Claim Missing Document
Check
Articles

STUDY OF THE NEWTON RAPHSON METHOD IN ANALYZING THE DEPTH OF FLUID FLOW IN THE WASTEWATER CANAL U RPS TKRO SMKN 1 CIRUAS USING THE MATLAB APPLICATION Susilo, R Dwi Pudji; Tarigan, Kontan; Sudarma, Andi Firdaus; Oktaviani, Ana Nur; Khaerudini, Deni Shidqi; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v13i2.27624

Abstract

Abstract--Flow Depth can be defined as channel height or open channel flow depth, is an important parameter in hydraulic calculations and analysis. The depth of flow in the U channel (U channel) of the Student Practice Room (RPS) for Automotive Light Vehicle Engineering (TKRO) at SMKN 1 Ciruas often causes delayed flow congestion and full channels. Sometimes it is dry if only a few students carry out practical use of room practice and use of water and other waste. The aim of this research is to find a solution to this problem, namely by knowing the depth of flow in the channel so that in the future when designing waste water drainage channels it can be designed appropriately and in accordance with the volume of waste released. The method is to calculate the flow depth in the U channel using NEWTON RAPHSON numerical analysis and the Matlab application to determine the flow depth. The calculation result is the depth of water flow in channel U, with water flow discharge Q = 0.016 m3/s, Manning coefficient for roughness of channel walls and base n = 0.025, slope of channel bottom I = 0.003, and width of channel U B = 0.22 m, at The 11th and 12th iterations flow depth = 0.194864 m. The results of manual exact calculations in the 11th and 12th iterations, the error percentage is 0%, meaning that the flow depth is uniform at a water level of 0.194864 m. Calculations using the Matlab application obtained graphs and the iteration steps were slightly different in the 12th and 13th iterations, the flow depth results were the same = 0.194864 m. The initial guess at flow depth(h)=1, the percentage error is 25%, the uniform flow depth of the RPS TKRO SMKN 1 Ciruas U channel is 0.194864 m.Keywords : Depth of flow, NEWTON RAPHSON, Open Channel, U Channel, MATLAB
ANALISIS PENGARUH LETAK SEKRUP TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN BAJA RINGAN MENGGUNAKAN METODE ANALITIK DAN METODE UJI TARIK Alvian, Lutfi; Hanifi, Rizal; Fitri, Muhamad
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v6i2.3307

Abstract

Konstruksi baja ringan adalah konstruksi yang telah banyak digunakan sekarang karena proses pembangunan yang cepat. Sambungan pada konstruksi baja ringan adalah hal yang tidak dapat ditiadakan sekarang dan akibat kesalahan sambungan juga konstruksi ini biasanya mengalami kegagalan/keruntuhan. Dengan berkembangnya metode dalam menganalisis sambungan, maka tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk menganalisis kekuatan sambungan baja ringan dengan metode Uji tarik, metode elemen hingga menggunakan program Solidwork 2017. Hasil yang di dapat penulis adalah setiap variasi letak sekrup mempunyai kekuatan tarik yang berbeda beda. Hasil pengujian tarik dan perhitungan manual memiliki kesamaan dimana sekrup yang paling besar menerima gaya adalah sekrup yang posisinya paling ujung dan kegagalan yang terjadi pada sekrup juga sesuai dengan simulasi yang dilakukan yaitu sekrup mengalami kegagalan tilling.
RANCANG BANGUN ALAT UJI KONSTANTA PEGAS UNTUK KAPASITAS 50 N/MM MENGGUNAKAN METODE VDI 2221 Pratama, Andrie; Fitri, Muhamad
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v6i2.3316

