Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Durasi Bermain Game Online Dengan Kelelahan Mata Pada Remaja Di Desa Mekar Jaya Kabupaten Muna Barat Tahun 2023 Umayah, Yul Fatul; Yusran, Sartiah; Sety, La Ode Muhammad
Endemis Journal Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i3.46529

Abstract

Keluhan kelelahan mata akibat terlalu lama di depan gadget dan gelombang elektromagnetik yang dihasilkan gadget menyebabkan radiasi dan bisa menganggu kesehatan mata. Teknologi internet saat ini selain untuk mencari informasi internet juga digunakan sebagai sarana hiburan yaitu game online, penelitian ini bertujuan untuk mngetahui hubungan rentang waktu bermain game online berbasis web dengan keluhan mata lelah pada remaja di Desa Mekar Jaya Kabupaten Muna Barat Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan strategi kuantitatif dengan metedeologi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja usia 12-19 tahun yang berasal dari Desa Mekar Jaya Kabupaten Muna Barat contoh penilaian ini adalah dari 68 responden yang diperoleh melalui tes sesekali. Verifikasi informasi dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan chi-square .Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengethuan game online dengan keluhan mata lelah pada remaja (p-value= 0,770) , kemudian tidak ada ubungan antara tingkat sikap bermain game online dengan keluhan mata lelah pada remaja ( p-value= 0,618) , ada hubungan antara jarak bermain game online dengan dengan ketegangan mata (p-value= 0,038) dan variabel durasi (p-value= 0,051) menunjukan adanya hubungan antara keluhan waktu saat bermain game online. Dapat disimpulkan bahwa variabel pengetahuan dan sikap tidak ada hubungan dengan bermain game online dengan keluhan kelelahan mata pada remaja di Desa Mekar Jaya kabupaten Muna Barat tahun 2023. Sedangkan variabel jarak dan durasi ada hubungan dengan bermain game online dengan keluhan kelelahan mata pada remaja di Desa Mekar Jaya Kabupaten Muna Barat tahun 2023. Kata Kunci : Keluhan Kelelahan Mata, Game online, Pengeahuan, Sikap, Jarak, Durasi
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Pesisir Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan Tahun 2023 Albah, Dian Nurlitasari Dula; Sety, La Ode Muhammad; Harleli, Harleli
Endemis Journal Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i3.46519

Abstract

Hipertensi adalah kondisi gangguan dalam sistem peredaran darah yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah di atas tingkat normal, yaitu sekitar ≥ 140/90 mmHg. Ada berbagai faktor yang memengaruhi perkembangan hipertensi, termasuk faktor mayor yang tidak dapat kita kendalikan seperti faktor keturunan, jenis kelamin, ras, dan usia, serta faktor risiko minor yang dapat kita kendalikan seperti obesitas, kurangnya aktivitas fisik, merokok, konsumsi kopi, sensitivitas terhadap natrium, kadar kalium rendah, konsumsi alkohol, stres, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko jenis kelamin, aktivitas fisik dan stres dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan Tahun 2023. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian analitik dengan desain case-control study. Populasi yang di ambil adalah masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Kecamatan Siompu dengan usia 30-50 tahun. Sampel pada penelitian ini melibatkan 114 responden, dengan 57 responden sebagai kelompok kasus dan 57 responden sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling,. Hasil penelitian yang didapatkan melalui uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan (CI) 95% menunjukkan bahwa jenis kelamin diperoleh nilai p-value = 0,030 dengan nilai OR= 2,667 (CI: 1,084-6,559), aktivitas fisik diperoleh nilai p-value = 0,802 dengan nilai OR = 0,881 (CI: 0,329-2,363) dan stres diperoleh nilai p-value = 1,000 dengan nilai OR = 1,000 (CI: 0,426-2,346). Maka diperoleh simpulan bahwa jenis kelamin merupakan faktor risiko kejadian hipertensi, sedangkan aktivitas fisik dan stres bukan merupakan faktor risiko kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan Tahun 2023.
ANALISIS SISTEM PENYUSUNAN PERENCANAAN TAHUNAN DI DINAS KESEHATAN KOTA KENDARI Haseng, Andry; Sety, La Ode Muhammad; Suhadi, Suhadi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.45901

