Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Kemasan Bakso Frozen pada UMKM F Raodah, Raodah; Ramdhani, Irin; Erniyani, Erniyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3220

Abstract

UMKM Bakso Frozen F menghadapi permasalahan kecacatan pada kemasan plastik PE, terutama berupa sobekan yang sering dikeluhkan reseller setelah proses distribusi. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas produk, mengurangi kepuasan pelanggan, serta berdampak negatif terhadap daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab cacat kemasan serta merumuskan langkah perbaikan agar mutu produk dapat terjaga dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui studi kasus pada UMKM Bakso Frozen F. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah penjualan dan frekuensi cacat sobek selama enam bulan, observasi proses produksi, serta wawancara dengan pemilik usaha terkait praktik pengendalian kualitas yang diterapkan. Analisis dilakukan dengan menggunakan peta kendali (control chart) untuk memantau stabilitas proses dan diagram Ishikawa untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi proporsi cacat sobek dengan rata-rata 2,78% per bulan. Beberapa penyebab utama yang teridentifikasi meliputi kualitas bahan kemasan yang relatif tipis, pengaturan mesin sealer yang kurang optimal, serta penanganan distribusi yang belum memadai. Melalui analisis tersebut, dirumuskan strategi perbaikan berupa pemilihan bahan kemasan yang lebih kuat, kalibrasi rutin mesin penyegel, serta peningkatan standar distribusi. Dengan penerapan usulan ini, diharapkan tingkat kecacatan dapat ditekan sehingga produk sampai ke konsumen dalam kondisi yang lebih aman dan berkualitas.
Implementasi Media Pembelajaran Las Simulator melalui Strategi Cybergogi dalam Pembelajaran Las Berbasis Industri untuk Peningkatan Keterampilan Pengelasan Mahasiswa Aqsha, Ismail; Ashadi, Ninik Rahayu; Anwar, Fahri; Ramdhani, Irin; Romadin, Achmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif (1) bagaimana proses penerapan metode pembelajaran berbasis cybergogi dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, serta (2) sejauh mana peningkatan keterampilan mahasiswa pada bidang pengelasan dan fabrikasi setelah metode tersebut diterapkan. Pendekatan cybergogi dipilih karena mampu mengintegrasikan teknologi digital, interaktivitas, dan kemandirian belajar mahasiswa melalui pemanfaatan aplikasi serta simulator las yang menyerupai kondisi praktik nyata. Untuk memperoleh data yang akurat, penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes pretest dan posttest yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan teknis mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran. Selain itu, dokumentasi kegiatan pembelajaran digunakan untuk menilai aspek proses, keterlibatan mahasiswa, serta konsistensi penerapan metode. Proses pembelajaran dilakukan melalui tahapan sistematis, meliputi orientasi untuk memahami tujuan dan aturan keselamatan, eksplorasi materi melalui panduan digital, elaborasi dengan latihan praktik berbantuan simulator, presentasi hasil kerja, kolaborasi antarmahasiswa, refleksi terhadap proses pembelajaran, serta evaluasi akhir. Rangkaian tahapan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, terarah, dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor N-gain dari 30 mahasiswa pada mata kuliah fabrikasi mencapai 0,7254, yang termasuk kategori peningkatan “tinggi”. Adapun persentase efektivitas sebesar 72,5% mengindikasikan bahwa metode pembelajaran berbasis cybergogi tergolong “cukup efektif” dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran ini melalui media simulator memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam bidang pengelasan dan fabrikasi.
Peningkatan Pemahaman Siswa Menggunakan Alat Ukur Mekanik Di SMK Negeri 8 Kabupaten Pinrang: id Aminuddin; Ramdhani, Irin; Pramono, Ashar; Erniyani; Raodah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.9800

Abstract

Keterampilan dalam menggunakan alat ukur mekanik merupakan kompetensi fundamental yang wajib dikuasai oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan guna mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. Sebagian besar siswa menunjukkan kesulitan dalam mengoperasikan alat ukur yang sesuai dan membaca hasil pengukuran dengan akurasi yang tepat, seringkali disebabkan oleh minimnya praktik langsung dan pemahaman konseptual tentang satuan serta konsep pengukuran. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam penguasaan alat ukur mekanik serta mengembangkan model intervensi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Salah satu alat ukur yang memiliki tingkat akurasi tinggi adalah micrometer. Micrometer, juga dikenal sebagai mikrometer sekrup, adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur ketebalan atau diameter suatu objek dengan tingkat akurasi tinggi. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama program, terlihat bahwa mayoritas siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis alat ukur mekanik, seperti jangka sorong, mikrometer, dan dial indicator, dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan sebelum sosialisasi. Tidak hanya itu, pemahaman teoritis mengenai prinsip kerja dan fungsi spesifik dari masing-masing alat juga mengalami peningkatan yang substansial, mengindikasikan bahwa metode penyampaian materi oleh para dosen sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal siswa.
Pelatihan Microsoft Office untuk Siswa SMK: Membangun Kompetensi di Era Digital: id Ramdhani, Irin; Andi Muhammad Idkhan; Ismail Aqsha; Djuanda; Muhsin Z
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10062