Abstract

Pegas mempunyai peranan penting untuk meredam getaran, oleh karena itu penggunaan pegas harus sesuai dengan gaya yang bekerja padanya. Jika salah dalam penggunaan dan pemilihan pegas maka akan mengakibatkan pegas bekerja tidak maksimal meredam getaran bahkan dapat mengakibatkan pegas menjadi patah. Gaya yang bekerja pada pegas dan perubahan panjang ketika pegas diberikan gaya, menjadi pertimbangan pemilihan pegas. Perbandingan gaya dengan perubahan panjang tersebut dinamakan konstanta pegas. Untuk mengetahui konstanta pegas digunakan alat uji konstanta pegas. Hal ini yang mendorong untuk merancang dan membuat alat uji konstanta pegas dengan kapasitas 50 N/mm yang aman bagi penguji. Metode desain VDI 2221 digunakan untuk memecahkan masalah dan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan dan teknologi. Beberapa tahap desainnya adalah Klarifikasi Tugas, Desain Konseptual, Konsep Perwujudan dan Desain Detail. Pemilihan varian berdasarkan metode VDI 2221  adalah varian 5. Alat uji dibuat dengan beberapa tahapan yaitu pembuatan rangka dan landasan uji, pembuatan kepala penekan, pembuatan bantalan pengatur, dan juga perakitan. Hasilnya didapatkan alat uji konstanta pegas kapasitas 50 N/mm yang dapat menguji berbagai dimensi pegas dengan batasan panjang 260 mm dan diameter 80 mm. Selain itu juga aman bagi penguji, kokoh, mudah penggunaannya dan perawatannya.
Analysis of Relation Between Impact Strength and Torsional Strength in Palm Fiber-Reinforced Epoxy Resin Composite Materials Wirawanto, Teguh; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v14i3.15920

Abstract

Composites are a combination of matrix or binder materials with reinforcement. The combination will produce a composite material that has different mechanical properties and characteristics from the constituent material, so that a desired composite material can be planned. The abundance of natural resources of palm fiber from palm trees but its utilization is still lacking, due to the mechanical properties of this fiber which is still in doubt about its reliability. For this reason, it is necessary to conduct research on epoxy resin composites with fibers as a filler so that the mechanical properties of each fiber and matrix composition can be known. The study used an experimental method that began with the manufacture of composite materials for the test specimens using an epoxy resin matrix reinforced with fibers with fiber volume fraction variations of 0%, 5%, 7% and 9%. Testing the mechanical properties of composite materials, which in this case is testing the torsional strength and impact strength of composite materials with variations in some fiber content, is then carried out simulations using the test data. The results of this study obtained an optimum average impact strength of 13.00 kJ/m on a composite material with a fiber content of 9% and obtained an optimum torsional strength with an average torque value of 271.14 N.m and an average stress value. shear of 2698.48 MPa on a composite material with a fiber content of 9%. The data obtained shows that the higher the percentage of fiber used, the greater the impact strength and torsional strength produced by the fiber-reinforced composite material.
Modifikasi Desain Mesin Uji Puntir Material Logam Dan Komposit kara, Reksi Bagas; Fitri, Muhamad
ALMIKANIKA Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v5i1.8924

Abstract

Pada umumnya modifikasi desain dilakukan karena adanya kebutuhan untuk menaikkan atau meningkatkan kapasitas maupun kinerja mesin. Mesin uji puntir adalah salah satu mesin yang digunakan untuk kegiatan praktikum mahasiswa teknik mesin di Universitas Mercubuana, sehingga mahasiswa dapat mengetahui sifat dan spesifikasi material logam dan komposit. Mesin uji puntir yang ada masih menggunakan handle/setir secara manual untuk proses geraknya. Beda penguji yang memutar handle maka akan menghasilkan kecepatan putar yang berbeda juga, sehingga hasil yang didapat kurang akurat. Karenanya perlu dilakukan modifikasi terhadap mesin uji dengan menggunakan motor listrik agar putarannya lebih stabil sehingga hasil yang didapat lebih akurat. Sebelum dilakukan modifikasi mesin uji puntir, terlebih dahalu dilakukan modifikasi desain untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan. Software CAD (Computer Aided Design) digunakan dalam mendesain dalam software Autodesk Inventor. Pada mesin uji puntir ini dilakukan pergantian sistem penggerak, sehingga perlu adanya penambahan emergency stop untuk mematikan putaran motor listrik dalam kondisi darurat, jika memang diperlukan. Mesin uji puntir ini juga belum memiliki cover pelindung di area spesimen material yang sedang diproses puntir. Sehingga ada potensi serpihan spesimen berhamburan ke arah si penguji yang dapat membahayakannya. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah mesin uji puntir dapat memberikan hasil pengujian lebih akurat serta lebih aman digunakan.Kata kunci : cover pelindung; ; emergency stop; mesin uji puntir; modifikasi desain; motor listrik.
Peningkatan Kemampuan Software Pada Alat Uji Puntir Logam Rohmatulloh, Izzi; Fitri, Muhamad
ALMIKANIKA Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v5i1.8956

