Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Uji Aktivitaas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Jamur Candida albicans Putri, Anggy utama; Harisandy, Alvian
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v11i2.810

Abstract

The increasing resistance of microorganisms to antibiotics has become a global problem in the field of health. The main causes of antibiotic resistance include inappropriate use of antibiotics, the use of plants as drugs is an alternative method to reduce the level of resistance to antibiotics. One of the plants that can be used as medicine is the Moringa plant. Moringa plants can be used as antioxidants, antibacterial, antifungal, and anti-inflammatory. This study was conducted to test the antimicrobial activity of ethanol extract of Moringa leaves (Moringa oleifera L.) against Staphylococcus aureus, Escherichia coli and Candida albicans fungi. This study aims to determine the antimicrobial effect of Moringa leaves (Moringa oelifera L.) against several microbes. The antimicrobial activity test of moringa leaf ethanol extract was carried out using the agar diffusion method, with concentrations of 10%, 20% and 30%. The results showed the average inhibition zone diameter of Escherichia coli bacteria was 9.5 mm, 10.23 mm and 12.36 mm, Staphylococcus aureus was 7.86 mm, 9.53 mm and 10.33 mm, and Candida albicans fungus was 6.43 mm, 7.8 mm, and 8.26 mm. The results of the study of ethanol extract at a concentration of 30% showed the greatest antimicrobial activity on Escherichia coli bacteria with an inhibition zone of 12.36 mm including the strong category.
Relationship between knowledge level and medication compliance in hypertension patients at Plaju health center, Palembang city: A cross-sectional study Putri, Anggy Utama; Rosadi, Erik
Indonesian Journal of Health Services Vol. 2 No. 2 (2025): April - June
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/ijhs.v2i2.100

Abstract

Background: Hypertension is a major public health problem that requires long-term treatment and consistent medication adherence to prevent cardiovascular complications. Poor adherence to antihypertensive therapy remains a major challenge in primary health care settings. Objective: This study aimed to analyze the relationship between knowledge level and medication compliance among hypertension patients at Plaju Health Center in Palembang City. Methods: This quantitative study used a cross-sectional design conducted at Plaju Health Center from February to April 2025. The population consisted of 1,659 hypertension patients, and a sample of 94 respondents was determined using the Slovin formula. Respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using the Medication Adherence Rating Scale (MARS) questionnaire and a structured knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis included univariate analysis to describe respondent characteristics and bivariate analysis using the Chi-square test to examine the relationship between knowledge level and medication adherence. Results: The results showed that most respondents had good knowledge levels (63.8%) and more than half demonstrated medication adherence (58.5%). Statistical analysis showed a significant relationship between knowledge level and medication compliance among hypertension patients (p = 0.001). Respondents with good knowledge levels were more likely to adhere to antihypertensive medication therapy compared with respondents who had poor knowledge. Conclusion: Knowledge level is significantly associated with medication adherence among hypertension patients. Improving patient knowledge through health education programs may enhance treatment compliance and support better hypertension management in primary health care settings.
Gotong Royong Sebagai Sarana Dalam Upaya Mempererat Solidaritas Masyarakat Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Anggy Utama Putri; Ahmad Apriyanto; Ameylia Ameylia; Icha Puji Tifanila; Maryana Maryana; Rima Dinata
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i1.897