Abstract

Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 pasal 1 ayat 2 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menyatakan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota diharapkan mampu menyiapkan penguatan sistem perencanaan (Perpu No. 25 tahun 2004). Dalam perencanaan kesehatan diperlukan orang yang mengetahui untuk menentukan sendiri prioritas pembangunan kesehatan daerah berdasarkan kemampuan, kondisi setempat maka diharapkan rencana kesehatan yang dibuat dapat mengatasi masalah kesehatan di daerahnya. Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui sistem perencanaan kesehatan tahunan dan permasalahan pelaksanaannya di Dinas Kesehatan Kota Kendari Penelitian ini kualitatif dengan mewawancarai 12 informan Yaitu: Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kendari. Kepala Sub Bagian Program Informasi dan Humas, Penanggung jawab Sub Koordinator Keuangan dan Aset dan Pimpinan Kepala Puskesmas 8 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi mendalam dan terarah, Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM Dinas Kesehatan Kota Kendari masih terbatas dan masih belum memenuhi kualifikasi pendidikan di beberapa puskesmas yang ada perencanaan kesehatan dilakukan dengan perencanaan bottom-up. Sebagian besar anggota yang terlibat dalam perencanaan kesehatan tidak memiliki pemahaman yang baik tentang metode dan pelaksanaan langkah-langkah perencanaan. Perencanaan kesehatan tidak memiliki metode pemahaman yang baik dan pelaksanaan langkah- langkah perencanaan. Direkomendasikan ke Dinas Kesehatan Kota kendari untuk merencanakan kebutuhan SDM di lingkup dinas kesehatan yang sesuai kualifikasi dan kompetensi dan dalam perencanaan kesehatan di lakukan pelatihan dalam lingkup langkah-langkah perencanaan kesehatan Kata Kunci: perencanaan kesehatan, SDM, kualifikasi, kompetensi
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD RS Bahteramas Tahun 2024 Ariyanti; Sabilu, Yusuf; Sety, La Ode Muhammad
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.284

Abstract

Instalasi Gawat Darurat merupakan pelayanan 24 jam di depan yang harus dilayani dengan cepat dan professional dengan kedatangan pasien dari berbagai tingkat kegawatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD RS Bahteramas tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien yang pernah menggunakan layanan Instalasi Gawat Darurat BLUD RS Bahteramas tahun 2023 yang berjumlah 14.738 orang. Jumlah sampel yang ditetapkan adalah sebanyak 99 orang menggunakan metode simple random sampling. Hasil uji pengaruh keadaan fisik terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000, keandalan terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,004, ketanggapan terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,002, jaminan keamanan terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000, kepedulian terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 di Kecamatan Kambu Kota Kendari Sety, La Ode Muhammad; Irma, Irma; Jumakil, Jumakil; Prasetya, Fikki
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v1i2.6

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia yang disebabkan oleh Sars-CoV-2 dan  menjadi pandemi global saat ini. Data menurut WHO per 4 Juli 2020 kasus Covid-19 sebesar 10 922 324 dengan kematian sebesar 523 011 atau CFR sebesar 4,79%.  Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 setelah pendampingan tim kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan prgram  KKN Tematik mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Lokasi kegiatan pengabdian ini adalah di wilayah Kecamaataan  Kambu Kota Kendari. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 minggu dengan metode penyuluhan dari rumah ke rumah. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam pencegahan Covid-19 setelah penyuluhan perorangan dari 29% menjadi 59% dengan kategori baik. Pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kepada masyarakat secara continue dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pada pencegahan penyebaran covid 19.
Hubungan Mutu Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Homecare di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Tahun 2021 Patma Ayunita; Adius Kusnan; La Ode Muhammad Sety
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1077

Abstract

Pelayanan homecare tepat waktu, terjaminnya privasi lansia, pemenuhan standar kebutuhan lansia, factor komunikasih, kepercayaan, kemanaan, empati hal ini merupakan indikator yang berguna dalam mewujudkan kualitas hidup lansia. Pelayanan homecare di Puskesmas Puuwatu saat ini meliputi pelayanan medis dan edukasi, sedangkan terapi bicara,terapi fisik, dan terapi gizi belum dilaksanakan secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien Home Care di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penerima pelayanan Home Care Puskesmas Puuwatu tahun 2020 sebanyak 118 pasien dengan sampel yang ditetapkan sebesar 116 orang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji chi square untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien dan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui hubungan keseluruhan variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan meliputi dimensi daya tanggap sebesar 0,000 (p < 0,05), jaminan sebesar 0,000 (p < 0,05), bukti fisik sebesar 0,000 (p < 0,05), empati sebesar 0,000 (p < 0,05) dan kehandalan 0,000 (p < 0,05) memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien homecare di Puskesmas Puuwatu. Manfaat yang dapat dipetik dari penelitian ini adalah pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya mengenai pengembangan konsep kinerja dalam peningkatan pelayanan publik Puskesmas Puwatu dan diharapkan menjadi bahan studi perbandingan bagi peneliti selanjutnya dalam melengkapi kajian-kajian yang membahas topik yang sama
The Hubungan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Dengan LOS (Length Of Stay) Pada Pasien Pneumonia Dewasa Di RSUD Kota Kendari: Tinjauan Rasionalitas Terapi Antibiotika dan Dampaknya Terhadap Lama Rawat Inap Ramadhani, Andi Anugerah Ayu; Asriati, Asriati; Sety, La Ode Muhammad
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1717

