Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Teman Ps (Teh Mangrove Posi Posi) Dalam Upaya Penyediaan Produk Cendramata Di Obyek Wisata Mangrove Guraping Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan Rina; Abubakar, Salim; Subur, Riyadi; Fadel, Ariyati H.; Sunarti; Abubakar, Yuyun; Iksan, Kusdi Hi; Susanto, Adi Noman; Tahir, Imalita; Najamuddin; Achmad, M. Janib; Muksin, Darmiyati; Rumagia, Faizal; Widhi, Raut Nugrahening; Paluphi, Raut Wahyuning; Duwila, Suhartono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12554

Abstract

The pedada fruit (Sonneratia alba), locally known as posi-posi, has potential as a raw material for herbal tea with various health benefits, such as lowering cholesterol, relieving gout, providing antioxidant effects, reducing gastric acidity, and supporting organ health. However, mangrove tea has not yet been widely marketed in North Maluku, and it is not available as a local tourism souvenir. This Community Service Program (PKM) aimed to: (i) increase partners’ knowledge of mangrove fruit as a business opportunity, (ii) apply appropriate technology in tea processing, and (iii) produce high-quality mangrove tea variants with market value. The implementation stages included: (1) knowledge delivery through presentations and discussions, (2) mangrove exploration along the Guraping tourism tracking route, and (3) demonstration of mangrove tea processing. The product was developed into five variants: TeOry, Tebal, TeGo, TTM, and PosiNaga. Each variant was packaged in tea bags and boxes, then evaluated using hedonic organoleptic testing based on color, aroma, taste, and texture. The results indicated that mangrove tea has promising potential as a distinctive tourism souvenir and as a new business opportunity for local communities.
Pelatihan Pembuatan Briket dari Sampah Organik di Pesisir Pantai Kastela Disnawati, Disnawati; Adriani, Adriani; Supyan, Supyan; Azis, Muh. Aksa; Sabar, Mesrawaty; Widhi, Raut Nugrahening; Paluphi, Raut Wahyuning
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7207

Abstract

Akumulasi sampah organik  seperti kayu, ranting, dan dedaunan  di pesisir Pantai Kastela  Kota Ternate tidak terkelola dengan baik, yang menyebabkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem, dan berdampak negatif pada sektor pariwisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pengolahan sampah kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gam Lamo. Pelatihan ini memperkenalkan inovasi teknologi pengolahan sampah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan teknis. Berdasarkan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 90%, dengan skor rata-rata pre-test 52 dan post-test 94. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta. Selain mengurangi pencemaran dan emisi karbon, pembuatan briket juga menciptakan peluang usaha baru dan mendukung kemandirian ekonomi Masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa solusi berbasis komunitas efektif dalam mencapai keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.