Claim Missing Document
Check
Articles

Found 60 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika Unand

Pengaruh Ukuran Partikel Kulit Buah Kakao Terhadap Sifat Fisik, Mekanik dan Termal Papan Partikel dari Kulit Buah Kakao dan Serat Ampas Tebu Ummi Salamah; Mulda Muldarisnur; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.644 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.205-211.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan papan partikel dari kulit buah kakao dan serat ampas tebu yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran partikel serbuk kulit buah kakao yang ditinjau dari sifat fisik, mekanik dan termal papan partikel. Parameter yang diukur adalah kadar air, densitas, daya serap air, kuat lentur, kuat patah, dan termal. Papan partikel ini dibuat dengan 5 variasi serbuk kulit buah kakao yaitu lolos ayakan 149, 177, 250, 400, dan 841 µm dengan panjang serat ampas tebu 3 cm. Komposisi bahan kulit buah kakao dan ampas tebu adalah 50:50 dan kadar perekat isosianat 16%.  Hasil sifat fisik didapatkan adalah nilai kadar air berkisar 9,27-13,05%, nilai densitas berkisar 0,89-1,23 g/cm3 dan nilai daya serap air berkisar 11,13-52,28%. Hasil uji sifat mekanik didapatkan adalah nilai kuat lentur 2,8×103-7,8×103 kg/cm2 dan nilai kuat patah berkisar 1,43×104-2,48×104 kg/cm2. Hasil pengujian sifat konduktivitas termal didapatkan berkisar 7,26×10-3-9,0×10-3 W/m°C. Ukuran partikel kulit buah kakao yang baik sebagai bahan pembuatan papan partikel adalah lolos ayakan 149 µm.Dari keseluruhan hasil pengujian disimpulkan bahwa ukuran partikel serbuk kulit buah kakao mempengaruhi pada sifat fisik, mekanik dan termal papan partikel. Semakin kecil ukuran partikel serbuk kulit buah kakao maka nilai densitas, kuat lentur, kuat patah dan konduktivitas termal papan partikel akan semakin tinggi. Pada pengujian kadar air dan daya serap air semakin kecil ukuran partikel kulit buah kakao maka semakin rendah nilai pengujian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik dan mekanik papan partikel yang didapatkan pada pengujian telah memenuhi standar SNI 03-2105-2008 kecuali pada pengujian densitas dan kuat lentur. Berdasarkan persentase densitas papan partikel maka papan partikel yang dihasilkan termasuk jenis papan partikel berkerapatan tinggi.Kata kunci: serbuk kakao, papan partikel, konduktivitas termal, sifat fisik, sifat mekanik.
Optimasi Filter Gelombang Mikro Berbasis Metamaterial Split Ring Resonators Disti Nabila Suci; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1776.219 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.2.163-169.2021

Abstract

Optimasi geometri metamaterial Split Ring Resonators (SRR) dilakukan dengan menvariasikan ukuran geometrinya sehingga dapat bekerja pada rentang frekuensi gelombang mikro dan dapat diaplikasi sebagai filter gelombang mikro. Variasi dilakukan terhadap ukuran jari-jari SRR (r), lebar celah SRR (g), dan lebar cincin SRR (c). Optimasi bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi geometri metamaterial  SRR terhadap bandwidth frekuensi, insertion loss dan frekuensi resonansi dari filter yang dihasilkan. Perancangan geometri SRR dan variasi geometri dilakukan secara numerik menggunakan software Comsol Multiphysics. Data bandwidth frekuensi, insertion loss dan frekuensi resonansi yang didapatkan dari Comsol Multiphysics diolah menggunakan Matlab. Luaran yang didapatkan dari Matlab adalah grafik yang menyatakan pengaruh variasi geometri metamaterial SRR terhadap bandwidth frekuensi, insertion loss dan frekuensi resonansi filter yang dihasilkan. Hasil yang didapatkan, semakin kecil lebar cincin maka semakin besar lebar bandwidth yang dihasilkan. Lebar celah cincin SRR tidak mempengaruhi bandwidth frekuensi. Semakin kecil jari-jari, lebar celah dan jarak pisah cincin luar dan cincin dalam maka insertion loss yang dihasilkan semakin kecil. Frekuensi resonansi yang didapatkan secara numerik lebih besar daripada frekuensi dengan perhitungan analitik. Perbedaan ini disebabkan karena posisi geometri SRR secara analitik berbeda dengan numerik.  Hasil optimal yang didapatkan dari optimasi ini adalah geometri dengan r = 6,5 mm, l = 0,75 mm, g = 2 mm yang memiliki bandwidth 690 MHz frekuensi dan insertion loss filter -4 dB.
Pengaruh Vibrasi Terhadap Kualitas Lapisan Tipis Opal yang Disintesis dengan Metode Deposisi Horizontal Cecep Irwanda; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.473 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.4.299-304.2018

