Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Digital-based Entrepreneurship Training to Realize Young Entrepreneurial Millennials Syahri Alhusin*; Zandra Dwanita Widodo; Achmad Choerudin; Abdullah Zaelani; Sri Wijastuti; Rini Adiyani; Vidia Rahmalia
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 1 (2023): Economic History, Education Media, and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v6i1.31378

Abstract

Being an entrepreneur is an attempt of activating Indonesian economic wheel. In the attempt of empowering creativity and innovation, the entrepreneurs are expected to grow into employers who can open job opportunities in various business sectors. This community service activity is entitled a digital-based entrepreneurship training to realize millennial generation with young entrepreneur spirit. This title was chosen based on the factual condition of people today characterized with the increased unemployment rate disproportional to the job opportunity availability. The problems encountered by participants are limited information and experience supporting the digital-based entrepreneurial activities, and limited knowledge on the detail of digital-based entrepreneurship, leading to the limited number of alumni and graduates choosing to be entrepreneurs. This activity aims to improve skill and to create digital-based young entrepreneurs to the participants in the partner location. The basic output with target to be achieved is the created independent business community having digital-based entrepreneurial skill. This community service was implemented in the form of entrepreneurship training and facilitation. The partner in this activity includes the students of Faculty of Business  Economy of Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta. Twenty (20) participants participated in this activity. Evaluation was conducted using questionnaire distributed to the participants aiming to find out the students’ understanding on the implementation of training and interview. The result achieved in the end of community service activity is the improved understanding and skill of participants concerning digital-based entrepreneurship that can be indicated with the number of startups established by the participants. 
PELATIHAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM MENINGKATKANKUALITAS (SDM) PADA INDUSTRI KREATIF CETAK SARING SABLON MANUAL Zandra Dwanita Widodo; Abdullah Zaelani; Sri Wijiastuti; Rini Adiyani; Syahri Alhusin; Dharyl Ubaid Choiri
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i2.2586

Abstract

Sumber Daya Manusia merupakan modal fundamental sebuah industri kreatif untuk terus tumbuh dan eksis dalam iklim persaingan ekonomi yang semakin hari semakin ketat. Untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, maka diupayakan dalam pemyelenggaraan pendidikan serta pelatihan untuk mengoptimalisasi efektifitas dan efisiensi kinerja yang maksimal pada seluruh Sumber Daya Manusia yang ada pada industri kreatif cetak saring sablon manual. Sering terjadi permsalahan pada industri kreatif mengenai keterampilan pada karyawan yang perlu untuk ditingkatkan dalam menginisiasi pentingnya sebuah perencanaan dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Permasalahan yang ditemui pada industri kreatif cetak saring sablon manual di wilayah Jaten Karanganyar adalah kurangnya pengetahuan dan praktik mengenai MSDM dalam efisiensi dan efektifitas kinerja yang dilakukan. Tujuan diadakanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pengalaman tentang MSDM secara sederhana kepada para karyawan industri kreatif cetak saring sablon manual di wilayah Jaten Karanganyar agar supaya dapat optimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing masing karyawan secara tanggung jawab dan terhindar dari penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan aktivitas produksi. Manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bagi karyawan yaitu bertambahnya pengetahuan mengenai perencanaann, pengendalian, pelaksanaan, MSDM, dalam meningkatkan kinerja. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, perencanaan, dan evaluasi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu karyawan dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman mengenai MSDM untuk membuat perencanaan kerja optimal serta, efektif dan efisien.
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan, Persepsi Nilai, Pengalaman Pelanggan terhadap Niat Pembelian Ulang PT KCI Indonesia DAOP VI Yogyakarta Melalui Variabel Intervening Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Pada Penumpang KRL Solo-Yogyakarta) Novia Rahmadani; Rini Adiyani; Kurniawati Darmaningrum
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v9i1.6542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh kualitas layanan, persepsi nilai, dan pengalaman pelanggan terhadap niat pembelian ulang PT KCI Indonesia DAOP VI Yogyakarta melalui variabel intervening kepuasan pelanggan. Studi ini dilakukan pada penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Solo – Yogyakarta sebagai contoh kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner melalui Google From kepada 100 responden penumpang KRL Solo-Yogyakarta, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM PLS) dengan program SmartPLS 4.0. Hasil uji menunjukkan bahwa kualitas layanan (1) persepsi nilai (2) pengalaman Pelanggan (3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang. Selain itu, kepuasan Pelanggan diidentifikasi sebagai variabel mediasi yang mampu menghubungkan kualitas layanan (1) persepsi nilai (2) pengalaman Pelanggan (3) dengan niat pembelian ulang. Keywords: Kualitas Layanan, Persepsi Nilai, Pengalaman Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Niat Pembelian Ulang
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN PENGGUNAAN E-COMMERCE UNTUK UMKM DI DESA KARANGSARI KABUPATEN KARANGANYAR Kurniawati Darmaningrum; Susilaningtyas Budiana Kurniawati; Laksono Sumarto; Mrihrahayu Rumaningsih; Rini Adiyani; Darsono Darsono; Ori Dimas Tri Prasetyo
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.2993

