Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Ibn Khaldun's Material Religious Pragmatic Ideas Are Relevant To The Goals Of Today's Education Yudiyanto, Mohamad; Martiadi, Rizwan; Mulyani, Ani Sri; Agustini, Riyanti
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.858

Abstract

The purpose of this study is to elaborate on the pragmatic religious ideas of Ibn Khaldun, and their relevance to the purpose of education today. The research method used is library research, with observation and documentation data collection techniques. Meanwhile, the research analysis used is qualitative data analysis. The results of the study show, from the social side, that students are able to benefit other humans by not abandoning the obligation to maintain their lives and families or more towards educational goals that are religious, pragmatic, and material. The educational curriculum must be able to ensure the direction of students, not only make them current learners but they are preparing for the future. The concept of badawah and hadarah is a pillar of the situation. Students who are in cities and villages will certainly have different facilities and access to education, but the teaching provided has the same signs in order to create students as expected.
Microlearning Mobile untuk Pendidikan Karakter Islami: Model Pembelajaran Ringkas Berbasis Digital di Madrasah Mayasari, Annisa; Prayitno, Teguh; Heriyanto, Imron; Martiadi, Rizwan; Octaviani, Bunga Amanda
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 2 July 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i2.2786

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model microlearning mobile dalam pendidikan karakter Islami di Madrasah. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan pembelajaran digital yang ringkas namun efektif, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yang bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai literatur terkait implementasi microlearning dalam pendidikan karakter Islami. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan microlearning melalui perangkat mobile dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran karakter dengan cara yang lebih fleksibel, memungkinkan siswa untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan di Madrasah, guna memperkaya pengalaman belajar dan mendukung pembentukan karakter Islami yang kokoh. Dengan mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi, diharapkan siswa dapat lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Membentuk Generasi Berliterasi Lingkungan Hidup dalam Melestarikan Alam Sri Mulyani, Ani; Pertiwi, Citrabella; Martiadi, Rizwan; Damayanti, Gita; Jiarah, Rini; Fikriyah, Samrotul; Okdiyanti, Nine; Iwan, Dede
Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/bersama.v1i2.437

Abstract

Masalah lingkungan hidup yang terjadi merupakan dampak dari kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Dampak lingkungan yang terjadi di antaranya disebabkan oleh aktivitas pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. Daya dukung lingkungan pun semakin berkurang karena sumber daya alam yang terus dieksploitasi untuk memenuhi kepentingan manusia. Tujuan pengabdian yakni membentuk generasi berliterasi lingkungan hidup dalam melestarikan alam. Metode pengabdian yang dilakukan yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan apabila seluruh warga memiliki kesadaran yang sama. Masalah lingkungan yang terjadi di Indonesia dapat diatasi dengan mengubah sikap manusia sebagai perusak lingkungan menjadi manusia yang sadar akan kelestarian lingkungannya.
PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL TENTANG HOAX DAN KONTEN NEGATIF DI MEDIA SOSIAL UNTUK REMAJA MASJID DI DESA KARYAMEKAR, GARUT Patoni, Patoni; Martiadi, Rizwan; Damiri, Ahmad; Subagiyo, Subagiyo; Winata, Koko Adya
JURNAL ABDIMAS PLJ Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS PLJ, DESEMBER 2025
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/japlj.v5i2.1997

Abstract

Mosque youth in Karyamekar Village, Garut, are part of the younger generation who play a strategic role in building a healthy and moral social environment. The development of digital technology and social media has had a significant impact on the lives of adolescents, both positively and negatively. However, low digital literacy makes some adolescents susceptible to hoaxes and negative content on social media. This community service activity aims to improve the understanding and ability of mosque youth in recognizing, filtering, and responding wisely to hoaxes and negative content. The implementation method includes education, interactive discussions, and case study simulations. This training is effective in encouraging mosque youth in Karyamekar Village, Garut, to be more confident, have a clear direction for development, and be able to apply self-understanding in the learning process and social activities. It is hoped that this activity will shape mosque youth who are digitally savvy, critical, and responsible in using social media.
Implementasi Program Goal Setting Berbasis Partisipatif dalam Pengembangan Karakter Visioner Anak Sekolah di Desa Warnasari, Pangalengan Mayasari, Annisa; Martiadi, Rizwan; Nurishlah, Laesti; Subiyono, Subiyono; Arifudin, Opan; Kartika, Ika
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2526

Abstract

This community service activity aims to implement the program goal setting as a visionary personal development strategy for children in the school environment. This program was implemented on June 13 and 14, 2025, in Warnasari Village, Pangalengan District, Bandung Regency, involving residents and Karang Taruna as strategic partners. The implementation method of community service is through 3 (three) stages: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. Through a participatory approach, this activity introduces the concept of life goal setting (goal setting) systematically using the SMART method (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Participants were given an understanding of the importance of having a vision and life goals from an early age and how to guide children to plan their future in a focused manner. The results of the activity showed that most participants were able to understand the concept/goal setting and developing self-development plans for children. Furthermore, Karang Taruna has demonstrated its commitment to continuing this program's mentoring at the school and community levels. This program is expected to be the first step in developing a generation of young people with a strong future orientation and visionary character.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program goal setting sebagai strategi pengembangan pribadi visioner bagi anak-anak di lingkungan sekolah. Program ini dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Juni 2025 di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, dengan melibatkan warga dan Karang Taruna sebagai mitra strategis. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini memperkenalkan konsep penetapan tujuan hidup (goal setting) secara sistematis menggunakan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya memiliki visi dan tujuan hidup sejak dini serta cara membimbing anak untuk merancang masa depan mereka secara terarah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami konsep goal setting dan menyusun rencana pengembangan diri bagi anak-anak. Selain itu, Karang Taruna menunjukkan komitmen untuk melanjutkan pendampingan program ini di tingkat sekolah dan komunitas. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang memiliki orientasi masa depan yang kuat dan karakter visioner.