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi lapisan tipis opal menggunakan metode deposisi horizontal dengan penambahan vibrasi. Sintesis dilakukan pada suhu ruang dengan variasi kecepatan vibrasi 0, 1000, 1250, dan 1500 rpm menggunakan magnetic stirrer. Karakterisasi dilakukan menggunakan Mikroskop Optik, SEM (Scanning Electron Microscopy) dan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil mikroskop optik menunjukkan permukaan sampel dengan vibrasi lebih homogen dan tebal dibandingkan tanpa vibrasi. Hasil SEM menunjukkan lapisan multilayer terbentuk pada sampel vibrasi dengan kecepatan putaran 1500 rpm. Spektrum absobsi spektrofotometer UV-Vis menunjukkan nilai absorbansi maksimum tertinggi pada panjang gelombang 564 nm dengan nilai absorbansi 0,1526. Semakin tinggi kecepatan vibrasi yang digunakan, semakin tinggi nilai absorbansi maksimum dan semakin tinggi nilai FWHM.Kata kunci: Deposisi horizontal, lapisan tipis, opal, polystyrene, vibrasi.
Analisis Pengaruh Konsentrasi Elektrolit NaCl terhadap Karakteristik Karbon Aktif dari Kulit Buah Kakao Vikra Yudha Yolanda Afza; Mulda Muldarisnur; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2155.126 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.486-492.2021

Abstract

Telah dilakukan sintesis karbon aktif dari kulit kakao dengan menggunakan aktivator KOH 0,3 M dengan variasi elektrolit NaCl 1 M, 2 M dan 3 M yang akan dimanfaatkan sebagai superkapasitor. Karakterisasi hasil dilakukan dengan Scanning Electronic Microscope (SEM) untuk melihat struktur pori, X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui kristal karbon, serta uji siklik voltammetry (CV) dan LCR-Meter untuk mengetahui nilai kapasitansi dan konduktivitas yang dihasilkan. Hasil analisa XRD didapatkan struktur atom yang berbentuk amorf yang tidak dipengaruhi oleh konsentrasi elektrolit NaCl yang diberikan. Analisa SEM membuktikan bahwa konsentrasi elektrolit NaCl mempengaruhi struktur pori. Elektrolit NaCl 3 M memiliki struktur pori yang lebih halus dan merata. Nilai kapasitansi spesifik menggunakan CV didapatkan nilai kapasitansi spesifik tertinggi yaitu 42,524 µF/g pada konsentrasi NaCl 3 M dan terendah pada konsentrasi NaCl 1 M 3 µF/g. Hasil yang didapatkan menggunakan alat LCR-Meter untuk mengukur konduktivitas adalah 1,83 S/m pada konsentrasi NaCl 3 M dan frekuensi 1000 Hz serta yang terendah pada konsentrasi elektrolit NaCl 1 M pada frekuensi 100 Hz 0.18 S/m. Hal ini membuktikan bahwa konsentrasi elektrolit yang diberikan dapat mempengaruhi dan meningkatkan nilai kapasitansi dan konduktivitas yang dihasilkan sel superkapasitor.
Sintesis Nanopartikel TiO2-SiO2 Berpori Sebagai Fotokatalis untuk Penjernihan Air Limbah Rumah Tangga Mieke Wulandari; Astuti Astuti; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.273 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.33-38.2018