Abstract

Pengujian sifat material pada baja dan komposit sangat dibutuhkan untuk mengetahui sifat material yang digunakan. Salah satu pengujian yang digunakan untuk mengetahui sifat material yaitu metode pengujian puntir. Dalam penggunaannya, alat uji puntir juga dilihat dari aspek kemudahan dalam pengoperasiannya. Untuk meningkatkan kemudahan penggunaan serta fleksibilitasnya, alat uji puntir perlu dimodifikasi dengan menggunakan 1 program yang dapat digunakan baik untuk material baja maupun komposit. Dalam penelitian ini, modifikasi program dibuat dengan perangkat lunak untuk dapat menampilkan data secara realtime grafik tegangan geser, regangan geser, torsi, dan sudut puntirnya. Input data dari program ini menggunakan sensor load cell dan rotary encoder yang akan mencatat berat dan sudut putarnya, dan motor listrik sebagai penggerak spindle yang akan memuntir spesimen sampai putus. Data yang didapat oleh sensor selanjutnya diproses menggunakan mikrokontroler Arduino Mega dan diolah  pada Microsoft Visual #C untuk ditampilkan datanya. Output data yang didapat pada perangkat lunak disimpan dengan format *.csv untuk data dan *.png untuk dapat ditampilkan dalam bentuk grafik. Pengujian puntir spesimen dengan perangkat lunak ini dilakukan pada material ST37 yang memiliki dimensi sama dan spesimen yang diuji berjumlah 3 pcs agar menghasilkan trendline grafik data yang stabil. Diperoleh hasil bahwa pengujian sistem control loadcell dengan membandingkan antara berat aktual dan berat yang dibaca load cell pada monitor menghasilkan data error dengan nilai rata-rata sebesar 0,5%. Sementara pengujian sistem control rotary encoder dengan membandingkan jumlah pulsa dengan sudut aktual menghasilkan pembacaan rotary encoder pada monitor yang mencapai 0,15°.Kata kunci :  arduino mega; microsoft visual c#; modifikasi program; pengujian puntir. 
Analisis Rugi Mayor Dan Rugi Minor Pada Alat Uji Rugi-Rugi Aliran Dalam Pipa Wibowo, Agus; Fitri, Muhamad
ALMIKANIKA Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pipa merupakan komponen yang banyak digunakan untuk pendistribusian fluida dan dipilih karena banyak jenis, bentuk serta ukurannya. Fluida yang dialirkan menentukan jenis dan bentuk dari instalasi pemipaan serta pendistribusiannya sering menggunakan sambungan pipa (fittings), pipa lengkung (elbow), maupun flange. Pengunaan sambungan akan menimbulkan permasalahan kompleks pada instalasi pipa yaitu rugi-rugi aliran dalam pipa yang berupa rugi-rugi mayor maupun minor. