Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Remaja Peduli Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri dalam Suplementasi Tablet Fe di SMKN 12 Malang: Adolescent Girls Empowerment as Stunting Prevention on The Knowledge and Attitudes Towards Iron Tablets Supplementation at SMKN 12 Malang Othman, Nur Aisyah; Sangkot, Hartaty Sarma; Mujito
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4080

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang dapat diakibatkan dari kondisi ibu dengan anemia sejak remaja. Beberapa remaja putri di SMKN 12 Malang ditemukan tidak mengkonsumsi tablet Fe, sehingga perlu diberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap akan kesehatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan, adanya dukungan teman sebaya, adanya dukungan orang tua dan guru, ketersediaan sumber informasi kesehatan, serta pengaruh pemberdayaan Remaja Peduli Stunting terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap suplementasi tablet Fe di SMKN 12 Malang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain one group pretest-postest design dengan sampel sebanyak 31. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap remaja tentang suplementasi tablet Fe. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Seluruh responden telah mendapatkan informasi kesehatan melalui petugas puskesmas, sosial media, koran serta majalah. Hasil analisis adanya dukungan teman sebaya, guru serta orang tua, dapat memicu sikap remaja putri untuk mengkonsumsi tablet Fe. Hasil: Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan nilai rerata pengetahuan dan sikap responden setelah dilakukan intervensi berupa pemberian edukasi melalui pemberdayaan remaja. Hasil rerata pengetahuan tentang suplementasi tablet Fe (pre-test=69,9 dan post-test=90,8) dan rerata sikap (pre-test=54 dan posttest=77). Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang suplementasi tablet Fe dengan p-value=0,000 0<0,05, dan sikap tentang suplementasi tablet Fe dengan p-value=0,000<0,05. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan sikap sebagai pengaruh pemberdayaan remaja peduli stunting terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri dalam suplementasi tablet Fe.
Relationship Between Satisfaction and Waiting Time in Polowijen Primary Health Care Malang Sangkot, Hartaty Sarma; Putri, Amalia Yunan; Pitoyo, Achmad Zani; Suryandari, Endang Sri Dewi Hastuti; Wijaya, Avid
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan INTEREST: Jurnal Ilmu Kesehatan Volume 15 Issue 1 May 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v15i1.576

Abstract

Background: Patient satisfaction depends on the quality of service, service waiting time, and the efforts made by officers to fulfill patient desires with the services provided. Waiting time that is too long will cause dissatisfaction with the patient. This study aims to analyze the relationship between waiting time and patient satisfaction in the outpatient registration section of the Polowijen Primary Health Care (PHC).  Methods: This study used an analytic survey with a crosssectional approach. The population in this study were patients during August-October 6,214 people. The sample was calculated using the slovin formula of 100 people. The sampling technique uses quota sampling. Data analysis used the Chi-Square test. The waiting time at the Polowijen PHC registration section was > 10 minutes (not ideal) for 90 respondents (90%) and waiting time ≤ 10 minutes (ideal) for 10 respondents (10%). The level of patient satisfaction as many as 66 respondents (66%) felt very satisfied and 34 respondents (34%) felt satisfied.  Results: There is no relationship between waiting time and patient satisfaction at outpatient registration at the Polowijen PHC (p Value > 0.05).  Conclusion: As conclusion The waiting time obtained by patients > 10 minutes does not affect patient satisfaction. This happens because the Polowijen Health Center is the only health facility of choice for the patient, so waiting times that are not ideal do not affect patient satisfaction.