Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI PADI ORGANIK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MOL (Mikro Organisme Lokal) DAN PUPUK ORGANIK CAIR DI KABUPATEN KARANGANYAR Suswadi; Ridyo Arum, Mutiarra; Prasetyo, Agung; Puri Damayanti, Adhisty; Rahmawati Intan Permatasari, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6049

Abstract

Kelompok Tani “Tani Mulyo I” Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Telah melakukan pertanian organik bersertifikasi, namun hasil panen sering tidak bisa optimal baik kuantitas maupun kualitas, serta biaya sarana pupuk organik masih mahal. Solusi teknis dan ekonomis yang dapat ditempuh adalah pengembangan inovasi baru tentang bahan baku dan cara pembuatan pupuk organik dari bahan lokal. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal) dan pupuk cair organik dari bahan lokal yang mudah diperoleh dan mampu meningkatkan kuantitas, kualitas hasil padi serta meningkatkan efisiensi usaha tani padi organik. Metode yang diterapakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pelatihan secara partisipatif yang diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) berikutnya penentuan materi, pelaksanaan hingga evaluasi. Hasil dari Pengabdian Masyarakat telah meningkatkan ilmu pengetahuan 86% peserta memahami bahan dasar MOL dan pupuk cair organik dan 90% memahami proses pembuatanya. Ketramilan peserta meningkat dalam praktik pembuatan, bahwa 85% peserta dapat melakukan pembuatan MOL dan pupuk cair organik dan 100% petani mampu mengimplementasikan MOL (Mikro Organisme Lokal) dan pupuk organik cair di lahan Demplot. Dari hasil implementasi MOL dan pupuk cair organik di lahan Demplot telah meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan hasil padi organik jenis padi Pandan Wangi, jenis Merah dan jeis Hitam
Organic Farmer Field School (FFS) and the Implementation of Quality Control Systems in Sustainable Farming Practices Mutiarra Ridyo Arum; Suswadi; Dewi Rahmawati Intan Permatasari; A. Peni
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 4 No 1 (2026): In Press February 2026
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v4i1.6318

Abstract

The market prospects and price stability of Javanese long pepper (Piper retrofractum Vahl) indicate that this commodity has the potential to generate profit and bolster the economy as a leading commodity in Wonogiri Regency, particularly in Paranggupito District. To capitalize on these opportunities, the produced yields must adhere to specific standards, notably organic certification. This community service initiative aimed to enhance farmers' technical proficiency in the production and implementation of organic fertilizers, as well as to improve their capacity in implementing quality control systems. The program was conducted in Gudangharjo Village, Paranggupito District, Wonogiri Regency, utilizing the Farmer Field School (FFS) methodology. The outcomes of this activity include: (1) An increase in farmers' knowledge regarding Javanese long pepper cultivation through the application of both solid and liquid organic fertilizer technologies. (2) The establishment of demonstration plots (demplots) to facilitate direct participation in organic cultivation practices aligned with organic Good Agricultural Practices (GAP). (3) The successful formulation of organic GAP Standard Operating Procedures (SOPs) by farmers, serving as a formal guideline for cultivation to ensure uniform and high-quality organic Javanese long pepper production.
Traditional Ecological Knowledge and Farm Household Resilience to Natural Hazards Arini Wahyu Utami; Nadila Puspa Arum Widjanarko; Didik Indradewa; Aura Dhamira; Mutiarra Ridyo Arum; Fathi Alfinur Rizqi; Nurul Amri Komarudin; Din Prabaningtyas
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 39, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v39i1.79774

Abstract

This study portrays the roles of Traditional Ecological Knowledge (TEK) in the mitigation of natural hazards. Menoreh Hill in Kulon Progo experienced more than 200 landslides in 2022 and its communities implemented TEK to mitigate them. Hence, this research quantitatively analyzes the role of agriculture-related TEK, especially those applied in hilly areas, to support household resilience to natural hazards. Authors surveyed 106 farm households and interviewed eight key informants in Banjararum and Sidoharjo Villages, Kalibawang and Samigaluh Sub-districts, Kulon Progo Regency, D.I. Yogyakarta. The data were then analyzed using descriptive statistics and binary logistic regression. The descriptive statistics showed that farmers in both villages are highest in practicing alley cropping and integrated farming, while also applying mixed cropping, multiple cropping and locally based planting schedule (pranata mangsa). From binary logistic regression, authors found that TEK practices of multiple cropping, alley cropping and pranata mangsa support farm household resilience to natural hazards, especially landslides. The TEK practices serve as sources of buffer and adaptation capacity in the development of farm household resilience. Interestingly, mixed cropping and membership in farmer groups tend to weaken resilience, as mixed cropping often complicates the recovery efforts in the farmlands, and farmers’ groups are not conditioned to act promptly during hazards or disasters. While TEK has been proven to take roles in the mitigation and adaptation to natural hazards, there is a need to integrate scientific knowledge to improve its optimum benefits.
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU BERBASIS ELEKTRONIK (MMBE) ICS DAN PERBAIKAN GHP PETANI ORGANIK BOYOLALI Suswadi; Wartono; Mutiarra Ridyo Arum; A D Aryani; E H Rachman; Deana Aulia Juvitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7064

Abstract

Permintaan makanan organik yang terus tumbuh menciptakan persaingan bisnis, banyak super market menyediakan produk organik. Hal ini merupakan sesuatu yang penting bagi pelaku pemasaran organik untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi niat beli konsumen. Niat beli makanan organik dipengaruhi oleh health consciousness, food safety concern, dan perceived value. Melihat potensi usaha pertanian organik, khususnya padi organik, banyak petani mulai beralih dari sistem pertanian organik, salah satunya adalah Aliansi Petani Padi dan Polowijo Organik Boyolali (APPOLI). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan penerapan MMBE ICS, pengemasan dengan vakum dan pelatihan POC. Metode pelaksanaan adalah FGD, penyampaian materi, pelatihan dan implementasi, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil dari pelatihan APPOLI mampu menerapkan MMBE sehingga pendistribusian dokumen ICS menjadi lebih efisien dalam waktu pengiriman, kelengkapan data dan kemudahan akses. Petani mampu mengemas dengan vakum sehingga beras lebih tahan lama, dan petani mampu membuat dan mengimplementasikan POC.