Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences

EFEK EKSTRAK DAUN LANDEP (Barleria prionitis L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH PADA TIKUS PUTIH MODEL HIPERURISEMIA Taufiq Duppa, Muhammad; Firmansyah, Firmansyah; Masri, Anshari
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 1 No. 2: Agustus: 2023: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v1i2.39

Abstract

Penyakit asam urat merupakan salah satu kategori penyakit kronis tidak menular , ditandai dengan adanya hiperurisemia atau peningkatan kadar asam urat dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh ekstrak daun Landep (Barleria prionitis L) terhadap kadar asam urat Tikus Putih (Rattus novergicus). Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Farmakologi Prodi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Pancasakti Makassar. Penelitian ini menggunakan 15 ekor Tikus Putih yang dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri atas kelompok I yang diberikan Na CMC 1% b/v sebagai kelompok kontrol negatif, kelompok II (dosis 100 mg/kg BB), kelompok III (200 mg/kg BB), kelompok IV (300 mg/kg BB) dan kelompok V kontrol positif diberikan Allopurinol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Landep pada kelompok II (dosis 100 mg/kg BB), kelompok III (200 mg/kg BB) dan kelompok IV (300 mg/kg BB) memiliki efek penurunan kadar asam urat Tikus Putih. Ekstrak daun Landep kelompok IV (Dosis 300 mg/KgBB memiliki efek penurunan kadar asam urat yang tinggi yaitu 45,04%.Namun pemberian Allopurinol sebagai kontrol positif memiliki efek penuruanan kadar Asam urat Tikus Putih lebih besar yaitu 58,04 % dibandingkan dengan ekstrak Landep. Hasil uji statitistik dengan One Way Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata penurunan kadar Asam urat ekstrak daun Landep pada Tikus Putih antar kelompok perlakuan dengan nilai sig. < 0,05.
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Rukman, Wira Yustika; Masri, Anshari; Syafruddin, Syafruddin; Duppa, Muhammad Taufiq
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 2 No. 2: Agustus: 2024: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v2i2.62

Abstract

Infeksi merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari satu manusia ke manusia lain atau dari hewan ke manusia. Infeksi dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu efektivitas ekstrak etanol daun Bidara (Ziziphus spina-christi L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Prodi Farmasi Fakultas FKIK Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun bidara dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri atas kelompok I yang diberikan Na CMC 1% b/v sebagai kelompok kontrol negatif, kelompok II ( ekstrak 5 %), kelompok III (ekstrak 10%), kelompok IV (ekstrak 15%) dan kelompok V kontrol positif (Tetrasiklin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun bidara pada kelompok II ( ekstrak 5 %), kelompok III (ekstrak 10%), kelompok IV (ekstrak 15%) memiliki efektivitas terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak daun Bidara kelompok IV (ekstrak 15%) memiliki efek yang tinggi yaitu 15,67 mm. Namun pemberian tetrasiklin sebagai kontrol positif memiliki efek penuruanan lebih besar yaitu 32,33 mm dibandingkan dengan ekstrak Bidara. Hasil uji statitistik dengan One Way Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata antar kelompok perlakuan dengan nilai sig. < 0,05.