Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBELAJARAN NILAI-NILAI MORAL PADA ANAK AUTIS Mulyoto, Galih Puji; Feriandi, Yoga Ardian
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 8, No. 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.813 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v7i2.15511

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pembelajaran nilai-nilai moral pada anak autis di jurusan autis SLB Negeri 1 Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pen- dekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan purposive, yaitu Ketua Jurusan SLBN 1 Bantul, guru di Jurusan Autis SLBN 1 Bantul, para orang tua siswa-siswi yang mengikuti pendidikan di Ju- rusan Autis SLBN 1 Bantul. Data dikumpulkan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Ha- sil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran nilai-nilai moral pada anak autis di SLBN 1 Bantul terintegrasi dalam program pembelajaran fungsional, pembelajaran tematik, pembelajaran be- nah diri. Strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan nilai-nilai moral pada anak autis yakni de- ngan melibatkan orang tua dalam pendidikan anak autis. Orang tua diikutsertakan pada setiap pem- belajaran yang berkaitan dalam membentuk perilaku dan sikap anak autis serta pembelajaran nilai- nilai moral, misalnya progam pembelajaran fungsional dan benah diri. Kata Kunci: pembelajaran, nilai moral, dan anak autis  LEARNING MORAL VALUES IN AUTIS CHILDREN Abstract: This study aims to describe the learning of moral values in autistic children in autism de- partment of SLB Negeri 1 Bantul This research type is descriptive research with qualitative approach. The subjects of the study were determined by purposive ie the head of department of SLBN 1 Bantul, the teacher in the autism department of SLBN 1 Bantul, the parents of the students who followed the education in the autism department of SLBN 1 Bantul. Data were collected by observation, documen- tation and interviews. The results showed that the process of learning moral values in children with autism in SLBN 1 Bantul integrated in the functional learning program, thematic learning, self-learn- ing learning. The strategy used by teachers in teaching moral values in children with autism is by involving parents in the education of children with autism. Parents participate in each related learning in shaping the behaviors and attitudes of children with autism and learning moral values, such as functional learning programs and self-improvement. Keywords: learning, moral values, and children with autism
PEMBENTUKAN SIKAP SOSIAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SMP BRAWIJAYA SMART SCHOOL MALANG Miftahusya’ian, Moh.; Fitriana, Wiwin Nuris; Mulyoto, Galih Puji
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 7, No 1 (2020): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v7i1.10485

Abstract

The objectives of this study were to: (1) describe the process of forming students' social attitudes through social studies learning methods for class VII SMP Brawijaya Smart School Malang, (2) describe forms of student social attitudes formed through social studies learning methods for class VII SMP Brawijaya Smart School Malang, (3) describes the change in students' social attitudes after the process of forming social attitudes through social studies learning methods for class VII SMP Brawijaya Smart School Malang. This research uses a qualitative research approach with a descriptive qualitative research type. The data collection methods used were observation, interview, and documentation. The author acts as an observer in observation. In this study, researchers conducted data analysis through data reduction, data presentation, and verification (drawing conclusions). The results showed that (1) the process of forming social attitudes of seventh-grade students of SMP Brawijaya Smart School Malang through social studies learning methods was carried out by the teacher by involving two factors, namely internal factors (students) and external factors (school, home, and community environment. ), (2) the forms of student social attitudes can be seen by the existence of activities in class and outside the classroom (extracurricular activities) as well as school culture and regulations, and school culture (3) as a whole from some of the social attitudes of students who experience the most visible changes, namely changes in manners and disciplineKeywords: Social Attitudes; Social Studies Learning Method
KONSTRUKSI ISLAM EKOLOGIS DALAM KELOMPOK NASIONALIS RELIGIUS: KEBERAGAMAAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN RAKYAT AL-AMIN SUMBER PUCUNG KAB. MALANG Mohammad Miftahusyai’an; Galih Puji Mulyoto
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.916 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v7i1.4495

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis proses adaptasi nilai-nilai nasionalis dan religius dari Pondok Pesantren Rakyat al-Amin Sumber Pucung Kab. Malang dalam pada masyarakat sekitarnya. 2) Mendeskripsikan dan menemukan pola dan integrasi nilai-nilai nasionalis dan religius dari Pondok Pesantren Rakyat al-Amin Sumber Pucung Kab. Malang dalam pada masyarakat sekitarnya sehingga mampu membentuk konstruksi Islam ekologis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data merupakan proses menyusun, mengkategorikan dan mencari pola atau tema melalui penemuan-pertanyaan (question-discovery) mengenai Islam Ekologis dalam masyarakat nasionalis religius di Pondok Pesantren Rakyat al-Amin Sumber Pucung Kab. Malang.Hasil penelitian menunjukkan 1) Proses adaptasi nilai-nilai nasionalis dan religius dari Pondok Pesantren Rakyat al-Amin Sumber Pucung Kab. Malang pada masyarakat sekitarnya dilakukan dengan mengutamakan cinta tanah air merupakan sesuatu yang tidak tergantikan pada diri setiap anak bangsa. 2) Pemeliharaan pola Pondok Pesantren Rakyat Sumber Pucung kab. Malang dari pemberdayaan masyarakat mampu mendorong perubahan dan mengembangkan nasionalisme sebagai kekuatan intinya.
Penerapan nilai-nilai pancasila untuk menumbuhkan sikap nasionalisme di MTS Ahmad yani Jabung Sutomo Sutomo; Mohammad Miftahusyai’an; Muhammad Shofiyulloh Al Kamil; Galih Puji Mulyoto
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/citizenship.v9i2.12026

