Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agroindustri

LAMA FERMENTASI TERHADAP KUALITAS BIOETANOL BERBAHAN BAKU BUAH MANGROVE API-API Hanum Hamzah, Farida; Fortuna Ayu, Dewi; Kharisma Dewi, Yossie; Yunita, Imelda; Vorensi, Vikky
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.2.180-189

Abstract

Populasi dunia yang terus bertambah pesat, ketersediaan bahan bakar fosil semakin menurun, sehingga diperlukan alternatif energi lainnya yang berasal dari energi terbarukan yang ramah lingkungan seperti pemanfaatan bioetanol. Bioetanol dapat berasal dari tumbuhan, yang mengandung gula seperti pati atau selulosa. Pati yang terkandung pada bahan akan dikonversi menjadi gula dan selanjutnya diubah menjadi bioetanol. Buah mangrove api-api berpotensi sebagai bahan baku dalam pembuatan bioetanol. Kandungan karbohidrat yang terdapat di buah mangrove api-api ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan bioetanol. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan lama fermentasi terbaik terhadap kualitas bioetanol buah mangrove api-api. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan lama fermentasi (4, 5, 6, 7, dan 8 hari) dan tiga kali pengulangan. Parameter yang diuji meliputi kadar bioetanol, rendemen bioetanol, derajat keasaman bioetanol, dan uji warna bioetanol. Data dianalisis secara statistik menggunakan analysis of variance (ANOVA) dilanjutkan dengan Duncan’s  Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa lama fermentasi pada pembuatan bioetanol berpengaruh signifikan terhadap kadar bioetanol, rendemen bioetanol dan derajat keasaman bioetanol, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap uji warna bioetanol. Perlakuan P4 (7 hari lama fermentasi) dipilih sebagai perlakuan terbaik, dengan kadar bioetanol 12,24%, rendemen bioetanol 28,89%, tingkat keasaman 5,46, dan indeks warna L* 32,32%, a* 3,17, b* 2,10.
VARIASI KONSENTRASI SENG KLORIDA (ZnCl2) SEBAGAI AKTIVATOR ARANG AKTIF BERBAHAN BAKU KULIT BUAH SALAK PADANGSIDIMPUAN Johan, Vonny Setiaries; Dewi, Yossie Kharisma; Patimah, Juli
Jurnal Agroindustri Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.15.2.162-172

Abstract

Kulit buah salak dapat menjadi bahan dasar pembuatan arang aktif karena mengandung senyawa selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang berpotensi tinggi sebagai sumber karbon. Pemanfaatan limbah kulit buah salak sebagai bahan baku arang aktif juga merupakan upaya dalam mengurangi limbah agroindustri sekaligus meningkatkan nilai tambahnya. Pembuatan arang aktif dari kulit buah salak dilakukan melalui dua tahap utama, yaitu proses karbonisasi dan aktivasi. Aktivasi kimia menggunakan bahan kimia ZnCl2 sebagai aktivator diketahui dapat menghasilkan mutu arang aktif yang lebih baik dibandingkan aktivasi fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi aktivator seng klorida (ZnCl2) terbaik dalam pembuatan arang aktif kulit buah salak asal Padangsidimpuan. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan enam perlakuan konsentrasi ZnCl2 (5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%) dan tiga ulangan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa variasi konsentrasi aktivator berpengaruh nyata terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, kadar zat volatil, kadar karbon terikat, dan daya serap iodium. Aktivasi dengan ZnCl2 30% memberikan hasil terbaik dengan rendemen 62,29% dan serapan iodium 960,25 mg/g, serta kadar air, abu, zat volatil, dan karbon terikat masing-masing 7,15%, 8,32%, 3,96%, dan 80,56%.