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian alat rugi-rugi aliran dalam pipa pada pipa lurus jenis PVC, Galvanise, Stainless dan komponen pipa seperti elbow, reducer,dan valve untuk menghitung terjadinya penurunan tekanan, rugi mayor, dan minor. Pengujian dilakukan dengan mengukur tekanan yang masuk dan keluar menggunakan pressure gauge dengan variasi bukaan katup 1/3 , 2/3 dan 3/3. Setelah dilakukan pengujian kemudian dilakukan analisa untuk mengetahui berapa penurunan tekanan, rugi mayor dan rugi minor. Dihasilkan penurunan tekanan terbesar pipa Galvanized steel 3236 Pa, pipa Stainlees Steel 3138 Pa dan pipa PVC sebesar 2157 Pa. Pada Elbow 450 sebesar 981 Pa dan 4903 Pa untuk Elbow 900. Kemudian rugi mayor terbesar pipa Galvanized steel sebesar 0,33 m, pipa Stainlees Steel 0,32 m dan pipa PVC sebesar 0,22 m dan rugi minor terbesar Elbow 450 sebesar 0,10 m dan 0,50 m untuk Elbow 900. Sehingga, semakin besar bukaan katup maka semakin besar rugi-rugi yang dihasilkan. Kata kunci :  Penurunan tekanan, mayor losses, minor losses, pipa.
Uji Fungsional dan Analisis Validasi Alat Uji Putaran Kritis Poros dengan Beban Okki Khusnul Mahmudin; Muhamad Fitri
ALMIKANIKA Vol 5 No 3 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poros berfungsi untuk meneruskan daya dari satu komponen ke komponen lain. Saat poros bekerja dengan beban, akan terjadi suatu getaran yang dapat menyebabkan defleksi. Saat keadaan defleksi maksimum terjadi pada poros, hal ini disebut putaran kritis poros. Untuk itu, dibuatlah alat uji putaran kritis agar diketahui pada kecepatan berapa putaran kritis terjadi pada poros tersebut. Supaya alat uji dapat berfungsi dengan baik, maka dilakukan pengujian fungsional dan analisis validasi pada alat uji tersebut. Pengujian fungsional dan analisis validasi dilakukan untuk mengetahui bahwa alat uji putaran kritis dapat berfungsi dengan baik atau tidak dan nilai hasil pengukuranya valid atau tidak. Pengujian fungsional dilakukan dengan cara membandingkan hasil pengukuran antara nilai pembacaan sensor alat uji putaran kritis poros dengan nilai pembacaan alat ukur lain dan nilai putaran kritis dibandingkan dengan nilai yang diperoleh dari perhitungan berdasarkan teori yang berlaku. Sedangkan, analisis validasi dilakukan pada hasil pengujian alat uji putaran kritis menggunakan software MS Excel untuk mengolah data. Setelah dilakukan pengujian, hasilnya proximity sensor dan alat uji putaran kritis dapat berfungsi dengan baik. Untuk analisis validasinya, hasil alat uji putaran kritis ini dinyatakan valid. Kata kunci : alat uji; defleksi; fungsional; poros; putaran kritis poros; validitas.
Characterization of Natural Fiber Reinforced Resin Composites and Glass Waste Powder for Brake Linings Fitri, Muhamad; Sudarma, Andi Firdaus
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 14, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Graduate School of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/aijst.14.1.42585

