Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penggunaan Kliping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di Kelas V SD Inpres Sipayo Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong Yuliana, Yuliana; Mahid, Syakir; Widyastuti, Widyastuti
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.861 KB)

Abstract

Masalah Utama dalam penelitian ini adalah masih kurangnya penggunaan media kliping dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Sipayo pada mata pelajaran IPS. Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut, di antaranya: 1) siswa kurang memahami konsep yang diajarkan, 2) siswa mudah lupa terhadap materi yang telah diajarkan, 3) siswa kurang aktif selama proses pembelajaran, 4) kurangnya motivasi siswa dalam belajar IPS, 5) pembelajaran terpusat pada guru. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa tersebut, maka peneliti menggunakan media kliping dalam pembelajaran IPS.  Untuk menjawab permasalahan di atas, maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah berupa data aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran yang diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan data hasil belajar siswa yang diperoleh dengan memberikan tes individu kepada siswa. Adapun materi yang dibahas mengenai keragaman suku dan budaya di Indonesia, dengan melibatkan subyek penelitian 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pemberian tes hasil belajar tiap akhir tindakan. Berdasarkan data dan analisis data di peroleh hasil belajar siswa pada siklus I untuk ketuntasan klasikalnya mencapai 60% sedangkan daya serap klasikalnya 67,5%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dengan ketuntasan klasikalnya mencapai 85% sedangkan daya serap klasikalnya mencapai 74,5%. Berdasarkan dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kliping dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi keanekaragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia kelas V SD Inpres Sipayo Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi-Moutong. Kata Kunci: Media Kliping, Hasil Belajar.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH KARTOGRAFI DASAR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS TADULAKO Rahmawati, Widyastuti,
Geotadulako Vol 1, No 2 (2013): Juli-Desember
Publisher : Geotadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di prodi Pendidikan Geografi bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kartografi dasar dengan menggunakan media pembelajaran yaitu peta dan GPS. Hal ini didasarkan oleh nilai Daya Serap Klasikal (DSK) dan Ketuntasan Belajar Klasikal (KBK) masih sangat rendah khususnya untuk kelas C angkatan 2012. Berdasarkan nilai DSK dari ketiga kelas, kelas C memiliki perolehan nilai terendah sebesar 47,63 %, sedangkan KBK sebesar 48.35%. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilakukan peningkatan hasil belajar mahasiswa melalui media pembelajaran berupa peta dan GPS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang diterapkan pada mata kuliah kartografi dasar. Adapun tahapan dalam penelitian ini adalah perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan atau pengumpulan data dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus untuk melihat sejauh mana tingkat perubahan hasil belajar mahasiswa. Dari hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa penerapan media belajar peta dan GPS dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, hal ini dapat dilihat dari peningkatan daya serap klasikal dari siklus I yaitu 48,08 %, meningkat pada siklus II menjadi 62,62 %.
Kondisi Fisik dan Kualitas Permukiman Kawasan Pesisir Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Widyastuti, Annisa Prasti &
Geotadulako Vol 3, No 6 (2015): Juli-Desember
Publisher : Geotadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik permukiman dan kualitas lingkungan permukiman penduduk di kawasan pesisir Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli serta merumuskan strategi pemecahan masalah permukiman menuju permukiman dan lingkungan sehat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir sebagai populasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik rumah di kawasan pesisir Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli didominasi oleh rumah panggung dan tergolong kategori nonpermanen. Berdasarkan analisis SWOT perlu dilakukan pengembangan kawasan pesisir Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli yang harus sejalan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Tolitoli terkait pembangunan kawasan permukiman, meningkatkan prasarana dan sarana permukiman sebagai upaya peningkatan kualitas permukiman, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia guna mewujudkan rencana dan strategi pembangunan permukiman dengan berbagai sosialisasi dan pelatihan, merumuskan kebijakan yang mengatur pembangunan kawasan pesisir seperti pengembangan sistem perumahan dengan memperhatikan perkembangan fisik kawasan pesisir dan melakukan pemberdayaan masyarakat dengan tujuan mengembangkan kemampuan masyarakat, meminimalisir perilaku masyarakat yang memberi dampak negatif terhadap kondisi fisik dan kualitas lingkungan permukiman.
PERANAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN AIR TERJUN LIKUNGGAVALI DESA UEVOLO KECAMATAN SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Widyastuti, Rifaldi,
Geotadulako Vol 2, No 4 (2014): Juli-Desember
Publisher : Geotadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan masyarakat dalam pembangunan kehutanan selama ini sudah banyak dilakukan, sedangkan peranan masyarakat lokal dalam dalam pariwisata alam masih terasa kurang terutama dalam hal pengelolaan dan perencanaan pengembangannya. Padahal masyarakat lokal di sekitar obyek wisata alam sebenarnya potensial untuk mengelolanya dan dapat menjamin kelestarian dari atraksi wisata alam yang ada, di samping itu masyarakat dapat menikmati hasilnya. Hal ini hampir terjadi disetiap pengelolaan obyek wisata alam di Indonesia. Untuk studi kasus di wisata alam Air Terjun Likunggavali, masyarakat lokal telah diberi kepercayaan oleh dinas pariwisata setempat untuk mengelolanya tetapi selam ini pengelolaan di wisata alam Air Terjun Likunggavali masih sederhana dengan perencanaan yang masih belum jelas, sehingga pengelolaan yang melibatkan masyarakat tersebut belum kentara hasilnya. Dari penduduk yang jumlahnya 431 orang yang aktif dalam pengelolaan Air Terjun Likunggavali sekitar (63,33%) itu mendandakan begitu besarnya peranan masyarakat desa Uevolo terhadap obyek wisata alam air terjun Likunggavali. Sedangkan untuk mengetahui hubungan peranan dengan faktor sosial ekonomi dan budaya digunakan pendekatan deskriptif  kualitatif dan salah satu pendukung obyek wisata alam air terjun Likunggavali mudah dijangkau oleh masyarakat karena hanya ± 500 m dari jalan ditambah dengan akses jalan  yang mudah dilalui para pengunjung
Penggunaan Kliping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di Kelas V SD Inpres Sipayo Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong Yuliana, Yuliana; Mahid, Syakir; Widyastuti, Widyastuti
Jurnal Kreatif Online Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.861 KB)