Abstract

Sintesis nanopartikel TiO2-SiO2 berpori dilakukan menggunakan metode pemanasan sederhana dalam larutan polimer. Polimer yang digunakan adalah polietilen glikol (PEG 6000). Sintesis dilakukan pada suhu 400 áµ’C dengan waktu tahan 0 jam, 0,5 jam, dan 1 jam. Hasil karakterisasi XRD dan SEM menunjukkan bahwa ukuran kristal adalah 53,1 nm, sedangkan rata-rata diameter partikel adalah 101,7 nm, 114,8 nm, dan 119,8 nm untuk waktu tahan 0 jam, 0,5 jam, dan 1 jam. Ukuran kristal tidak dipengaruhi oleh waktu tahan, sedangkan diameter partikel semakin besar dengan semakin lamanya waktu tahan. Penambahan SiO2 pada TiO2 menyebabkan partikel mengalami sedikit aglomerasi. Nanopartikel TiO2-SiO2 dapat menurunkan nilai pH air limbah rumah tangga dari 8,8 menjadi 7,5 dan menurunkan nilai TDS dari 208 mg/L menjadi 161 mg/L. Penurunan nilai pH dan TDS lebih tinggi diperoleh untuk nanopartikel TiO2-SiO2 dengan waktu tahan 0 jam yang memiliki ukuran kristal paling kecil. Nanopartikel TiO2-SiO2 lebih efisien menurunkan nilai pH dan TDS air limbah rumah tangga dibandingkan TiO2 tanpa silika.Kata kunci : TiO2-SiO2, TDS, fotokatalis, PEG 6000, air limbah rumah tangga
Morfologi Dan Sifat Optik Lapisan Tipis Opal yang Dideposisi Menggunakan Metode Modified Vertical Deposition Sri Rahayu; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.444 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.1-5.2019

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lapisan tipis opal dengan menggunakan metode modified vertical deposition. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh kecepatan penarikan substrat dari suspensi koloid polysterene terhadap sifat optik dan homogenitas ketebalan lapisan tipis opal. Pembuatan sampel dilakukan dengan kecepatan penarikan 1 mm/jam, 5 mm/jam, 10 mm/jam dan 12 mm/jam. Sampel dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik, spektrofotometer UV-Vis dan SEM (Scanning Electron Microscopy). Mikroskop Optik menunjukkan ketebalan lapisan opal yang tidak homogen. Karakterisasi UV-Vis menunjukkan adanya puncak absorbansi pada lapisan opal pada kecepatan 1 mm/jam sedangkan SEM menunjukkan adanya lapisan opal yang multilayer (berlapis banyak) pada kecepatan penarikan 1 mm/jam. Kata kunci: Lapisan tipis opal, Mikroskop Optik, SEM, UV-Vis, variasi kecepatan.
Model Kuantisasi Kedua Hamiltonian Resonansi Plasmon Permukaan Terlokalisasi pada Nanologam Bola Muhammad Siddiq Ilyas Lubis; Zulfi Abdullah; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.297 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.212-218.2019

Abstract

Telah diteliti hubungan dispersi pada nanologam bola menggunakan model kuantisasi kedua Hamiltonian (KKH). Hubungan dispersi (HD) diperoleh untuk mengetahui frekuensi resonansi (FR) plasmon pada permukaan bidang batas dielektrik-logam. Sebelumnya, telah diteliti HD pada nanologam planar dan nanowires menggunakan KKH. Pada penelitian lain, juga telah diteliti HD pada nanologam bola (NB) menggunakan persamaan elektrodinamika klasik Maxwell, hasil yang diperoleh adalah FR meningkat pada nilai frekuensi cahaya tinggi saat berinteraksi dengan bidang batas dielektrik-logam. HD juga dapat ditentukan pada geometri NB. Dan pada penelitian ini HD pada NB ditentukan dengan model KKH, kemudian ditransformasi menggunakan transformasi Bogoliubov (TB). FR pada NB meningkat pada rentang energi cahaya tampak yang tinggi, ukuran NB yang lebih kecil, dan pada bilangan kuantum l lebih besar. Hasil tersebut sesuai dengan HD yang diperoleh dari persamaan elektrodinamika klasik Maxwell. Dan HD pada planar dan nanowires lebih kecil dibandingkan HD pada NB. Kata kunci: kuantisasi kedua Hamiltonian, transformasi Bogoliubov, nanologam bola, hubungan dispersi.
Sintesis dan Karakterisasi Silika Aerogel sebagai Adsorben Tumpahan Minyak Muhammad Khaishar Mahardhika; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.398 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.296-302.2021

