Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi kasus pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus) yang dibudidayakan oleh masyarakat Desa Oelbubuk, Desa Haumenibaki Di Kabupaten Timor Tengah Selatan Funome, Imanuel Vito Pratama; Rebhung, Felix; Liufeto, Franchy Ch
Jurnal Aquatik Vol 7 No 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v7i1.15206

Abstract

The African catfish (Clarias gariepinus) presents an opportunity for cultivation due to its rapid growth and high adaptability, making it a common choice for both industrial and household cultivation. This study aims to assess the growth and survival rates of African catfish (C. gariepinus) and compare these metrics between different groups. The research, spanning one month, will be conducted in two villages, Oelbubuk Village and Haumenibaki Village, located in the South Central Timor Regency. The methodology involves direct observation and sampling, with 100 catfish fry samples collected from each location, ranging in size from 5 to 9 cm. Parameters measured include growth in weight and absolute length, survival rates (SR), and water quality. Data collected will be analyzed descriptively and presented in tabular format. Preliminary findings indicate favorable growth and survival rates in Haumenibaki Village. Keywords: Survival rate, catfish and growth
Pengaruh Penggunaan Kantong Jaring dengan Mata Jaring yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Yuliati, Maria Arlinda; Oedjoe, Marcelien Dj. Ratoe; Rebhung, Felix
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.7126

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan pada perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan telah dimanfaatkan dalam industri makanan, farmasi, medis, kosmetik dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan rumput laut K. alvarezii yang dibudidayakan menggunakan kantong jaring dengan mata jaring yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai bulan Juli sampai September 2022 diperairan Desa Oenaek, Kecamatan Kupang Barat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan masing-masing 3 kali ulangan. Data di analisis menggunakan Analisis Of Varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan mutlak terbaik pada perlakuan B (1 inci) sebesar 490 g, perlakuan A (Kontrol) sebesar 419,333 g, perlakuan C (0,75 inci) sebesar 340,333 g, perlakuan D (0,25 inci) sebesar 135,333 g. Berdasarkan hasil pertumbuhan mutlak didapatkan nilai pada perlakuan B (3,92%/hari), perlakuan A (3,64%/hari), perlakuan C (3,27%/hari) dan perlakuan D (1,88%/hari). Hasil uji kandungan karaginan pada perlakuan A sebesar 4,64%, perlakuan B sebesar 4,8%, perlakuan C sebesar 3,16% dan perlakuan D sebesar 2,56%. Hasil uji kandungan K. alvarezii memiliki kandungan air sebesar 1,69%, kadar abu 32,44%, kadar lemak 1,20%, kadar protein 3,53% dan karbohodrat 18,00%.Kata kunci : Kappaphycus alvarezii, Pertumbuhan, Ukuran mata jaring
Pemberian Pakan Alami yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla serrata) Lakonawa, Cornelis Nama Koro; Linggi, Yulianus; Rebhung, Felix
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 2 (2023): April 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i2.7187

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan kelulushidupan kepiting bakau (Scylla Serrata) yang diberikan pakan alami yang berbeda . Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan di CV Elitsm NTT Kelurahan Oesapa barat Kota Kupang. Dalam penelitian ini ikan uji yang digunakan yaitu kepiting bakau sebanyak 24 ekor dengan berat dengan berat 70-90 gram. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, dengan A = pemberian ikang parang-parang sebanyak 5% dari berat kepiting bakau, B= pemberian pakan belut sebanyak 5% dari berat kepiting bakau, C = Pemberian pakan usus ayam sebanyak 5% dari berat kepiting bakau dan D= pemberian pakan keong sawah sebanyak 5% dari berat kepiting bakau. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak,kelulushidupan, kualitas air, dan jumlah kepiting molting. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan mutlak dan molting tertinggi terdapat pada perlakuan D yaitu pemberian keong sawah 5%,  dan kelulushidupan pada semua perlakuan 100%.Kata kunci : Kepiting bakau; ikan parang-prang; belut sawah; usus ayam; keong sawah; pertumbuhan; molting; kelulushidupan; kualitas air
Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Juvenil Kerang Mutiara (Pinctada margaritifera) Diperairan Desa Tanah Merah, Kabupaten Kupang Putra, Asry R; Santoso, Priyo; Rebhung, Felix
Jurnal Aquatik Vol 7 No 2 (2024): Aquatik
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jaqu.v7i2.18686

Abstract

Pearl mussels are included in commodities that almost all parts of the body can be utilized. Starting from the pearls produced, pearl clam shells, and pearl clam meat have a selling value in the market. In addition, pearl mussels (Pinctada margaritifera) have a delicious taste and have a high enough protein content to become a target for public consumption. The cultivation of this type of pearl mussel is still very little, and the utilization of this type of pearl mussel still relies on nature, this certainly has the potential for a decrease in its population in nature. This study aims to determine the effect of density on the growth rate and survival of pearl mussel juveniles (Pinctada margaritifera). This study used treatment A (8 individuals/basket), treatment B (12 individuals/basket), treatment C (16 individuals/basket), treatment D (20 individuals/basket). The results of the analysis conducted showed no significant difference (P> 0.05) in the growth and survival of pearl mussels (Pinctada margaritifera). The research was conducted for 2 months in the waters of Tanah Merah Village, Kupang Regency. Keywords: Density, Pearl mussels (Pinctada margaritifera), Absolute Growth, Survival