Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

INOVASI PRODUK PENGHIMPUNAN DANA DALAM PERBANKAN SYARIAH: SOLUSI KEUANGAN BERBASIS PRINSIP ISLAMI Alfikri Madani; Chera As-sevila; Dinda Sihhatul Ghina; Herdiansyah; Muhamad Luthfi
Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences and Education Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences, and Education (IJ
Publisher : GoAcademica CRP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/xf6rjn79

Abstract

Artikel ini membahas tentang inovasi produk penghimpunan dana yang diterapkan oleh bank syariah, dengan tujuan untuk memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Melalui analisis terhadap berbagai produk, seperti mudharabah, musyarakah, dan wadiah Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan buku-buku, jurnal, dan publikasi lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tentang Inovasi Produk Penghimpunan Dana di Perbankan Syariah: Solusi Keuangan Berdasarkan Prinsip Syariah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis, diinterpretasikan, dan digeneralisasi. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis inovasi produk penghimpunan dana di perbankan syariah, yang meliputi mudharabah, musyarakah, dan sukuk ritel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inovasi ini berhasil menarik minat masyarakat, terbukti dengan peningkatan jumlah nasabah dan penghimpunan dana. Untuk mengatasi kendala tersebut, disarankan untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi, mengembangkan platform digital, dan berkolaborasi dengan lembaga pendidikan. Alhasil, produk inovatif ini tak hanya meningkatkan penggalangan dana, namun juga berkontribusi pada stabilitas sistem keuangan, dengan mengurangi risiko likuiditas dan meningkatkan diversifikasi sumber pendanaan.
Pendampingan Pelaku UMKM Pengrajin Sapu Lidi: Upaya Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk di Kelurahan Tembong Kecamatan Cipocok Jaya: Pengabdian Nadya Bilqis, Aninda; Herdiansyah; Mudaeroh; Putriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2141

Abstract

Mentoring for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) who are broomstick artisans in Tembong Village, Cipocok Jaya District, was carried out as an effort to improve product quality and expand competitiveness in local and regional markets. This activity was motivated by low product innovation, limited business management knowledge, and minimal marketing strategies used by artisans. The mentoring method was carried out through several stages, namely needs analysis, training to improve production quality, product design and packaging development, business management training, and mentoring on digital-based marketing strategies. The results of the activity showed an increase in artisan skills in producing higher quality broomsticks, more attractive product packaging, and a better understanding of business management and online marketing. This mentoring is expected to increase the competitiveness of MSMEs who are broomstick artisans, open wider market opportunities, and support sustainable local economic development in Tembong Village, Cipocok Jaya District.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MANUFAKTUR PADA STUDI KASUS PABRIK TEMPE DAN TAHU KELAPA GADING SEJAHTERA Herdiansyah
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik Tempe dan Tahu Kelapa Gading Sejahtera merupakan pabrik tempe dan tahu terbesar yang ada di tembilahan. Untuk hasil produk yang dihasilkan dari pabrik ini mencapai 8000 pcs per hari untuk tempe dan tahu. Pada pabrik ini dibagian produksi sudah banyak menggunakan mesin manufaktur untuk mempermudah dan mempercepat hasil produksi. Namun pada kenyataannya, terdapat bagian produksi yang masih menggunakan cara yang manual dan juga sering kali mesin yang digunakan tidak berjalan dengan baik dikarenakan terkendala dengan arus listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terdapat pada pabrik Tempe dan Tahu Kelapa Gading Sejahtera dengan menggunakan metode analisis bisnis SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti menyarankan pemilik pabrik untuk menambahkan mesin dan arus listrik yang sesuai dengan pemakain pabrik.
SISTEM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DDI BENTENG BERBASIS WEB Herdiansyah; Muhammad Jibril
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penerimaan peserta didik baru berbasis web di sekolah DDI Benteng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi penerimaan peserta didik baru DDI Benteng berbasis web adalah metode waterfall. Model Waterfall merupakan salah satu model SDLC yang sering digunakan dalam pengembangan sistem informasi atau perangkat lunak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat memudahkan proses pendaftaran calon siswa secara online, termasuk upload berkas, pengumuman hasil seleksi, dan pendaftaran ulang. Sistem ini juga membantu pihak sekolah dalam mengelola data pendaftar dan melakukan seleksi secara lebih efisien. Pengujian black box menunjukkan bahwa fungsi-fungsi utama sistem telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
EVALUASI MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) PADA WEBISTE SWAJAR MOOC PPPK Akbar, Muhammad; Herdiansyah
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 3 No. 5 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usability Website Swajar MOOC PPPK menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Evaluasi dilakukan dengan melibatkan 30 responden yang merupakan pengguna aktif platform tersebut, mayoritas adalah guru dengan rata-rata usia 42 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner SUS. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 81,75, yang termasuk dalam kategori "Excellent" (peringkat B) dan "Acceptable (High)". Temuan ini mengindikasikan tingkat usability dan penerimaan pengguna yang tinggi terhadap website. Meskipun demikian, variasi dalam penilaian individu menunjukkan adanya ruang untuk perbaikan lebih lanjut. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan Website Swajar MOOC PPPK agar dapat lebih efektif mendukung pelatihan calon pegawai pemerintah di Indonesia.
Pendampingan dan Pemberdayaan UMKM melalui Edukasi Digitalisasi Administrasi Usaha dan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai Upaya Peningkatan Legalitas di Desa Banjarwangi Hendarto, Deni; Rahman, Ibnu Zikra; Fadillah, Refal Maulana; Herdiansyah; Pratama, Muhammad Izra; Fauziah, Siti Amelia; Kamila, Nazwa; Badrudin, Deni Ardhika; Nissa, Nazwa Khaerul; Wijaya, Mutiara Az Zhari
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21502

