Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Student Research Journal

Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah Fitria Madaniah; Mutakin Mutakin; Siti Nurjannah; Darpin Darpin; Meity Suryandari
Student Research Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Februari : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/srj-yappi.v1i1.218

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu, namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan manusia nomor wahid. Bakat dan keahlian seseorang akan terbentuk dan terasah melalui pendidikan. Pendidikan juga umumnya dijadikan tolak ukur kualitas setiap orang. Di dalam UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab. Fungsi dari pendidikan adalah sebagai berikut. Mengurangi pengendalian orang tua terhadap anak-anaknya. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas serta wewenangnya dalam mendidik anak kepada pihak sekolah. Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah serta masyarakat tentang sesuatu hal, seperti pendidikan seks serta sikap terbuka. Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah d Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu, namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan manusia nomor wahid. Bakat dan keahlian seseorang akan terbentuk dan terasah melalui pendidikan. Pendidikan juga umumnya dijadikan tolak ukur kualitas setiap orang. Di dalam UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab. Fungsi dari pendidikan adalah sebagai berikut. Mengurangi pengendalian orang tua terhadap anak-anaknya. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas serta wewenangnya dalam mendidik anak kepada pihak sekolah. Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah serta masyarakat tentang sesuatu hal, seperti pendidikan seks serta sikap terbuka. Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan bisa mensosialisasikan kepada anak-anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilise, serta status yang ada dalam masyarakat. Sekolah pun diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi ataupun paling tidak sesuai dengan status orang tuanya. Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi kepada orang tuanya. iharapkan bisa mensosialisasikan kepada anak-anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilise, serta status yang ada dalam masyarakat. Sekolah pun diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi ataupun paling tidak sesuai dengan status orang tuanya. Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi kepada orang tuanya.
Co-Authors Ade Titie Solihati Agus Purnomo Ahmad Asrof Fitri Alfiah Aulia Ilmiana Alimatul Fitri Assholekhah Amalia Khoerani Amin Warjo Anis Fatihatul Madaniah Anisa Fitriani Anna Risky Annisa Aulia Sofia Safitri Azis Mayardhi Azzahra Dzulfa Fadilah Baqiya Aini Wahyu Ningtyas Budiyanto Budiyanto Dany Syarifudin Abdullah Darpin Darpin Dewi Asih Nusantar Dewi Ratnawati Dina Rohmatul Jannah Diva Ananda Alifia Fauzy Maarij Mutaqin Fitria Madaniah Furqon Ibrahim Hudedi Hudedi Infadzah Al Shidqi Irfan Khairudin Khalisya Tzaznisa Maharani Amelia Putri Mufti Khairul Zain Muhammad Aris Fachrizal Muhammad Difa Darusallam Muhammad Irgi Alamsyah Muhammad Naufal Rahmatullah Muhammad Rizky Habibie muhammad rizqy Mustofa Ibrahim Mutakin Mutakin Najah Fathin Nur Afsharina Naufal Ibnu Tsalis Ngatiyah Ninuk Novia Rahma Aulia Nur Areefa Nur Salsa Auliya Zachani Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nuryati PARJONO Patnah Wati Putri Adiniyah Shoheh Putri Nabila R. Aziz Mayardhi Basoeky RAFLI ARDIANSYAH Rahma Aulia Rahmah Rihhadatul ‘Aisy Ridwan Daril Hakiki Rifan Nur Hadi Rula Azmi Fath Sahlani Sahlani Sahrul Rijal Muttaqin Salman Abdullah Mu’arif Salwa Intan Fatikah Saniyatul Fajri Sarwono Sarwono Shafa Tasya Kamilah Sidiq Ali Fatoni Sifa Qorita Aeni Silmi Aulia Silmi Fadhilatunnisa Silvy Aulia Arifah Siti Nurjannah SOBIRIN Sobirin Sobirin Subekti Sukma Bangkit Panji Muslim Sukron Makmun Syahril Fathulloh Taj Sab’a Samawat Thariqullah Al-Fauzi Tia Nur Amrina Torik Mabruri Ula Muvida Toyiba Wajiri Wajiri Weny Maulida Nabila Wulida Itsnaini Zahra Asyidda Najibullah Zalfa Mufidah Zidan Khoirul Azmi