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana program lembaga pendidikan dalam menumbuhkan sikap nasionalisme kepada para peserta didiknya, (2)  Untuk mengetahui bagaimana output dari siswa setelah menerima dan melaksanakan penerapan nilai-nilai pancasila sebagai bekal setelah mereka lulus dari sekolah dan mencegah agar tidak terpengaruh oleh ideologi atau faham yang bertentangan dengan Pancasila, (3) untuk mengetahui mengenai daya dukung dan hambatan yang dialami oleh lembaga pendidikan tersebut dalam menerapakan nilai-nilai pancasila. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Wawancara, Observasi, dan juga Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) MTs Ahmad Yani menerapakan pendidikan karakter dikelas dan juga menerapkan pendidikan karakter melalui kerjasama dengan TNI, POLRI dan juga Muspida 2) Output yang didapat siswa Mts Ahmad Yani setelah menerima dan melaksanakan penerapan nilai-nilai pancasila adalah adanya perubahan sikap seperti disiplin diri yang semakin baik dan juga meningkatnya pengetahuan mengenai wawasan kebangsaan, (3) Secara umum daya dukung dan hambatan yang dialami oleh MTs Ahmad Yani dalam menerapkan nilai-nilai pancasila untuk menumbuhkan sikap nasionalisme terbagi menjadi dua faktor yakni faktor internal dan juga eksternal.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Percaya Diri Pada Anak Usia Dini Imro'atul Hayyu Erfantinni; Galih Puji Mulyoto; Nurlaeli Fitriah
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/preschool.v1i1.8175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji cobakan bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan sikap percaya diri pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest dan posttest dengan teknik pengambilan sample secara purposive. Sample yang digunakan sejumlah 7 anak yang terindikasi memiliki tingkat percaya diri dalam kategori rendah. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis yang dalam pengisiannya dibantu oleh guru kelas atau orang tua, selain itu didukung pula dengan menggunakan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa. Hal ini terbukti dari hasil uji statistik uji wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Z= -2,366 dengan p = 0,018 (0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan tingkat sikap percaya diri sebelum intervensi (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam mengembangkan sikap percaya diri siswa PAUD/TK maupun mengembangkan penelitian selanjutnya.
Development of Smart Apps Creator-Based Learning Media on Religious Diversity Materials in Indonesia Galih Puji Mulyoto; Luthfia Aldila Arsy Subagyo Subagyo; Sutomo
Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/madrosatuna.v6i1.1569

Abstract

This study aims to develop a product that is tested to be valid and interest so that it is can help the student learning process in understanding the material on religious diversity in Indonesia. The research method used is Research and Development (R&D) by applying the ADDIE development model. The results of this study are in the form of learning media products based on smart apps creators that very valid criteria (86%) from material expert validators and media with valid criteria from media expert validators (80%) and media is also categorized as a very interesting (82.7%). Based on the validation results and the results of field trials, it can be concluded that the smart apps creator-based learning media that contains material on religious diversity is very valid and very interesting to be used as a Civics learning medium in class IV MI Perwanida Blitar.
Developing Electronic-Based Picture Storybooks to Enhance Student Learning Motivation Galih Puji Mulyoto; Tsamrotu Imani Mufida; Debi Ayu Puspitasari
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 15, No 2 (2023): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v15i2.14948

Abstract

The purpose of this development research is to (1) determine the design of the development of illustrated storybook media for Pancasila and Citizenship Education subjects to maximize learning motivation for students of class II MI Roudlatul Huda (2) determine the appropriateness of the media for illustrated storybooks for Pancasila and Citizenship Education subjects. in order to maximize learning motivation for students of class II MI Roudlatul Huda (3) to determine the effectiveness of picture storybook media for Pancasila and Citizenship Education subjects in order to maximize learning motivation for students of class II MI Roudlatul Huda. The development and research of this method use the type of researching your research development (RnD). The development procedure uses the ADDIE model with five stages, namely (1) the analysis phase, (2) the design phase, (3) the development phase, (4) the implementation phase, (5) the improvement phase. This research was conducted at MI Roudlatul Huda Bibrik, Jiwan District, Madiun Regency. This data collection technique uses interviews and questionnaires. Data analysis using quantitative and qualitative data. The results of the development were carried out by researchers in the form of printed media learning media, namely the Picture Story Book media for Pancasila and Citizenship Education lessons, my daily task material. The results of research and development meet the criteria of validity, material experts get 73% and media experts get 85%. The results of the trial on MI Roudlatul Huda class II students to assess the attractiveness of the Picture Story Book by 97%. The results of students' learning motivation obtained an average score of 81 for the control class and 87 for the experimental class. Therefore, the development of picture storybook media is appropriate for students.
Pendampingan Pemasaran Digital Hasil Usaha Badan Usaha Milik Desa “Selo Angon Makmur” dalam Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19 Moh Padil; Mohammad Miftahusyai’an; Galih Puji Mulyoto
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): May 2021
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/engagement.v5i1.511