Abstract

Currently, there are two types of brake linings in the market: asbestos brake lining and asbestos-free brake linings. The asbestos Brake lining was widely used due to durability, heat resistance and friction properties. In terms of price, asbestos brake linings are indeed cheaper than asbestos-free brake linings, However, they have negative impact on the environment and human health. In high enough concentrations, asbestos dust can cause Mesothelioma, a malignant tumor in the lining of the lungs). Therefore, it is necessary to find a substitute material for asbestos that is affordable but possesses similar characteristics to asbestos brake linings. While, the high production of salak in Indonesia has a side effect, i.e.: the large volume of waste in the form of peel and seeds of salak. If not utilized, of course this will become waste. Meanwhile, glass waste is an inorganic waste material that is very difficult to decompose and pollutes the environment. Meanwhile, glass waste is one of the inorganic waste materials that is very difficult to decompose and pollutes the environment. The aim of this study was to characterize composite resin materials reinforced with glass waste powder, Snake Fruit Peel Powder and teak wood sawdust as alternative brake lining materialsThe research was conducted through laboratory experiments, beginning with the manufacture of sample specimens, followed by measuring their density, hardness, and friction coefficient testing then compared to brake lining on the market and also based on the SNI 09-0143-1987 standard. The result showed, some of the investigated samples in this study meet the reqirement of SNI 09-143-1987, where the lowest Brinell Hardness number of the sample 120.33. There are 5 specimens of friction coefficient of the specimens are also fullfill the requirement.
The Effect of Banana Frond Waste Fibers Compared to Glass Fibers on The Mechanical Properties of Composites Azizi, Muhammad; Susilo, R. Dwi Pudji; Ariansyah, Nando; Fitri, Muhamad
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the mechanical properties of composites reinforced with banana frond waste fibers compared to those reinforced with traditional glass fibers. The increasing environmental concerns and the need for sustainable materials have driven the exploration of natural fibers as viable alternatives to synthetic fibers in composite materials. Banana frond waste, a byproduct of banana cultivation, offers a renewable and biodegradable option for composite reinforcement.Composites were fabricated using both banana frond waste fibers and glass fibers, and their mechanical properties, including tensile strength, bending strength, and impact resistance, were evaluated and compared. The results indicated that while glass fiber composites exhibited higher overall mechanical performance, banana frond waste fiber composites showed competitive properties, particularly in terms of impact resistance and specific strength. The natural fibers demonstrated adequate bonding with the polymer matrix, contributing to the composite's overall integrity.Moreover, the use of banana frond waste fibers significantly reduced the composite's environmental footprint, making them a promising alternative for various applications where moderate mechanical performance is sufficient. The study highlights the potential of banana frond waste fibers as a sustainable reinforcement material, encouraging further research and development in this area to optimize their mechanical properties and broaden their application scope.
Co-Authors Abdul Hamid Abdul Hamid Abdul Hamid Afrian, Roni Agus Hermawan Agus Noviana Agus Wibowo Ahmad Supendi AlSanousi, Dalal Alvian, Lutfi Aman Kelpia Andi Firdaus Sudarma Andi Firdaus Sudarma Anton Heriawan Anugrah, Hasan Ardian, Rifky Dwi Ariansyah, Nando Arief, Sulaiman Azharuddin Azharuddin, Azharuddin Azizi, M Azizi, Muhammad Azriuddin, Muhammad Bambang Sukiyono Bustomi, Muhammad Ardi Dafit Feriyanto Daisy Mui Hung Kee Dalal AlSanousi Damanik, Fadth Rizky Darwin Sebayang Darwin Sebayang Dedik Romahadi Dedik Romahadi Deni Shidqi Khaerudini Dimas Dwi Saputra Edy Hartulistiyoso Edy Herianto Majlan Fadila, Muhammad Afif Fajar Anggara Frelly Rizqiansyah Glennart Sahat Rubian Hadi Pranoto Hafidz Salafuddin Hafizzudin, Muhammad Hanifi, Rizal Hendrikus Wermasaubun I Gusti Ayu Arwati Imam Hidayat Imam Hidayat Iqbal Risyuma Irawan Malik kara, Reksi Bagas Kee, Daisy Mui Hung Kelpia, Aman Khariri, Muhamad Ervin Khuzaimah Arifin Kurniawan, Olivia Kurniawan, Rizki Nur Afami Leopold Oscar Nelwan M. Azizi Maharani Dewi Solikhah Mahendra, Tito Syahril Sobarudin Izha Martua Limido Simanjuntak Maulana Yusuf Md Radwanul Karim Mizan, Adlan Mohamad Abror Muhammad Afiq Zakwan Muhammad Azriuddin Muhammad Edi Laksono Muhammad Hafizzudin Muhammad Imran Muhammad Rizky Imaduddin Muhammad Sulthan Yafiq Nono Darsono Noviana, Agus Nurato Nurgiansyah, Rama Obie Farobie Okki Khusnul Mahmudin Oktaviani, Ana Nur Olivia Kurniawan Pradipta, Nanang K. Pramana, Putratama Aziz Pratama, Andrie Putra Ramadhan, Fajar Gilang Putratama Aziz Pramana R Dwi Pudji Susilo R. Dwi Pudji Susilo Rafi, Muhammad Miftah Rizki Nur Afami Kurniawan Rizky Fajar Sutrimo Rofiqie, Ahmad Rohmatulloh, Izzi S. Mahzan Santoso, Dwi Adi Shahruddin Mahzan Shahruddin Mahzan Shahruddin Mahzan Silvia, Vika Sitanggang, Maria Nelly Aprilianti Sri Bintang Faisal Susilo, R Dwi Pudji Susilo, R. Dwi Pudji Tarigan, Kontan Tito Syahril Sobarudin Izha Mahendra Tri Yulni Wermasaubun, Hendrikus Wibowo, Agus Setiawan Wirawanto, Teguh Yafiq, Muhammad Sulthan Yohanes Aris Purwanto Yudhistira, Gilang Awan Zakaria Zakaria Zakwan, Muhammad Afiq