Riandy Agusta, Akhmad
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Media Gawi Manuntung Untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat 5.0 dan Karakter Waja Sampai Kaputing Suriansyah, Ahmad; Riandy Agusta, Akhmad; Purwanti, Ratna; Adiattoni, Muhammad; Nurmala, Dewi; Hapipah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.587

Abstract

Era revolusi industry empat titik nol dan era Masyarakat lima titik nol menuntut kemampuan dan keterampilan serta berpikir tingkat tinggi. Oleh sebab itu maka pendidikan menjadi hal yang sangat strategis untuk membentuk kemampuan tersebut. Hasil studi pendahulun tentang keterampilan dan kemampuan berpikir tingkat tinggi belum dapat terbentuk secara utuh salah satunya disebabkan pembelajaran masih belum menggunakan media yang tepat, menarik dan inovatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Gawi Manuntung: Gorgeous Audiovisual Learning Media of Wonderful Indonesia Based on Manipulation Museum of Nations' Culture In Augmented Reality yang menarik, efektif, serta inoivatif dalam rangka meningkatkan keterampilan masyarakat lima titik nol dan karakter waja sampai kaputing (kerja keras, disiplin, mandiri dan tanggung jawab). Penelitian ini menggunakan metode research and development Borg dan Gall dengan Langkah: studi pendahuluan, perencanaan, Pengembangan produk, Validasi produk, revisi hasil Validasi, uji coba skala kecil dan menengah, revisi hasil uji coba, uji coba skala besar, revisi hasil uji coba dan diseminasi. Hasil temuan penelitian menyimpulkan bahwa media pembelajaran GAWI MANUNTUNG memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, logis, analitis dan kemampuan memecahkan masalah serta dapat mengembangkan karakter disiplin, kerja keras, mandiri dan tanggung jawab.
STRATEGI EFEKTIF DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ANAK MENCERITAKAN KEMBALI CERITA YANG DIDENGAR Nurhanifah, Diana; Rachman, Ali; Riandy Agusta, Akhmad
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v4i1.11744

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu kurang optimalnya kemampuan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan guru kepada anak yang disebabkan  oleh penggunaan metode dan model pembelajaran yang monoton dan kurang menarik sehingga kemampuan bahasa anak dalam menceritakan kembali cerita dari guru belum berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan kemampuan menceritakan kembali menggunakan model Direct Instruction dan Talking Stick dengan Media Boneka Tangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas dengan 3 kali pertemuan. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok B PAUD Budi Bakti Kab. Batola, dengan jumlah anak sebesar 7 orang yang terdiri 2 orang perempuan dan 5 orang laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan ke-3 mencapai indikator keberhasilan dengan kategori Sangat Baik. Aktivitas anak pada pertemuan ke-3 mencapai kategori Sangat Aktif serta hasil perkembangan anak pada pertemuan ke-3 mencapai persentase 100% dengan kategori Berkembang Sangat Baik
Pengembangan Media Gawi Manuntung Untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat 5.0 dan Karakter Waja Sampai Kaputing Suriansyah, Ahmad; Riandy Agusta, Akhmad; Purwanti, Ratna; Adiattoni, Muhammad; Nurmala, Dewi; Hapipah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.587

Abstract

Era revolusi industry empat titik nol dan era Masyarakat lima titik nol menuntut kemampuan dan keterampilan serta berpikir tingkat tinggi. Oleh sebab itu maka pendidikan menjadi hal yang sangat strategis untuk membentuk kemampuan tersebut. Hasil studi pendahulun tentang keterampilan dan kemampuan berpikir tingkat tinggi belum dapat terbentuk secara utuh salah satunya disebabkan pembelajaran masih belum menggunakan media yang tepat, menarik dan inovatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Gawi Manuntung: Gorgeous Audiovisual Learning Media of Wonderful Indonesia Based on Manipulation Museum of Nations' Culture In Augmented Reality yang menarik, efektif, serta inoivatif dalam rangka meningkatkan keterampilan masyarakat lima titik nol dan karakter waja sampai kaputing (kerja keras, disiplin, mandiri dan tanggung jawab). Penelitian ini menggunakan metode research and development Borg dan Gall dengan Langkah: studi pendahuluan, perencanaan, Pengembangan produk, Validasi produk, revisi hasil Validasi, uji coba skala kecil dan menengah, revisi hasil uji coba, uji coba skala besar, revisi hasil uji coba dan diseminasi. Hasil temuan penelitian menyimpulkan bahwa media pembelajaran GAWI MANUNTUNG memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, logis, analitis dan kemampuan memecahkan masalah serta dapat mengembangkan karakter disiplin, kerja keras, mandiri dan tanggung jawab.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PE MANCHING PADA PESERTA DIDIK KELAS IV Nahdia, Annisa; Riandy Agusta, Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.17009

