Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

INOVASI PRODUK OLEH-OLEH BOLU KEMOJO BERBASIS TEPUNG KACANG ARAB : PENGEMBANGAN PRODUK UMKM DI PEKANBARU Liora Valencia; Rosie Oktavia Puspita Rini; Agung Arif Gunawan; Eryd Saputra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bolu kemojo sebagai kuliner tradisional khas Riau yang populer di kota Pekanbaru sebagai ibukota dari Provinsi Riau kini tidak hanya menjadi warisan budaya Melayu tetapi juga produk unggulan UMKM daerah. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat, konsumen semakin selektif dalam memilih pangan yang bergizi dan aman dikonsumsi. Oleh karena itu, inovasi terhadap bolu kemojo dilakukan dengan memanfaatkan bahan yang lebih sehat dan bernutrisi, sebagai langkah untuk menjaga keaslian cita rasa tradisional sekaligus mendorong daya saing serta keberlanjutan UMKM di Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan dua perlakuan, yaitu sampel A (100% tepung terigu) dan sampel B (100% tepung kacang arab). Uji sensori dilakukan menggunakan uji hedonik dan uji mutu hedonik terhadap empat parameter, yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur, dengan melibatkan 20 panelis tidak terlatih dan 5 panelis terlatih. Data hasil penilaian dianalisis menggunakan IBM SPSS 25 dengan uji Paired Sample T-Test, karena kedua sampel dinilai oleh panelis yang sama. Uji ini bertujuan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan signifikan antara rata-rata penilaian dua sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek sensori memperoleh nilai rata-rata di atas 4,0 yang termasuk kategori “suka” hingga “sangat suka”. Substitusi tepung kacang arab berpengaruh nyata terhadap warna (p<0,05), sedangkan terhadap aroma, rasa, dan tekstur tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p>0,05). Hal ini membuktikan bahwa penggunaan tepung kacang arab dapat menjadi bahan alternatif yang layak tanpa menurunkan kualitas sensori bolu kemojo serta berpotensi dikembangkan sebagai inovasi produk pangan fungsional khas daerah.
EKSPLORASI FOMO (FEAR OF MISSING OUT) DAN PERAN INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KULINER DI KOTA BATAM Viola Daspi Agrina; Rosie Oktavia Puspita Rini; Eryd Saputra; Tirta Mulyadi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Peran Influencer terhadap keputusan pembelian produk kuliner di Kota Batam. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya penetrasi internet dan aktivitas media sosial di Kota Batam yang menciptakan tren kuliner yang viral. Namun, fenomena ini tidak selalu diiringi dengan kepuasan konsumen, karena ekspektasi yang terbangun di media sosial seringkali tidak sejalan dengan pengalaman nyata. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang pernah membeli produk kuliner viral di Kota Batam, dengan sampel sebanyak 400 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik FOMO maupun Peran Influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Secara parsial, FOMO dan Peran Influencer memiliki nilai signifikansi (Sig.) masing-masing 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Secara simultan, kedua variabel secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 71,7% terhadap keputusan pembelian, sementara sisanya 28,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Berdasarkan koefisien beta terstandardisasi, FOMO memiliki pengaruh yang lebih dominan (0,719) dibandingkan Peran Influencer (0,159). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa strategi pemasaran kuliner di era digital harus memanfaatkan kekuatan FOMO dan influencer, namun juga harus memastikan kualitas produk dan layanan tetap konsisten untuk memenuhi ekspektasi konsumen dan menghindari review negatif.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PRODUK MAKANAN INDONESIA SEBAGAI STRATEGI MEMASUKI PASAR AUSTRALIA Stella, Stella; Rosie Oktavia Puspita Rini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7808

Abstract

Pengetahuan produk merupakan salah satu aspek dalam suatu keputusan pembelian produk, peneliti melakukan wawancara terhadap panelis warga indonesia yang menetap di canberra, dimana dengan 3 informan yang kerap mengonsumsi produk makanan indonesia yang tersebar di pasar australia. Wawancara berikut menghasilkan pengetahuan produk sebagai variabel bebas dan keputusan pembelian sebagai variabel terikatnya. Penelitian ini menggunakan persentase dari pengunjung yang menghadiri jamison sunday market yang diselenggarakan di kota canberra, australia. Sumber data yang digunakan adalah melalui wawancara kepada responden yang telah memenuhi kriteria dalam melakukan wawancara tersebut. Pertanyaan wawancara merupakan pertanyaan terdapat sembilan variabel dengan dua puluh tiga pertanyaan yang memerlukan waktu wawancara kurang lebih 15-20menit. Hasil dari wawancara menunjukan bahwa pengetahuan produk memiliki pengaruh secara positif terhadap keputusan pembelian yang dilakukan oleh warga indonesia yang menetap di australia tepatnya di kota canberra
ANALISIS MARKETING MIX TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI MAKANAN KHAS INDONESIA DI RIYADH ARAB SAUDI Hardiyanto, Muhamad Iqbal; Rosie Oktavia Puspita Rini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana bauran pemasaran Resto Mama Jawa berkontribusi pada keberhasilannya dalam memperkenalkan kuliner Indonesia di Arab Saudi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena sosial dan masalah manusia secara mendalam. Metode ini melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan tiga informan, termasuk warga Indonesia di Arab Saudi dan pemilik Resto Mama Jawa. Data dianalisis melalui triangulasi untuk memastikan akurasi, dengan fokus pada teknik pemeriksaan menggunakan sumber. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Resto Mama Jawa memiliki posisi strategis yang solid, dengan skor kekuatan internal mencapai 3,771, yang mencerminkan pemanfaatan aset dan kapabilitas yang efektif. Restoran ini menonjol dalam beberapa aspek utama yang menjadi keunggulannya. Pertama, restoran ini menawarkan kuliner khas Indonesia autentik seperti Dendeng, Gado-Gado, dan Bakso, dengan kualitas bahan dan rasa yang terjaga. Penetapan harga juga seimbang dengan kualitas produk dan daya beli pelanggan, memberikan nilai yang baik untuk setiap pembelian.
ANALISIS PELAYANAN PRIMA TERHADAP KECENDERUNGAN PEMBELIAN KEMBALI PADA TATIDO X FATBOY Wikel Argy Rolito; Rosie Oktavia Puspita Rini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9400

Abstract

Penelitian ini membahas Analisis Pelayanan Prima Terhadap Kecenderungan Pembelian Kembali Pada Tatido X Fatboy yang dimana sudah memiliki sangat banyak konsumen dari berbagai daerah di Kota Batam, banyaknya konsumen yang berkunjung tidak sedikit ada yang dinilai masih kurang mendapatkan ketersediaan tempat yang disebabkan oleh tempat yang kurang nyaman bagi sebagian konsumen. Pelayanan yang dirasakan oleh konsumen yang dinilai dalam keramahan karyawannya harus tetap selalu diutamakan, terkadang masih terdapat beberapa karyawan yang dinilai cukup memberikan informasi terkait produk yang akan dijual, masih kurang dalam bentuk sigap dan cekatan jika ada konsumen yang datang. Menurut saya masih banyak hal yang perlu dibenahi dari segi pelayanan di Tatido x Fatboy agar konsumen merasa puas dan ingin kembali membeli produk yang ada disana. Peneliti ingin melihat bagaimana konsumen mendapatkan pelayanan prima dari karyawan. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif deskriptif dengan populasi 12.713 dan sampel 100. Hasil uji regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif dari Pelayanan Prima pada uji validitas data variabel X dan Y dinyatakan valid. Uji reliabilitas data Cronbach’s Alpha dikatakan reliabel. Uji t diperoleh melalui SPSS versi 26 menyatakan H0 ditolak dan H1 diterima. Menunjukkan bahwa Pelayanan Prima memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kecenderungan Pembelian Kembali pada Tatido X Fatboy. Uji korelasi r menyatakan bahwa adanya korelasi positif antara kecenderungan pembelian kembali dengan pelayanan prima dengan tingkat hubungan sedang. Dapat disimpulkan bahwa Pelayanan Prima masih menjadi hal yang paling utama dari pelayanan yang dirasakan oleh konsumen atau pelanggan yang pernah/sering berkunjung ke Tatido X Fatboy. Menurut konsumen pelayanan yang diberikan oleh para karyawan Tatido X Fatboy sudah bagus dan merasa puas.
PERAN HOTEL SANTIKA BATAM DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN FOOD WASTE Siti Nurapriani; Syafruddin Rais; Eva Amalia; Rosie Oktavia Puspita Rini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu food waste menjadi perhatian global karena dampaknya terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Hotel Santika Batam dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan food waste berdasarkan pendekatan Food Waste Hierarchy dan konsep Triple Bottom Line. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hotel Santika Batam telah menerapkan strategi pengelolaan food waste secara berkelanjutan mulai dari tahap pencegahan, pemanfaatan kembali, hingga penanganan akhir. Langkah pencegahan dilakukan melalui perencanaan menu berbasis tingkat okupansi dan penerapan sistem First In First Out (FIFO). Makanan layak konsumsi dimanfaatkan untuk staf hotel, sementara sisa organik disalurkan ke peternakan lokal sebagai pakan ternak. Dari aspek ekonomi, strategi tersebut meningkatkan efisiensi bahan baku hingga 12% per tahun; dari sisi sosial, dilakukan pelatihan dan edukasi kepada staf serta tamu untuk meningkatkan kesadaran pengurangan limbah; sedangkan dari aspek lingkungan, sekitar 40% limbah organik berhasil dialihkan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Meskipun terdapat kendala seperti fluktuasi okupansi dan perilaku tamu pada sistem buffet, Hotel Santika Batam tetap menunjukkan komitmen kuat terhadap praktik perhotelan berkelanjutan.
ANALISIS PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN (MARKETING MIX) PADA KAFE KEBOON KOPI BATAM Putri Rizkika Ariza; Agung Arif Gunawan; Rosie Oktavia Puspita Rini; Eva Amalia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya persaingan di sektor kuliner Batam menuntut implementasi strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan kontribusi elemen bauran pemasaran (4P) yang paling efektif di Keboon Kopi Batam. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Action Research, data dikumpulkan dari Manajer, Supervisor, dan staf melalui wawancara, observasi juga melibatkan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa elemen Tempat (Place) menjadi keunggulan strategis utama, yang diperkuat oleh posisi kafe di Palmspring Batam Centre serta desain interior yang memikat. Keunggulan ini diperkuat oleh elemen Produk (Product) melalui konsistensi kualitas dan inovasi R&D menu. Sementara itu, Harga (Price) dan Promosi (Promotion) berfungsi sebagai alat taktis untuk meningkatkan transaksi. Kesimpulan utama adalah bahwa efektivitas pemasaran ditentukan oleh kombinasi keunggulan lokasi dan suasana (Place) sebagai daya tarik utama, didukung kualitas produk yang konsisten sebagai faktor retensi pelanggan.
PENGARUH TAMPILAN VISUAL DAN INVESTASI MEDIA SOSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN FOLLOWERS INSTAGRAM DI HEAR COFFE Nadira Ayu Rizky Faza; Rosie Oktavia Puspita Rini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i7.11911

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis dampak dari pengaruh visual dan investasi di media sosial terhadap peningkatan jumlah pengikut Instagram pada akun Hear Coffee yang berada di Batam. Era digitalisasi 5.0 menjadikan sosial media sebagai aspek krusial dalam taktik pemasaran, terutama dalam membangun citra merek dan memperluas jangkauan audiens. Di mana kuesioner diaplikasikan guna mengumpulkan data yang ditujukan kepada 300 responden. Serangkaian uji seperti validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji t dan uji F dilakukan untuk menganalisis data, disertai dengan koefisien determinasi untuk menilai dampak dari setiap variabel. Hasil analisis memperlihatkan bahwasanya seluruh instrumen penelitian telah terbukti valid dan reliabel. Pengujian asumsi klasik memperlihatkan tidak terdapat permasalahan multikolinearitas atau heteroskedastisitas pada model regresi yang digunakan. Ketika dianalisis secara terpisah, variabel visual ternyata tidak menunjukkan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan jumlah pengikut, yang berarti bahwa aspek visual pada akun Hear Coffee belum bisa dijadikan faktor utama dalam peningkatan followers. Di sisi lain, investasi di media sosial terbukti memberikan dampak yang signifikan, menunjukkan bahwa strategi seperti alokasi anggaran untuk promosi dan kemitraan dengan influencer memiliki efek yang nyata terhadap pertumbuhan followers.
PENGARUH DIFERENSIASI PRODUK KULINER TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING PADA UMKM FARIS KITCHEN DI PANTAI TUAH HAMID Anisa Salsabila; Heri Nuryanto; Agung Arif Gunawan; Rosie Oktavia Puspita Rini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan diferensiasi produk terhadap keunggulan bersaing pada UMKM Faris Kitchen di Pantai Tuah Hamid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel 80 pengunjung yang dipilih melalui Simple Random Sampling. Variabel independen berupa diferensiasi produk diukur melalui indikator bentuk, kualitas, kesesuaian, ketahanan, dan gaya, sedangkan variabel dependen berupa keunggulan bersaing diukur melalui keunikan produk, harga bersaing, ketersediaan, dan kesulitan ditiru. Uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan hasil yang baik, sedangkan uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas memastikan asumsi klasik terpenuhi. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa diferensiasi produk berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan koefisien regresi 0,773, t-hitung 8,034, p-value 0,000, dan R² sebesar 0,453. Hasil ini menyatakan bahwa inovasi dalam diferensiasi produk menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM di sektor kuliner.
SUBTITUSI TEPUNG CANGKANG TELUR DALAM PEMBUATAN SCONES PENGGANTI TEPUNG TERIGU Muhammad Zidane Fahrultullah; Rosie Oktavia Puspita Rini; Miratia Afriani; Agung Arif Gunawan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan tepung cangkang telur sebagai substitusi sebagian tepung terigu dalam pembuatan scones. Tepung cangkang telur mengandung sekitar 94% kalsium karbonat sehingga berpotensi menjadi sumber kalsium tambahan dalam produk pangan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan tiga formulasi substitusi, yaitu 20%, 50%, dan 80%. Eksperimen ini menunjukkan bahwa tepung cangakang telur tidak dapat sepenuhnya menggantikan tepung terigu. Uji organoleptik oleh panelis terlatih dan tidak terlatih meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar sampel dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur, namun sampel dengan substitusi 20% (610) memperoleh nilai tertinggi dan paling disukai panelis. Eksperimen ini menunjukkan bahwa tepung cangakang telur tidak dapat sepenuhnya menggantikan tepung terigu dengan maksimal penggunaan sebesar 20% . Dengan demikian, tepung cangkang telur dapat digunakan sebagai substitusi parsial tepung terigu sekaligus menambah nilai gizi produk.