Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Tela’ah Kurikulum Bahasa Arab Tingkat Madrasah Aliyah (MA) Berdasarkan KMA 183 Tahun 2019 Puji Sumeh Pangestu; Amarullah; Ubaid Ridlo; Maswani
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/fy4qxp78

Abstract

Kurikulum bahasa Arab pada madrasah mengalami pembaruan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 sebagai respons terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tuntutan globalisasi, serta kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran. Artikel ini bertujuan menelaah latar belakang, landasan filosofis dan teknis, serta kesesuaian komponen kurikulum bahasa Arab untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA). Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan melalui analisis literatur terkait KMA 183 dan 184 Tahun 2019, buku, artikel, dan kajian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum dilandasi kondisi internal pembelajaran bahasa Arab yang masih bersifat struktural serta faktor eksternal berupa dinamika penggunaan bahasa Arab di dunia global. Kurikulum dirancang berbasis standar kompetensi, berorientasi pada penguatan empat keterampilan berbahasa, dan menuntut implementasi pembelajaran abad 21 berbasis teknologi. Komponen kurikulum pada MA telah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional serta kebutuhan kompetensi peserta didik masa kini. Secara keseluruhan, kurikulum bahasa Arab pada KMA 183 menekankan pembelajaran komunikatif, aplikatif, dan kontekstual agar peserta didik mampu memanfaatkan bahasa Arab sebagai alat komunikasi global dan sebagai sarana memahami sumber ajaran Islam.
Landasan Filosofis, Sosiologis, Psikologis, Pedagogis, dan Yuridis dalam Penyusunan Kurikulum Bahasa Arab di Indonesia Muhammad Fakhri Nurfauzan; Ubaid Ridlo; Maswani
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 8 No. 2 (2025): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v8i2.8716

Abstract

Penelitian ini membahas secara komprehensif berbagai landasan utama yang menjadi dasar penyusunan kurikulum bahasa Arab di Indonesia, yaitu landasan filosofis, sosiologis, psikologis, pedagogis, dan yuridis. Permasalahan yang diangkat dalam kajian ini adalah lemahnya pemahaman integratif mengenai hubungan antarfondasi tersebut dan bagaimana masing-masing mempengaruhi arah, tujuan, serta implementasi kurikulum bahasa Arab di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur pendidikan, regulasi nasional, serta teori pembelajaran bahasa modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan kurikulum bahasa Arab tidak dapat dipisahkan dari kerangka filosofis yang menentukan hakikat peserta didik dan tujuan pendidikan; konteks sosiologis masyarakat Indonesia yang majemuk; karakteristik psikologis peserta didik; prinsip-prinsip pedagogis dalam proses pembelajaran; serta ketentuan yuridis seperti Standar Nasional Pendidikan. Integrasi kelima landasan tersebut menghasilkan kurikulum bahasa Arab yang lebih relevan, adaptif, dan sesuai kebutuhan peserta didik serta tuntutan pendidikan nasional.
Strategi Pembelajaran Gamifikasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu Putra Fadliardi, Nadhif Athallah; Mardhotillah, Shafa Aurel; Ana Dzukhoiriyah; Maswani
Ukazh : Journal of Arabic Studies Vol. 6 No. 3 (2025): Ukazh : Journal of Arabic Studies, September 2025
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/ukazh.v6i3.3

Abstract

This study aims to describe and analyze the Arabic language learning strategies implemented at an Integrated Islamic Elementary School (SDIT) in Depok, focusing on the use of games to enhance student motivation. The research problem arises from common challenges in teaching Arabic at the elementary level, such as limited language exposure, difficulties in writing, and an unsupportive learning environment. The novelty of this research lies in the use of gamification as the primary strategy for teaching Arabic, which is linked to students’ Islamic identity, thereby encouraging them to connect the lesson content with daily worship and fostering greater interest in the subject. This study employs a qualitative method, with data collected through in-depth interviews with an Arabic teacher and non-participant observations. The findings reveal that the school applies a self-developed curriculum emphasizing word-by-word translation from the Qur’an and Hadith, as well as practical daily conversations. A prominent learning strategy is the use of gamification, such as competitive group games and word-matching activities, to maintain student enthusiasm. Based on interviews, observations, and student responses, the gamification strategies applied were found to be effective in addressing the primary challenge, students’ low motivation in learning Arabic. This approach can serve as a reference for other schools seeking to develop enjoyable Arabic learning methods that enhance student motivation.
Integrasi Ranah Afektif, Kognitif, dan Psikomotorik dalam Pembelajaran Bahasa Arab di MAN 1 Kota serang: Analisis Berdasarkan Kurikulum Merdeka Vivi Miftahul Jannah; Ira Ainul Latifah; Ubaid Ridlo; Maswani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38166

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan paradigma pembelajaran Bahasa Arab di MAN 1 Kota Serang seiring penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis kompetensi dan integrasi ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam bagaimana integrasi ketiga ranah tersebut dirumuskan dan diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Arab Fase F berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dalam SK Dirjen Pendis Nomor 3302 Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi dokumen dan analisis deskriptif terhadap CP, tujuan pembelajaran, serta keterkaitannya dengan materi unsur bahasa dan keterampilan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di MAN 1 Kota Serang telah mengarahkan pembelajaran Bahasa Arab secara holistik, di mana ranah kognitif tercermin dalam penguasaan dan analisis struktur kebahasaan, ranah afektif terintegrasi melalui internalisasi nilai religius dan sikap apresiatif terhadap bahasa Arab, serta ranah psikomotorik diwujudkan melalui praktik komunikatif lisan dan tulisan yang kontekstual. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ketiga ranah tersebut menjadikan pembelajaran Bahasa Arab lebih bermakna, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi guru dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran Bahasa Arab yang seimbang, komunikatif, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi peserta didik secara utuh.
Implementasi Strategi Diferensiasi dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Kurikulum Integratif di SMP Islam Madinatul Ilmi Legoso Balkist, Vhebe Angela; Humairah, Siti; Tuniam, Naila; Maswani
TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/arabiyat.v6i1.4078

Abstract

This study aims to analyze the differentiated instructional strategies in Arabic language learning based on the curriculum implemented at Madinatul Ilmi Islamic Junior High School. Using a descriptive qualitative approach and a case study method, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation. The findings reveal that teachers apply differentiated strategies in three main aspects: content, process, and product. Instructional materials are adjusted according to students’ initial abilities through tiered textbooks, ranging from Kitabati to Al-‘Arabiyyah Bayna Yadayk. The learning process is designed to be flexible, employing affective and gradual approaches, while assessments are conducted formatively through tiered tasks that reflect individual student progress. Furthermore, instruction is contextualized with daily Islamic practices, such as prayer and worship, to strengthen students' understanding of religious meaning in language use. These findings offer an adaptive Arabic language learning model that responds to student heterogeneity and integrates Islamic values in an applicable way, contributing a novel perspective to the development of faith-based differentiated instruction strategies in Islamic schools