Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : KHIDMAT SOSIAL

MENUJU BUDAYA ADVOKASI: PEMBERDAYAAN PEKERJA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT meisya larasati, Alfinda; Taufiqurokhman
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advokasi sangat penting dalam pekerja sosial untuk memperjuangkan hak individu atau kelompok rentan, menciptakan perubahan sosial yang signifikan. Advokasi fokus pada tujuan spesifik yang realistis dan terukur, dengan proses membangun mindset dan nilai pada pekerja sosial agar proaktif dan sadar isu sosial. Keterampilan komunikasi dan komitmen menjadi kunci dalam melawan ketidakadilan dan kesenjangan. Pemberdayaan pekerja sosial juga penting dalam pengembangan masyarakat, meningkatkan kapasitas untuk membangun kesejahteraan, kemandirian, dan lingkungan sosial yang inklusif, adil serta berkelanjutan. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja sosial tidak hanya menyelesaikan masalah individual, tetapi juga memperhatikan faktor struktural dan sistemik. Dengan memberdayakan masyarakat, pekerja sosial berperan penting dalam pembangunan masyarakat secara keseluruhan yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
KONTEKSTUALISASI MENGENAI RELEVANSI PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL DALAM PENANGANAN TERORISME Ramadhan, Andrio; Taufiqurokhman
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan terorisme kini tidak hanya menjadi tugas penegak hukum, tetapi juga pekerja sosial. Artikel ini membahas peran pekerja sosial dalam penanganan terorisme di berbagai negara serta pelajaran yang dapat diambil untuk Indonesia. Studi menggunakan literatur kredibel dan observasi untuk mengkaji dampak multidimensi serangan terorisme, sejarah pekerjaan sosial dalam konteks ini, praktik di berbagai negara, dan temuan penting untuk pengembangan di Indonesia. Artikel menekankan pentingnya peran pekerja sosial dan tantangan yang harus dihadapi agar penanganan terorisme menjadi komprehensif dan akuntabel. Indonesia disarankan belajar dari keberhasilan dan kegagalan negara lain dalam memperkuat peran pekerja sosial dalam pencegahan dan penanganan isu terorisme, sekaligus mengadvokasi peran tersebut demi kesejahteraan sosial yang lebih baik.
PERAN PEKERJA SOSIAL GENERALIS DALAM PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN Taufiqurokhman; Risyad Mustafa Midin, Arief; Sahrul, Muhammad; Alawiyah, Tuti; Kusmawati , Ati
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan merupakan isu global yang serius dan kompleks, termasuk di Indonesia, yang mencakup kekerasan fisik, seksual, psikologis, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pekerja sosial generalis dalam menangani kekerasan terhadap perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari pekerja sosial, korban kekerasan, dan pihak terkait lainnya, dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan 20 responden sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial generalis memainkan peran penting dalam memberikan pendampingan, perlindungan, serta advokasi bagi korban kekerasan, dan mereka juga berkontribusi dalam upaya pencegahan melalui edukasi masyarakat serta kolaborasi lintas sektor. Namun, tantangan masih muncul dalam hal keterbatasan sumber daya dan resistensi budaya patriarkal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi pekerja sosial, penguatan jejaring kerja, serta kebijakan yang lebih mendukung perlindungan perempuan dari kekerasan.
KETERAMPILAN ADVOKASI PEKERJA SOSIAL DALAM MENDORONG KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Anidya, Vinca; Taufiqurokhman
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advokasi bukanlah revolusi, melainkan usaha perubahan sosial melalui saluran demokrasi perwakilan, proses politik, dan legislasi dalam sistem yang berlaku. Keberhasilan advokasi diperoleh jika proses berjalan sistematis, terstruktur, terencana, dan bertahap dengan tujuan jelas untuk mempengaruhi perubahan kebijakan menjadi lebih baik. Keterampilan advokasi adalah ilmu dan seni yang sangat dipengaruhi kemampuan komunikasi tim peneliti. Peningkatan kemampuan komunikasi dapat meningkatkan kinerja tim terutama dalam advokasi. Advokasi selalu berkaitan dengan perubahan kebijakan, regulasi, dan cara lembaga perwakilan menjalankan kebijakan. Ada delapan indikator untuk mengukur Tingkat Kesejahteraan Masyarakat, yakni pendidikan, kemiskinan, tarif hidup, lingkungan perumahan, ketenagakerjaan, kesehatan, kependudukan, dan aspek sosial lainnya. Faktor-faktor ini menjadi penentu dan pendorong kesejahteraan masyarakat.