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat saat ini, hal tersebut berpengaruh terhadap perkembangan dari penjualan produk yang dahulu dilakukan secara langsung atau konvensional mulai beralih dan beradaptasi menggunakan digital marketing. Hal ini tidak selaras dengan kemampuan beberapa masyarakat terutama pelaku UMKM terkait pengetahuan dan keterampilan dalam digital marketing, terutama di Desa Karangsari Kabupaten Karanganyar. Desa ini memiliki pelaku UMKM yang mempunyai berbagai jenis produk akan tetapi kesulitan dalam melakukan pemasaran online karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Tema dari pengabdian masyarakat ini disesuaikan dengan permasalahan yang saat ini dihadapi oleh pelaku UMKM di desa Karangsari. Metode penyampaian kegiatan ini melalui ceramah dan diskusi serta praktek penggunaan aplikasi ecommerce yang nantinya akan digunakan oleh peserta UMKM untuk melakukan pemasaran online. Pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta diberi pelatihan terkait digital marketing dan dibimbing untuk memiliki toko online di marketplace Shopee dan dengan tujuan pelaku usaha dapat mengembangkan usaha dan memperluas pasar melalui ecommerce. Kegiatan pengabdian masyarakat ada pendampingan praktik yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa sehingga hasil kepemilikan akun Shopee dapat mencapai 100%. Kata kunci: digital marketing, UMKM, ecommerce, konten pemasaran. Abstract Alongside today's rapid technological advancements, this has influenced the development of product sales that were previously done directly or conventionally, beginning to change and adapt utilizing digital marketing. This is in contradiction to the capabilities of some communities, particularly SMEs perpetrators, in terms of knowledge and skills in digital marketing, particularly in Karangsari Village, Karanganyar district. This village includes SMEs perpetrators who have a variety of items but struggle with online marketing because to their lack of understanding. The theme of this community commitment is tailored to the present issues confronting SMEs perpetrators in Karangsari. This activity will be delivered through lectures and discussions, as well as using e-commerce apps that UMKM participants will later utilize to run online marketing. Participants in the implementation of this community's dedication were trained in digital marketing and guided to own online stores in the Shopee marketplace, with the goal of entrepreneurs developing businesses and expanding the market through ecommerce. The community service activities are accompanied by practices carried out by a team of lecturers and students in order to achieve 100% income from Shopee account ownership.
EDUKASI, PENDAMPINGAN, DAN OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA KEWIRAUSAHAAN EKONOMI KREATIF KOMUNITAS GEN-Z Zandra Dwanita Widodo; Sri Wijiastuti; RINI ADIYANI; Laksono Sumarto; atik lusia; Darsono; Syahri Alhusin; Dwinanda Ripta Ramadhan
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3870

Abstract

A community service program aimed at the Karangtaruna community, which is part of the young generation of Gen Z, will be implemented to assist and optimize the empowerment of human resources in Boyolali village. This program provides stimulus with the following targets and stages: 1) Preparation stage for creative economy business management practices and recording financial transactions, 2) Practicum stage where the process of running a business is carried out by the young generation of Gen Z with assistance and monitoring by the service team, as well as direction and evaluation, 3) Activity reporting stage where the young generation of Gen Z reports on developments in turnover, business transactions, production processes, marketing and financial reporting. The results of this activity include: increasing entrepreneurial performance in the Gen Z community who are more empowered and independent, increasing entrepreneurial knowledge which helps them in marketing products and services, and generating enthusiasm and positive energy among Gen Z to continue entrepreneurship. This activity went well and effectively.
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM: MENGHADAPI TANTANGAN DAN MENGGAPAI PELUANG BERTUMBUH DALAM EKOSISTEM DIGITAL BAGI UMKM DI KOTA SOLO Kurniawati Darmaningrum; Laksono Sumarto; Rini Adiyani; Darsono; Atik Lusia; Muhammad Iqbal Azuma; Novita Aryani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3928

