Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Tinjauan Pustaka Mengenai Edukasi Pasien Oleh Apoteker Dalam Penggunaan Obat Rasional Widyaningrum, Esti Ambar; Anikasari, Erni; Rilawati , Fentyana Dwi
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5073

Abstract

Kajian ini bertujuan menelaah secara komprehensif peran edukasi pasien oleh apoteker dalam mendukung praktik penggunaan obat rasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap sepuluh artikel ilmiah yang relevan dan terbit antara tahun 2010 hingga 2025. Proses penelusuran literatur mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian dilakukan melalui basis data internasional, termasuk PubMed, ScienceDirect, dan SpringerLink. Dari total 139 artikel yang teridentifikasi, 25 artikel dihapus karena duplikasi dan 5 dinilai tidak layak secara otomatis, sehingga tersisa 109 artikel untuk proses penyaringan lebih lanjut. Setelah seleksi mendalam berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, hanya 10 artikel yang memenuhi kriteria dan dijadikan dasar analisis. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola kontribusi edukasi apoteker terhadap perilaku penggunaan obat rasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan apoteker berperan signifikan dalam meningkatkan kepatuhan terapi, mengurangi kesalahan penggunaan obat, serta meningkatkan efisiensi biaya kesehatan. Pendekatan edukasi kolaboratif yang berpusat pada pasien terbukti lebih efektif dibandingkan penyampaian informasi satu arah. Temuan ini menguatkan konsep dalam Pharmaceutical Care dan Health Belief Model, terutama mengenai pentingnya komunikasi terapeutik dalam memfasilitasi pengambilan keputusan pasien yang aman, efektif, dan berkelanjutan terkait penggunaan obat.
STUDI PENGGUNAAN STATIN TERHADAP PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KEDIRI Anjani, Ade Giriayu; Anikasari, Erni; Pramasari, Nadia; Kusumaratni, Dyah Ayu; Handaru, Theo Aryaputra Cahya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.48221

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, salah satu faktornya adalah dislipidemia. Statin adalah terapi lini pertama untuk menurunkan kadar kolesterol LDL. Dari beberapa penelitian diluar negeri disebutkan beberapa faktor yang dapat menyebabkan ketidakcapaian target terapi terhadap LDL-C diantaranya adalah gaktor regimen dosis yang tidak sesuai dan tingkat kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik profil pasien dan ketepatan jenis, dosis, frekuensi penggunaan obat statin pada pasien PJK di RS Bhayangkara Kediri. Penelitian ini menggunakan deskriptif retrospektif berdasarkan data rekam medik pasien PJK rawat inap di RS Bhayangkara Kediri periode Januari–Desember 2024. Total sampel ada 80 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi penggunaan statin dan kadar LDL. Penelitian ini menunjukkan Atorvastatin 20 mg merupakan jenis statin yang paling banyak digunakan pada 62 pasien (77,5%), Atorvastatin 40 mg sebanyak 17 pasien (21,3%) dan Simvastatin 10 mg 1 pasien (1,3%). Sebagian besar pasien memiliki kadar LDL >100 mg/dL berdasarkan satu kali pemeriksaan selama masa rawat inap. LDL yang masih tinggi tidak dapat langsung dikaitkan dengan efektivitas statin karena pemeriksaan lipid hanya dilakukan satu kali saat rawat inap. Karakteristik profil pasien PJK didominasi oleh pasien usia lanjut (>55 tahun) sebanyak 27 pasien (33,8%) dan mayoritas berjenis kelamin perempuan 45 pasien (56,3%), Pendidikan SMA/SLTA sebanyak 34 pasien (42,5%), Tidak Bekerja 48 pasien (60%). Penggunaan statin pada 80 pasien PJK di RS Bhayangkara Kediri menunjukkan tepat jenis obat (100%), tepat dosis 58 pasien (72,5%), dan tepat frekuensi (100%).
CASE STUDY OF THE USE OF WOUND CARE MEDICATION IN DIABETES MELLITUS PATIENTS WITH COMPLICATIONS Erni Anikasari; Imelda Emelia Cantessa
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/jpb.v5i1.127

Abstract

Hiperglikemia merupakan karakteristik penyakit Diabetes Mellitus yang disebabkan karena adanya gangguan insulin yaitu karena sekresi nya maupun sensitivitas insulin. Diabetes Mellitus kronik menjadi penyebab ganguan kardiovakusler, sehingga pengunaan terapi obat beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat rawat lukan pada pasien DM dengan komplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pengumpulan data dari rekam medis pasien DM yang mengalami komplikasi. Data yang dianalisis meliputi jenis obat yang paling sering diresepkan, frekuensi penggunaan, serta kepatuhan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terapi obat yang digunakan meliputi cairan infus NaCl, injeksi levofloxacin, injeksi ranitidin, injeksi ondancetron, injeksi santagesik, injeksi ceftriaxon, injeksi dopamine, meylon, serta obat oral seperti paracetamol tablet, metformin tablet, dan azithromycin tablet untuk mengatasi nyeri dan infeksi, serta terapi rawat luka dengan cairan NaCl dan salep gentamicin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan obat rawat luka pada pasien Diabetes Mellitus adalah cairan NaCl dan Genatamisin.
EDUKASI BAHAYA KONSUMSI GARAM BERLEBIHAN PADA ANAK MELALUI DEMONSTRASI INTERAKTIF MEDIA AIR DAN GARAM Dwi Evi Diyan Sari; Faizatul Fitria; Erni Anikasari; Krisogonus Ephrino Seran; Yogi Bhakti Marhenta; Eko Yudha Prasetyo
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 3 (2026): Periode Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i3.8448

Abstract

Excessive salt consumption from an early age can shape a lasting preference for salty foods that persists into adulthood and may increase the risk of health problems later in life. This community service activity aimed to improve young children's understanding of the dangers of excessive salt consumption through an interactive demonstration method based on learning by doing. The activity employed an interactive educational approach using demonstrations of salt solutions with different concentrations involving 30 preschool children from KB and TK Al Munawaroh at Bhakta Health Park in April 2026. Evaluation was conducted using simple visual-based pre-tests and post-tests, as well as observations and educational games. Data were analyzed descriptively and quantitatively by comparing pre-test and post-test scores. The results showed improvements in participants' understanding across all indicators. The ability to recognize healthy foods increased from 40% to 90%, understanding of the dangers of excessive salt consumption increased from 30% to 80%, and the ability to visually identify different salt concentration levels increased from 0% to 70%. All indicators met the program's success criterion, with at least 70% of participants answering correctly in the post-test. The findings indicate that the interactive demonstration method is effective in improving young children's understanding of healthy salt consumption and can serve as an alternative health education strategy from an early age.