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan pembuatan NIB, mengidentifikasi tantangan sertifikasi halal, serta mengevaluasi kontribusi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam meningkatkan legalitas usaha di Desa Banjarwangi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri dari pelaku UMK, petugas instansi terkait, dan konsumen, yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurusan NIB relatif lebih mudah melalui sistem OSS, namun masih terkendala oleh keterbatasan literasi digital, terutama pada pelaku usaha berusia lanjut. Sebaliknya, sertifikasi halal dianggap lebih kompleks karena membutuhkan dokumen bahan baku, penerapan standar higienitas, serta biaya tambahan. Meski demikian, keberadaan NIB dan sertifikat halal terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan memberikan legitimasi formal yang mendukung keberlanjutan usaha. Kesimpulannya, program pendampingan KKN berperan penting dalam mempercepat legalisasi usaha, meskipun masih dibutuhkan dukungan pemerintah berupa pelatihan literasi digital, sosialisasi, dan subsidi biaya untuk memperkuat ekosistem ekonomi halal di tingkat desa.
Evaluasi Program Hygritech (Hydroponic Agricultural Technology) HIMATIP sebagai Model Edukasi bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Hendarto, Deni; Fadillah, Refal Maulana; Rahman, Ibnu Zikra; Herdiansyah; Pratama, Muhammad Izra; Fauziah, Siti Amelia; Kamila, Nazwa; Badrudin, Deni Ardhika; Nissa, Nazwa Khaerul; Wijaya, Mutiara Az-zhari; Haq, Muhammad Abu Ridho Abdul; Rianto, M Rizki; Saputra, Wildan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21890

Abstract

Program Hygritech (Hydroponic Agricultural Technology) merupakan inisiatif yang dikembangkan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIP) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperkenalkan sistem pertanian modern berbasis hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Hygritech sebagai model edukasi dan pemberdayaan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekarwangi Sejahtera dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi terhadap penerapan teknologi pertanian modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada 20 anggota KWT peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 88% peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai teknik hidroponik, terutama dalam aspek efisiensi air, pengelolaan nutrisi, dan sistem Nutrient Film Technique (NFT), serta 80% peserta mampu mengoperasikan instalasi hidroponik sederhana secara mandiri. Selain peningkatan keterampilan teknis, program ini juga berdampak positif secara sosial dan ekonomi, di mana beberapa anggota KWT mulai memanfaatkan hasil panen hidroponik sebagai komoditas bernilai jual dan memperkuat kerja sama antaranggota kelompok. Dengan demikian, Program Hygritech HIMATIP terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis, memperkuat kemandirian ekonomi, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam penerapan pertanian modern berbasis teknologi. Program ini layak direplikasi di wilayah lain dengan dukungan kolaboratif antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.
Martial arts and psychosocial development in primary education: A systematic review of social-emotional learning (SEL) Herdiansyah; Subarjah, Herman; Mahendra, Agus; Alif, Muhammad Nur; Baharuddin, Syaipul Hari
Journal Sport Area Vol 10 No 3 (2025): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2025.vol10(3).22664