Abstract

Masalah Utama dalam penelitian ini adalah masih kurangnya penggunaan media kliping dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Sipayo pada mata pelajaran IPS. Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut, di antaranya: 1) siswa kurang memahami konsep yang diajarkan, 2) siswa mudah lupa terhadap materi yang telah diajarkan, 3) siswa kurang aktif selama proses pembelajaran, 4) kurangnya motivasi siswa dalam belajar IPS, 5) pembelajaran terpusat pada guru. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa tersebut, maka peneliti menggunakan media kliping dalam pembelajaran IPS.  Untuk menjawab permasalahan di atas, maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah berupa data aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran yang diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan data hasil belajar siswa yang diperoleh dengan memberikan tes individu kepada siswa. Adapun materi yang dibahas mengenai keragaman suku dan budaya di Indonesia, dengan melibatkan subyek penelitian 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pemberian tes hasil belajar tiap akhir tindakan. Berdasarkan data dan analisis data di peroleh hasil belajar siswa pada siklus I untuk ketuntasan klasikalnya mencapai 60% sedangkan daya serap klasikalnya 67,5%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dengan ketuntasan klasikalnya mencapai 85% sedangkan daya serap klasikalnya mencapai 74,5%. Berdasarkan dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kliping dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi keanekaragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia kelas V SD Inpres Sipayo Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi-Moutong. Kata Kunci: Media Kliping, Hasil Belajar.
Peningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPS Menggunakan Media Peta Siswa Kelas IV SD Inpres 1 Sidondo Sarlina, Sarlina; Widyastuti, Widyastuti; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.823 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui penggunaan media peta di kelas IV SD Inpres 1 sidondo. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa yang diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktifitas siswa, serta hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 46,6%, namun hasil belajar tersebut belum mencapai indikator capaian yakni 80%, maka dilanjutkan pada siklus II. Pada tindakan pelaksanaan siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 93,3%, terdapat 14 siswa yang tuntas dari 15 siswa yang mengikuti tes dan terjadi peningkatan sebesar 46,7% dari hasil pelaksanaan siklus I. Aktifitas guru, meningkat dari 71,43% pada siklus I menjadi 94,28% pada siklus II. Aktifitas belajar siswa meningkat dari 73,33% pada siklus I menjadi 96,67% pada siklus II. Dengan demikian, dapat  disimpulkan bahwa melalui penggunaan media peta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi persebaran sumber daya alam di Indonesia di kelas IV SD Inpres 1 sidondo. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, Media Peta
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II Dalam Pembelajaran IPS Melalui Media Gambar Di SD Inpres 1 Palasa Silvana, Silvana; Mahid, Syakir; Widyastuti, Widyastuti
Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.696 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS. Dimana mengatasi masalah ini peneliti menerapkan pendekatan dengan media gambar sehingga di harapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Inpres 1 Palasa dalam pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan alur perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas II SD Inpres 1 Palasa sebanyak 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dalam setiap pertemuan pada setiap siklus. . Hasil yang diperoleh pada siklus I pertemuan pertama dari 25 orang siswa 15 siswa mengalami ketuntasan belajar dengan persentase ketuntasan klasikal 60% dan persentase daya serap klasikal 68,8%, pada pertemuan kedua dari 25 orang siswa 20 siswa mengalami ketuntasan belajar dengan persentase ketuntasan klasikal 80% serta persentase daya serap klasikal 74,40%.  Hasil yang diperoleh pada siklus ke II pertemuan pertama dari 25 orang siswa, 24 siswa mengalami ketuntasan belajar dengan persentase ketuntasan klasikal 92% dan persentase daya serap klasikal 80,2%, pada pertemuan kedua dari 25 siswa semuanya mengalami ketuntasan belajar dengan persentase ketuntasan klasikal 96% dengan persentase daya serap klasikal 89,8%. Berdasarkan indikator yang telah ditentukan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media gambar penguasaan siswa terhadap materi terus meningkat sehingga berdampak pada meningkatnya hasil belajar IPS siswa kelas II SD Inpres 1 Palasa. Kata Kunci: Meningkatkan Hasil Belajar, Media Gambar, Pembelajaran IPS.
Student Empowerment SMAN 5 Sigi: Geoliteracy, Local Wisdom, and Disaster Preparedness Widyastuti, Widyastuti; Novarita, Amalia; Suwarni
Bakti Cendana Vol 8 No 1 (2025): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.8.1.2025.16-23

