Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA UNIT LAYANAN TERPADU DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Muliana, Muliana; Hasbiyah, Saidah; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1719

Abstract

Layanan publik yang berkualitas merupakan faktor kunci dalam membangun kepuasan masyarakat, terutama di institusi pemerintah. Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan masyarakat di Unit Layanan Terpadu (ULT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode kuantitatif digunakan dengan Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan 89 pengguna layanan. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan keakuratan. Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = -19,224 + 0,960X, dengan hasil uji-t menolak hipotesis nol Ho. Nilai korelasi sebesar 0,847 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, sementara koefisien determinasi sebesar 72% menunjukkan kontribusi signifikan kualitas layanan terhadap kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kepuasan masyarakat pada unit pelayanan pemerintah, khususnya di Unit Layanan Terpadu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara
PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA MUNING TENGAH KECAMATAN DAHA SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Masitah , Masitah; Hasbiyah, Saidah; Fakhri , Fakhri
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1726

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan instrumen penting dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. BUMDes Al-Barokah di Desa Muning Tengah, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, masih menghadapi kendala, seperti lemahnya penerapan visi, misi, strategi usaha, keterbatasan sumber daya, rendahnya keaktifan pengurus, dan kurangnya pengawasan pemerintah desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 11 informan dipilih dengan purposive sampling, kemudian data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan BUMDes belum efektif pada aspek perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, meskipun transparansi keuangan sudah baik. Faktor pendukung mencakup komunikasi pengurus dengan masyarakat dan laporan yang transparan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, sumber daya manusia, sarana, serta penerapan strategi yang lemah dan pengawasan yang minim. Temuan ini menekankan pentingnya pembinaan, peningkatan kapasitas pengurus, dukungan modal, pengawasan rutin, dan disiplin dalam pelaksanaan strategi usaha.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM TRIBINA DI DESA TABING LERING KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Pitriani, Pitriani; Hasbiyah, Saidah; Afriaji, Muhammad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1745

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efektivitas Pelaksanaan Program Tribina Di Desa Tabing Lering Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara” yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan program tribina tersebut. Permasalahan yang dihadapi meliputi kurangnya kemampuan kader Tribina di Desa Tabing Lering, kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Tribina dan kurangnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji kredibilitas dilakukan melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Pelaksanaan Program Tribina Di Desa Tabing Lering Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup efektif yang dapat dilihat dari indikator cukup baik dan kurang baik yaitu: Pertama, aspek keberhasilan program indikator kemampuan kader kurang efektif, indikator mekanisme kegiatan cukup efektif. Kedua, aspek keberhasilan sasaran dari indikator pencapaian tujuan cukup efektif, indikator kebijakan dan prosedur kurang efektif. Ketiga, aspek kepuasan terhadap program berdasarkan indikator pemenuhan kebutuhan kurang efektif, dan indikator kualitas jasa layanan cukup efektif. Keempat, pada aspek tingkat input dan output berdasarkan indikator partisipasi masyarakat kurang efektif. Pada indikator sarana dan prasarana cukup efektif. Kelima, aspek pencapaian tujuan menyeluruh berdasarkan indikator meningkatkan kesadaram cukup efektif. Pada indikator meningkatkan kemampuan dan peran serta keluarga cukup efektif Efektivitas Pelaksanaan Program Tribina Di Desa Tabing Lering Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara terbagi dua yaitu: faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukungnya ialah kualitas jasa layanan yang baik, dukungan fasilitas oleh pemerintah desa dan kesadaran masyarakat meningkat akan pentingnya pembinaan keluarga menuju keluarga berkualitas dengan mengikuti Program Tribina. faktor penghambatnya ialah penyampaian materi yang masih belum optimal, keterbatasan dana menu PMT dan jadwal kegiatan yang sering berubah-ubah.
EFEKTIVITAS SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DALAM PROSES PERIZINAN USAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Yanti, Patma; Hasbiyah, Saidah; Latifah, Latifah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1751