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu Program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SMKN 9 MAKASSAR Jl. Salodong Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Program Kerja Pelatihan Microsoft office yang dilakukan di SMKN 9 MAKASSAR ini adalah salah satu program kerja dari kegiatan mahasiswa kampus mengajar angkatan 8 untuk memingkatkan adaptasi teknologi bagi siswa di sekolah. Di era digital ini menuntut tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknologi informasi, termasuk penguasaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Pelatihan Microsoft Office bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi langkah strategi dalam membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint sebagai alat produktivitas yang esensial. Metode pelatihan meliputi teori dasar, praktik langsung, dan evaluasi proyek. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami dan menerapkan fungsi dasar ketiga aplikasi tersebut, seperti membuat dokumen formal, mengolah data sederhana, dan menyusun presentasi profesional. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk bersaing di dunia kerja yang semakin berbasis teknologi. Dari hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan Microsoft Office memberikan manfaat signifikan dalam mendukung kesiapan kerja siswa SMK. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan prinsip ergonomi di laboratorium SMK Negeri 8 Pinrang untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap postur kerja Amiruddin, Amiruddin; Erniyani, Erniyani; Latief, Nurlaela; Ramdhani, Irin; Raodah, Raodah
Jurnal Anugerah Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/45txd049

Abstract

Prinsip ergonomi memiliki peranan penting dalam mendukung pelaksanaan praktik kerja di laboratorium. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pemamahan siswa terhadap prinsip-prinsip ergonomi masih tergolong rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap postur kerja yang benar. Metode pengumpulan data berupa penyebaran angket pre-test dan posttest berdasarkan aspek pengetahuan dasar tentang ergonomi, penerapan postur kerja yang benar, serta pentingnya ergonomi dalam kegiatan praktik kejuruan. Selain itu, dokumentasi juga dilakukan untuk mengindetifikasi secara langsung hasil skor postur duduk siswa dengan menggunakan metode REBA. Hasil evaluasi menunjukkan sebelum mengikuti pelatihan pemahaman siswa berkisar 35%, dan setelah mengikuti pelatihan mecapai 90%, artinya bahwa secara siginifikan siswa mengalami peningkatan pemahaman terkait prinsip ergonomi. Selain itu, hasil analisis postur duduk siswa menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dengan bantuan aplikasi Angulus menunjukkan total skor tingkat risiko sedang (skor 7), yang mengindikasikan perlunya intervensi segera. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membangun kesadaran kritis terhadap pentingnya ergonomi dalam dunia kerja. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan pelatihan ergonomi lanjutan dan penyusunan panduan ergonomi sederhana di lingkungan SMK.
TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS: PENDEKATAN ERGONOMI MITIGASI KELELAHAN PEKERJA MENUJU INDUSTRI 5.0 IRIN RAMDHANI; Raodah Raodah; Erniyani Erniyani; Ismail Aqsha
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38669

Abstract

Transisi menuju Industri 5.0 menggeser fokus dari efisiensi operasional murni ke desain yang berpusat pada manusia guna memitigasi kelelahan kerja yang berdampak buruk pada keselamatan dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan sistematis mengenai evolusi berbagai pendekatan ergonomis dalam mengurangi kelelahan pekerja di sektor industri, kesehatan, dan jasa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA melalui basis data ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar. Dari total 374 artikel yang diidentifikasi, terpilih 20 makalah utama (2022–2025) untuk dianalisis secara mendalam melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Temuan menunjukkan bahwa integrasi AI dalam penjadwalan kerja mampu mengurangi kelelahan emosional sebesar 22,8%. Selain itu, intervensi fisik seperti rotasi kerja dan desain ulang tempat kerja terbukti menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal (MSD) hingga 43%. Penggunaan teknologi sensor wearable juga meningkatkan akurasi deteksi dini kelelahan fisik. Mitigasi kelelahan yang efektif memerlukan kerangka kerja terpadu yang menyelaraskan dimensi fisik, kognitif, dan mental untuk menjamin kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan organisasi secara holistic di era indsutri 5.0.
EVALUASI POSTUR KERJA PADA AKTIVITAS PERBAIKAN DAN PENGELASAN RANGKA MOBIL MENGGUNAKAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENYT (REBA) DI PT. WY Erniyani Erniyani; Irin Ramdhani; Raodah Raodah; Fahri Anwar; Achmad Romadin
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 11 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v11i2.11533

