Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Literasi Pertanian dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Hasil Panen di Indonesia Nacing, Nursyawal Nursyawal; Ismaya, Ismaya; Mustakim, Mustakim; Elihami, Elihami
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 2 (2023): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The study conducted at Universitas Muhammadiyah Enrekang in January 2023 used content analysis to analyze data from various literature sources. The research aimed to understand the role of literacy in enhancing the productivity of farmers, as it contributes to more effective and sustainable farming practices. Factors influencing literacy include formal education, access to information and training, membership in the farmer's group or organization, and farmer's experience. Social-economic factors such as poverty, unemployment, and lack of education also affect literacy levels. The study found that farmers with better literacy levels have better agricultural productivity. This is due to better access to information, better training, and better knowledge of modern farming practices. Additionally, farmers with better literacy levels are more likely to adopt modern farming technologies, such as modern irrigation systems, greenhouses, and greenhouse technology. To improve literacy levels in farmers, measures such as providing more information and training, developing relevant non-formal education programs, and fostering collaboration between government, research institutions, and farmer organizations are needed.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Tani Bawang Prei di Desa Tongkonan Kabupaten Enrekang Nacing, Nursyawal Nursyawal; Elihami, Elihami; Dalima, Dalima; Cahyanti, Ice; Andreansyah, Rezky
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 5 No 1 (2025): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh sebagai referensi untuk pengambilan keputusan dalam pengembangan pertanian bawang prei yang berkelanjutan dan menguntungkan Penelitian dilakukan di Dusun Tarian, Desa Tongkonan Basse, Kec. Masalle, Kab. Enrekang, Metodologi melibatkan penggunaan alat sederhana seperti kertas, pena, dan kamera seluler untuk mendokumentasikan temuan. Studi ini menekankan pentingnya praktik manajemen yang efektif, yang mencakup manajemen tenaga kerja, pemantauan pertumbuhan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, dan panen tepat waktu untuk memastikan hasil yang optimal. Selanjutnya, penelitian ini membahas potensi budidaya bawang prei di daerah dengan iklim yang menguntungkan untuk pertumbuhan tanaman ini. Ini menyoroti perlunya menerapkan teknologi budidaya yang baik, manajemen sumber daya yang efisien, dan pemahaman mendalam tentang manajemen pertanian untuk mencapai tingkat produksi yang kompetitif. Temuan menunjukkan bahwa perencanaan yang tepat, persiapan tanah, pemilihan varietas, dan penyediaan input merupakan komponen penting dari keberhasilan pengelolaan pertanian bawang prei.
INOVASI TEKNOLOGI BIOKONVERSI TRICHOKOMPOS (BIOTRICHO) LIMBAH JAGUNG DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KWT BUNGA CENGKEH DI DESA KALUPPANG Baharuddin, Baharuddin; Haerusman, Haerusman; Djamaluddin, Erwin; Suharman, Suharman; Nurafni, Nurafni; Risma, Risma; Astari Rusdin, Rista; Achyar Ardat, Muh; Cennawati, Cennawati; Nacing, Nursyawal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i9.3529-3536

Abstract

       Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani perempuan mengenai Teknologi Biokonversi Trichokompos dari Limbah Jagung. Langkah-langkah yang diambil meliputi: 1) Persiapan dan Observasi, 2) Sosialisasi Pengenalan Teknologi, 3) Pelatihan Perbanyakan Trichoderma, 4) Aplikasi Praktis Pembuatan Pupuk Biotricho dari Limbah Jagung, 5) Pemantauan dan Evaluasi Program. Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi kuisioner pre-test dan post-test, serta pengamatan langsung terhadap proses pengenalan teknologi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani perempuan mengenai penggunaan teknologi berbasis biotricho dengan memanfaatkan mikroba Trichoderma. Mitra juga mengalami peningkatan dalam kemampuan mereka untuk mengelola produk Biotricho secara mandiri dan berkelanjutan, serta meningkatkan pendapatan mereka
MANAJEMEN PEMASARAN DIGITAL DAN JEJARING KEMITRAAN DALAM PENGEMBANGAN PRODUK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI LOKAL Widiawati, Wilda; Nacing, Nursyawal; Busa, Yunus; Laga, Amran; Fitrianti, Retno
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4583-4597