Abstract

Ringkasnya: Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernafasan akut yang menyerang jaringan paru-paru dan dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional memicu resistensi antibiotik dan memperpanjang lama rawat inap. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menyalakan penggunaan antibiotik secara kuantitatif dan kualitatif serta menilai kelayakan dengan lama rawat inap pasien pneumonia dewasa di RSUD Kota Kendari. Metode: Studi observasional retrospektif menggunakan 44 sampel pasien pneumonia yang memenuhi kriteria inklusi tahun 2023. Metode ATC/DDD digunakan untuk evaluasi kuantitatif dan metode Gyssens untuk evaluasi kualitatif, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukkan nilai DDD/100 hari rawat sebesar 100,07 dengan Azitromisin sebagai antibiotik terbanyak. Evaluasi kualitatif menampilkan 84,09% penggunaan antibiotik rasional (kategori 0), 4,54% penggunaan terlalu lama (kategori IIIa), dan 11,36% rekam medis tidak lengkap (kategori VI). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap (p=0,023). Saran: Evaluasi penggunaan antibiotik secara berkala perlu dilakukan sebagai upaya pengendalian resistensi antimikroba di rumah sakit
EFEKTIVITAS RANCANGAN KURSI KULIAH ERGONOMIS TERHADAP MUSKULOSKELETAL DISORDERS PADA MAHASISWA KIDAL Raning, Indrawati; Tosepu, Ramadhan; Zainuddin, Asnia; Sety, La Ode Muhammad; Saptaputra, Syawal Kamiluddin; Sudayasa, I Putu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33890

Abstract

Abstrak: Sebagian besar fasilitas pendidikan termasuk kursi kuliah dirancang untuk pengguna tangan kanan, sehingga mahasiswa kidal menulis dengan postur tidak ergonomis yang meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MsDs) seperti nyeri punggung dan leher. Postur kerja yang salah dalam jangka panjang dapat memicu ketegangan otot dan kelelahan. Secara global, 1,71 miliar orang mengalami gangguan musculoskeletal salah satu beban kesehatan terbesar. Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, mahasiswa kidal melaporkan ketidaknyamanan signifikan saat menggunakan kursi berlengan kanan. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pre-test post-test pada 30 mahasiswa kidal yang dipilih secara purposive sampling dengan kriteria aktif kuliah dan tidak memiliki riwayat cedera muskuloskeletal. Kelompok intervensi menggunakan kursi ergonomis dengan papan tulis kiri, sedangkan pembanding memakai kursi existing. Keluhan muskuloskeletal diukur menggunakan Nordic Body Map dan postur dinilai dengan Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Hasil menunjukkan penurunan signifikan ketidaknyamanan setelah penggunaan kursi ergonomis (p=0,001), meski perbaikan postur belum optimal. Kesimpulannya, kursi ergonomis sesuai dominasi tangan efektif meningkatkan kenyamanan dan berpotensi menurunkan risiko MsDs pada mahasiswa kidal.Abstract: Most educational facilities, including lecture chairs, are designed for right-handed users, forcing left-handed students to adopt non-ergonomic postures that increase the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs), such as back and neck pain. Prolonged improper posture can lead to muscle strain and fatigue. Globally, approximately 1.71 billion people suffer from musculoskeletal disorders, making them one of the leading global health burdens. At the Faculty of Public Health, Halu Oleo University, left-handed students reported significant discomfort when using right-handed armchairs. This study employed a quasi-experimental design with a pre-test–post-test approach involving 30 left-handed students selected through purposive sampling, based on criteria of being actively enrolled and having no history of musculoskeletal injury. The intervention group used ergonomically designed chairs with left-side writing boards, while the comparison group used standard chairs. Musculoskeletal complaints were assessed using the Nordic Body Map, and posture was evaluated using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA). The results indicated a significant reduction in discomfort after using ergonomic chairs (p = 0.001), although posture improvement remained suboptimal. In conclusion, ergonomic chairs designed according to hand dominance effectively enhance comfort and have the potential to reduce MSDs risk among left-handed students.