Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

OPTIMALISASI KUALITAS PRODUK AMDK MELALUI PENDEKATAN SIX SIGMA DALAM UPAYA MENURUNKAN CACAT PRODUK Raodah Raodah; Irin Ramdhani; Nurul Ilmi; Erniyani Erniyani; Dwi Handayani
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 11 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v11i2.11553

Abstract

Product quality is a crucial factor in enhancing the competitiveness of the manufacturing industry, particularly in the Bottled Drinking Water (BDW) industry. This study aims to optimize the quality of bottled drinking water products through the Six Sigma approach in an effort to reduce product defect rates. The method employed is Six Sigma with the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) framework. The data used consist of product defect records collected over a three-month period, including broken bridge defects, tilted caps, standing caps, and overpressure defects. In the measure phase, defect rates, Defects Per Million Opportunities (DPMO), and sigma levels were calculated to evaluate the performance of the production process. The analyze phase revealed that broken bridge defects were the dominant type of defect based on Pareto diagram analysis, making them the primary focus for improvement efforts. Root cause analysis using a cause-and-effect (fishbone) diagram indicated that the main contributing factors originated from machine, method, and human aspects. Furthermore, in the improve phase, several corrective actions were proposed, including machine torque adjustment, operator training, implementation of Standard Operating Procedures (SOPs), and improvement of raw material quality. The control phase was conducted by establishing operational standards and process monitoring systems to ensure the sustainability of improvements. The results demonstrate that the implementation of Six Sigma provides a systematic solution for reducing product defects and continuously improving the quality of bottled drinking water products.
Penguatan Budaya Keselamatan Kerja melalui Media Visual dan Edukasi pada Pekerja Pelabuhan Makassar: id Irin Ramdhani; Erniyani; Raodah; Fahri Anwar; Achmad Romadin
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/3zvhft42

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja harian pelabuhan melalui program edukasi serta pemasangan stiker keselamatan pada helm di Pelabuhan Pelindo Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan 30 pekerja, yang meliputi pre-test, edukasi, pemasangan stiker, dan evaluasi post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja secara signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 64,3 menjadi 88,7. Tingkat kepatuhan penggunaan helm juga meningkat dari 68% menjadi 93%. Pemasangan stiker keselamatan tidak hanya memudahkan identifikasi pekerja, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat visual yang berkelanjutan terhadap praktik keselamatan kerja. Program ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana dan berbiaya rendah dapat secara efektif meningkatkan kesadaran K3 serta mendorong terbentuknya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan pada lingkungan kerja berisiko tinggi.
Gerakan Bersih Pantai melalui Kegiatan Pungut Sampah sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Pantai Biru Kota Makassar: id Irin Ramdhani; Badaruddin Anwar; Aminuddin; Erniyani; Raodah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/0xqgfk27

Abstract

Kawasan Pantai Biru di Kota Makassar menghadapi ancaman serius akibat akumulasi sampah plastik dan limbah rumah tangga yang merusak ekosistem serta menurunkan daya tarik wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Gerakan Bersih Pantai melalui Kegiatan Pungut Sampah” ini bertujuan untuk memulihkan kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat. Menggunakan metode partisipatif dan humanis, kegiatan ini melibatkan 50 peserta yang terdiri dari anggota PIKK PT XYZ, karyawan perusahaan, dan warga lokal. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, aksi pungut sampah, edukasi, dokumentasi, serta evaluasi melalui diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan melalui sentuhan tangan langsung mampu membangun ikatan emosional dan rasa memiliki peserta terhadap alam, yang lebih efektif dibandingkan edukasi teoretis semata. Selain menghasilkan lingkungan pantai yang lebih bersih, program ini berhasil memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan media kampanye sosial melalui dokumentasi kegiatan. Gerakan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 14 dan 17 dalam menjaga ekosistem laut melalui kemitraan
Integrasi Pelatihan 5S, Literasi Digital Berbasis ChatGPT, dan Ergonomi Kognitif untuk Penguatan Budaya Industri Siswa SMK Negeri 6 Bulukumba Hamzah Nur; Irin Ramdhani; Nur Fuadah; Sudarmanto Jayanegara; Nur Fadillah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5257

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan tiga kebutuhan penting pendidikan kejuruan: penguatan budaya industri melalui 5S, peningkatan literasi digital berbasis ChatGPT, dan pencegahan beban mental berlebih melalui ergonomi kognitif. Sasaran kegiatan adalah 18 siswa kelas XI Jurusan Teknik Pemesinan di SMK Negeri 6 Bulukumba, yang dilaksanakan pada 15-16 Mei 2026. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis praktik yang mencakup demonstrasi, simulasi kasus, dan refleksi. Hasil evaluasi yang diukur melalui instrumen pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman komprehensif siswa sebesar 45%. Integrasi ketiga topik ini terbukti efektif membangun kesadaran siswa akan pentingnya kedisiplinan fisik di area bengkel, penggunaan kecerdasan buatan secara etis, serta pengelolaan fokus untuk menjaga kesehatan mental. Program ini menghasilkan model pelatihan terpadu yang relevan dalam menyiapkan kesiapan psikologis dan teknis siswa SMK menghadapi tuntutan dunia kerja modern.