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang umum terjadi pada sektor industri, khususnya pada pekerjaan yang melibatkan aktivitas fisik tinggi seperti pengelasan dan perbaikan rangka mobil. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh postur kerja yang tidak ergonomis, dilakukan secara berulang-ulang, serta minimnya penggunaan alat bantu kerja. Secara khusus, aktivitas perbaikan dan pengelasan rangka mobil di PT. WY masih dilakukan secara manual dengan posisi kerja tidak alami, seperti membungkuk, jongkok tanpa penopang, dan menjangkau area kerja yang sulit diakses, sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai tingkat risiko ergonomi pada aktivitas tersebut menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, serta analisis postur kerja pekerja. Subjek penelitian terdiri atas delapan pekerja yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan intensitas kerja dan potensi risiko ergonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja berada pada kategori risiko sedang dengan skor REBA antara 4 hingga 7, satu pekerja berada pada kategori risiko tinggi dengan skor 9, dan satu pekerja pada kategori risiko rendah dengan skor 3. Temuan ini menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya perbaikan postur kerja untuk mengurangi risiko ergonomi serta meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja
OPTIMALISASI KUALITAS PRODUK AMDK MELALUI PENDEKATAN SIX SIGMA DALAM UPAYA MENURUNKAN CACAT PRODUK Raodah Raodah; Irin Ramdhani; Nurul Ilmi; Erniyani Erniyani; Dwi Handayani
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 11 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v11i2.11553

Abstract

Product quality is a crucial factor in enhancing the competitiveness of the manufacturing industry, particularly in the Bottled Drinking Water (BDW) industry. This study aims to optimize the quality of bottled drinking water products through the Six Sigma approach in an effort to reduce product defect rates. The method employed is Six Sigma with the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) framework. The data used consist of product defect records collected over a three-month period, including broken bridge defects, tilted caps, standing caps, and overpressure defects. In the measure phase, defect rates, Defects Per Million Opportunities (DPMO), and sigma levels were calculated to evaluate the performance of the production process. The analyze phase revealed that broken bridge defects were the dominant type of defect based on Pareto diagram analysis, making them the primary focus for improvement efforts. Root cause analysis using a cause-and-effect (fishbone) diagram indicated that the main contributing factors originated from machine, method, and human aspects. Furthermore, in the improve phase, several corrective actions were proposed, including machine torque adjustment, operator training, implementation of Standard Operating Procedures (SOPs), and improvement of raw material quality. The control phase was conducted by establishing operational standards and process monitoring systems to ensure the sustainability of improvements. The results demonstrate that the implementation of Six Sigma provides a systematic solution for reducing product defects and continuously improving the quality of bottled drinking water products.
Penguatan Budaya Keselamatan Kerja melalui Media Visual dan Edukasi pada Pekerja Pelabuhan Makassar: id Irin Ramdhani; Erniyani; Raodah; Fahri Anwar; Achmad Romadin
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/3zvhft42

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja harian pelabuhan melalui program edukasi serta pemasangan stiker keselamatan pada helm di Pelabuhan Pelindo Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan 30 pekerja, yang meliputi pre-test, edukasi, pemasangan stiker, dan evaluasi post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja secara signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 64,3 menjadi 88,7. Tingkat kepatuhan penggunaan helm juga meningkat dari 68% menjadi 93%. Pemasangan stiker keselamatan tidak hanya memudahkan identifikasi pekerja, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat visual yang berkelanjutan terhadap praktik keselamatan kerja. Program ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana dan berbiaya rendah dapat secara efektif meningkatkan kesadaran K3 serta mendorong terbentuknya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan pada lingkungan kerja berisiko tinggi.
Gerakan Bersih Pantai melalui Kegiatan Pungut Sampah sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Pantai Biru Kota Makassar: id Irin Ramdhani; Badaruddin Anwar; Aminuddin; Erniyani; Raodah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/0xqgfk27

Abstract

Kawasan Pantai Biru di Kota Makassar menghadapi ancaman serius akibat akumulasi sampah plastik dan limbah rumah tangga yang merusak ekosistem serta menurunkan daya tarik wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Gerakan Bersih Pantai melalui Kegiatan Pungut Sampah” ini bertujuan untuk memulihkan kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat. Menggunakan metode partisipatif dan humanis, kegiatan ini melibatkan 50 peserta yang terdiri dari anggota PIKK PT XYZ, karyawan perusahaan, dan warga lokal. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, aksi pungut sampah, edukasi, dokumentasi, serta evaluasi melalui diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan melalui sentuhan tangan langsung mampu membangun ikatan emosional dan rasa memiliki peserta terhadap alam, yang lebih efektif dibandingkan edukasi teoretis semata. Selain menghasilkan lingkungan pantai yang lebih bersih, program ini berhasil memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan media kampanye sosial melalui dokumentasi kegiatan. Gerakan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 14 dan 17 dalam menjaga ekosistem laut melalui kemitraan