Abstract

Silica aerogel made from basic sand beach has been synthesized with addition surface modifier agent trymethylchlorosilane (TMCS) as an absorben oil spill. This study has purposed for to analysize addition of TMCS to aerogel silica charateristic. Aerogel silica has been syntesized using sol-gel methode and ambient pressure drying methode (APD). Waterglass is synthesized by melting sea sand and NaOH solution. Waterglass is converted into a gel by adding acetic acid and ammonium hydroxide. Silica gel formed then dried and soaked in methanol to get alcogel. Alcogel then soaked with TMCS : Hexana : Methanol as long 24 hours at 50 oC , Subsequently soaked in a hexane solution and then dried to produce an aerogel The chracterization has been done are oil absorption capacity, porosity, functional group analysis, contact angel test, and silica aerogel morphology analysis. The highest oil absorption capacity is 5 time by it dry mass and highest porosty has been got is 31,5 %. Functional group analysis show the absorption pick on the wave number 789,86 cm-1 which shows the vibration-OSiCH3 and the wave number 549,72 cm-1 which shows the vibration –Si(CH3)3. From the contact angle test, the highest value was 92.5o, which indicated that the silica airgel was not yet hydrophobic. On morphology surface analysis using SEM has been got the size of particel 10,513 µm and 14,244 µm for volume ratio 1:1:1 and 2:1:1.
Pengaruh Temperatur Sintesis Hidrotermal Terhadap Diameter Nanopartikel Seng Oksida Adine Melossa Famia; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.604 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.127-132.2019