Abstract

: The purpose of this community service is 1) Formulating and formulating digital marketing training from BUMDes,and 2) Describing the impact of digital marketing training from BUMDes Selo Angon Makmur in empowering people affected by the Covid 19 Pandemic in Tumpang Village, Talun Subdistrict, Blitar Regency. This method of devotion is PAR or Participatory Action Research. The subject of this service is bumdes selo angon makmur business partner community. The data collection techniques in this study use primary and secondary data. The data analysis techniques in this study use interactive analysis. The result of this service is in the form of training assistance from various parties to open marketing opportunities online market business withber forthe efforts of the village community and BUMDes. The impact of this training assistance results in advanced training to prepare various business development programs, one of which is preparing business training for the community such as; 1) Production Training and Business Feasibility. 2) Product Packaging Training. 3) Marketing training on business results and 4) financial management
Pengembangan modul praktikum mata kuliah Pancasila dengan model project citizen untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada mahasiswa Mulyoto, Galih Puji
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.071 KB) | DOI: 10.21831/jc.v17i1.31062

Abstract

Proses penanaman nilai-nilai antikorupsi dikalangan mahasiswa harus terpadu antara teori dan praktik. Faktanya, praktik lapangan terkait penanaman nilai-nilai antikorupsi pada matakuliah Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi minim sekali diterapkan. Salah satu faktor kesulitan mahasiswa maupun dosen dalam melaksanakan praktik lapangan karena tidak adanya modul praktikum. Oleh karena itu penelitian ini mengembangkan modul praktikum menggunakan model project citizen pada matakuliah Pendidikan pancasila untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada mahasiswa FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model pengembangan pembelajaran Walter Dick & Lou Carey. Kelayakan dan keefektifan pengembangan modul praktikum menggunakan project citizen pada matakuliah pancasila dapat untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Terdapat perbedaan signifikan pada menanamkan keterampilan dan sikap tentang nilai-nilai antikorupsi pada mahasiswa setelah menggunakan modul praktikum berbasis project citizen dari hasil produk pengembangan. Selain itu, modul praktikum berbasis Project Citizen Terbukti secara signifikan efektif untuk menanamkan keterampilan dan sikap tentang nilai-nilai antikorupsi pada mahasiswa.-----The process of teaching anti-corruption values among students must integrate between theory and practice. Field practices related to instilling anti-corruption benefits in the Pancasila Education course in tertiary institutions are very minimal. One factor is the difficulty of students and lecturers in carrying out field practice because there is no practicum module. Therefore this study developed a practical module using the Project Citizen Model in Pancasila Education courses to instill anti-corruption values in FITK UIN students Maulana Malik Ibrahim Malang. This research designed using Walter Dick & Lou Carey's learning development model. The feasibility and effectiveness of the development of practical modules using project citizen in Pancasila courses can instill anti-corruption values. The results showed that there were significant differences in teaching skills and attitudes about anti-corruption values in students after using the Project Citizen-based practical module from the product development results. Besides that, the Project Citizen-based practical module proved to be significantly effective in instilling skills and attitudes about anti-corruption values in students.
Pengaruh model project citizen dengan pendekatan saintifik terhadap penguasaan kompetensi kewarganegaraan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Mulyoto, Galih Puji; Samsuri, Samsuri
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.135 KB) | DOI: 10.21831/civics.v14i1.14566

Abstract

This study was aimed at determining the effect of applying a project citizen model with the scientific approach in learning PPKn the mastery of civic competencies. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental research methods. Data collection technique were test, questionnaire and observation. Data were analyzed using t test and Gain Score. The results showed that there is significant influence implementation of the project citizen model with the scientific approach to learning PPKn the mastery of civic competencies compared using problem-based learning model with a scientific approach. It is shown results posttest control group and experiment to 7.182> 2.000 ttabel. In every dimension of civic competencies also shows the results of a significant difference, namely: civic knowledge (to 6.088> 2.000 ttable), civic skills (to 2,554> ttable 2.000), civic attitude (to 2,055> ttable 2.000). Analysis Gain score in the experimental class showed 0.38 results in the category of "moderate", while the control group showed 0.15 results in the category of "low".