Abstract

This study aims to examine how the role of solidarity between communities works and of course is supported by how the community responds to each value in mutual cooperation embedded in their environment. Community responses to these values ​​vary, adjusted to the level of solidarity felt. The method used in writing this article is a literature review, which involves searching for information from various sources such as research journals, journal reviews, and data related to mutual cooperation practices in Benuang Village. The results of the study indicate that mutual cooperation activities carried out in this village can foster a sense of mutual assistance and strengthen bonds between residents, which indirectly strengthens their solidarity to continue to collaborate and maintain the culture and moral values ​​contained in the mutual cooperation activities.
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Usaha Penjualan Puding Ubi Ungu Nia Azzahra; Anggy Utama Putri; Yovi Pratama; Rara Verna Anatasya; Ananda Adelia Putri; Utari Ramadhani; Despan Dinata; Mia Enjelina; Sariyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan aspek krusial dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di kalangan mahasiswa, yang berperan sebagai generasi penerus bangsa. Dalam konteks ini, artikel ini membahas inisiatif penjualan puding ubi ungu sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa sekaligus memberikan alternatif camilan sehat bagi masyarakat. Puding ubi ungu, yang kaya akan nutrisi dan antioksidan, tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar akan makanan sehat, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat. Melalui proses produksi dan pemasaran yang terencana, mahasiswa dapat menerapkan teori kewirausahaan yang telah dipelajari, serta berinovasi dalam menciptakan produk yang menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis yang berharga, meningkatkan kreativitas, dan berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Selain itu, artikel ini juga mengupas manfaat kesehatan dari puding ubi ungu, cara pengolahannya, dan strategi pemasaran yang diterapkan. Dengan demikian, usaha ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat.
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Usaha Penjualan Puding Ubi Ungu Nia Azzahra; Anggy Utama Putri; Yovi Pratama; Rara Verna Anatasya; Ananda Adelia Putri; Utari Ramadhani; Despan Dinata; Mia Enjelina; Sariyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan aspek krusial dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di kalangan mahasiswa, yang berperan sebagai generasi penerus bangsa. Dalam konteks ini, artikel ini membahas inisiatif penjualan puding ubi ungu sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa sekaligus memberikan alternatif camilan sehat bagi masyarakat. Puding ubi ungu, yang kaya akan nutrisi dan antioksidan, tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar akan makanan sehat, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat. Melalui proses produksi dan pemasaran yang terencana, mahasiswa dapat menerapkan teori kewirausahaan yang telah dipelajari, serta berinovasi dalam menciptakan produk yang menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis yang berharga, meningkatkan kreativitas, dan berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Selain itu, artikel ini juga mengupas manfaat kesehatan dari puding ubi ungu, cara pengolahannya, dan strategi pemasaran yang diterapkan. Dengan demikian, usaha ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat.
Keterkaitan Sikap, Pengetahuan Penderita Hipertensi Dan Kepatuhan Konsumsi Obat Nia Azzahra; Dita Sastro; Hilda Muliana; Anggy Utama Putri
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit dengan prevalensi tinggi, dan ketidakpatuhan dalam pengobatan sering kali disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman pasien. Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi dapat menimbulkan komplikasi serius dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan, kepatuhan, dan sikap pasien hipertensi di Puskesmas Pembina Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain non-eksperimen dan pendekatan Correlation Study. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, melibatkan 103 pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan, kepatuhan, dan sikap pasien hipertensi berada dalam kategori tinggi. Uji chi-square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara faktor sosiodemografi dengan kepatuhan dan sikap pasien hipertensi, dengan nilai Asymp. Sig. (2-sided) sebesar 0,724 (p > 0,05).
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Pasien Hipertensi terhadap Program Rujuk Balik di Rumah Sakit X Palembang Hilda Muliana; Nia Azzahra; Zakiah Andriani; Anggy Utama Putri
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seorang mengalami peningkatan angka kesakitan dan juga angka kematian. PRB salah satu upaya yang diberikan agar dapat meningkatkan kepatuhan dalam konsumsi suatu obat dan mencapai output terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan agar masyarakat sadar pentingnya patuh minum obat antihipertensi dan selalu cek tekanan darah secara rutin. Penelitian menggunakan metode observasional korelatif dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan metode Non Random Sampling. Peneliti menentukan kriteria inklusi, responden yang dipilih dengan Purporsive Sampling sebanyak 48 sampel. Data diperoleh dari kuesioner tervalidasi dengan desain pertanyaan menggunakan skala likert, untuk mengukur tingkat kepatuhan dan didapatkan (13%) sangat patuh, (29%) Tidak patuh, (40%) patuh, (16%) tidak patuh, (2%) sangat tidak patuh. Penelitian ini melakukan check tekanan darah sebelum dilakukan prb dan sesudah dilakukan PRB dengan Paired Sample T-test  dan didapatkan nilai sig.(2 tailed) 0,000 < 0,001 dan < 0,05 sehingga dapat dikatakan memiliki perbedaan yang bermakna terhadap pasien sebelum dilakukan prb dan sesudah dilakukan prb. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa patuh minum obat Antihipertensi akan membuat tekanan darah turun dan terkontrol
Pengaruh Edukasi Kesehatan dan Aktivitas Fisik Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Bakam Anggy Utama Putri; Nia Azzahra; Maryana Maryana
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v13i2.1231

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease with an increasing prevalence due to low health literacy and lack of physical activity. This study aimed to determine the effect of health education and physical activity on reducing blood glucose levels among patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Bakam Public Health Center. The research employed a pretest–posttest design with a total of 33 respondents selected through total sampling. The intervention consisted of health education on diabetes management and a physical activity program in the form of a 30-minute exercise session conducted once a week for two weeks. Data were collected using a knowledge questionnaire and blood glucose measurements taken before and after the intervention. The normality test showed that the blood glucose data were not normally distributed (pre = 0.021; post = 0.015), thus the Wilcoxon Signed Rank Test was applied for analysis. The results indicated an increase in respondents’ knowledge after receiving health education and a significant reduction in blood glucose levels from an average of 217.58 mg/dL before the intervention to 181.21 mg/dL after the intervention (p = 0.000). Physical activity also contributed to reducing blood glucose levels, although differences between activity intensities were not significant. Therefore, it can be concluded that combining health education with physical activity is effective as a non-pharmacological effort to lower blood glucose levels among Type 2 Diabetes Mellitus patients in primary healthcare settings.