Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Digital Public Relations dalam Membangun Citra Brand “Styleeves” Romadhan, Mohammad Insan; Rinata, Asfira Rachmad; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.457

Abstract

In the industrial era 4.0, the online media using is a natural thing in any scope. Public relation is one sector that also follows the development of online media, then the term digital public relations was born. Styleeves is a form of business carried out by students who get entrepreneurship grants from the Ministry of Research and Technology. Unlike large capital owners who can freely choose to use any media, here Styleeves tries to maximize online media to be able to introduce its business. Literature review uses the concept of digital public relations and impression management theory. The research methodology was conducted qualitatively with descriptive research type. The owner's research informants and the marketing team from Styleeves. The results showed that the implementation of digital public relations was carried out by Styleeves using websites, social media, email, e-newsletters and e-commerce. And tend to use the ingratiation (pleasing others) strategies and self-promotion strategies. Abstrak Pada era industri 4.0 penggunaan media online menjadi hal yang wajar dalam ruang lingkup apapun. Public relations merupakan salah satu sektor yang juga mengikuti perkembangan dari adanya media online, sehingga lahirnya istilah digital public relations. Styleeves merupakan wujud usaha yang dilakukan oleh mahasiswa yang mendapatkan dana hibah kewirausahaan dari Dikti. Tidak seperti pemilik modal besar yang dapat dengan bebas memilih menggunakan media apapun, disini Styleeves berusaha memaksimalkan media online untuk dapat mengenalkan usahanya. Kajian literatur menggunakan konsep digital public relations dan teori manajemen impresi. Metodologi penelitian dilakukan secara kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian pemilik dan tim marketing dari Styleeves. Hasil penelitian menunjukkan implementasi digital public relations yang dilakukan oleh Styleeves menggunakan website, media sosial, email, e-newsletter dan e-commerce. Serta cenderung menggunakan strategi strategi ingratiation (menyenangkan orang lain) dan strategi self-promotion (promosi diri).
Implementasi Digital Public Relations dalam Membangun Citra Brand “Styleeves” Romadhan, Mohammad Insan; Rinata, Asfira Rachmad; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.457

Abstract

In the industrial era 4.0, the online media using is a natural thing in any scope. Public relation is one sector that also follows the development of online media, then the term digital public relations was born. Styleeves is a form of business carried out by students who get entrepreneurship grants from the Ministry of Research and Technology. Unlike large capital owners who can freely choose to use any media, here Styleeves tries to maximize online media to be able to introduce its business. Literature review uses the concept of digital public relations and impression management theory. The research methodology was conducted qualitatively with descriptive research type. The owner's research informants and the marketing team from Styleeves. The results showed that the implementation of digital public relations was carried out by Styleeves using websites, social media, email, e-newsletters and e-commerce. And tend to use the ingratiation (pleasing others) strategies and self-promotion strategies. Abstrak Pada era industri 4.0 penggunaan media online menjadi hal yang wajar dalam ruang lingkup apapun. Public relations merupakan salah satu sektor yang juga mengikuti perkembangan dari adanya media online, sehingga lahirnya istilah digital public relations. Styleeves merupakan wujud usaha yang dilakukan oleh mahasiswa yang mendapatkan dana hibah kewirausahaan dari Dikti. Tidak seperti pemilik modal besar yang dapat dengan bebas memilih menggunakan media apapun, disini Styleeves berusaha memaksimalkan media online untuk dapat mengenalkan usahanya. Kajian literatur menggunakan konsep digital public relations dan teori manajemen impresi. Metodologi penelitian dilakukan secara kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian pemilik dan tim marketing dari Styleeves. Hasil penelitian menunjukkan implementasi digital public relations yang dilakukan oleh Styleeves menggunakan website, media sosial, email, e-newsletter dan e-commerce. Serta cenderung menggunakan strategi strategi ingratiation (menyenangkan orang lain) dan strategi self-promotion (promosi diri).
Strategi Pengelolaan Konten Berita Harian.disway.id dalam Menghadapi Persaingan Media Online Amelia, Vira; Muthmainnah, Amalia Nurul; Romadhan, Mohammad Insan
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengelolaan konten berita harian disway.id dalam menghadapi persaingan media online yang dianalisis menggunakan manajemen POAC dengan dilihat dari sudut pandang ekonomi media. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang dilakukan dengan mewawancarai empat orang tim redaksi di harian.disway.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap planning, harian.disway.id membuat konten berita berupa analisis mendalam dan bergaya feature. Mereka membuat konten berita unggulan yang telah disesuaikan dengan target pembaca sekaligus melakukan strategi untuk mendapatkan keuntungan. Termasuk dengan membuat ketentuan penulisan dan berhati-hati melakukan pertimbangan konten berita yang akan dimuat. Pada tahap organizing, pembagian kerja dilakukan oleh Pemimpin Redaksi dan Wakil Pemimpin Redaksi, serta kemampuan bahasa Inggris yang menjadi syarat wajib bagi tim redaksi. Tahap actuating berupa proses pembuatan konten berita dan pada tahap controlling dilakukan evaluasi terhadap konten berita yang telah diproduksi.
Peningkatan Ketrampilan Pengelolaan Media Sosial Sebagai Sarana Pelestarian Tari Tradisional Kusnadi, Hajidah Fildzahun Nadhilah; Romadhan, Mohammad Insan; Pramesti, Tri; Suwandha, Aisyah Indha; Marcely, Cherry Ervina; Bora, Olfiana Arista
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i4.6802

Abstract

The development of digital technology has transformed the way society accesses and appreciates cultural arts, making the preservation of traditional dance require adaptive strategies that use social media. This community service program aims to improve Sanggar Tari Mugi Lestari's social media management skills to support cultural promotion and preservation. The implementation method used a participatory approach comprising several stages: identifying technical needs, training in digital content production, social media management workshops, production simulations, continuous content broadcasting, and performance quality evaluation. The results showed a significant improvement in the partner’s capacity, both in technical production skills (camera operation, lighting, and image capturing) and content management skills (content calendar development, caption and hashtag strategies, and audience engagement). Within two months of implementation, the dance studio successfully broadcast 10 pieces of digital content on Instagram and TikTok, resulting in a notable increase in viewers and interactions, thereby expanding its cultural promotion outreach. Initially lacking equipment, skills, and digital strategies, the studio can now independently manage active social media accounts. In conclusion, strengthening social media management skills has proven effective as a strategy for preserving traditional dance in the digital era, while also creating opportunities for cross-community collaboration, supporting a culture-based creative economy, and contributing to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs 4 and 8). Follow-up efforts will focus on developing more diverse content, exploring digital monetization, and expanding cultural promotion networks.