Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF ENTREPRENEURSHIP EDUCATION DEVELOPING CREATIVE THINKING OF GRADE XI VOCATIONAL STUDENTS THROUGH CREATIVE PROJECTS Ma’rifah, Alfiatul; Mustika Ani, Hety; Tiara, Tiara; Rachmawati, Sela
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i2.11106

Abstract

ABSTRACT Entrepreneurship education in vocational high schools plays a crucial role in preparing students for work or entrepreneurship by developing their creative thinking skills. Low creative thinking skills cause students to be less innovative, passive, and uncompetitive. This study aims to describe the implementation of entrepreneurship education in the Creative Project and Entrepreneurship subject in shaping students' creative thinking skills. This study uses a qualitative descriptive approach implemented at SMK Negeri 1 Jember. The research participants consisted of Creative Project and Entrepreneurship subject teachers, as well as four students from class XI at the Industry. Data collection techniques include interviews, observations, and documents. Data analysis included data reduction, data presentation, and conclusion. Data validity was obtained through source triangulation. The results of the study indicate that the implementation of entrepreneurship education in the Creative Project and Entrepreneurship subject, utilizing business opportunities material, was carried out according to process standards, including planning, implementation, and assessment. Creative thinking skills were measured through aspects of fluency, flexibility, originality, and elaboration. Keywords: creative project and entrepreneurship; creative thinking skills; entrepreneurship education; vocational student ABSTRAK Pendidikan kewirausahaan SMK memiliki peran strategis dalam menyiapkan peserta didik agar siap bekerja maupun berwirausaha melalui pengembangan kemampuan berpikir kreatif. Namun, rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa menyebabkan kurangnya inovasi, sik ap pasif, serta rendahnya daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan kewirausahaan pada mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan dalam membentuk kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian menggunakan pendeka tan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Jember. Partisipan penelitian terdiri atas satu guru mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan serta empat siswa kelas XI Industri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, obser vasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan kewirausahaan pada materi peluang usaha telah dilaksanakan sesuai standar proses pembelajaran yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Kemampuan berpikir kreatif siswa berkembang melalui empat aspek, yaitu kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan berperan positif dalam membentuk kemampuan berpikir kreatif siswa SMK. Kontribusi penelitian ini memberikan penguatan secara konseptual dan praktis terhadap pengembangan pendidikan kewirausahaan sebagai sarana peningkatan kemampuan berpikir kreatif dalam konteks pendidikan vokasi. Kata Kunci : kemampuan berpikir kreatif; pendidikan kewirausahaan; projek kreatif dan kewirausah
MEMANFAATKAN EKOWISATA UNTUK MEMPERKUAT EKONOMI LOKAL BERBASIS KOMUNITAS: STUDI DARI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU JAWA TIMUR INDONESIA Hudha, Choirul; Sukidin, Sukidin; Wulandari, Putri; Rachmawati, Sela; Hartanto, Wiwin
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger semeru memiliki potensi ekowisata yang besar, namun pemanfaatannya dalam memperkuat ekonomi lokal masih belum optimal. Ketimpangan akses ekonomi, keterbatasan kapasitas manajerial pelaku usaha, serta ketergantungan pada musim kunjungan wisata menjadi tantangan utama. Kondisi ini menunjukkan urgensi pengelolaan ekowisata yang inklusif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekowisata dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif masyarakat dalam memanfaatkan peluang ekonomi dari aktivitas ekowisata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha meliputi pengrajin lokal, pemandu wisata, penyedia jasa wisata, penjual suvenir, serta pelaku usaha produk olahan pertanian. Analisis data dilakukan melalui tahapan transkripsi, reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekowisata berkontribusi mendorong pertumbuhan UMKM melalui diversifikasi usaha seperti homestay, transportasi wisata, kuliner lokal, dan kerajinan khas daerah. Selain itu, ekowisata juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kapasitas kewirausahaan berbasis komunitas. Namun tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan kapasitas manajerial pelaku usaha dan ketergantungan pada fluktuasi kunjungan wisata. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan ekowisata berbasis partisipasi masyarakat merupakan kunci dalam menguatkan pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan yang mendorong sinergi antara ekowisata dan pelaku UMKM. Kata Kunci: ekonomi berbasis komunitas; ekowisata; UMKM; wisata berkelanjutan ABSTRACT The Bromo Tengger Semeru National Park area has significant ecotourism potential, yet its utilization to strengthen the local economy remains suboptimal. Economic inequality, limited managerial capacity among business operators, and dependence on the tourist season pose the primary challenges. These conditions underscore the urgency of implementing inclusive and sustainable ecotourism management to improve the well-being of local communities. This study aims to analyze the role of ecotourism in strengthening community-based local economies. It employs an interpretive qualitative approach with a phenomenological design to understand the subjective experiences of communities in capitalizing on economic opportunities from ecotourism activities. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation of business operators, including local artisans, tour guides, tourism service providers, souvenir sellers, and operators of processed agricultural products. Data analysis was conducted through the stages of transcription, reduction, categorization, and interpretation of meaning. The research findings indicate that ecotourism contributes to driving the growth of MSMEs through business diversification, such as homestays, tourist transportation, local cuisine, and regional handicrafts. Additionally, ecotourism plays a role in creating jobs, increasing community income, and strengthening community-based entrepreneurial capacity. However, the challenges faced include limited managerial capacity among business operators and dependence on fluctuations in tourist visits. This study emphasizes that community-participatory ecotourism management is key to strengthening sustainable local economic development and preserving the environment. These findings have important implications for policy formulation that promotes synergy between ecotourism and SMEs operators. Keywords: community-based economy; ecotourism; SMEs; sustainable tourism