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermula dari survei yang dilakukan oleh Kemenkop UKM pada tahun 2022 yang mengungkapkan beberapa kendala utama yang dihadapi UMKM dalam mengadopsi teknologi digital adalah akses terbatas ke teknologi sebesar 40%, kurangnya pemahaman tentang manfaat digitalisasi sebesar 30%, dan keterbatasan sumber daya sebesar 30%. Ketidakselarasan perkembangan teknologi dan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat menjadi tujuan penyelesaian utama dari pelatihan ini agar pelaku UMKM dapat berkembang dan merasakan manfaat dari penggunaan digital marketing. Kegiatan ini diadakan. Kegiatan ini diadakan pada hari Sabtu, 27 April 2024 di Taman Cerdas Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta yang dihadiri oleh 60 pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Panularan Kecamatan Laweyan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pemahaman dan praktek digital marketing pada pelaku UMKM di Kelurahan Panularan. Agar kegiatan pelatihan ini dapat memberikan hasil yang optimal, harus ada beberapa rekomendasi atau tindak lanjut yang perlu dilakukan, diantaranya: peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan pengabdian kepada masyarakat dengan tema digital marketing, diharapkan terus menjalankan usaha dengan menggunakan ilmu yang sudah diberikan dalam kegiatan pelatihan digital marketing.
Strategi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Industri Kreatif Berbasis Cetak Saring Manual sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Industri di Era New Normal Adiyani, Rini; Widodo, Zandra Dwanita; Widodo, Rissa Marina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3129

Abstract

Industri kreatif merupakan kontributor utama dalam PDB dan penyerapan tenaga kerja. Industri kreatif berbasis cetak saring manual di era new normal mempunyai tantangan tersendiri untuk mampu bertahan di pasar global dengan perkembangan teknologi yang pesat. Di era new normal pada industri ini terdapat beberapa kelemahan pada manajemen sumber daya manusia terkhusus tenaga kerja yang masih belum optimal dalam pengembangan produk dan desain produk yang diminati pangsa pasar era new normal. Belum berfokusnya tenaga kerja pada komersialisasi produk dan kurang memahami manajemen yang diterapkan pada bisnis industri kreatif yang memiliki dampak tidak optimalnya keberhasilan dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi usaha. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia merupakan perangkat penting sebagai strategi inovasi dan kreasi untuk bertahan di era new normal dengan upaya peningkatan daya saing usaha pada industri ini. Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa, peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan sebuah investasi yang strategis berjangka dan memiliki dimensi yang luas terhadap segala aspek. Maka dari itu, diperlukan langkah dan kemauan yang terintegrasi dari pimpinan sebagai penentu kebijakan dan tenaga kerja yang berperan sebagai subyek pengembangan. Peningkatan kompetensi yang Sumber Daya Manusia bersifat mental skill, soft skill, hard skill, social skill, sudah menjadi tuntutan yang tidak bisa yang dihindari bagi organisasi di era new normal untuk menunjang performance tenaga kerja maupun manajemen pada industri kreatif cetak saring manual.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF TAHFIDZ QURAN EDUCATION ON THE DEVELOPMENT OF SELF-ACTUALIZATION IN SANTRI (Case Study at Pondok Baitul Quran Wonogiri) Adiyani, Rini
Proceeding of International Conference of Islamic Education Vol. 1 (2023): Proceeding of International Conference of Islamic Education
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education in Islam refers to Al-Tarbiyah, Al-Ta'dib, Al-Ta'lim, these three terms are often used by Al-Tarbiyah, even though this word has many meanings but its basic meaning shows the meaning of growing, developing, nurturing, caring for, manage and maintain it. The goal of Islamic education is none other than the goal that realizes Islamic ideals. The definition of Tahfizh Al-Quran or tahfidz Quran is composed of two words, namely: tahfizh and Al-Quran. Tahfidz means memorizing and can be interpreted as the process of repeating a lesson, either by reading or listening. The definition of tahfiz or tahfidz Al-Qur'an is the process of memorizing the Al-Quran either by reading or listening to it repeatedly until it is memorized so that each verse can be read without looking at the manuscript. Maslow's theory is applied to see the influence of the tahfidz Quran education they receive in Mahad with the development of self-actualization in the form of aspects of creativity, aspects of morality, aspects of self-acceptance, aspects of spontaneity, aspects of problem solving from students in the attitude, life and daily learning of students in the Mahad Baitul Quran Wonogiri, then Maslow's theory which discusses human needs can become a theoretical basis for developing and answering what is thought in this research. Tahfidz Quran education that needs to be considered as an important aspect is the Al-Qur'an Tahfidz Strategy, Al-Qur'an Tahfidz Method, and Tahfidz Al-Qur'an Learning Media. In self-actualization important aspects that will arise in a person are Creativity, Morality, Self-acceptance, Spontanity, and Problem Solving. Tahfidz al-Qur'an education has a significant influence on the development of self-actualization of students
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan (Servqual), Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Shopee E-Commerce Firmansyah, Ibnu; Adiyani, Rini; Darmaningrum, Kurniawati
Jurnal Mirai Management Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v9i1.6369