Abstract

The problem in this research is the low level of activity, critical thinking skills, and lack of understanding of students' material concepts in learning. An attempt to overcome this problem is by using the PE MANCHING model. The research objectives are to describe activities, analyze activities, discipline character and critical thinking skills and improve learning outcomes. The type of research used by PTK. The research subjects were class IV-A students at SDN Teluk Tiram 2 in 3 meetings. Data analysis in this research uses descriptive analysis techniques displayed using tables, graphs and interpretation with percentages. The results of this research show that the teacher's activity at the first meeting only reached a score of 22, at the third meeting it increased to 33, then student activity increased, which at the first meeting only reached 25%, at the third meeting it increased to 90%. Critical thinking ability at meeting I reached 30%, at meeting III it increased to 85%. Classical completeness of learning outcomes at meeting I only reached 20% and increased at meeting III to 100%.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KREATIVITAS, DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL BRILIAN DI SEKOLAH DASAR Nur Azizah, Wafa; Jannah, Fathul; Riandy Agusta, Akhmad; Sari, Raihanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15917

Abstract

The problem in this study is the low activity and creativity of students in the content of Natural Sciences (IPA) which causes not maximizing learning outcomes. The effort to overcome these problems is by applying the BRILIAN model. This study aims to describe the activities of educators, analyze the improvement of students' activities, creativity, and learning outcomes. This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted with 4 meetings. The subjects of this study were fifth grade students of SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin, with 26 students consisting of 11 boys and 15 girls. The research was conducted in the second semester of the 2023/2024 school year. This research uses a qualitative approach. The data taken is qualitative data obtained through observation of educator activities, learner activities and learner creativity, then using quantitative data for student learning outcomes obtained through written tests in groups and individually. Data analysis in this study used descriptive analysis techniques and was described in tables, graphs and interpretations with percentages. The results of this study indicate that the activities of educators increased from a score of 18 to 27 with "Very Good" criteria. Learner activity increased from a percentage of 27% to 96% with the criteria "Very Active". Learners' creativity increased from a percentage of 27% to 96% with the criteria "Very Creative". Classical learner learning outcomes from a percentage of 54% to 100% reached classical completeness. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of the BRILIAN model can increase the activity, creativity, and learning outcomes of students. Keywords: Activity, Creativity, Learning Outcomes, BRILIAN Model
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KREATIVITAS SISWA PADA MUATAN IPA MENGGUNAKAN MODEL BINTANG DI SEKOLAH DASAR Rifka Zuhairiah, Aliza; Riandy Agusta, Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15949

Abstract

The problem in this research is the low level of student activity and creativity in science learning. The solution to overcome this problem is to use the BINTANG model, which is implemented in the learning process. This research uses a type of classroom action research (CAR) with the approach in this research being quantitative and qualitative. The research results showed that teacher activity obtained a percentage of 95% with the criteria "very good", student activity obtained a percentage of 92% with the criterion "very active", student creativity obtained a percentage of 92% with the criteria "very creative" and learning outcomes obtained a percentage of 100 % with the criteria "complete". Based on the data and research results, it can be concluded that the application of the BINTANG model (Creative Problem Solving, Picture and Picture, and Teams Games Tournament) can increase creativity and have a very good impact on improving student learning outcomes.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MAKE A MATCH DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Nabila, Alya; Nashir, M. Ajmul; Febrianti, Nadia; Ferdiyansyah, Aldy; Riandy Agusta, Akhmad; Ayu Pratiwi, Diani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49657

Abstract

The lack of student activeness in learning IPAS in class V SDN Kuin Utara 1 encourages innovation in the teaching and learning process. This study aims to increase student involvement and participation through the application of the POMA model, which is a combination of Problem Based Learning and Make a Match. The method used was descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed an increase in student activeness, ability to work together, and understanding of the material. Students became more enthusiastic and actively involved, although there were still obstacles in time management. The POMA model has proven effective and is recommended as an alternative approach that is aligned with the principles of the Merdeka Curriculum.