satu saat (sekali waktu). Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh wanita usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Perumnas Kadia pada Bulan Januari-Desember tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 381 orang. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,972) dengan kejadian hipertensi dan adanya hubungan antara tingkat stress (p-value = 0,001) dengan kejadian hipertensi. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan agar masyarakat lebih memperhatikan perilaku kesehatan guna mencegah terjadinya penyakit hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Pengetahuan, Tingkat Stress
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dukangan Keluarga Dan Petugas Kesehatan Terhadap Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Waworete Kecamatan Wawonii Timur Tahun 2023 Dewi, Asyah Sri; Sety, La Ode Muhammad; Afa, Jusniar Rusli
Endemis Journal Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i4.47179

Abstract

Abstrak Hipertensi disebut juga tekanan darah tinggi dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Berdasarkan data WHO tahun 2011, hipertensi telah mengakibatkan kematian sekitar 8 juta orang setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dukangan Keluarga Dan Petugas Kesehatan Terhadap Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Waworete Kecamatan Wawonii Timur Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 153 pasien hipertensi yang berkunjung di Puskesmas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keseluruhan populasi berjumlah 153 pasien hipertensi, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menggunakan uji rank spearman menunjukkan bahwa hubungan tingkat pengetahuan responden dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai p=0,003, hubungan sikap responden dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai p=0,003, hubungan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai p=0,929, dan hubungan dukungan petugas kesehatan diperoleh nilai p=0,929. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap kejadian hipertensi, tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dan petugas kesehatan terhadap kejadian hipertensi. Kata Kunci : hipertensi, tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan