Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Curriculum Construction for the Education of Indonesian Migrant Workers’ Children in Malaysia Kuswandi, Iwan; Ridwan, M.; Surur, Miftahus; Shohenuddin, Shohenuddin; Asmoni, Asmoni
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curriculum Construction for the Education of Indonesian Migrant Workers' Children in Malaysia. Curriculum is one of the essential elements of the education system. In the learning process, the curriculum must be developed innovatively to continue to follow the development flow. There are many types of curriculum development models, one of which is the Hilda Taba development model. The Hilda Taba development model focuses more on teacher attention when developing the educational curriculum used in an academic institution. The research method used in this study is qualitative, with a case study approach. This study examines the curriculum construction at the Guidance Center of the Indonesian School of Kuala Lumpur (SIKL) through the lens of Taba's curriculum development theory. Moreover, this study employs a case-based qualitative method, with an educational anthropology approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Furthermore, the analysis utilized an interactive model, incorporating data collection, condensation, presentation, and verification of conclusions. To sum up, the teacher’s role is crucial in organizing education at the Guidance Center. The purpose of this education is to eradicate illiteracy, involving the Merdeka Curriculum and 2013 Curriculum materials. In the meantime, the education process is organized by class levels, starting from class 1 to class 6, with an additional so-called calistung class. Evaluation is through exams at each Guidance Center, with exam materials provided by the Indonesian School of Kuala Lumpur. Keywords: curriculum, children, indonesian migrant workers.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i3.2024146
Internalisasi nilai-nilai Pancasila di Sanggar Belajar Sentul Malaysia Asmaroini, Ambiro Puji; Trisofirin, Marisa; Shohenuddin, Shohenuddin
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v8i2.7557

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk memahami internalisasi nilai-nilai Pancasila di Sanggar Belajar Sentul Malaysia. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif mendeskripsikan dan menginterpretasikan fenomena sosial atau memahami pengalaman dan pandangan subyek alamiah yang diteliti. Subyek penelitian ini adalah tiga pendidik di Sanggar Bimbingan Sentul Malaysia. Data penelitian dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitiannya Malaysia merupakan salah satu tempat bagi para pekerja migran Indonesia, yang kehadirannya menjadikan mereka menetap di Malaysia menikah secara agama sehingga tidak memiliki dokumen yang lengkap yang berpengaruh terhadap Pendidikan anak-anak pekerja migran. Sanggar Belajar Sentul merupakan salah satu tempat anak pekerja migran memperoleh hak Pendidikan termasuk dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila. Internalisasi nilai-nilai Pancasila tersebut meliputi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan dalam kegiatan pembelajaran, pembiasaan dan keteladanan di SB Sentul Malaysia.