Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KEBIASAAN TIDUR CEPAT DALAM PROGRAM 7KAIH DAN KESIAPAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR: KAJIAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Fitri Ar-Rasyid; Hadi Rohyana
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 7 No. 01 (2026): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v7i01.1339

Abstract

Kebiasaan tidur cepat merupakan salah satu dari tujuh kebiasaan dalam Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kebiasaan tidur cepat dalam program 7KAIH dengan kesiapan belajar siswa sekolah dasar berdasarkan kajian literatur yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, penelitian terdahulu, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan kualitas tidur dan kesiapan belajar siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebiasaan tidur yang cukup dan teratur memiliki pengaruh signifikan terhadap fungsi kognitif, konsentrasi, dan kesiapan belajar siswa. Sebaliknya, kurangnya waktu tidur dapat menurunkan kemampuan konsentrasi, melemahkan daya ingat, serta mengurangi kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Dapat disimpulkan bahwa implementasi kebiasaan tidur cepat melalui program 7KAIH berpotensi besar dalam mendukung kesiapan belajar siswa sekolah dasar secara holistik.
TEACHER-COMPUTER INTERACTION (TCI): PERSPEKTIF ANALITIK BARU DALAM KAJIAN INTERAKSI MANUSIA-KOMPUTER UNTUK KONTEKS PENDIDIKAN Rahmadi; Hadi Rohyana
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/sptn7674

Abstract

Digitalisasi administrasi sekolah menempatkan guru sebagai pengguna aktif sistem informasi administratif, seperti e-Rapor dan sistem sejenisnya. Namun demikian, sebagian besar penelitian Interaksi Manusia-Komputer (IMK) dalam konteks pendidikan berfokus pada interaksi siswa dengan teknologi, bukan guru. Artikel ini bertujuan membangun kerangka konseptual Teacher-Computer Interaction (TCI) sebagai perspektif analitik baru dalam kajian IMK yang secara eksplisit memposisikan guru sebagai pengguna dengan karakteristik unik. Metode yang digunakan adalah integrative conceptual review terhadap literatur IMK, teori kognitif, dan penelitian adopsi teknologi dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan tiga karakteristik unik guru sebagai pengguna komputer yang belum tertangani oleh kerangka HCI umum: (1) konteks penggunaan paradoksal akibat cognitive spillover dari tugas pedagogis, (2) pola tekanan temporal burst-and-gap yang berbeda dari pengguna reguler, dan (3) resistensi berbasis nilai profesional yang melampaui model Technology Acceptance Model (TAM). Kerangka TCI dibangun di atas rekomposisi lima teori IMK yang ada, yakni Cognitive Load Theory, Activity Theory, Distributed Cognition, TAM/UTAUT, dan Situated Cognition. Artikel ini diposisikan sebagai preliminary conceptual framework yang mengundang penelitian empiris lanjutan, khususnya dalam konteks sistem administratif sekolah di Indonesia.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR DALAM PEMBENTUKAN PRIBADI SISWA Maryati; Hadi Rohyana; Rifqi Fajar Siddiq
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 5 No. 02 (2024): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v5i02.535

Abstract

This study aims to explore the importance of character education in elementary schools in shaping good personal traits in students. The method used in this research is qualitative with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews with teachers, observations of school activities, and document analysis related to character education programs implemented in several elementary schools in Indonesia. Data analysis was conducted thematically to identify patterns and main themes emerging from the collected data. The results of the study indicate that character education in elementary schools plays a significant role in shaping good personal traits in students. Structured and consistent character education programs help students develop values such as honesty, responsibility, cooperation, and respect for others. Teachers act as role models by demonstrating these values in their daily actions. Additionally, active participation from parents and the school community is found to be an important factor in supporting the effectiveness of character education. The conclusion of this study is that character education in elementary schools is crucial for shaping good personal traits in students. The implementation of effective character education programs requires collaboration between schools, teachers, parents, and the community. To enhance the success of character education, it is recommended that schools integrate character values into the curriculum and daily activities and provide training for teachers on teaching and assessing character education. Thus, it is hoped that character education can become a strong foundation for the moral and ethical development of students in the future
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MI NU 52 MOROREJO Rifqil Muslim; Andrian Gandi Wijanarko; Hadi Rohyana
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 5 No. 02 (2024): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v5i02.537

Abstract

This research uses a qualitative approach. This research aims to describe, analyze and interpret good management practices, supporting and inhibiting factors for human resource development at Mororejo 52 NU Elementary School, Kendal, Central Java. The researcher's data collection process involves observation, interviews and documentation. Data analysis in this research was carried out in a narrative descriptive style in three stages: data reduction, presentation, and conclusion drawing/verification. The results of the research show that Mororejo 52 NU Elementary School manages human resources and creates a planned, structured and measurable management model in order to produce quality human resources. The human resource management model in Islamic boarding school-based schools has its own uniqueness in achieving the institution's vision. Starting from the main competencies in accordance with institutional integration and collaboration in the sustainability of human resources who always provide excellent service. Human resource management model in schools with stages of analysis, planning, implementation of HR development, implementation of integration/collaboration, and monitoring and assessment of HR.
STUDI KASUS PENERAPAN METODE WHEEL OF ENVIRONMENT BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PARTISIPASI SISWA KELAS V SDIT AL KHAIRIYAH Fitri Ar-Rasyid; Hadi Rohyana; Muhamad Andrian Wijaya; Khailla Falsya Dewindri; Amanda Halimahtu Sa'diah
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 6 No. 02 (2025): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v6i02.700

Abstract

Meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sains tetap menjadi tantangan di tingkat sekolah dasar. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah penerapan metode berbasis konstruktivis yang memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan materi pembelajaran melalui pengalaman yang bermakna. Studi ini meneliti implementasi metode Roda Lingkungan, dengan fokus pada seorang siswa kelas lima (SA) di SDIT Al Khairiyah yang sebelumnya menunjukkan keterlibatan rendah selama pengajaran konvensional. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa metode ini secara efektif meningkatkan partisipasi siswa melalui aktivitas kontekstual dan interaktif, seperti permainan pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan latihan reflektif. Metode ini juga selaras dengan preferensi belajar visual-kinestetik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi konstruktivis seperti Roda Lingkungan dapat menumbuhkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna dalam pendidikan sains di sekolah dasar.