Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi dan Praktik Parfum Aman sebagai Strategi Preventif Risiko Iritasi Kulit pada Remaja Wulandari, Erna; Christian , Yulius Evan; Susanto, Sharon; Setiawan, Patrycia; Tanoto, Madeline Keke
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.788

Abstract

Penggunaan parfum di kalangan remaja semakin meningkat, namun belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan bahan dan potensi risiko kesehatan. Banyak siswa memilih parfum berdasarkan aroma dan harga tanpa memperhatikan komposisi bahan serta aspek keamanan produk, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan kulit dan saluran pernapasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA mengenai penggunaan parfum yang aman serta melatih keterampilan pembuatan parfum sederhana dengan bahan yang lebih aman. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyampaian materi edukasi, praktik pembuatan parfum, dan post-test sebagai evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 39 siswa SMA. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 60,26 pada pre-test menjadi 75,13 pada post-test. Uji statistik menggunakan software analisis menunjukkan data homogen (p = 0,071) dan tidak berdistribusi normal (p < 0,05), sehingga dilakukan uji Wilcoxon yang menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,05). Kegiatan edukasi dan praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa mengenai keamanan penggunaan parfum. Oleh karena itu, peningkatan literasi bahan kimia kosmetik pada remaja menjadi hal yang mendesak sebagai upaya preventif untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat penggunaan produk kosmetik yang tidak aman sejak usia sekolah.
Pengenalan Ilmu Kosmetik : Bahaya Produk Kosmetik Palsu dan Workshop Pembuatan Parfum Christian, Yulius Evan; Wulandari, Erna; Setiawan, Patrycia; Carissa, Regina; Tanoko, Madeline Keke; Susanto, Sharon
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): (inpress)
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v10i1.7071

Abstract

Penggunaan kosmetik di kalangan remaja, khususnya siswa SMA, meningkat akibat pengaruh tren dan media sosial. Sebagian siswa belum memahami bahwa kosmetik dapat memengaruhi kesehatan dan harus digunakan dengan tepat. Peredaran kosmetik ilegal dan tidak terdaftar di BPOM meningkatkan risiko kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai keamanan kosmetik dan memberikan pengalaman membuat parfum. Kegiatan dilaksanakan di SMAK 6 Penabur Pluit pada 30 Juli 2025. Peserta berjumlah 13 siswa dengan rentang usia 15–16 tahun. Metode pelaksanaan diawali dengan penyusunan materi, pembuatan soal asesmen, dan persiapan alat serta bahan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan mengintegrasikan diskusi interaktif dan juga praktik langsung. Secara umum, kegiatan terlaksana sesuai rencana tanpa kendala berarti. Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan asesmen awal untuk mengetahui pengetahuan awal siswa SMA. Nilai rata-rata pretest yang didapatkan sebesar 66,92 yang termasuk dalam kategori sedang. Terjadi peningkatan nilai rata-rata posttest menjadi 92,3. Kategori pengetahuan sangat baik meningkat dari 7,7% menjadi 46,2%. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan siswa mengenai keamanan kosmetik dan memberikan keterampilan membuat parfum
Pelatihan Spray Anti Nyamuk Berbahan Alami sebagai Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Nyamuk Aedes aegypti Susanto, Sharon; Christian, Yulius Evan; Wijardi , Calista; Nathali, Nathali; Susanto , Jessica Mutiara; Agustine , Grace Nathania
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3259

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a public health concern, particularly in densely populated urban communities. The prolonged use of chemical-based insecticides poses health and environmental risks, necessitating the adoption of safer, natural alternatives. This community service program aimed to enhance public knowledge and skills through education and training on the formulation of mosquito repellent spray using lemongrass and lavender. The methods included interactive lectures, group discussions, and hands-on workshops. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test consisting of 10 multiple-choice questions. Results showed a significant increase in the average score from 78.3 to 88.67. The median score improved from 80 to 90, while the minimum and maximum scores remained constant (60 and 100, respectively). These findings indicate that the practical-based learning approach effectively increased participants’ understanding of the risks of chemical insecticides and the benefits of natural repellents. Additionally, participants demonstrated high enthusiasm and interest in reproducing the herbal spray independently. This program not only improved environmental health literacy but also opened opportunities for household-scale entrepreneurship using eco-friendly products. Similar activities are recommended for replication in other areas, with further development and cross-sector collaboration.
Improving Cosmetic Safety Awareness Through an Educational Program and Hands-On Workshop on a Pomegranate-Based Peel-Off Mask for Adolescents Rachmawati, Putriana; Noviani, Lusy; Susanto, Sharon; Christian, Yulius Evan; Karjono, Madeleine Rose; Nataya, Sherly; Joseph, Hellery Yovanti; Noveria, Revista
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 7 No. 1 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v7i1.9365

Abstract

Adolescents are increasingly exposed to cosmetic products and marketing claims, yet their awareness of cosmetic safety remains limited. Interactive educational approaches that combine theoretical knowledge with practical experience are still rarely implemented. This study aimed to evaluate the effectiveness of an interactive educational intervention in improving adolescents’ knowledge of cosmetic safety and the appropriate use of skincare ingredients. A quasi-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted on December 3, 2025, involving n = 61 high school students. The intervention integrated BPOM-based education with a hands-on workshop on peel-off mask formulation. Knowledge was assessed using a 10-item questionnaire, which was pilot-tested for clarity and relevance. Data were analyzed using a paired t-test (p < 0.05). The mean knowledge score increased from 72.71±16.72 to 84.67±10.45, with a statistically significant difference (p = 0.002) and a large effect size (Cohen’s d = 1.36). The distribution of scores shifted toward higher categories, indicating improved understanding. Participants also reported high levels of satisfaction with the program. The intervention effectively improved adolescents’ knowledge of cosmetic safety. The novelty lies in integrating regulatory education with hands-on formulation activities as an interactive learning model. However, the absence of a control group and the single-setting design limit generalizability.