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk Virgin Coconut Oil (VCO) melalui penerapan teknologi pemurnian dan strategi pemasaran digital di Desa Tungka, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknologi pemurnian berbasis sistem adsorpsi dan filtrasi, pendampingan manajemen mutu produk, serta pelatihan digital marketing melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan mitra dalam proses produksi VCO, terutama dalam hal pengendalian mutu dan daya tahan produk. Selain itu, penerapan pemasaran digital mendorong perluasan jaringan pemasaran dan peningkatan pendapatan mitra melalui penjualan daring. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya kelapa, sekaligus menjadi model pemberdayaan masyarakat desa melalui inovasi teknologi dan manajemen pemasaran digital yang aplikatif dan berkelanjutan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BASSEANG MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SAUS CABAI SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL Hikmahwati, Hikmahwati; Afni, Nur; Dalima, Dalima; Cahyanti, Ice; Rezky, Ainur; Akbar, Muh Rizky; Tahang, Sunardi; Firdaus, Muhammad; Nacing, Nursyawal; Suharman, Suharman; ilmi , Nur
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.10584

Abstract

The community service program in Basseang Village was conducted to enhance local residents’ skills and self-reliance in processing agricultural products into high-value commodities, particularly through training on chili sauce production. This activity aimed to address the low market price of fresh chili during harvest seasons and to encourage the development of small-scale, home-based food enterprises. In addition, the program introduced the production of trichocompost as an environmentally friendly organic fertilizer, utilizing Trichoderma sp. as a biostimulant to accelerate the decomposition of organic materials such as goat manure and crop residues. The resulting compost was later applied to support organic chili cultivation as the main raw material for sauce production.The program was implemented through socialization, hands-on training, and direct mentoring involving women’s groups and young farmers. Evaluation results indicated that participants were able to produce chili sauce independently, with a comprehension rate of 90%. Meanwhile, the use of trichocompost helped reduce agricultural waste and improve soil fertility. Overall, this activity positively impacted household income, fostered entrepreneurial awareness, and promoted the application of appropriate technology to support sustainable agricultural practices in Basseang Village.
Optimalisasi Potensi Lokal Desa Basseang melalui Inovasi Produk Saus Cabai dan Digital Marketing Nursyawal Nacing; Wilda Widiawati; Cennawati Cennawati
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.7831

Abstract

Leveraging local village potential through product innovation and digital marketing strategies is a strategic approach to supporting the economic independence of rural communities. This Community Service Program (PKM) aims to optimize the abundant chili commodities in Basseang Village by developing innovative chili sauce products based on local potential. This program is implemented through a participatory approach involving the "Harapan Baru" farmer group in a series of training and mentoring activities. The training includes processing harvested products into ready-to-sell products, packaging with attractive designs and branding, and utilizing social media as a digital marketing tool. The main objective of this activity is to increase community capacity in the technical aspects of production and promotion, as well as to create superior local products that are competitive in the wider market. The results of the activity show that the community is able to improve their skills in processing and marketing products more effectively. The innovative chili sauce has a distinctive flavor and is attractively packaged, making it popular in both local and online markets. Furthermore, the use of social media such as Instagram and WhatsApp Business provides broader and more efficient distribution access than conventional methods. Conceptually, this activity demonstrates that the integration of product innovation and digital marketing can overcome the limitations of traditional distribution and create added value for the village-based economy. This program is expected to become an empowerment model that can be replicated in other villages with similar commodity potential. Recommendations from this activity emphasize the importance of ongoing support from local governments, academics, and the private sector to ensure sustainability, develop community capacity, and systematically and sustainably expand the program's impact to other areas.