Abstract

Pengaruh temperatur terhadap diameter nanopartikel seng oksida (ZnO) yang disintesis dengan metode hidrotermal telah diteliti. Temperatur divariasikan sebesar 70 °C, 80 °C, 90 °C, 100 °C, dan 110 °C. Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan Scanning Electron Microscope untuk mengamati morfologi permukaan dan menentukan ukuran partikel. XRD digunakan untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal.  Temperatur mempengaruhi ukuran partikel setiap sampel dengan diameter yaitu, 76,72; 95,32; 170,72; 100,37; dan 54,27 nm.  Ukuran kristal semua sampel berturut-turut adalah 42.07; 52.7; 52.7; 52.7; dan 42.07 nm. Diameter partikel dan ukuran kristal dipengaruhi oleh temperatur sintesis, dimana semakin tinggi temperatur sintesis, semakin kecil diameter partikel dan ukuran kristal ZnO yang terbentuk. Nanorod terbentuk pada temperatur 80 °C dengan aspek rasio sebesar 1,7.Kata kunci: nanopartikel, temperatur, seng oksida (ZnO), hidrotermal
Pengaruh Stabilisator Terhadap Ukuran, Morfologi, dan Fotoluminesensi Nanopartikel Seng Oksida yang Disintesis dengan Metode Sol-Gel Rizchi Aulia Utami; Astuti Astuti; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.658 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.39-44.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh stabilisator terhadap ukuran, morfologi dan fotoluminesensi nanopartikel ZnO yang disintesis dengan metode sol-gel.  Stabilisator yang digunakan adalah polietilen glikol (PEG), polivinil alkohol (PVA), dan polivinil pirolidin (PVP).  Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan XRD untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, SEM untuk melihat morfologi permukaan dan ukuran partikel, dan laser Nd:YAG untuk mengukur intensitas luminesensinya. Ukuran kristal ZnO tanpa stabilisator, ZnO ditambahkan PEG, ditambahkan PVA adalah 32,7 nm, sedangkan yang ditambahkan PVP adalah 38,5 nm. Struktur kristal dari semua sampel ZnO adalah heksagonal.  Citra SEM memperlihatkan bahan ZnO tanpa penambahan stabilisator memiliki ukuran partikel yang tidak seragam dan beraglomerasi, sedangkan untuk ZnO yang disintesis dengan penambahan stabilisator  ukuran partikelnya lebih seragam dam aglomerasinya berkurang. ZnO yang memiliki intensitas luminesensi paling kuat secara berturut-turut yaitu ZnO ditambahkan PEG, ZnO tanpa penambahan stabilisator, dengan penambahan PVA, dan penambahan PVP.  Intensitas puncak spektrum luminesensi tersebut terletak pada panjang gelombang 638,27 nm, 620,63 nm, 586,60 nm, dan 596,15 nm.Kata kunci: Intensitas luminisen, fotoluminisensi, stabilisator, aglomerasi, ZnO.
Co-Authors Abi Syaibah Adine Melossa Famia Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afrineldi, Rendi Afza, Vikra Yudha Yolanda Ahmad Fauzi Pohan Akrajas Ali Umar Aldilla, Muhammad Syaugi Alimin Mahyudin Amrullah, Yasir Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andini Ramadhani Anggini, Aulia Anla, Anla Fet Hardi Apriani, Akmecia Risqa Ardhiati, Fitria Ardian Putra Astuti Astuti - Astuti Astuti Aulia Anggini Betta Centaury Cecep Irwanda Cen Rahman Dahyunir Dahlan Dahyunir, Dahyunir Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Dian Fitriyani Dian Milvita Disti Nabila Suci Dunnas, Irsya Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Ebriyen Zeni Eldiani Arifya Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Exaudi Pratama Rajagukguk Exaudi Pratama Rajagukguk F Marlow Fadilla Monica Fahendri Fahendri Fahendri, F. Famia, Adine Melossa Fani Anjelina Faula Rahmi Febrielviyanti, - Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fitria Ardhiati Geby Sri Ayu Oktavia Gusthia, Melisa Weno Haiqal, Helmi Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi, - Helmi Haiqal Helmi Septaria Herlin Ilham Perdana Ilham Perdana Ilham Perdana AT Imam Taufiq Imam Taufiq Irsya Dunnas Irwanda, Cecep Kurniawan, Rengga Adit Lubis, Muhammad Siddiq Ilyas M. Ali Shafii Mahardhika, Muhammad Khaishar Margani, Taufik Try Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Maulidan, Ikhwan Fikri Meqorry Yusfi Mieke Wulandari Mora Mora Muftahul Rizka Muhammad Khaishar Mahardhika Muhammad Siddiq Ilyas Lubis Muhammad Syaugi Aldilla Mutya Vonnisa Nasution, Widi Mulia Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Novia Dwi Agusri Novianti, Noni Novirza, Resti Nurmi, Fatiyah Aghni Yati Nurul Annisa Perdana AT, Ilham Rahma Fikri Nuradi Rahmad Rasyid Rahman, Cen Rahmatunisa, Sefina Rahmawati Yusri Rahmi Suryani Rahmi, Faula Rajagukguk, Exaudi Pratama Ramacos Fardela Ramadhani, Andini Ramona, Fransischa Rani Delvihardini Rendi Afrineldi Rengga Adit Kurniawan Resti Novirza Ridwan, Jaenudin Rifa Lihayati Rizchi Aulia Utami Rizka, Muftahul Sadikin, Siti Naqiyah Salamah, Ummi Salim Muhaimin Septriani, Yulni Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani SRI RAHAYU Sri Rahayu Suci, Disti Nabila Sucy Lestari Wirma Suryani, Rahmi Syaibah, Abi Syukri - Syukri Syukri Trengginas Eka Putra Sutantyo Ummi Salamah Usna, Sri Rahayu Alfitri Utami, Rizchi Aulia Vikra Yudha Yolanda Afza Wellia, Diana Vanda Widi Mulia Nasution Widi Mulia Nasution Wildian Wildian Wulandari, Mieke Yoci Darwita Putri Yuli Yetri Yuli Yetri Yulia Eka Putri, Yulia Eka Yulni Septriani Yusri, Rahmawati Zeni, Ebriyen Zulfi Zulfi Abdullah Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi