Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Adsorption of Lubricant Waste by Porous Materials: A Review Wathi, Ayu Fahimah Diniyah; Dewi, Shofrina Surya; El-Ridlo, Nuruddin Kafy; Wijayanti, Sukma Wahyu; Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Bikharudin, Ahmad
Walisongo Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2023): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v6i1.14998

Abstract

The rapid development of technology today cannot be separated from the role of various kinds of machines to produce or increase the use value of an item. The more the engine operates, the more lubricant is used. Lubricants are included in the category of B3 waste (Toxic Hazardous Materials) so that they have a negative impact on the environment. Nearly 50% of all mineral lubricants enter the environment and cause irreparable environmental damage due to direct contact with water and soil. One of the efforts that can be done to reduce the B3 content in used lubricants is adsorption using a porous adsorbent. This study aims to see the relationship between the physical and chemical properties of the adsorbent with the physical and chemical properties of the adsorbate. This research was conducted by studying the literature of scientific articles with related topics. The results showed that some contaminants such as organic compounds, inorganic species, soot, hydrocarbons, and ash can be adsorbed with various adsorbents, namely modified sawdust, bentonite, fly ash, activated carbon, activated alumina, and zeolite Y derived from kaolin.
PEMBERDAYAAN PENDIDIK DI TANGERANG SELATAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN QUIZ KAHOOT! DENGAN DUKUNGAN BARD Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Sausan, Inas; Suciana, Dola; Wathi, Ayu Fahimah Diniyah; Wijayanti, Sukma Wahyu; Adji, Sandra Sukmaning
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.53955

Abstract

Kemampuan menyajikan suasana belajar interaktif merupakan hal penting bagi para pendidik dalam memfasilitasi pembelajaran yang efektif. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah pembuatan kuis Kahoot! dengan bantuan Bard. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan bagi para pendidik dalam pembuatan kuis Kahoot! berbantuan Bard. Metode yang digunakan melibatkan ceramah, demonstrasi, dan praktik secara luring dengan dukungan fasilitator. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menciptakan suasana belajar yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui pembuatan kuis Kahoot! berbantuan Bard. Meskipun demikian, kendala seperti ketidakstabilan sinyal internet dan batas karakter dalam soal Kahoot! juga diidentifikasi. Solusi untuk mengatasi kendala ini melibatkan integrasi teknologi yang lebih efektif dalam pembelajaran, meningkatkan keterlibatan peserta didik, dan memfasilitasi pemahaman konten yang lebih baik. Rekomendasi untuk kegiatan pengabdian mendatang meliputi eksplorasi penggunaan platform pembelajaran berbasis game lainnya.
Assessing the Work Performance of Vocational High School Teachers in Gunung Kidul: A Survey Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Wathi, Ayu Fahimah Diniyah; Suciana, Dola; Sausan, Inas; Basyari, Asyhar
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2024): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmksp.v9i1.15002

Abstract

This study aims to evaluate the work performance of vocational high school (SMK) teachers in Gunung Kidul District, identifying strengths, weaknesses, and factors influencing their performance. It also aims to provide recommendations for improving vocational education quality in the region. Using a survey method with a qualitative descriptive approach, the study focuses on assessing chemistry teachers’ performance in SMKs in Gunung Kidul. Data were collected via a validated questionnaire covering 4 aspects and 11 indicators. Analysis involved descriptive qualitative methods and literature review. The survey included 32 chemistry teachers, predominantly female (65.62%), aged 21-30 years (46.88%), with teaching experience under 5 years (62.50%). Evaluation of teachers’ performance focused on quality of work, quantity of results, knowledge of job tasks, and collaboration. Results showed overall high compliance with standards and efforts to achieve optimal results, but disparities in meeting workload expectations. Effective communication between teachers and school leaders is crucial for improvement. This research contributes significantly to understanding teacher performance in SMKs in Gunung Kidul, filling knowledge gaps and providing insights into vocational education quality at the local level.
Harmoni Manusia, Alam, dan Tuhan dalam Praktik Tri Hita Karana pada Pendidikan Lingkungan Hidup di Desa Krisik Raharjo, Sukirno Hadi; Ningrum, Siti Utami Dewi; Masbukhin, Faizal Akhmad Adi
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v9i1.3521

Abstract

Environmental awareness poses a significant challenge for many communities in Indonesia, including the Hindu community in Krisik Village, Gandusari District, Blitar Regency. The concept of Tri Hita Karana, which emphasizes harmony between humans, nature, and God, offers a holistic approach to environmental education. This study aims to explore the implementation of Tri Hita Karana in environmental education and how community collaboration can strengthen this harmony. Using a qualitative method with a case study approach, data was collected through in-depth interviews with community leaders, teachers, and community members, and through participatory observation and document analysis. The findings reveal that the application of Tri Hita Karana in environmental education in Krisik Village has significantly increased community awareness and involvement in environmental conservation. Practices such as waste management, reforestation, and religious ceremonies that honor nature have become integral parts of daily life. Collaboration between schools, village government, and the local community has proven effective in supporting sustainable environmental initiatives. Furthermore, the values of Tri Hita Karana have helped the community develop a more sustainable approach to the environment, strengthening social and spiritual bonds within the community. This study concludes that a local wisdom-based approach like Tri Hita Karana can serve as an effective model in environmental education, contributing significantly to the development of sustainable and culturally rooted environmental education policies.
Studi Kasus Gaya Kepemimpinan Transaksional dan Transformasional Kepala Sekolah di Yogyakarta Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Abidin, Achmad Anwar; Raharjo, Sukirno Hadi; Ningrum, Siti Utami Dewi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2558

Abstract

Kepemimpinan memainkan peran penting dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah. Penelitian ini berfokus pada perbandingan gaya kepemimpinan transaksional dan transformasional di kalangan kepala sekolah di Yogyakarta. Menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan skala Likert, data dikumpulkan dari 32 guru di berbagai sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional lebih dominan dan dihargai oleh guru, terutama dalam memotivasi dan menginspirasi mereka untuk bekerja melebihi ekspektasi. Sementara itu, kepemimpinan transaksional masih relevan dalam memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan pencapaian target jangka pendek, khususnya di kalangan ASN dan di wilayah seperti Kulon Progo. Analisis korelasi antar dimensi kepemimpinan menunjukkan hubungan kuat antara imbalan kontingen dan sanksi ketika target tidak tercapai, serta antara pengawasan aktif dan koreksi kesalahan secara langsung. Temuan ini menunjukkan efektivitas kepemimpinan transformasional dalam mendorong kolaborasi dan inovasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kedua gaya kepemimpinan untuk memenuhi kebutuhan beragam guru dan memastikan tercapainya tujuan pendidikan yang berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan ChatGPT dan Wordwall untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Interaktif Bagi Guru SMA Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Sulaiman, Muhammad; Amastini, Fitria; Wathi, Ayu Fahimah Diniyah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i3.2795

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya artificial intelligence (AI), menuntut guru di SMAN 74 Jakarta untuk berinovasi agar pembelajaran lebih menarik bagi siswa. Namun, para guru menghadapi tantangan dalam memanfaatkan dan mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan 55 guru di SMAN 74 Jakarta melalui pendekatan Digital Learning Platforms & Application (DILAN) berbasis Generative AI menggunakan ChatGPT dan Wordwall. Peserta pelatihan terbagi dalam kelompok usia: 38,18% (21-30 tahun), 21,81% (31-40 tahun), 14,54% (41-50 tahun), dan 25,45% (51-60 tahun). Pelatihan dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi luring, pelatihan intensif, penerapan konsep dalam pembelajaran, pendampingan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan ChatGPT dengan teknik prompt engineering mendapatkan skor 80, menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas guru. Sementara itu, gamifikasi pembelajaran dengan Wordwall mencapai skor 60, menandakan bahwa guru masih memerlukan waktu untuk menguasai teknologi tersebut. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi AI dan gamifikasi, sekaligus menjadi acuan bagi institusi pendidikan lain untuk mengadopsi teknologi pembelajaran yang relevan dan menarik bagi siswa generasi kini.
Integrating Digital Technology and Project-Based Learning in Secondary School Chemistry: Innovative Strategies for Conceptual Understanding Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Kusmawan, Udan
Jurnal Tadris Kimiya Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v10i1.40828

Abstract

The advancement of digital technology and the growing demand for student-centered learning have prompted educators to explore more innovative approaches in science education. In chemistry, abstract concepts often pose significant challenges for learners, particularly at the secondary school level. This study aimed to examine how practising chemistry teachers integrate digital technology and project-based learning (PjBL) to enhance students’ conceptual understanding. A descriptive qualitative design was employed, involving in-depth interviews with 22 secondary school teachers who are also distance education students. Thematic analysis revealed that combining video-based instruction, interactive simulations, and contextualized PjBL strategies significantly improved students’ comprehension of complex topics such as atomic structure, chemical bonding, and colligative properties. For example, digital simulations enabled clearer visualization of atomic models, while hands-on projects like “Ice Cream Making to Explore Colligative Properties” successfully connected theoretical knowledge with real-life experiences. Despite the pedagogical advantages, challenges such as disparities in digital literacy and the limitations of online platforms were noted. This study contributes to the evolving field of chemistry education by offering practical insights into the implementation of digital and project-based strategies tailored to the learning preferences of Generation Z and Alpha students. The findings underscore the need for systemic teacher support, professional development, and infrastructure improvement to maximize the benefits of these transformative teaching approaches.
Optimalisasi Pembelajaran Jarak Jauh: Identifikasi Kebutuhan Pengguna dalam Pengembangan Website Suplementary Learning untuk Mata Kuliah Kimia Analitik Instrumen Suciana, Dola; Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Wathi, Ayu Fahimah Diniyah; Sausan, Inas
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i2p108-119

Abstract

Pembelajaran jarak jauh menjadi alternatif penting dalam pendidikan, terutama pada mata kuliah Kimia Analitik Instrumen. Namun, banyak mahasiswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami materi ini karena sifat mata kuliah ini yang kompleks dan membutuhkan pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip analisis kimia, sehingga perlu adanya website supplementray learning untuk membantu proses pembelajaran pada mata kuliah ini.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna dalam pengembangan website supplementary learning yang dapat mendukung proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui pemberian kuisioner kepada 43 orang mahasiswa program studi pendidikan kimia yang sudah menempuh mata kuliah kimia analitik instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72% mahasiswa mendukung pengembangan website belajar tambahan untuk meningkatkan pemahaman materi. Mereka menyampaikan bahwa latihan soal yang disertai feedback, penjelasan materi yang komprehensif, video penjelasan instrumen, serta video interaktif sangat dibutuhkan. Selain itu, mahasiswa juga mengharapkan adanya kesimpulan dan rekomendasi yang dapat memperjelas pemahaman mereka tentang materi yang dipelajari. Temuan ini memberikan gambaran jelas tentang kebutuhan mahasiswa, yang menjadi dasar pengembangan website pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Dengan memenuhi kebutuhan tersebut, diharapkan website ini dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia Analitik Instrumen, serta mendukung keberhasilan pembelajaran jarak jauh secara keseluruhan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGENALAN BENTUK GEOMETRI MELALUI MEDIA BANNER: STUDI DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 81 BEKASI Nurjanah, Siti; Masbukhin, Faizal Akhmad Adi
Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol. 11 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/atthiflah.v11i1.733

Abstract

This research aims to enhance the ability of early childhood to recognize geometric shapes through the use of banner media at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 81, Bekasi City. The identified problem is the lack of children's ability to recognize and categorize geometric shapes. The method employed is the application of the problem-based learning (PBL) model and the use of creative and innovative banner media in geometric games, such as jumping on geometric-shaped carpets, arranging similar geometric shapes, and creating geometric shapes from playdough. The research results show a significant improvement in the ability to recognize geometric shapes in children. The learning success rate reaches 93%, indicating the effectiveness of this approach. This study concludes that geometric games with banner media at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 81, Bekasi City are effective in enhancing the ability of early childhood to recognize geometric shapes. This approach not only introduces geometric shapes but also stimulates children's creativity and makes the learning process more engaging and beneficial. The implication of this research underscores the importance of applying creative and innovative teaching methods to enhance children's ability to understand mathematical concepts visually and interactively.
Studi Kasus Gaya Kepemimpinan Transaksional dan Transformasional Kepala Sekolah di Yogyakarta Masbukhin, Faizal Akhmad Adi; Abidin, Achmad Anwar; Raharjo, Sukirno Hadi; Ningrum, Siti Utami Dewi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2558

Abstract

Kepemimpinan memainkan peran penting dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah. Penelitian ini berfokus pada perbandingan gaya kepemimpinan transaksional dan transformasional di kalangan kepala sekolah di Yogyakarta. Menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan skala Likert, data dikumpulkan dari 32 guru di berbagai sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional lebih dominan dan dihargai oleh guru, terutama dalam memotivasi dan menginspirasi mereka untuk bekerja melebihi ekspektasi. Sementara itu, kepemimpinan transaksional masih relevan dalam memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan pencapaian target jangka pendek, khususnya di kalangan ASN dan di wilayah seperti Kulon Progo. Analisis korelasi antar dimensi kepemimpinan menunjukkan hubungan kuat antara imbalan kontingen dan sanksi ketika target tidak tercapai, serta antara pengawasan aktif dan koreksi kesalahan secara langsung. Temuan ini menunjukkan efektivitas kepemimpinan transformasional dalam mendorong kolaborasi dan inovasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kedua gaya kepemimpinan untuk memenuhi kebutuhan beragam guru dan memastikan tercapainya tujuan pendidikan yang berkelanjutan.