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh kualitas layanan, harga, dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada platform e-commerce Shopee. Dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen sangatlah penting agar bisnis tetap kompetitif. Shopee, sebagai salah satu platform e-commerce terkemuka, menjadi studi kasus penting dalam penelitian ini. Latar Belakang Masalah: Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen e-commerce shopee dikalangan mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta? (2) Bagaimana pengaruh harga terhadap kepuasan konsumen e-commerce shopee dikalangan mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta? (3) Bagaimana kualitas produk mempengaruhi kepuasan konsumen e-commerce shopee dikalangan mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta? (4) Faktor manakah antara kualitas pelayanan, harga, dan kualitas produk yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kepuasan konsumen e-commerce shopee di kalangan mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta? Kebaruan: Makalah ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan mengkaji konteks spesifik e-commerce Shopee dan berfokus pada kepuasan konsumen mahasiswa di Surakarta. Meskipun penelitian sebelumnya telah menyelidiki topik serupa dalam konteks yang lebih luas, penelitian ini memberikan wawasan tentang preferensi dan perilaku kelompok demografi tertentu dalam lanskap e-commerce. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, pengumpulan data melalui survei online yang dilakukan kepada 100 mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Pengambilan sampel secara purposif dilakukan untuk memastikan keterwakilan di berbagai fakultas dan tingkat pendapatan. Penelitian ini mengukur kualitas layanan, persepsi harga, kualitas produk, dan kepuasan konsumen menggunakan skala yang telah ditetapkan dan teknik analisis statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, harga, dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen e-commerce shopee di kalangan mahasiswa di Surakarta. Secara khusus, kualitas layanan yang tinggi, harga yang kompetitif, dan kualitas produk yang memuaskan berkontribusi positif terhadap kepuasan konsumen, menekankan pentingnya faktor-faktor ini dalam membentuk pengalaman e-commerce. Kesimpulan: Kesimpulannya, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kualitas layanan, harga, dan kualitas produk dalam mendorong kepuasan konsumen pada platform e-commerce Shopee. Bisnis yang bergerak di sektor e-commerce harus memprioritaskan peningkatan aspek-aspek ini untuk memenuhi harapan pelanggan dan mempertahankan daya saing. Selain itu, temuan ini memberikan wawasan berharga untuk penelitian masa depan dan pengambilan keputusan strategis dalam industri e-commerce. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Harga, Kualitas Produk, Kepuasan Konsumen, e-commerce shopee.
PENDAMPINGAN DIGITALISASI KEWIRAUSAHAAN UMKM TERDAMPAK COVID-19 Dwanita Widodo, Zandra; Eni Maryanti, Istinganah; Harsono, Mugi; Darmaningrum, Kurniawati; Adiyani, Rini; Wijiastuti, Sri
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2022): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v1i3.198

Abstract

The second-year Covid-19 pandemic becomes an emergency pandemic in Indonesia. Economic movement begins to creep gradually to get out of recession. Covid-19 exerts a great effect on MSMEs around us. We, as the academicians implementing tridharma (three pillars) of university, are responsible for realizing the expectation and the ideals of our brothers/sisters who establish MSMEs and fighting for surviving amid Covid-19, and make this the background of current community service. This community service activity was conducted in Jaten Village area, Jaten Sub District, Karanganyar Regency, Central Java Province, with the MSME actors being the target of program. This activity was conducted for one day to maximize the facilitation of entrepreneurship digitalization as the attempt to boost the economic growth rate in MSMEs affected by Covid-19 through mojo and siapik application. This activity implementation was done used training and facilitation method. These two methods were implemented by giving information, role play, FGD, simulation, practice, and reflection. The output of activity is to improve the sale performance through digitalization, to give added value to entrepreneurial knowledge thereby helping MSME actors in vending their product and service. The enthusiasm of MSME actors to keep stepping forward vigorously to pass through Covid-19 gives them positive energy to fight for recovering their family economy. The activity ran well and effectively.