Abstract

Background: Social-emotional learning (SEL) competencies are critical for children’s academic engagement and psychosocial well-being. Martial arts, which integrate structured practice, ethical instruction, and social interaction, are increasingly implemented in primary education; however, their effects on SEL outcomes in primary-school-aged children have not yet been systematically synthesized. Objectives: This systematic review aims to examine the effects of martial arts interventions on emotion regulation, executive function, and empathy among primary school children aged 6–12 years. Methods: This systematic review followed PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were conducted in Scopus, PubMed, SAGE Journals, SpringerLink, and Emerald Insight up to August 2025. Eligibility criteria were established using the PICOS framework. Nine empirical studies published between 2015 and 2025 were included. Study selection, data extraction, and risk-of-bias assessment were independently performed by two reviewers using Covidence, with RoB 2 applied to randomized studies and the JBI checklist to non-randomized designs. Owing to methodological heterogeneity, findings were synthesized narratively. Findings/Results: School-based and curriculum-integrated martial arts interventions were associated with improvements in children’s emotion regulation, executive functioning, and empathy. Positive outcomes were most evident in programs incorporating structured practice, reflective or mindfulness-based activities, cooperative learning, and autonomy-supportive pedagogy. Effects varied according to program duration, instructional fidelity, and pedagogical design, with limited or inconsistent findings reported for short-term or extracurricular interventions lacking explicit socioemotional components. Conclusion: Martial arts can be an effective pedagogical approach for enhancing SEL-related psychosocial competencies in primary education when delivered through structured, value-based programs. Future studies should prioritize standardized curricula, robust experimental designs, and longitudinal follow-up to determine the sustainability of intervention effects.
Interfaith Dialogue: Media Dakwah Islam di Amerika Herdiansyah; Hidayanti, Sri
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana dialog antar keyakinan atau antar agama yang sering dilakukan oleh Lembaga, akademisi dan tokoh-tokoh agama di Amerika dapat menjadi wasilah atau media dakwah Islam di Amerika. Jenis penelitian ini tergolong dalam penelitian sosiologis empiris. Karena meneliti fenomena di lapangan. Dalam hal ini bagaimana islam dapat meyebar dengan baik di Amerika melalui dialog antar agama yang dilakukan oleh beragam lembaga publik dan keagamaan serta pengalaman yang penulis rasakan langsung selama dua bulan berada di Chicago, Amerika. dalam agenda Micro Credential: Islam, Interfaith, encounter di American Islamic College dan Lutheran School of Theology dengan melakukan perkuliahan, diskusi dan kunjungan lintas agama dan tempat ibadah serta wawancara dengan beberapa tokoh yang konsentrasi pada bidang Interfaith Dialogue. Kesimpulandari penelitian ini adalah bahwa dalam perspektif Islam, dialog antar agama tentu menjadi media dakwah untuk membangun kebersamaan serta menyampaikan nilai – nilai dan kemurnian islam yang sesungguhnya. Yang saat ini masih banyak disalahpahami oleh masyarakat Amerika.
Tingkat Pemahaman Anggota Kelompok Pengajian Surau Al Mu’min Jl. Waspada Tembilahan Terhadap Hukum Waris Islam Juliana, Tia; Gustina, Dina; Rizky Adhinata, Haikal; M. Jibrian; Herdiansyah; Gunawan, M. Fajri
Indragiri Law Review Vol. 3 No. 2 (2025): Indragiri Law Review
Publisher : Program Studi Pascasarjana Magister Hukum Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/ilr.v3i2.156

Abstract

Allah SWT created the world along with other entities. One of them is mankind, humans are creations specially bestowed by God. Humans will live their lives until Allah calls them back. Every life in this world will inevitably end in death. The death of a human being will result in the transfer of property rights of the deceased (the mayit) to their surviving heirs. The transfer of property rights includes both animate and inanimate assets. This process is commonly referred to as inheritance.Inheritance is something we often hear about upon someone's passing. Inheritance is the property left behind by the deceased to their surviving heirs who will inherit the residual assets (the inheritance). Every family has its own way of dividing the inheritance; usually, they divide it based on the method of Islamic inheritance law, customary law, familial consensus, or Indonesian civil law. Public understanding certainly varies, which is why this article was created: to examine the extent of the community's understanding of Islamic inheritance law and whether they have also practiced Islamic inheritance law in the division of inheritance.The data was collected through questionnaires filled out at a weekly recitation group (pengajian) at the Al-Mu'min prayer house (surau) on Jalan Waspada Tembilahan, comprising 80 members. The weekly recitation is usually attended by congregations from various social strata, including housewives, workers, and the elderly.This research aims to determine the extent of the understanding among the mothers in the recitation group regarding the division of inheritance according to Islamic inheritance law (Fara'id) and whether they have implemented the Islamic inheritance law in their actual inheritance division. This study uses an empirical legal approach with a qualitative method based on primary data obtained through surveys with the mother members of the recitation group at Surau Al-Mu'min.The research findings indicate that most members of the weekly recitation group at Surau Al-Mu'min still do not understand Islamic inheritance law and use a system of equal distribution of the inheritance assets. In many cases, the resulting decision tends toward an equal division or through a system of voluntary grant (hibah) or surrender of rights, which often deviates from the fixed portions stipulated in the Fara'id provisions. Nevertheless, they adopt the system of equal distribution because it is considered easier and avoids conflicts.This study concludes that most of the mothers who are members of the weekly recitation group at Surau Al-Mu'min do not yet understand and have not yet implemented Islamic inheritance law in the division of inheritance within their families.