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat Efektivitas Sistem Online Single Submission (OSS) dalam Proses Perizinan Usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung maupun penghambatnya. Terdapat beberapa permasalahan dalam penerapan sistem OSS di Kabupaten Hulu Sungai Utara yaitu: OSS belum sepenuhnya diketahui oleh lapisan masyarakat, sebagian pelaku usaha mengalami kebingungan dalam penggunaan sistem OSS dan gangguan teknis pada!sistem OSS akibat terjadinya perubahan regulasi terbaru. Teknik pengumpulan data menerapkan metode deskriptif-kualitatif. Serta data dihimpun melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara bersama sembilan informan yang dipilih secara purposive sampling. Proses pengolahan data dalam penelitian ini melibatkan rangkaian tahapan yang dimulai dari reduksi data, pengorganisasian infromasi melalui penyajian data, hingga verifikasi akhir atau penarikan simpulan. Guna menjamin keabsahan temuan, peneliti menerapkan uji kredebilitas yang komprehensif, mencakup observasi berkelanjutan, pendalaman ketekunan, serta Teknik triangulasi. Selain itu, dilakukan pula pengecekan kasus negatif, penggunaan referensi pedukung, dan prosedur memberheck untuk memvalidasi hasil penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengoperasian OSS di wilayah tersebut telah berjalan dengan tingkat efektivitas yang cukup efektif. Penilaian ini didasarkan oleh yang pertama, keberhasilan program yang mempunyai indikator pengetahuan terhadap program dan indikator penerapan program yang kurang efektif. Kedua, keberhasilan sasaran yang mempunyai indikator target yang diharapkan cukup efektif dan indikator tahapan pengoperasian program kurang efektif. Ketiga, kepuasan terhadap program yang mempunyai indikator kepuasan terhadap program dan indikator kualitas program yang cukup efektif. Keempat tingkat input dan output yang mempunyai indikator sarana dan prasarana efektif dan indikator pertanggungjawaban cukup efektif. Kelima, pencapaian tujuan menyeluruh, yang mempunyai indikator transparansi efektif dan indikator penilaian terhadap program cukup efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu, faktor pendukung terdiri pengadaan komputer baru dan penguatan jaringan internet. Faktor penghambat yaitu, sosialisasi tidak merata, rumitnya tahapan sistem OSS dan sulitnya akses masuk website OSS pasca update.
PERAN DINAS KETAHANAN PANGAN, PERTANIAN, DAN PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SDM PETERNAK MELALUI PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER (KESMAVET) DI DESA SUMBER REJEKI KECAMATAN JUAI KABUPATEN BALANGAN Jano, Noor Halimah; Hasbiyah, Saidah; Anshari, M. Ridha
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1755

Abstract

Program Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) merupakan pilar strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesehatan nasional melalui pengawasan ternak yang ketat. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengendalian penyakit, tetapi juga berupaya mentransformasi kapasitas peternak agar lebih profesional. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif terhadap 13 informan yang dipilih secara purposive sampling, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana program tersebut mencapai tujuannya. Hasil kajian menunjukkan adanya dinamika pada tingkat efektivitas pelaksanaan. Dari sisi regulasi, program ini dinilai kredibel karena kepatuhan terhadap SOP dan sinkronisasi administrasi yang baik. Namun, secara operasional, ditemukan kendala signifikan berupa sebaran pembinaan yang belum merata serta keterbatasan inovasi akibat minimnya fasilitas laboratorium dan tenaga medis. Rendahnya partisipasi peternak dan ketiadaan praktik lapangan langsung menyebabkan transfer pengetahuan menjadi kurang optimal. Selain itu, ketergantungan pada anggaran pemerintah pusat masih menjadi hambatan dalam kemandirian program di daerah. Untuk memperbaiki peranan instansi terkait, diperlukan strategi jemput bola melalui penyuluhan langsung di kandang dan penguatan monitoring penyakit musiman. Melibatkan peternak sukses sebagai figur percontohan (role model) sangat disarankan untuk mengubah kebiasaan konvensional yang sulit diubah. Pendekatan persuasif ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi komunitas peternak sehingga standar kesehatan hewan dan keamanan pangan dapat tercapai secara menyeluruh
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PDAM PT TIRTA AMANDIT (PERSERODA) IKK NEGARA KECAMATAN DAHA SELATAN Adawiah, Rabiatul; Hasbiyah, Saidah; Jumadi, Jumadi
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1758

Abstract

Studi ini menyoroti kinerja PT. Tirta Amandit IKK Negara di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang menghadapi berbagai isu operasional, mulai dari kualitas air, kelancaran distribusi, harga, hingga kerusakan infrastruktur. Penelitian bertujuan mengukur dampak mutu pelayanan terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Kecamatan Daha Selatan. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih secara acak dari total populasi 19.247 pelanggan, kemudian dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan korelasi yang kuat (0,813), di mana kualitas pelayanan berkontribusi signifikan sebesar 66,1% terhadap kepuasan masyarakat. Uji hipotesis memperkuat temuan ini dengan nilai signifikansi tinggi, yang berarti setiap peningkatan kualitas layanan secara nyata mendongkrak kepuasan pelanggan. Berdasarkan temuan tersebut, PDAM disarankan untuk segera melakukan peremajaan sarana, peningkatan kompetensi pegawai, serta perbaikan sistem komunikasi dan administrasi. Umpan balik dari masyarakat dan penelitian lanjutan mengenai variabel lain juga sangat direkomendasikan demi penyempurnaan layanan di masa depan.