Abstract

This literacy empowers communities to devise fitting strategies and actions in line with their specific conditions. Local knowledge-based disaster literacy plays a crucial role during disasters. Consequently, it can decrease disaster impact, raise community resilience, and facilitate recovery in the aftermath. This service aims to assess students' level of geoliteracy about disaster-related information and encourage them to craft disaster education posters informed by local wisdom. This program relies on mentoring and demonstrations, designed to employ clear and accessible language for the students. Implementing geoliteracy services for students at SMA Negeri 5 Sigi, specifically making disaster education posters based on local knowledge, is an effective method to enhance students' comprehension of disaster mitigation while preserving the surrounding culture.
Analisis Potensi Wilayah dan Sektor Unggulan Kota Palu Menggunakan Metode Location Quotient (LQ) Halifah, Dewi; Widyastuti, Widyastuti; Agriani, Putry
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i2.29485

Abstract

Komponen penting sebagai pondasi dalam proses pengembangan wilayah adalah potensi wilayah dan sektor unggulan pada satu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wilayah dan sektor unggulan di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode Location Quotient (LQ) dengan pendekatan analisis penggunaan lahan berbasis data satelit Kota Palu. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data citra satelit Google Earth tahun 2023, data sosial ekonomi dari BPS dan BAPPEDA Kota Palu, serta hasil survei lapangan melalui kuisioner dan wawancara. Analisis penggunaan lahan dilakukan untuk mengetahui konsistensi antara kondisi eksisting dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sementara metode LQ digunakan untuk menentukan sektor basis yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Hasil analisis menunjukkan dari 17 sektor ekonomi, terdapat 14 sektor basis dengan nilai LQ > 1, yang berpotensi menggerakkan perekonomian Kota Palu, antara lain sektor pengadaan listrik dan gas serta jasa perusahaan yang memiliki nilai LQ tertinggi. Studi ini menegaskan pentingnya pengelolaan potensi wilayah secara terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Palu.
Pemetaan Estimasi Lahan Terbangun Menggunakan Teknologi Foto Udara Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kota Pariaman Ismail, Muhammad; Prihantarto, Wikan Jaya; Susetyo, Bigharta Bekti; Widyastuti, Widyastuti
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 24, No 1 (2024): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05370

Abstract

Informasi geospasial memberikan dampak penting terhadap perencanaan wilayah. Salah satu objek dalam informasi geospasial yang dianggap sangat penting yakni aktivitas manusia yang terlihat dari pola penggunaan lahan. Penggunaan lahan umumnya terdiri atas penggunaan lahan dalam bentuk lahan terbangun dan lahan non-terbangun. Lahan terbangun tersebut yang seringkali bersifat dinamis akibat aktivitas manusia yang intensif. Akibatnya dapat menimbulkan permasalahan kebutuhan lahan masyarakat. Untuk itu diperlukan kegiatan pemutakhiran informasi geospasial berupa pemetaan menggunakan teknologi yang tepat sehingga dalam pengerjaannya lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Jawi-Jawi 1, Kota Pariaman. Tahapan kegiatan dilaksanakan melalui pemetaan dengan menggunakan teknologi foto udara Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Acuan wilayah pemetaan menggunakan data Peta Rupa Bumi Indonesia. Hasil dari kegiatan ini adalah peta estimasi lahan terbangun. Peta tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemerintah setempat dalam perencanaan tata guna lahan. Selain itu peta tersebut juga dapat digunakan untuk inventarisasi data fisik dan data sosial Kelurahan Jawi-Jawi I secara khusus dan Kota Pariaman secara umum.