Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGATASI PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA DI SMK SMTI BANDAR LAMPUNG Sari, Elsa Novita; Jasmadi; noffiyanti
Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani Vol 11 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/mimbar.v11i2.4225

Abstract

This study examines the effectiveness of group counseling using self-management techniques to overcome academic procrastination, which is the behavior of delaying tasks that can reduce achievement and increase stress, in six students at SMK SMTI Bandar Lampung. Through a descriptive qualitative approach, data were collected from interviews, observations, and documentation of students, guidance counselors, and the principal. The counseling process was carried out through systematic stages, starting from assessment, goal setting, technique application, to evaluation, where students were guided to recognize their habits and the impact of their behavior. The results of the study proved that this intervention was very effective. The six students successfully changed their negative mindsets and behaviors into positive ones. They became more motivated, able to control themselves, and submit their assignments on time, thereby overcoming their academic procrastination. Overall, group counseling with self-management techniques proved to be a successful method not only in raising awareness but also in equipping students with the ability to think critically and consistently manage their academic responsibilities.
PERAN KONSTITUSI DALAM MELINDUNGI HAK ASASI MANUSIA TERHADAP PENERAPAN UNDANG-UNDANG ITE DI ERA DEMOKRASI Jasmadi; Yamin, Mohd.; Febriansyah; Oktapani, Silm
Collegium Studiosum Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Collegium Studiosum Journal
Publisher : LPPM STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/csj.v7i1.1314

Abstract

Konstitusi memiliki peran krusial dalam melindungi hak asasi manusia (HAM) dalam penerapan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di era demokrasi. Konstitusi biasanya menjamin hak-hak dasar seperti kebebasan berpendapat, hak privasi, dan hak atas informasi. Dalam konteks UU ITE, konstitusi memastikan bahwa penerapan undang-undang tersebut tidak melanggar hak-hak ini.Misalnya, jika UU ITE digunakan untuk membatasi kebebasan berekspresi secara berlebihan, konstitusi harus melindungi hak individu dari tindakan tersebut. Konstitusi menjamin prinsip legalitas (nullum crimen, nulla poena sine lege) yang mengharuskan adanya peraturan yang jelas dan tegas sebelum seseorang dapat dikenai sanksi. UU ITE harus disusun dan diterapkan sesuai dengan prinsip ini. Kepastian hukum juga harus diberikan agar hak-hak individu tidak dilanggar secara sewenang-wenang. Konstitusi mengatur mekanisme pengawasan, baik melalui lembaga peradilan maupun komisi hak asasi manusia, untuk memastikan bahwa penerapan UU ITE sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusi. Masyarakat memiliki hak untuk menuntut perlindungan konstitusional melalui jalur hukum jika mereka merasa hak-haknya terlanggar akibat penerapan UU ITE. Konstitusi biasanya mensyaratkan bahwa setiap pembatasan terhadap hak asasi manusia harus bersifat proporsional dan tidak melebihi apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang sah. UU ITE harus diterapkan dengan cara yang tidak melanggar prinsip proporsionalitas, yaitu tidak membatasi hak asasi manusia lebih dari yang diperlukan untuk melindungi kepentingan umum. Dalam era demokrasi, keseimbangan antara keamanan, ketertiban, dan hak asasi manusia adalah penting. Konstitusi berperan sebagai panduan dan pengawas untuk memastikan bahwa undang-undang seperti UU ITE diterapkan secara adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar HAM. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk Peran Konstitusi Dalam Melindungi Hak Asasi Manusia Terhadap Penerapan Undang-Undang ITE Di Era Demokrasi. Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Peran Konstitusi Dalam Melindungi Hak Asasi Manusia Terhadap Penerapan Undang-Undang ITE Di Era Demokrasi bahwa konstitusi memainkan peran vital dalam melindungi hak asasi manusia dalam penerapan UU ITE di era demokrasi. Jaminan konstitusi terhadap hak-hak dasar seperti kebebasan berekspresi, hak atas privasi, dan hak atas informasi harus dijaga agar tidak terlanggar oleh penerapan undang-undang tersebut. UU ITE harus memenuhi prinsip legalitas dan kepastian hukum yang dijamin konstitusi. Setiap tindakan hukum yang diambil berdasarkan UU ITE harus jelas dan dapat diprediksi agar tidak terjadi penyalahgunaan dan pelanggaran terhadap hak individu. Konstitusi menyediakan mekanisme untuk pengawasan dan penegakan hak asasi manusia, termasuk melalui lembaga peradilan dan komisi hak asasi manusia. Mekanisme ini penting untuk memastikan bahwa UU ITE diterapkan sesuai dengan prinsip konstitusi. Pembatasan terhadap hak asasi manusia yang diatur dalam UU ITE harus proporsional dan tidak melebihi apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang sah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hak-hak dasar tidak terabaikan demi kepentingan keamanan atau ketertiban.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sehati dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga melalui Pengolahan Kopi Robusta di Desa Bedudu Kecamatan Belalau Lampung Barat Kurniawan, Andri; Jasmadi; Cut Mutia Yanti , Yunidar
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.27895

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat pada Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam meningkatkan ekonomi keluarga Di Desa Bedudu Kecamatan Belalau Lampung Barat dan UntukĀ  mengetahui bagaimana kendala pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui pengolahan kopi robusta. Serta apa saja kendala yang dialami kelompok wanita tani(KWT) dalam meningkatkan eknomi keluarga di Desa Bedudu Kecamatan Belalau Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini Anggota kelompok wanita tani (KWT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan melalui KWT Kegiatan pemberdayaan yang mempertahankan kearifan lokal masyarakat memiliki dampak yang positif bagi masyarakat ataupun anggota KWT itu sendiri. Bagi KWT Sehati, memiliki dampak yang positif dengan bertambahnya baik dari segi pengetahuan, keterampilan, ekonomi, dan tumbuhnya kemandirian pada anggota kelompok itu sendiri.