Pemahaman konsep aljabar menjadi fondasi utama pada pembelajaran matematika di jenjang SMP karena berperan langsung dalam kemampuan siswa menyelesaikan masalah matematis. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan memahami dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Oleh karena itu, literature review ini penting dilakukan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai bentuk kesulitan, faktor penyebab, serta hubungan antara pemahaman konsep aljabar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis temuan-temuan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pemahaman konsep aljabar, kemampuan pemecahan masalah, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam penelitian tersebut. Metode penelitian ini yaitu literature review terhadap dua belas artikel penelitian relevan yang dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik, jenjang pendidikan, dan fokus kajian. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) melalui tahapan seleksi artikel, pengelompokan temuan berdasarkan indikator pemahaman konsep aljabar dan kemampuan pemecahan masalah matematika, serta sintesis data secara naratif tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara kedua kemampuan tersebut pada siswa SMP. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman konsep aljabar siswa SMP umumnya berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan kesulitan utama pada penerapan konsep, pemodelan masalah, dan refleksi penyelesaian. Pemahaman konsep terbukti berkaitan erat dengan kemampuan pemecahan masalah, serta dipengaruhi oleh faktor internal seperti self-regulated learning, minat belajar, metakognisi, dan kepercayaan diri. Selain itu, sebagian besar penelitian menggunakan teori sebagai kerangka analisis tanpa menerapkan pendekatan pembelajaran secara langsung. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, penerapan konteks bermakna, serta integrasi aspek kognitif dan afektif siswa dalam pembelajaran aljabar.